Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Pengaruh Model Pembelajaran Numbered Head Together Berbantuan Media Video Dilengkapi LKPD Crossword Puzzle Terhadap Hasil Belajar Kognitif Siswa Kelas VIII Di SMP Katolik Anda Luri Panda, Getrudis Melansia; Ina, Anita Tamu; Makatita, Audrey Louise
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.8737

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendekatan pembelajaran numbered head together (NHT) yang dikombinasikan dengan media video yang menampilkan teka-teki silang LKPD dapat mempengaruhi hasil belajar siswa kelas VIII di SMP Katolik Anda Luri. Jenis penelitian merupakan penelitian eksperimen. Terdiri dari dua kelas: kelas eksperimen dan kelas kontrol. Tahapan penelitian: persiapan, pelaksanaan, dan penyelesaian. Sampel untuk penelitian ini terdiri dari 28 siswa kelas VIII A, yang merupakan kelas kontrol, dan 28 siswa kelas VIII E, yang merupakan kelas eksperimen. Teknik dan instrumen pengambilan data yang digunakan adalah tes. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji validitas dan reliabilitas, analisis deskriptif, uji normalitas dan homogenitas, pengujian hipotesis yaitu uji parametrik (Uji-T sampel dependent) mengunakan SPSS. Hasil penelitian dapat dilihat dari perbandingan nilai rata-rata kelas kontrol 48,93 (pretest), 63,86 (posttest) dan kelas eksperimen nilai rata-rata yang peroleh 60,00 (pretest), 83,57 (posttest). Hasil pengujian hipotesis menggunakan uji dependent sample t test yang memiliki nilai Asymp. Sig (2-tailed) 0,000 artinya nilai tersebut 0,05 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran numbered head together berbantuan media video dilengkapi LKPD crossword puzzle berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar siswa kelas VIII E yang merupakan kelas eksperimen di SMP Katolik Anda Luri.
Encyclopedia: Nature-Based Learning Initiative to Enhance Students' Critical Thinking Audrey Louise Makatita; Jeany Tomatatala; Mayesti Rambu Jati; Mia Fransiska mangi Dimu
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 12 (2025): December
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i12.12421

Abstract

This study aims to implement a Nature-Based Learning Initiative as an innovative solution to enhance students' critical thinking skills at SD Inpres Hiliwuku, East Sumba. The school faces significant challenges due to its remote location and a lack of electricity and internet access, which restricts conventional teaching methods. This approach utilizes the surrounding natural environment as a "living laboratory" and primary learning resource, supported by the use of a printed Nature-Based Encyclopedia as a physical reference for students to verify field findings. Data analysis results indicate a significant improvement in critical thinking abilities, where the average pre-test score of 49.75 (Insufficient category) increased drastically to 80.25 (Good category) in the post-test. All students showed improvement, with 70% reaching the "Good" to "Very Good" categories. In conclusion, nature-based learning supported by contextual encyclopedias is an effective, low-cost, and sustainable educational alternative that optimizes local potential to overcome infrastructure limitations in remote areas.
Comparison of the Effectiveness of Microteaching and School Environmental Introduction (PLP 2) in Developing Teaching Skills for Biology Education Students Audrey Louise Makatita; Ayu Christine Rahaweman; Riwa Rambu Hada Enda; Mia Fransiska M. Dimu
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 9 (2024): September
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i9.8699

Abstract

The research presented a comparison analysis of the effectiveness of microteaching and PLP 2 in developing teaching skills for biology education students. Microteaching, a commonly used method in higher education, involves simulated teaching sessions where students receive feedback from peers and instructors. On the other hand, PLP 2 offers practical teaching experience in a school environment, providing real challenges and interaction with students in the classroom. This research evaluates and compares how both methods contribute to improving teaching competencies. The main findings indicate that while microteaching focuses on pedagogical techniques and classroom management, PLP 2 emphasizes adaptability to various learning environments and student engagement strategies. The study concludes that integrating both approaches into teacher education programs can better prepare aspiring educators with the comprehensive skills to teach in diverse educational contexts
Pengenalan Perkembangbiakan Tumbuhan Secara Generatif melalui Media Pembelajaran Berbasis Android pada Pusat Pengembangan Anak IO-664 Eben Haezer Mauhau Melycorianda Hubi Ndapamuri; Audrey Loiuise Makatita; Amelia Florida Kiha; Trisari Dewi N. B. Mira; Arini Aha Pekuwali; Ferdinan Yonathan Djara; Yustina Rada; Suryaningsih Ndahawali; Uska Peku Jawang
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v3i1.411

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk pengenalan  konsep dasar perkembangbiakan tumbuhan kepada anak-anak binaan di Pusat Pengembangan Anak (PPA) IO-664 Eben Haezer Mauhau melalui media pembelajaran berbasis Android yang interaktif dan menyenangkan. Pemanfaatan teknologi digital dalam proses pembelajaran menjadi pendekatan yang relevan untuk meningkatkan pemahaman anak terhadap materi sains dasar, khususnya biologi tumbuhan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi observasi awal, pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis Android, serta pelatihan dan pendampingan kepada anak-anak dalam penggunaannya. Proses evaluasi pun dilakukan dengan menggunakan pretest manual dan dibandingkan posttest setelah belajar melalui Android. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman anak terhadap jenis dan cara perkembangbiakan tumbuhan serta meningkatnya minat belajar melalui media digital. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pengajaran kontekstual yang dapat direplikasi di pusat-pusat pendidikan anak lainnya, khususnya di daerah terpencil.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TALKING STICK BERBANTUAN MEDIA VIDEO ANIMASI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA DI SMP NEGERI 3 WAINGAPU Irmalia Lunga Nani; Anita Tamu Ina; Audrey Louise Makatita
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.7383

