Claim Missing Document
Check
Articles

WORKSHOP BASIC PRODUCT PHOTOGRAPHY BAGI UMKM KULINER DAN KERAJINAN BINAAN BUMDES BUAH BATU Litasari Widyastuti Suwarsono; Fida Nirmala Nugraha; Atya Nur Aisha
Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : Universitas telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (522.134 KB) | DOI: 10.25124/cosecant.v2i2.18664

Abstract

Aspek pemasaran merupakan salah satu kendala yang dihadapi para pelaku UMKM bidang kuliner dan kerajinan dalam menjalankan bisnisnya. Pada era digital, kemudahan untuk perluasan akses pasar dapat dicapai melalui keberadaan platform e-commerce maupun media sosial. Salah satu langkah yang perlu dilakukan untuk menarik minat pembelian produk, khususnya berkaitan dengan makanan maupun kerajinan, pada media sosial maupun e-commerce adalah melalui tampilan foto produk. Iklan pada media sosial yang menampilkan foto produk yang menarik dapat meningkatkan keinginan pelanggan untuk membeli produk tersebut. Oleh karena itu, program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan mengenai teknik dalam ‘Basic Product Photography’ bagi para pelaku atau calon pelaku UMKM, khususnya bidang kuliner dan kerajinan, di lingkungan BUMDes Buah Batu dan sekitarnya. Kegiatan pelatihan dilakukan secara virtual (synchronous) melalui media Zoom yang dihadiri oleh 17 pelaku UMKM binaan BUMDes Buah Batu. Peserta memiliki partisipasi aktif dalam mengeksplor dan memberikan pertanyaan mengenai tips dan trik untuk menghasilkan foto yang menarik. Berdasarkan feedback yang diberikan dari peserta pelatihan, 100% peserta memberikan respon yang positif mengenai konten kegiatan pengabdian masyarakat sudah sesuai dengan kebutuhan dari peserta kegiatan. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu peningkatan kemampuan bagi pelaku UMKM bidang kuliner maupun kerajinan agar dapat mendorong kapabilitas pemasaran produknya masing-masing.Kata Kunci: UMKM, basic product photography, kuliner, kerajinan
The Importance of University Students’ Needs Identification to Support an Effective Communication Process in Teaching and Learning Activity Fida Nirmala Nugraha
ANIMA Indonesian Psychological Journal Vol. 29 No. 2 (2014): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 29, No. 2, 2014)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teaching is a form of effective communication between lecturer and his/her students allowing optimal transfer of learning. Failing to fulfill this would results in student passive or very submissive learning behavior. Effective instructional communication could be reached by identifying the students’ needs so lecturers can find the most appropriate teaching methods to fulfill the needs. Dominance, Influence, Steadiness, Conscientiousness/ Compliance (DISC) (Rosenberg & Silvert, 2013) inventory is a tool that can be used to identify the needs of the students. This preliminary study was keen to identify the needs of Telkom University Engineering Students from all majors in classroom communication. Results obtained through cross-tabulation analysis of DISC data from 6439 convenience samples (2009-2012 fresh students) reveal the basic academic needs: need to see how the content relates to their lives and pursue some interests of their own, and interpersonal/ instructional needs: inclusion and affection. Kegiatan mengajar merupakan salah satu bentuk komunikasi efektif antara dosen dan mahasiswanya sehingga terjadi transfer of learning yang optimal. Jika kebutuhan ini tak terpenuhi maka yang terjadi antara lain adalah perilaku belajar yang pasif/sangat pasrah, kurang gairah mencari informasi lebih lanjut. Komunikasi yang efektif dapat dicapai melalui identifikasi kebutuhan mahasiswa dalam berkomunikasi dengan menggunakan Dominance, Influence, Steadiness, Conscientiousness/Compliance (DISC) (Rosenberg & Silvert, 2013) inventory Penelitian ini merupakan survei pendahuluan untuk mengidentifikasi kebutuhan mahasiswa baru Fakultas Teknik Universitas Telkom 2009-2012. Dengan teknik non- probability sampling terutama convenience samples, 6439 data DISC diolah menggunakan analisis tabulasi-silang. Hasil menunjukkan bahwa kebutuhan mahasiswa baru 2009-2012 yang harus dipenuhi yaitu kebutuhan akademik dasar: kebutuhan untuk mengetahui keterkaitan antara pengalaman mereka dan materi pelajaran yang dipelajari; adapun kebutuhan interpersonal atau instruksional yang harus dipenuhi adalah kebutuhan untuk menjadi bagian dari kelompok, serta kebutuhan untuk diterima lingkungan.
Perancangan Program Pelatihan Karyawan Sales PT XYZ Menggunakan Framework Addie Amira Hasna Zhafira; Budhi Yogaswara; Fida Nirmala Nugraha
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 4 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i4.4271

