Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Analisis Efek Dosimetri dan Jarak dari Penggabungan Lapangan Foton 6 MV dan Lapangan Elektron 8 MeV pada Terapi Ca Mammae Silamai Tya Mariani Famani; Giner Maslebu; Suryasatriya Trihandaru; Mohamad Hidayatullah
Jurnal Fisika FLUX Vol 15, No 2 (2018): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2070.627 KB) | DOI: 10.20527/flux.v15i2.4355

Abstract

Penjumlahan dosis radiasi pada lapangan foton dan elektron menyebabkan terjadi kelebihan dosisi (hot spot) di sisi lapangan foton dan kekurangan dosis (cold spot) di sisi lapangan elektron. Untuk itu, penelitian mengenai pengaruh jarak (gap) lapangan foton dan elektron terhadap distribusi dosis radiasi telah dilakukan dengan melakukan pengukuran dan perhitungan dosis radiasi serap dengan analisis menggunakan Dose – Volume Histogram (DVH) pada tahap Treatment Planning System (TPS). Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu water solid phantom yang dipindai dengan detektor PTW (2D Array) menggunakan CT Simulator.  Hasil pemindaian kemudian dikirim ke komputer TPS untuk dibuatkan variasi lapangan foton dan elektron dengan jarak antar lapangan 0 – 5 mm pada kedalaman tertentu dengan SSD 95 cm, 97,5 cm, 100 cm, 102,5 cm, dan 105 cm sehingga didapatkan distribusi dosis yang dapat dilihat pada DVH. Hasil analisis distribusi dosis pada DVH menunjukkan distribusi dosis yang menunjukkan keseragaman dosis antar dosis maksimum dan dosis minimum berturut-turut 7,5% dan -6,4% yaitu pada SSD 95 cm dan 97,5 cm dengan jarak (gap) antara lapangan foton dan elektron 3 mm. Namun secara klinis, SSD yang direkomendasikan untuk digunakan pada treatment, yaitu SSD 97,5 cm dengan jarak (gap) antar lapangan 3 mm. Hal ini menunjukkan bahwa jarak (gap) antara lapangan foton dan elektron mempengaruhi distribusi dosis berkas foton dan elektron.
Dekonvolusi Citra Hasil Pemindaian CT Simulator Berbasis Analisis Fungsi Respon Dua Dimensi (2D) wendelina anggriani; Giner Maslebu; Suryasatriya Trihandaru
Jurnal Fisika FLUX Vol 16, No 1 (2019): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1208.468 KB) | DOI: 10.20527/flux.v16i1.4356

Abstract

ABSTRAK− Penelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai fungsi respon dua dimensi (2D) dan dekonvolusi citra hasil pemindaian CT Simulator berbasis fungsi respon dua dimensi (2D), serta membandingkan data nilai fungsi respon dari hasil citra pemindaian CT simulator (hasil scan) dan data hasil citra simulasi. Dalam penelitian ini digunakan pesawat CT Simulator 16 slice dan sampel phantom berbahan akrilik berjumlah 5 buah dengan rincian sebagai berikut: 4 buah phantom pembanding dan 1 buah phantom uji. Pemindaian menggunakan pesawat CT Simulator dilakukan pada kelima phantom dengan variasi  slice thickness 5 mm dan 10 mm. Penentuan nilai fungsi respon dua dimensi (2D) dilakukan dengan menggunakan teknik konvolusi (convolution). Untuk membalikkan efek konvolusi (convolution) pada data maka digunakan teknik dekonvolusi (deconvolution). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai fungsi respon 2D dari phantom pembanding untuk slice thickness 5 mm dan 10 mm adalah 0.5xx dan 0.7xx – 0.8xx. Selain itu, didapatkan grafik fungsi respon dua dimensi (2D) menggunakan teknik dekonvolusi (deconvolution) untuk phantom pembanding dan phantom uji, serta hasil citra simulasi yang menunjukkan improfile yang baik terdapat pada sigma/???? 0.5 dan 2. Untuk itu, perbandingan data hasil citra simulasi terhadap citra hasil scan menghasilkan citra yang baik dikarenakan nilai fungsi respon hasil scan masih dalam rentang sigma 0.5xx dan 0.7xx – 0.8xx. 
Wireless bluetooth-based SIPESUT (Body Temperature Monitoring System) prototype Agatha Puteri Vitria Wahyuningsih; Giner Maslebu; Andreas Setiawan
Journal of Science & Science Education Vol 5 No 1 (2021): JoSSE Vol. 5 No. 1 (May 2021)
Publisher : Faculty of Science and Mathematics, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/josse.v5i1p44-51

