Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Green Human Resources Management to the Work Enviroment at Hotel Puri Jaya Central Jakarta Marlianingrum, Peggy Ratna; Aprilia, Indah
Indonesian Journal of Applied and Industrial Sciences (ESA) Vol. 4 No. 1 (2025): January 2025
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/esa.v4i1.12749

Abstract

Green Human Resource Management (GHRM) involves various hospitality industries that are closely related such as accommodation/lodging, restaurants, tour guides to maintain the environment and sustainability of a company. This study aims to see the implementation of GHRM that supports the work environment of the hospitality industry and to see the dimensions of GHRM in supporting environmental performance. The method used is quantitative research, using questionnaires distributed to 50 hotel employees. The study's findings indicate that the factors of green recruitment/selection and green training have a good and significant impact on the workplace, partially and concurrently. The implementation of GHRM needs to be done when recruiting prospective employees by providing information about having environmental management competencies. Employees must also receive training from the organization on how to create a green workplace that makes them feel safe and comfortable.
Pembuatan Eco Enzyme sebagai Solusi Pengolahan Limbah Rumah Tangga di Lingkungan STIE Muhammadiyah Jakarta Marlianingrum, Peggy Ratna; Wati, Lela Nurlaela; Susilawati, Susi; Suryaningsih, Maria; Rizaldy, Mochamad Asmi
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v8i1.11322

Abstract

Sampah selalu menjadi masalah utama dalam lingkungan, karena pengolahannya masih belum tertangani dengan baik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membangun kesadaran masyarakat dan memberikan pengetahuan tentang bagaimana mengolah sampah organik baik sayur-sayuran maupun buah-buahan menjadi cairan yang memiliki banyak manfaat untuk kehidupan sehari-hari. Cairan ini disebut Eco Enzyme. Berdasarkan kegiatan yang dilakukan, perlu beberapa tahapan dalam proses mengelola sampah organik tersebut serta membutuhkan waktu tiga bulan untuk menghasilkan cairan Eco Enzyme yang berkualitas. Kegiatan ini menghasilkan 27 botol @ 350 ml cairan Eco Enzyme, kemudian ampasnya bermanfaat untuk biopori, pupuk tanaman dan bahkan pewangi ruangan. Kegiatan pembuatan Eco Enzyme ini disosialisasikan kepada seluruh masyarakat terutama masyarakat rumah tangga disekitar lingkungan Kelurahan Pasar Manggis dalam mengatasi limbah sampah organik rumah tangga sekaligus mendapatkan manfaat cairan Eco Enzyme.
Strategi Pengembangan Minawisata: Studi Kasus Situ Cipule, Karawang Jawa Barat Maryono, Bambang; Suhana, Suhana; Marlianingrum, Peggy Ratna
Jurnal Kebijakan Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan Vol 15, No 1 (2025): JUNI 2025
Publisher : Balai Besar Riset Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jksekp.v15i1.15152

Abstract

Minawisata merupakan bentuk pariwisata berkelanjutan yang menggabungkan eksplorasi sumber daya perikanan dengan pemberdayaan masyarakat lokal. Di Situ Cipule, Karawang, potensi minawisata yang besar belum dikelola secara optimal. Penelitian ini bertujuan merumuskan model permintaan serta strategi pengembangan minawisata di kawasan tersebut. Penelitian dilakukan melalui metode deskriptif dan survei terhadap 40 responden pada periode April–November 2024. Analisis menggunakan pendekatan travel cost method dan SWOT. Hasilnya menunjukkan bahwa rata-rata kunjungan responden ke Situ Cipule adalah 2,32 kali per tahun, dengan biaya rata-rata Rp59.575 per kunjungan. Persamaan permintaan yang diperoleh adalah V = -8,641ln(x) + 1,8332, dengan nilai R² sebesar 0,8318 dan surplus konsumen sebesar 7,51, menunjukkan tingkat kepuasan tinggi. Strategi pengembangan yang diusulkan meliputi penguatan infrastruktur, promosi digital, pemberdayaan masyarakat, dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan. Disarankan pula insentif investasi, kemitraan dengan lembaga pendidikan, tata kelola kolaboratif, serta pengembangan produk wisata berbasis potensi lokal. Dengan pendekatan ini, Situ Cipule berpotensi menjadi destinasi minawisata unggulan yang mendukung ekonomi lokal dan pelestarian lingkungan secara berkelanjutan. Title: Minawisata Development Strategy: Case Study of Situ Cipule, Karawang, West JavaMinawisata is a form of sustainable tourism that combines the exploration of fishery resources with the empowerment of local communities. In Situ Cipule, Karawang, the great potential of minawisata has not been managed optimally. This research aims to formulate a demand model and strategy for the development of minawisata in the region. The research was conducted through descriptive methods and surveys of 40 respondents in the April-November 2024 period. The analysis uses the travel cost method and SWOT approaches. The results showed that the average visit of respondents to Situ Cipule was 2.32 times per year, with an average cost of IDR 59,575 per visit. The demand equation obtained is V = -8.641ln(x) + 1.8332, with an R² value of 0.8318 and a consumer surplus of 7.51, indicating a high level of satisfaction. The proposed development strategies include infrastructure strengthening, digital promotion, community empowerment, and sustainable environmental management. Investment incentives, partnerships with educational institutions, collaborative governance, and the development of tourism products based on local potential are also recommended. With this approach, Situ Cipule has the potential to become a leading tourism destination that supports the local economy and environmental conservation in a sustainable manner.