Abstract

PT XYZ merupakan perusahaan perdagangan elektronik yang memiliki beberapa cabang salah satunya di Bekasi. Dalam kurun waktu tahun 2022, penjualan unit lampu di PT XYZ mengalami ketidakcapaian target penjualan. Salah satu penyebab tidak tercapainya target penjualan yaitu karyawan sales masih kurang kompeten. Berdasarkan hasil analisis gap menunjukkan bahwa gap kompetensi yang bernilai negatif yaitu pada kompetensi customer oriented selling. Berdasarkan permasalahan, perolehan data, dan alternatif solusi, maka penelitian ini bertujuan untuk merancang kebutuhan dan program pelatihan karyawan sales PT XYZ guna meningkatkan sales performance. Framework yang digunakan untuk merancang yaitu framework ADDIE (analyze, design, develop, implement, evaluate) yang merupakan kerangka standar dalam merancang program pelatihan. Pada tahap analyze, yaitu melakukan identifikasi kebutuhan pelatihan, identifikasi tujuan pelatihan dan menetapkan tujuan instruksional untuk pelatihan, kemudian konfirmasi audiens dimana peserta pelatihan berjumlah 10 orang karyawan sales, dan melakukan identifikasi sumber daya yang dibutuhkan yaitu sumber daya konten, sumber daya teknologi, sumber daya fasilitas, dan sumber daya manusia. Pada tahap design yaitu menentukan tujuan kinerja serta penyampaian materi pelatihan menggunakan metode off the job training yang terdiri dari role playing dan study case.
Perancangan Kerangka Desain Aplikasi Workload Monitoring Management System Berbasis Website Dengan Pendekatan Double Diamond Pada Departemen Administration & Finance Coordinator Sales Office PT XYZ Cahaya, Mustika Permata; Nugraha , Fida Nirmala; Yogaswara, Budhi
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — PT XYZ adalah perusahaan yang bergerak dalamdistribusi dan penjualan ritel kendaraan roda dua. Perusahaanini mengalami penurunan penjualan yang signifikan pada tahun2021-2022, sehingga target penjualan tidak tercapai. Penelitianmelalui wawancara dan observasi mengungkapkan bahwa tidakadanya sistem pemantauan beban kerja menyebabkanketidakseimbangan beban kerja karyawan, meningkatnyatekanan dan kelelahan kerja, dan akhirnya menyebabkan tidaktercapainya target. Tujuan dari tugas akhir ini adalah merancangkerangka desain aplikasi sistem manajemen pemantauan bebankerja berbasis web untuk membantu perusahaanmengidentifikasi dan mengukurketidakseimbangan beban kerja secara efektif. Menggunakanpendekatan Double Diamond, yang mencakup tahap-tahapdiscover, define, develop, dan deliver. Sistem ini dirancang dandiuji menggunakan aplikasi Maze untuk menghasilkan usabilitytesting dari proses wireflow. Hasil dari tugas akhir ini adalahkerangka desain aplikasi sistem manajemen pemantauan bebankerja berbasis web. Sistem ini memudahkan pemangkukepentingan dalam penugasan dan pemantauan karyawan,menampilkan fitur-fitur seperti login, profil pengguna, dashboardbeban kerja, penugasan, pengeditan, penghapusan, penyelesaianbeban kerja, dan pelaporan. Sistem ini diharapkan dapatberfungsi secara optimal untuk manajemen pemantauan bebankerja di Divisi Administration & Finance Coordinator Sales OfficePT XYZ.Kata kunci — Workload Monitoring Management System, PTXYZ, Double Diamond, Aplikasi Berbasis Website, DivisiAdministration & Finance Coordinator Sales Office
Rancangan Job Analysis Untuk Urusan Keuangan Dan Sumber Daya Serta Kemahasiswaan Fakultas Rekayasa Industri Universitas Telkom Gavrila, Tobey; Aisha, Atya Nur; Nugraha, Fida Nirmala
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fakultas Rekayasa Industri (FRI) TelkomUniversity menghadapi permasalahan pengelolaan divisiKeuangan dan Sumber Daya akibat struktur organisasi yangbelum optimal, tumpang tindih tugas, serta kurangnyadokumentasi pekerjaan. Penelitian ini bertujuan mengatasimasalah tersbut dengan menyusun job analysis untukmemperoleh deskripsi dan spesifikasi pekerjaan yang lebihterperinci, serta mengusulkan perubahan struktur organisasiyang lebih efektif. Pendekatan hybrid digunakan, yaitumenggabungkan work design berdasarkan database O*NETdan worker orientation melalui kuesioner staf. Hasilpenelitian meliputi dua rekomendasi utama: pertama,restrukturisasi organisasi divisi untuk meningkatkan alurkerja dan komunikasi; kedua, penyusunan tujuh dokumenjob description dan job specification yang terperinci.Implementasi rekomendasi ini diharapkan mengurangitumpang tindih pekerjaan, meningkatkan efisiensioperasional, memotivasi karyawan, dan menciptakanlingkungan kerja yang lebih produktif. Hasil penelitian jugarelevan untuk diterapkan pada unit lain di TelkomUniversity dengan permasalahan serupa, mendukung visidan misi FRI melalui pengelolaan sumber daya manusiayang lebih baik. Kata kunci: Job Analysis, Job Description, Job Specification, O*NET
Pelatihan Canva Untuk Guru PG & TK Arcamanik Sebagai Media Pembelajaran Digital Nugraha, Fida Nirmala; Suwarsono, Litasari Widyastuti; Aisha, Atya Nur
ABDIMASKU : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 6, No 2 (2023): Mei 2023
Publisher : LPPM UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/ja.v6i2.1159