Abstract

Human body temperature is a very important parameter in monitoring health conditions. The differences in temperature can occur due to routine or the occurrence of health problems. Furthermore, many diseases are related to human body temperature and require monitoring. This study proposes the development of health technology for a wireless body temperature monitoring system. The results of the test show that the prototype system has succeeded in sending measurement data to the computer and Android systems. The calibration results also show conformity with standard measuring instruments.
Perancangan Pengukuran Akurasi Jarak Menggunakan Phantom Silicone Pada Kontrol Kualitas Ultrasonografi dengan Teknik Komputasi Dwi Pangestuti; Giner Maslebu; Suryasatriya Trihandaru
Jurnal Sains dan Edukasi Sains Vol 2 No 1 (2019): Jurnal Sains dan Edukasi Sains
Publisher : Faculty of Science and Mathematics, Universitas Kristen Satya Wacana, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/juses.v2i1p36-41

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan uji kualitas USG dengan melakukan komputasi perhitungan jarak pada citra USG dan melakukan analisis pengukuran jarak menggunakan phantom silicone. Perancangan dan implementasi penelitian menggunakan metode pengolahan citra digital untuk melakukan komputasi dan melakukan pengukuran. Nilai citra dilakukan variasi frekuensi dan depth (kedalaman). Variasi depth (kedalaman) rata rata jarak real pada phantom adalah objek 1 sebesar 1 cm dari permukaan, objek 2 sebesar 2 cm dari permukaan, objek 3 sebesar 3 cm dari permukaan dan setelah dilakukan perhitungan menggunakan komputasi didapatkan hasil jarak sebenarnya objek dari permukaan. Pada frekuensi 3.5 MHz, kedalaman visualisasi maksimum pada objek 1 tersebut didapatkan nilai jarak rata rata komputasi sebesar 1.0039 cm dengan nilai deviasi 0.0814 sehingga nilai kesalahan jarak real sebesar 0.39%. Nilai kedalaman visualisasi objek 2 didapatkan hasil jarak rata rata komputasi sebesar 1.4897 cm dengan nilai deviasi sebesar 0.0099 sehingga nilai kesalahan jarak real sebesar 25.51%. Nilai visualisasi kedalaman Objek 3 yang memiliki jarak rata-rata komputasi sebesar 3.3336 cm dengan nilai deviasi 0.1191 sehingga nilai kesalahan jarak real sebesar 11.12%. Pada frekuensi tetap 4.5 MHz, kedalaman visualisasi maksimum pada objek 1 tersebut didapatkan nilai jarak rata rata komputasi sebesar 0.9931 cm dengan nilai deviasi 0.05 sehingga nilai kesalahan jarak real sebesar 0.69%. Nilai kedalaman visualisasi objek 2 didapatkan hasil jarak rata rata komputasi sebesar 1.6584 cm dengan nilai deviasi sebesar 0.0573 sehingga nilai kesalahan jarak real sebesar 17.08%. Nilai visualisasi kedalaman Objek 3 yang memiliki jarak rata-rata komputasi sebesar 3.4943 cm dengan nilai deviasi 0.0741 sehingga nilai kesalahan jarak real sebesar 16.47%. Dari semua hasil komponen uji menunjukkan perhitungan jarak pada citra pesawat USG bisa dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak computer.
Penggunaan Permainan Kartu Gebrak (Karak) untuk Evaluasi Pembelajaran Fisika Jovi Yuzzer Budiman; Debora Natalia Sudjito; Giner Maslebu
Jurnal Sains dan Edukasi Sains Vol 2 No 1 (2019): Jurnal Sains dan Edukasi Sains
Publisher : Faculty of Science and Mathematics, Universitas Kristen Satya Wacana, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/juses.v2i1p8-15

