Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

MURABAHAH (Prinsip dan Mekanismenya Dalam Perbankan Islam) Hannanong, Ismail
DIKTUM: Jurnal Syariah dan Hukum Vol 15 No 1 (2017): Diktum : Jurnal Syariah dan Hukum
Publisher : Jurusan Syariah dan Ekonomi Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.639 KB) | DOI: 10.28988/diktum.v15i1.427

Abstract

Abstrak: Tulisan ini akan membahas mekanisme perjanjian murabahah dan penerapan dalam perbankan Islam, dan membandingkan keuangan murabahah dengan bunga tetap pada perbankan dalam beberapa bidang utama. Bank-bank Islam telah menggunakan perjanjian murabahah dalam aktivitas pembiayaan melalui barang-barang dagangan dan memperluas jaringan penggunaanya. Keuangan murabahah dan harga kredit yang lebih tinggi didalamnya jelas menunjukkan bahwa ada nilai waktu dalam pembiayaan yang berdasarkan murabahah, yang menuju walaupun tidak langsung kepada penerimaan nilai waktu uang.
AL-QARDH AL-HASAN: SOFT AND BENEVOLENT LOAN PADA BANK ISLAM Hannanong, Ismail; Aris, Aris
DIKTUM: Jurnal Syariah dan Hukum Vol 16 No 2 (2018): Diktum: Jurnal Syariah dan Hukum
Publisher : Jurusan Syariah dan Ekonomi Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.985 KB) | DOI: 10.28988/diktum.v16i2.617

Abstract

Akad Al-Qardh adalah perikatan atau perjanjian antara kedua belah pihak, dimana pihak pertama menyediakan harta atau memberikan harta dalam arti meminjamkan kepada pihak kedua sebagai peminjam uang atau orang yang menerima harta yang dapat ditagih atau diminta kembali harta tersebut, dengan kata lain meminjamkan harta kepada orang lain yang mebutuhkan dana cepat tanpa mengharapkan imbalan. Untuk Praktiknya dalam perbankan syariah Al Qardh Al Hasan berfungsi sebagai  dana talangan untuk jangka waktu singkat, maka nasabah akan mengembalikannya dengan cepat, sebagai fasilitas untuk memperoleh dana cepat karena nasabah tidak bisa menarik dananya, misalnya karena tersimpat dalam deposito, sebagai fasilitas membantu usaha kecil menengah atau sosial kemasyarakatan. Manfaat aqad al-qardh adalah membantu nasabah yang membutuhkan dana cepat, sekaligus salah satu ciri pemberi antara bank syariah dan bank konvensional yang di dalamnya terkandung misi sosial, disamping misi komersial, meningkatkan citra baik dan meningkatkan loyalitas masyarakat terhadap bank syariah.
MURABAHAH (Prinsip dan Mekanismenya Dalam Perbankan Islam) Hannanong, Ismail
DIKTUM: Jurnal Syariah dan Hukum Vol 15 No 1 (2017): Diktum : Jurnal Syariah dan Hukum
Publisher : Fakultas Syariah dan Hukum Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.639 KB) | DOI: 10.35905/diktum.v15i1.427

Abstract

Abstract: This paper will discuss the mechanism of murabahah agreement and application in Islamic banking, and compare murabahah finance with fixed interest to banks in several key areas. Islamic banks have used murabahah agreements in financing activities through merchandise and expanded their network of uses. Murabahah finance and higher credit prices therein clearly indicate that there is a time value in financing based on murabahah, which leads though not directly to the acceptance of the time value of money.
AL-QARDH AL-HASAN: SOFT AND BENEVOLENT LOAN PADA BANK ISLAM Hannanong, Ismail; Aris, Aris
DIKTUM: Jurnal Syariah dan Hukum Vol 16 No 2 (2018): Diktum: Jurnal Syariah dan Hukum
Publisher : Fakultas Syariah dan Hukum Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.985 KB) | DOI: 10.35905/diktum.v16i2.617

Abstract

Akad Al-Qardh is an agreement or agreement between the two parties, whereby the first party provides assets or provides property in the sense of lending to a second party as a borrower of money or a person who receives assets that can be billed or reimbursed, in other words lend property to other people who need fast funds without expecting rewards. For its practice in the Islamic banking of Al Qardh Al Hasan serves as a bailout fund for a short period of time, the customer will return it quickly, as a facility to obtain funds quickly because the customer cannot withdraw the funds, for example due to being stranded in deposits, as a facility to help small and medium businesses or social community. The benefits of aqad al-qardh are helping customers who need fast funds, as well as one of the giver characteristics between Islamic banks and conventional banks which contain social missions, in addition to commercial missions, improve good image and increase community loyalty to Islamic banks.
MURABAHAH (Prinsip dan Mekanismenya Dalam Perbankan Islam) Ismail Hannanong
DIKTUM: Jurnal Syariah dan Hukum Vol 15 No 1 (2017): Diktum : Jurnal Syariah dan Hukum
Publisher : Fakultas Syariah dan Hukum Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.639 KB) | DOI: 10.35905/diktum.v15i1.427