Abstract

Siswa didik yang dihadapi guru-guru PGTK khususnya guru-guru PGTK di Kecamatan Arcamanik saat ini termasuk ke dalam generasi Alpha yang memiliki karakteristik khas antara lain digital native. Mereka lahir di era digital dan sudah terbiasa berinteraksi dengan gadget sejak dini. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi para guru yang berasal dari generasi yang berbeda. Salah satu tantangan yang dihadapi guru adalah membiasakan diri dengan teknologi yang ada dan memanfaatkannya sebagai bagian dari media pembelajaran yang digunakan dalam mentransfer ilmu pada siswa didiknya. Di sisi lain, para guru belum sepenuhnya terampil dapat menggunakan teknologi sebagai salah satu alat bantu media ajar. Berdasarkan hal tersebut maka program pengabdian masyarakat kali ini akan memfokuskan pada pendampingan pada guru-guru PGTK Kecamatan Arcamanik khususnya terkait penggunaan teknologi Canva dalam membuat proyek bahan ajar. Hasil pengukuran kemampuan menggunakan Canva sebelum dan sesudah workshoop menunjukkan bertambahnya jumlah guru yang mengetahui Canva (meningkat 21,43%) dan menggunakan Canva sebagai salah satu alat bantu ajar (meningkat 45,24%). Hal ini menjadi bekal bagi para guru untuk menerapkannya dalam praktik mengajar sehari-hari yang sejalan dengan digital native siswa didiknya.
IT Services Quality Measurement Using IT SERVQUAL at University X Putri, Tantri Febiara; Nugraha, Fida Nirmala; Pratami, Devi; Suwarsono, Litasari
International Journal of Innovation in Enterprise System Vol. 3 No. 1 (2019): International Journal of Innovation in Enterprise System
Publisher : School of Industrial and System Engineering, Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Information technology plays a major role to enhance service activities in organizations as well as in higher educational institutions / universities. A special unit (Sisfo) at University X is dedicated to handles daily technology-based services. Every year the performance of the unit is evaluated to increase customer satisfaction and yet the result is contradictory. Using balanced scorecard, the result showed that the unit's performance is in a good category, but when it comes to the satisfaction questionnaire the result said otherwise. This puzzling result due to not so appropriate tools of measurement for the unit’ services. This study conducted performance measurement using IT SERVQUAL to tap the perceived service and expected service of the Sisfo Unit’, form the eyes of the students as the largest customers, on the 6 dimensions: tangibles, responsiveness, reliability, assurance, emphaty and usability. Service dimensions that require immediate action are physical facilities such as hardware and software that are up to date, and processes related to academic activities such as failure to enter into a system, card recording errors, and students’ presence list errors. Keywords— IT SERVQUAL, performance measurement, satisfaction, services
Performance Appraisal Design In The Grand Mutiara Hotel Housekeeping Division Using BARS Assessment Model Muhammad Fachrurrozi Akbar; Christanto Triwibisono; Fida Nirmala Nugraha
International Journal of Innovation in Enterprise System Vol. 5 No. 1 (2021): International Journal of Innovation in Enterprise System
Publisher : School of Industrial and System Engineering, Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/ijies.v5i01.89