Abstract

Rendahnya prestasi belajar yang diraih oleh peserta didik pada pembelajaran fisika bisa jadi dipengaruhi oleh kondisi psikis peserta didik saat mengerjakan evaluasi. Peserta didik cenderung merasa takut, tertekan, atau merasa materi yang dievaluasikan terlalu sulit yang berdampak pada pengerjaan evaluasi yang tidak maksimal. Permainan karak dalam penelitian ini merupakan permainan kartu yang mengadopsi permainan kartu gebrakan yang diintegrasikan dengan pembelajaran kooperatif tipe TGT sebagai metode evaluasi untuk menciptakan suasana evaluasi pembelajaran yang menyenangkan. Penelitian ini menyelidiki bagaimana desain media permainan karak agar dapat digunakan untuk melakukan evaluasi pembelajaran yang menyenangkan serta bagaimana efektivitas media permainan karak sebagai media evaluasi pembelajaran yang menyenangkan. Responden penelitian ini adalah 20 mahasiswa Fisika dan Pendidikan Fisika tingkat pertama. Berdasarkan data yang diperoleh dari lembar observasi, kuesioner, dan rekapitulasi nilai responden, dapat disimpulkan bahwa permainan karak efektif digunakan untuk evaluasi pembelajaran yang menyenangkan, dapat menunjukkan konsep-konsep yang sudah maupun belum dipahami oleh peserta didik, namun kurang rileks bagi peserta didik. Metode evaluasi permainan karak yang telah mendapatkan penilaian memuaskan dalam hal “menyenangkan” tetapi tetap saja menghasilkan nilai kognitif dari hasil evaluasi yang kurang memuaskan. Jadi sebaik apapun metode evaluasi yang dilakukan tetapi tidak didukung dengan keberhasilan proses pembelajaran, maka hasil yang didapatkan akan tetap kurang memuaskan.
Quality Assurance Plan on a Linear Accelerator (LINAC) Plane on Nasopharynx Cancer (NFC) by using Prowess Panther 5.10 at Radiotherapy Installation Ken Saras Hospital Pandu Kurnianto; Giner Maslebu; Jodelin Muninggar; Muhammad Hidayatullah
Advance Sustainable Science Engineering and Technology Vol 5, No 2 (2023): May-July
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/asset.v5i2.15247

Abstract

Radiotherapy is the treatment of cancer by using electromagnetic and particle radiation. Nasopharyngeal Cancer (NPC) is one of the difficult case to be treated in radiotherapy because its anatomical location. Precision of radiation dose is part of Quality Assurance Program as the key factor in this treatment. Thus, it is very important to ensure that the output dose of Linear Accelerator (LINAC) matched with result of Treatment Planning System (TPS). This study used Siemens LINAC Type Primus MACH Series 5633 and a set of detectors for Nasopharynx Cancer analysis with 8 field. The total dose of 5,000 cGy divided into 25 fractions with 200 cGy dose per fraction. The 8 fields are irradiated with a target on a detector device. It is then accumulated with PTW-Verisoft software by plotting the results obtained from the detector tool with PTW (phantom) which we have CT Scanned first in PTW-Verisoft. From the total detectors exposed to the radiation, the detector corresponding to PTW is 372 detectors (100%) with unsuitable detector of 0 detectors (0.00%). It is proved that the planning is 100% match for NPC with 8 fields of radiation. Thus, this method is recomended to be implemented for NPC treatment
PENDAMPINGAN KAJIAN KESELAMATAN LAYANAN DI UNIT RADIOLOGI RUMAH SAKIT PANTI WILASA DR. CIPTO SEMARANG Muninggar, Jodelin; Rondonuwu, Ferdy S.; Sutresno, Adita; Maslebu, Giner; Wibowo, Nur Aji; Setiawan, Andreas; Putri, Dera Anastasya; Mayasari, Anisa
Magistrorum et Scholarium: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/jms.v4i22023p159-168

