Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Implikasi Penerapan Tekhnologi Dalam Optimalisasi Penggunaan E-Commercedi Sinjai Utara Hismah Hismah; Fitriani Fitriani; Fitrawansah Fitrawansah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2319

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran perkembangan teknologi dalam mendorong optimalisasi penggunaan e-commercedi Kecamatan Sinjai Utara. Perkembangan teknologi yang dianalisis meliputi tiga indikator utama, yaitu kualitas infrastruktur digital, sistem pembayaran elektronik, dan tingkat literasi digital masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan menggunakan metode SEM-PLS untuk menganalisis data. Hasil temuan menunjukkan bahwa dari ketiga aspek tersebut, kualitas infrastruktur memiliki pengaruh paling dominan dan signifikan terhadap peningkatan pemanfaatan e-commerce. Kemudahan akses terhadap jaringan internet dan tersedianya perangkat digital menjadi faktor penting dalam menunjang aktivitas transaksi daring. Sementara itu, sistem pembayaran digital menunjukkan pengaruh yang positif namun belum signifikan secara statistik. Ini menandakan masih adanya keraguan dan keterbatasan kepercayaan masyarakat dalam memanfaatkan metode pembayaran digital, seperti dompet digital atau layanan mobile banking. Di sisi lain, literasi digital memberikan kontribusi paling kecil. Masih rendahnya pemahaman masyarakat terhadap penggunaan teknologi serta keamanan transaksi online menjadi hambatan dalam pemanfaatan e-commercesecara maksimal.
Analisis Perbandingan Perilaku Konsumen Generasi Z Pada Platfrom Shopee Dan Tiktok Shop Hesti Ananda; Fitrawansah Fitrawansah; Fitriani Fitriani
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2358

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan perilaku konsumen generasi Z pada platfrom Shopee dan TikTok Shop. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskripsi. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 60 responden Generasi Z di Kabupaten Sinjai, kemudian data tersebut dianalisi menggunankan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku konsumen berpengaruh signifikan terhadap penggunaan kedua platfrom. Shopee memili nilai koefisien (­R-Square) sebesar 0,189 dan P-Value sebesar 0,001 sedangkan TikTok Shop nilai koefisien (­R-Square) sebesar 0,806 dan P-Value sebesar 0,000. TikTok Shop lebih efektif dalam membentuk perilaku konsumen karena fitur live shopping, tampilan aplikasi yang menarik, respon emosional dan minat beli. Sementara Shopee unggul dalam fitur promosi, ulasan konsumen, dan persepsi kemudahan dalam menggunakan platfrom Shopee. Temuan ini penting bagi pelaku UMKM dalam merancang strategi pemasaran yang bebasis digital bagai masyarakat khusunya pada kalangan Gen Z.
Pengaruh Pembelian Online dan Offline dalam Mempengaruhi Keputusan Konsumen Rismawati Rismawati; Fitriani Fitriani; Fitrawansah Fitrawansah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2360

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi bagaimana pembelian online dan offline mempengaruhi keputusan konsumen. Metodologi yang diterapkan dalam penelitian ini bersifat kuantitatif, dan data dikumpulkan melalui distribusi kuesioner kepada warga Kab. Sinjai. Aplikasi SmartPLS digunakan untuk analisis data yang dikumpulkan menggunakan metode partial least squares structural equation modeling (PLS-SEM). Temuan dalam penelitian ini mengindikasikan bahwa keputusan konsumen dipengaruhi secara signifikan oleh kedua faktor pembelian online dan offline. Jika dibandingkan dengan pembelian offline, pembelian online memiliki pengaruh yang lebih besar. Ini ditunjukkan oleh nilai koefisien determinasi 0,771, sehingga hubungan kuat antara kedua variabel yang bertanggung jawab atas perbedaan keputusan konsumen. Hasil ini menunjukkan betapa pentingnya strategi pemasaran online dan offline dalam mempengaruhi keputusan yang dibuat oleh konsumen.
Urgensi Penerapan Smart Contract Sebagai System-Embedded Compliance Pada Pengawasan Fintech Syariah Fitrawansah Fitrawansah; Sri Aisyah Yope; Evi Harviani
Maro: Jurnal Ekonomi Syariah dan Bisnis Vol. 8 No. 3 (2026): Special Issue
Publisher : Prodi Ekonomi Syariah Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/maro.v8i3.17659

Abstract

The rapid growth of the Islamic financial technology (fintech) industry in Indonesia faces serious challenges regarding Sharia compliance assurance due to the limitations of conventional supervision mechanisms. The current supervision system, which relies on manual post-transaction (post-facto) audits and sampling-based checks by the Sharia Supervisory Board (DPS), has proven inadequate in keeping pace with the volume and complexity of digital transactions. These weaknesses trigger various violations, ranging from fictitious murabahah practices without real assets to moral hazard risks caused by information asymmetry in profit-sharing contracts. This study aims to analyze the urgency of implementing smart contract technology as a solution to overcome this supervision gap. The method used is library research with a descriptive-analytical qualitative approach, examining regulations (DSN-MUI Fatwas and POJK) as well as prior scientific literature related to the weaknesses of the DPS and the characteristics of smart contracts. The analysis results indicate that smart contracts are deemed capable of functioning as a "Digital DPS" that automates Sharia parameters into algorithms. Unlike manual supervision, this system offers a real-time pre-transaction (ex-ante) validation mechanism that automatically rejects (auto-reject) any transaction failing to meet the valid conditions of the contract before funds are disbursed. In conclusion, the transition towards smart contract-based system-embedded compliance is deemed capable of maintaining the integrity of the fintech industry in the digital era.
Peran Content Creator Lokal dalam Membentuk Minat Beli Produk UMKM di Kabupaten Sinjai Evi Harviani; Nurfadillah; Fitrawansah; Jeffits Khusnu Alif; Sri Aisyah Yope; A. Muh. Fajar Maulana
Jurnal Akuntansi dan Manajemen Bisnis Vol. 6 No. 02 (2026): Agustus: Jurnal Akuntansi dan Manajemen Bisnis
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jaman.v6i02.3085

Abstract

Perkembangan pemasaran digital mendorong Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memanfaatkan content creator lokal sebagai salah satu sarana komunikasi pemasaran yang dekat dengan karakter sosial dan budaya konsumen. Penelitian ini bertujuan menganalisis persepsi konsumen terhadap peran content creator lokal dalam menumbuhkan minat beli produk UMKM di Kabupaten Sinjai. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan lima informan yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif pasif terhadap konten Instagram dan TikTok, serta dokumentasi. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan member check, sedangkan analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi konsumen terhadap content creator lokal terbentuk melalui empat dimensi utama, yaitu kredibilitas, gaya komunikasi, kedekatan emosional, dan daya tarik konten, dengan kredibilitas sebagai dimensi yang paling dominan. Content creator lokal dipersepsikan berperan sebagai penyampai informasi produk, pembangun kepercayaan, penghubung interaksi antara UMKM dan konsumen, serta pemicu ketertarikan terhadap produk. Dari empat bentuk minat beli yang dianalisis, minat eksploratif menjadi yang paling dominan, ditunjukkan melalui perilaku mencari komentar, ulasan pembanding, testimoni, harga, dan informasi lokasi sebelum melakukan pembelian. Temuan juga menunjukkan bahwa ketidaksesuaian antara representasi promosi dan kondisi aktual produk dapat menurunkan kepercayaan konsumen. Penelitian ini menegaskan pentingnya autentisitas, kredibilitas, dan kesesuaian representasi produk dalam kolaborasi antara UMKM dan content creator lokal.