Abstract

Abstract: This paper will discuss the mechanism of murabahah agreement and application in Islamic banking, and compare murabahah finance with fixed interest to banks in several key areas. Islamic banks have used murabahah agreements in financing activities through merchandise and expanded their network of uses. Murabahah finance and higher credit prices therein clearly indicate that there is a time value in financing based on murabahah, which leads though not directly to the acceptance of the time value of money.
AL-QARDH AL-HASAN: SOFT AND BENEVOLENT LOAN PADA BANK ISLAM Ismail Hannanong; Aris Aris
DIKTUM: Jurnal Syariah dan Hukum Vol 16 No 2 (2018): Diktum: Jurnal Syariah dan Hukum
Publisher : Fakultas Syariah dan Hukum Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.985 KB) | DOI: 10.35905/diktum.v16i2.617

Abstract

Akad Al-Qardh is an agreement or agreement between the two parties, whereby the first party provides assets or provides property in the sense of lending to a second party as a borrower of money or a person who receives assets that can be billed or reimbursed, in other words lend property to other people who need fast funds without expecting rewards. For its practice in the Islamic banking of Al Qardh Al Hasan serves as a bailout fund for a short period of time, the customer will return it quickly, as a facility to obtain funds quickly because the customer cannot withdraw the funds, for example due to being stranded in deposits, as a facility to help small and medium businesses or social community. The benefits of aqad al-qardh are helping customers who need fast funds, as well as one of the giver characteristics between Islamic banks and conventional banks which contain social missions, in addition to commercial missions, improve good image and increase community loyalty to Islamic banks.
Perpspektif Hak Kepemilikan Menurut Al-Quran (Analisis Tafsir Ayat-Ayat Ekonomi) Hannanong, Ismail; Bakar, Achmad Abu; Mahfudz, Muhsin
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 6 No. 2 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v6i2.4695

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sudut pandang atau perspektif hak kepemilikan dalam al-Quran dan menganalisis tafsir ayat-ayat ekonomi. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan riset library research atau penelitian pustaka, yang menjadi sumber data utama adalah al-Quran, tafsir ayat-ayat alQuran yang berkaitan dengan ekonomi, buku yang berkaitan dengan hak kepemilikan dan jurnal-jurnal ilmiah yang relevan. Pengecekan data dilakuakn dengan menggunakan Teknik tringgulasi yaitu dengan mengumpulkan data yang sebanyak-banyaknya kemudian memilah data yang telah diperoleh dan tahapan terahir mengolah data sampai menjadi tulisan ilmiah. Hasil penelitian menujukkan bahwa terdapat 70 ayat dalam al-Quran yang membahas tentang hak kepemilikan atau sekitar 5,9% isi al-Quran, hak kepemilikan terdiri atas 3 macam yaitu kepemilikan individu (private property), kepemilikan umum (collective property), dan kepemilikan negara (sate property). Selanjutnya Sebab-sebab dan cara memperoleh kepemilikan: Bekerja (al-‘amal), pewarisan (al-iris), pemberian harta negara kepada rakyat, dan harta yang diperoleh tanpa kompensasi harta atau tenaga.
The history of the birth of the secular Islamic state of Turkey and the idea of the renewal of Mustafa Kemal Ataturk Hannanong, Ismail; Murniati, Murniati; Hasaruddin, Hasaruddin; Syukur, Syamzan
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 8, No 2 (2024): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Maret)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v8i2.6630

Abstract

This article discusses the history of the birth of the secular Islamic State of Turkey and the ideas of reform carried out by Mustafa Kemal Ataturk in various fields and its transformation into a modern, secular state. The method used in this research is a literature review using a qualitative approach. The analysis used to analyze the data is content analysis. The research results show that Mustafa Kemal Ataturk was one of the qualified Islamic reformers of the 19th century. He has made a major contribution to changing the mindset of Turkish society. By changing the old order that had become a tradition in the Ottoman Empire, and forming it into a new face with a style of thinking that actually did not change "Islam" but only changed the mindset and order of life of Muslims to adapt to the demands of the times. Islamic values were formed, a caliphate, a republic and even a secular one. Even though symbols are also important, what is more important is that the people are able to convey the substance of Islam in every movement of their people's lives. His ideas have brought Turkey to become a developed country that is on par with the international world as well as proving that Islamic government is a government that is in line with the demands of the times. 
Ekonomi Islam Ibn Taimiyah Konteks Mekanisme Pasar, Keadilan Harga, dan Kebijakan Moneter Hannanong, Ismail; Ambo Masse, Abd.Rahman; Nur Haslin, Muh Ilham
Solusi Vol. 22 No. 3 (2024): July
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v22i3.9408