Abstract

The Radiology Unit is a support unit to provide Radio Diagnostics and Radio Therapy service support. Patient safety studies that emphasize patient safety (Patient Savety) are the main thing and priority in every service provided. Panti Wilasa Dr Cipto Hospital as a Health Service Center in the Radiology Unit has conventional X-Ray, Fluoroscopy, Ultrasound, Panoramic, and CT Scan equipment, must also have Radiology Service Safety Standards. This standard is a reference in working on all types of services and equipment and levels for Radio Diagnostis and Radio Therapy. Until now, a Service Safety Study has not been prepared in the radiology unit. For this reason, it is necessary to assist the Service Safety Study in the Radiology Unit. The drafting team came from the Physics Study Program together with Level 7 Medical Physicists in the fields of Radio Diagnostics, Nuclear Medicine and Radiotherapy and Level 2 Medical Radiation Protection Officers.
Pendampingan Remaja dalam Alpha Camp Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) Maslebu, Giner; Walangara Nau, Novriest Umbu; Sampoerno; Hermanto Abraham, Rendy; Wisnu Wibisono, Indra; Wahyono, Teguh; Dwi Purnomo, Hindriyanto; Kristianto, Budhi; Karema Sarajar, Dewita; Yuli Agung Suprabowo, Gunawan; C. Leuwol, Sylvie; Nahusona, Ferry; Picauly, Irma Amy
Magistrorum et Scholarium: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/jms.v5i22024p119-129

Abstract

Remaja merupakan suatu pelayanan kategorial yang menyasar kelompok usia antara anak-anak (sekolah minggu) dan pemuda. Tekanan stereotip, ekspektasi tinggi tanpa dukungan memadai, dibarengi dengan perubahan masif akibat kemajuan teknologi dan informasi dapat memicu permasalahan kesehatan mental generasi muda jika tidak dikelola dengan bijak. Tantangan lain yang dihadapi adalah mengenai spiritualitas remaja. Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) melihat perlunya mengadakan kegiatan bagi remaja dan pendamping/pembina remaja sebagai platform untuk memperlengkapi para remaja dan pembina dengan berbagai pengetahuan dan kapasitas yang diharapkan mampu membekali remaja dan pembina dalam pelayanan dan kehidupan berbangsa sehari-hari. Pendampingan yang dilakukan oleh para ahli di UKSW meliputi isu-isu seputar perkembangan psikologis, pengembangan bakat-minat, kecerdasan buatan dan implementasi dalam pelayanan serta gerakan cinta lingkungan lewat aksi tanam pohon di desa. Hasilnya, para peserta mendapatkan pengalaman berharga yang tampak dalam hasil survey kepuasan dimana mayoritas responden puas terhadap pendampingan dan 100 % responden memperoleh tambahan pengetahuan.
Artificial Neural Network for Classifying Injected Materials under Ultrasonography Utari, Galuh Retno; Maslebu, Giner; Trihandaru, Suryasatriya
Advance Sustainable Science, Engineering and Technology Vol 3, No 1 (2021): November-April
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/asset.v3i1.8324

Abstract

We have constructed an artificial neural network (ANN) architecture to classify four different classes of ultrasonography recorded from a jelly box phantom that was injected by iron, glass, or plastic marble, or without any injection. This jelly box was made as a phantom of a human body, and the injected materials were the cancers. The small size of the injected materials caused only little disturbances those could not easily distinguished by human eyes. Therefore, ANN was used for classifying the different kind of the injected materials. The number of original imagestaken from ultrasonographs were not so many, therefore we did data augmentation for providing large enough dataset that fed into ANN. The data augmentation was constructed by pixel shifting in horizontal and vertical directions. The procedure proposed here produced 98.2% accuracy for predicting test dataset, though the result was sensitive to the choice of augmentation area.