Abstract

Permasalahan yang ditemukan di sekolah SMP Negeri 3 Waingapu menunjukan bahwa pada mata pelajaran IPA pembelajaran yang dilakukan sudah menggunakan beberapa model pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa seperti problem based learning, dan jigsaw.Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar siswa di SMP Negeri 3 Waingapu melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe talking stick berbantuan media video animasi. Jenis penelitian merupakan penelitian tindakan kelas dengan pendekatan kuantitatif deskriptif. Penelitian yang dilakukan di kelas dengan siklus spiral. Adapun tahapan penelitian : persiapan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII B SMP Negeri 3 Waingapu yang terdaftar pada tahun ajaran 2022/2023. Teknik dan instrumen pengambilan data yang digunakan adalah lembar observasi dan tes. Teknik analisis data yang digunakan yaitu N-gain menggunakan EXCEL. Hasil penelitian dapat dilihat dari perbandingan nilai rata-rata setiap siklus pada pra siklus 42,25 (pretest),  56,45 (posttest) dengan N-gain 0,26 kategori rendah, dan nilai rata-rata pada pra siklus sebesar 51, pada siklus I nilai rata-rata yang diperoleh 58,38 (pretest), 78,70 (posttest) dengan N-gain 0,50 kategori sedang dan nilai rata-rata 84 selanjutnya pada siklus II nilai rata-rata yang diperoleh 74,18 (pretest), 95,16 (posttest) dan nilai rata-rata pada siklus II sebesar 91. Hasil tersebut dapat dikatakan meningkat. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe talking stick berbantuan media video animasi dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII-B di SMP Negeri 3 Waingapu
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN EXAMPLE NON EXAMPLE BERBANTUAN MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KOGNITIF IPA KELAS VIII DI SMP NEGERI 1 RINDI Irene Ana Awang; Anita Tamu Ina; Audrey Louise Makatita
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.7510

Abstract

This study aims to describe the application of learning models Example  Non Example assisted by media images in improving science learning outcomes at SMP Negeri 1 Rindi. This type of research is Classroom Action Research (CAR) with a quantitative descriptive approach. Using two cycles, each cycle consists of several stages including: planning, action, observation and reflection. The subjects of this study were students in class VIII A, totaling 30 people. Data collection techniques and instruments used in this study were tests, observations and documentation. The measurement of learning outcomes is focused on the cognitive and psychomotor domains.The results of the research show the application of the learning model Example Non Example aided by media imagescan improve student learning outcomes in science subjects. This increase can be seen during the pre-cycle, cycle I and cycle II through the learning carried out. At the pre-cycle stage, there were 11 students who completed with a percentage of 37% while those who did not complete were 19 students with a percentage of 63%. In cycle I, there were 22 students who completed with a percentage of 73%, while those who did not complete were 8 students with a percentage of 27%. In cycle II, there were 26 students who completed with a percentage of 87% while those who did not complete were 4 students with a percentage of 13%. It can be concluded that the application of learning models Example Non Example aided by media imagescan improve science learning outcomes class VIII Aat Rindi 1 Public Middle School. 
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan Media Tiga Dimensi Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VII Di SMP Negeri 1 Pandawai Wulandari Triastuti Elo; Yohana Makaborang; Audrey Makatita
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.7621

Abstract

Permasalahan yang ditemukan Berdasarkan hasil wawancara dengan guru IPA yang berinisial NK di SMP Negeri 1 Pandawai, bahwa model pembelajaran yang masih digunakan selama ini yaitu discovery learning. Model pembelajaran tersebut kurang efisien untuk diterapkan serta dalam proses pembelajaran belum menggunakan media pembelajaran seperti alat peraga, power point (PPT) dan media video lainya. Tujuan dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan peningkatakan hasil belajar setelah menerapkan model pembeljaran problem based learning berbantuan media tiga dimensi untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII di SMP Negeri 1 Pandawai. Jenis penelitian merupakan penelitian tindakan kelas dengan pendekatan kuantitatif deskriptif. Penelitian yang dilakukan dikelas dengan siklus spiral. Adapun tahapan penelitian: perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Adapun yang menjadi subjek dalam penelitian ini yaitu siswa kelas VIII G SMP Negeri 1 Pandawai. Teknik dan instrumen pengambilan data yang digunakan adalah test dan lembar penilaian psikomotorik. Teknik analisis data yaitu menghitung nilai rata-rata, menghitung ketuntasan belajar siswa penilaian kognitif dan menghitung ketuntasan belajar siswa penilaian psikomotorik menggunakan excel. Hasil penelitian dilihat dari perbandingan  nilai rata-rata setiap siklus pada prasiklus 45,82, siklus I 62,94 dan siklus II 71,76. Hasil tersebut dapat dikatakan meningkat. Dapat disimpulkan bahawa penerapan model pembelajaran problem based learning berbantuan media tiga dimensi dapat meningkatakan hasil belajar siswa kelas VII G di SMP Negeri 1 Pandawai.