Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Implementasi Pembelajaran IPA Kontekstual untuk Meningkatkan Literasi Sains dan Numerasi Peserta Belajar Rumah Melang, Welai Barat Faryda Koly; Imanuel Yosafat Hadi Manapa; Adolfina M.S. Moybeka
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - April
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterbatasan akses fasilitas belajar dan rendahnya kemampuan literasi sains menjadi tantangan utama bagi anak-anak di Rumah Belajar Melang, Kelurahan Welai Barat, Kabupaten Alor. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi sains peserta belajar melalui implementasi pembelajaran IPA kontekstual yang mengaitkan konsep sains dengan lingkungan sehari-hari. Program dilaksanakan selama September-Oktober 2025 melalui tiga tahapan utama: (1) persiapan perangkat ajar dan identifikasi potensi lingkungan sekitar, (2) pelaksanaan pembelajaran melalui eksperimen sederhana, observasi tanaman pangan dan obat lokal, serta demonstrasi pembuatan sabun herbal berbasis minyak kelapa, dan (3) evaluasi hasil belajar. Data diperoleh menggunakan pretest–posttest literasi sains dan observasi aktivitas belajar. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata skor literasi sains dari 56 menjadi 78, atau meningkat sebesar 39,3%, dengan kategori peningkatan sedang menuju tinggi. Peserta juga menunjukkan peningkatan minat belajar dan kemampuan menghubungkan konsep IPA dengan fenomena lokal. Dengan demikian, pembelajaran IPA kontekstual terbukti efektif dalam meningkatkan literasi sains pada anak-anak di Rumah Belajar Melang serta relevan diterapkan pada komunitas belajar di daerah pedesaan.
Social Media Literacy Based on Pancasila Values as a Strategy for Strengthening Digital Ethics and Preventing Online Hate Speech Among University Students Indra Rasyid Julianto; Adolfina M.S Moybeka; Isnaini Eddy Saputro
Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 1 No. 4 (2025): November: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
Publisher : Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/jupancasila.v1i4.339

Abstract

The rapid expansion of social media has created new opportunities for university students to communicate, learn, and participate in public discussions, but it has also increased their exposure to misinformation, discriminatory content, and online hate speech. This study examined the influence of Pancasila-based social media literacy on digital ethics and preventive behavior toward online hate speech, including the mediating role of digital ethics. A quantitative explanatory design was employed involving 250 Indonesian university students selected through purposive sampling. Data were collected using a five-point Likert-scale questionnaire and analyzed using partial least squares structural equation modeling. The findings demonstrate that Pancasila-based social media literacy positively strengthens students’ digital ethics and preventive behavior toward online hate speech. Digital ethics also positively contributes to preventive behavior and partially mediates the relationship between Pancasila-based social media literacy and hate-speech prevention. These findings indicate that critical social media competencies become more effective when integrated with humanity, tolerance, national unity, deliberation, and social justice. Universities should therefore incorporate Pancasila values, digital ethics, fact-checking activities, and hate-speech prevention into contemporary civic education and collaborative digital citizenship programs.