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memahami perkembangan ekonomi Islam pada masa Ibn Taimiyah. Adapun Objek penelitian ini meliputi Al-Qur’an terjemahan, sejarah ekonomi Islam, pemikiran tokoh-tokoh ekonomi Islam, praktik ekonomi Islam di masa Ibn Taimiyah, serta literatur dan dokumen pendukung. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dimana peneliti mengkaji langsung kitab-kitab Ibnu Taimiyah dan literatur pendukung lainnya. Sehingga ada beberapa teori, konsep, dan metode  yang berbeda dengan pemikiran ekonomi Islam sebelumnya. Selain syumuliyah (Lengkap), Islam merupakan suatu agama yang termasuk juga harakiyah (dinamis). Islam adalah agama yang melengkapi seluruh keyakinan sebelumnya sehingga disebut sempurna (Kamaliyah), sehingga segala aspek dalam kehidupan diatur sesuai dengan ketentuannya, baik yang sifatnya aqidah ataupun muamalah. Diketahui bahwa dalam kaidah muamalah, Islam sangat rinci mengatur berbagai macam tingkah laku manusia yang saling berinteraksi dengan sesama manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Sehingga mampu memberi panduan terkait dengan pasar dan mekanisme yang mencakup segala prinsipnya. Dalam khazanah pemikiran ekonomi Islam, Ibnu Taimiyah telah mengkaji ilmu ekonomi secara mendalam yang terkenal dengan gerakan Ar -ruju’ ila Al-Qur’an (kembali pada sumber ajaran islam, yaitu Al-Qur’an dan As-sunnah). Termasuk pandangannya tentang mekanisme pasar, regulasi harga, keadilan, serta berbagai ilmu ekonomi lainnya. Oleh karena itu, lembaga hisbah diperlukan untuk dapat melindungi akad jual beli
Ruang Lingkup Manajemen Lembaga Pendidikan Agama Islam Hannanong, Ismail; Nur Haslin, Muh Ilham
Kalam Al Gazali: Education and Islamic Studies Journal Vol 1 No 1 (2024): Education and Islamic Studies Journal (Februari-September)
Publisher : LPPM STAI AL GAZALI BARRU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lembaga pendidikan Islam mengalami peningkatan kuantitas dari tahun ke tahun, menciptakan peluang untuk meningkatkan kualitas proses pendidikan. Namun, dalam konteks pendidikan Islam, terdapat kontroversi dalam penggunaan istilah manajemen atau administrasi. Pentingnya manajemen pendidikan dalam konteks sekolah sebagai sistem yang melibatkan berbagai komponen dan kegiatan menunjukkan peran krusialnya. Tulisan ini membahas ruang lingkup Manajemen Lembaga Pendidikan Islam dengan metodologi literatur review.Ruang lingkup manajemen lembaga pendidikan Islam mencakup wilayah kerja yang melibatkan tingkat nasional hingga tingkat kelas, serta objek garapan seperti peserta didik, personel, kurikulum, sarana-prasarana, biaya, tata laksana, organisasi, dan hubungan masyarakat. Metode penelitian ini menggunakan literatur review dengan data diperoleh dari sumber kredibel seperti buku dan jurnal. Tujuan dari tulisan ini adalah mendalami pemahaman dalam bidang ilmu manajemen pendidikan, dengan fokus pada pengelolaan pendidikan.Hasil dan pembahasan menunjukkan bahwa manajemen pendidikan Islam melibatkan aspek pengelolaan peserta didik, personel, kurikulum, sarana-prasarana, biaya, tata laksana, organisasi, dan hubungan masyarakat. Penjelasan lebih lanjut mengenai ruang lingkup tersebut diberikan melalui sudut pandang wilayah kerja, objek garapan, fungsi atau urutan kegiatan, dan pelaksana. Oleh karena itu, pemahaman yang mendalam mengenai manajemen lembaga pendidikan Islam sangat penting untuk mencapai tujuan pendidikan yang efektif dan efisien