Abstract

Frequently receiving customers complaints makes the Grand Mutiara Hotel decrease in monthlyguests number, caused by customer’s dissatisfaction with the hotel’s facilities and services. It occursdue to the crew’s disappointment, especially in the housekeeping division dealing with theirworking-performance assessment to be an indicator of salary payment. Redesigning the assessmentwas carried out by paying attention to factors affecting the working performances. The subject ofthis research was the Grand Mutiara Hotel. This research utilized the BARS (Behavior AnchorRating Scale) method that was an effort to diagnose and reveal individual behavior to be suitablewith the company’s objectives. This method aimed to determine which factors influencing theworking-performance and delivering the assessing guideline containing clear indicators should be inthose factors. Sampling used a purposive random sampling by taking two respondents in each subgroup consisting of housekeeping, security, F&B, engineering, and front office divisions. Further,other samples were coming from supervisors of each sub-group, managers, and HRD. This studyindicates five factors affecting the working-performance, such as tangibility, reliability, assurance,responsiveness, and empathy.
Negative Emotions and e-Learning Academic Performance of Engineering Students in a Private University Fida Nirmala Nugraha; Zusy Aryanti; Tubagus Zulrizka Iskandar
International Journal of Innovation in Enterprise System Vol. 6 No. 2 (2022): International Journal of Innovation in Enterprise System
Publisher : School of Industrial and System Engineering, Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/ijies.v6i02.162

Abstract

One of the early pandemic COVID-19 effects on the educational sector is that learning activities needto be conducted fully online (e-learning). This circumstance can trigger negative emotions thatcontribute to students’ academic performance. This study aimed to find empirical data regarding therelationship of negative emotions and students academic performance in this particular situation. Thestudy was a cross-sectional quantitative method. Questionnaire of negative emotion (DASS-21)Indonesian version was deployed using google form to students of Industrial Engineering andInformation Systems class of 2020 using convenience sampling. 292 questionnaires were returnedand used. Findings: All three negative emotions (depression, anxiety, and stress) were experiencedby students at different levels. Negative emotions had different correlations to academic performance.There were no significant differences between anxiety and depression to students’ academicperformance (anxiety: F (3) = 2.202, ρ = 0.088, depression: F (2) = 1.397, ρ = 0.249). Two-wayANOVA showed that students who experienced mild stress performed better than those with normalstress category (F (1) = 3.933, ρ = 0.048). Female students significantly had better academicperformance compared to male students (ρ (0.001) < α= 0.05)) and that students experienced mildstress, performed better than those with normal stress category. Managing stress at a moderate levelis beneficial and can be done by media or counseling or other catharsis methods. Further study usinglarger samples from non engineering majors and randomized sampling is needed for generalizationas well as identifying factors that contribute to e-learning performance in a special situation.
Flexible Working Arrangement and Well-Being amongst Private University Employees: A Pilot Study Nugraha, Fida Nirmala; Aisha, Atya Nur; Suwarsono, Litasari Widyastuti
International Journal of Innovation in Enterprise System Vol. 9 No. 1 (2025): International Journal of Innovation in Enterprise System
Publisher : School of Industrial and System Engineering, Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/ijies.v9i01.645

Abstract

The COVID-19 epidemic led to several adjustments in the workplace. Working from home or having flexible arrangements (FWA) has become standard practice in many workplaces. A Bandung-based private institution implemented a similar setup. FWA practices, tenure, and gender, as well as the combination of the three, had a substantial impact on the relationship dimension of subjective well-being. The association between the influence of FWA on the relational dimension of subjective well-being is strengthened by the effects of tenure and gender. This indicates that in this case where respondent used FWA, had a longer tenure, and is the same gender as his or her co-workers, they positively interact with other individuals (in a work setting, according to the context of this research). With the addition of other criteria (tenure and gender), the favorable perspective on the relationship of subjective well-being was amplified. FWA practices generated a positive perception of subjective well-being.