Articles
KONSTRUKTIVISME RE-BRANDING BALAI PENGOBATAN BUNDA ASRI
Evadianti, Yuli;
Jubaidah, Siti Nur
Journal Media Public Relations Vol. 1 No. 1 (2021): Journal Media Public Relations
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Tulang Bawang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37090/jmp.v1i1.411
Peranan reputasi merupakan hal yang paling penting dalam membangun sebuah citra. Penurunan citra mengharuskan adanya tindakan yang diambil untuk mengantisipasi permasalahan. Penelitian ini merupakan penelitian dengan metode deskriptif kualitatif. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Situasional Crisis Communication Theory dan Image Restoration Theory. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana mempertahankan reputasi dalam re- branding Balai Pengobatan Bunda Asri Natar dan untuk mengetahui apa saja yang dapat menurunkan reputasi Balai Pengobatan Bunda Asri. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Berdasarkan analisis data yang dilakukan diperoleh kesimpulan bahwa dalam rangka Rebranding Balai Pengobatan Bunda Asri Natar pemulihan nama baik yang dibangun selama bertahun-tahun terlihat dari data jumlah customer atau pasien yang menigkat disetiap tahunnya. Kata Kunci: Komunikasi, Re-Branding, Image, Komunikasi kesehatan
POLA KOMUNIKASI PASANGAN MENIKAH DI USIA DINI: (Komunikasi Interpersonal Pada Pasangan Menikah Di Usia Dini Di Bengkulu Tengah)
Suhaimi;
Evadianti, Yuli
Journal Media Public Relations Vol. 1 No. 2 (2021): Journal Media Public Relations
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Tulang Bawang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37090/jmp.v1i2.525
Pernikahan merupakan satu prosesi yang diatur sedemikian rupa untuk melegalkan hubungan sepasang pria dan wanita. Fenomena mengenai pernikahan banyak terjadi dalam masyarakat. Salah satunya adalah fenomena pernikahan diusia dini. Pernikahan dini merupakan pernikahan yang dilakukan di bawah usia yang telah diatur oleh undang-undang. Tidak bisa dipungkiri bahwa salah satu tujuan pernikahan adalah menciptakan kondisi keluarga yang harmonis. Keluarga yang harmonis dapat terwujud apabila terjalin komunikasi yang baik antar individu yang berada dalam keluarga tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komunikasi interpersonal yang terjadi pada pasangan pernikahan dini. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Dengan subjek penelitian berjumlah 10 orang yang merupakan 5 pasangan suami istri yang melakukan pernikahan dini. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara dan kajian dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pernikahan yang dilakukan di usia muda akan tetap berjalan dengan baik jika dalam pernikahan tersebut disertai dengan kesiapan dari masing-masing pasangan untuk membina sebuah keluarga. Komunikasi yang baik, yang bersifat empatik, terbuka, saling memberi dukungan, membangun kedekatan, berpikir positif dan saling menghargai akan membuat hubungan antar suami dan istri dalam sebuah keluarga menjadi harmonis.
MAKNA SLOGAN BADAN KEPENDUDUKAN DAN KELUARGA BERENCANA NASIONAL (BKKBN) “ 2 ANAK CUKUPâ€: (Studi Persepsi Keluarga Produktif Perumahan Kalianda Residence Lampung Selatan)
Evadianti, Yuli;
Akbar, Alfikri
Journal Media Public Relations Vol. 1 No. 2 (2021): Journal Media Public Relations
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Tulang Bawang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37090/jmp.v1i2.526
Makna merupakan hasil dari persepsi manusia. Objek yang dilihat hanyalah sebagai perantara untuk mengantarkan makna, makna tidak melekat pada kata-kata melainkan pada diri manusia. Seperti halnya pada makna slogan 2 anak cukup. Bagaimana masyarakat memaknai slogan 2 anak cukup berdasarkan persepsi tiap-tiap individu, sehingga dari hasil persepsi yang disampaikan oleh masyarakat akan didapatapakah makna yang terkandung dalam slogan 2 anak cukup. Penelitian ini, penulis menggunakan teori interaksi simbolik dimana manusia-manusia dalam masyarakat selalu terlibat dalam interkasi , teori makna (referential theory) yaitu mengenali atau mengidentifikasi makna suatu ungkapan dengan apa yang diacunya , teori persepsi yaitu proses yang digunakan oleh seorang individu untuk menilai keampuhan pendapatnya sendiri , dan teori konstruksi sosial atas realitas sosial bagaimana masyarakat membangun makna slogan 2 anak cukup sebagai simbol keluarga berencana. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif yaitu memaparkan secara deskriptif untuk mencapai hasil dan kesimpulan.Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi. Untuk menganalisa data peneliti menggunakan teknik penyajian data agar dapat ditarik kesimpulan. Sehingga pada hasil penelitian ini dianalisis berdasarkan data yang telah dikumpulkan dari hasil wawancara sesuai persepsi tiap individu mengenai makna slogan 2 anak cukup terdapat makna kesejahteraan, makna kesehatan serta makna asosiatif dengan jenis makna reflektif dan makna konotatif.
PERILAKU KOMUNIKASI PENDETA GUNA MENINGKATKAN MOTIVASI REMAJA UNTUK BERIBADAH: (Study Deskriptif Pada Gereja Huria Kristen Indonesia Bandar Lampung)
Evadianti, Yuli
Journal Media Public Relations Vol. 2 No. 1 (2022): Journal Media Public Relations
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Tulang Bawang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37090/jmp.v2i1.606
Judul penelitian ini adalah Perilaku Komunikasi Pendeta Guna Meningkatkan Motivasi Remaja Untuk Beribadah (Study Deskriptif Pada Gereja Huria Kristen Indonesia Bandarlampung. Komunikasi ialah faktor yang tentu dipakai di dalam aktifitas manusia setiap hari. Tujuan peneliti ialah untuk menganalisis teknik apa yang dilakukan pendeta dalam memotivasi dan juga untuk menganalisis bagaimana perilaku komunikasi pendeta dalam meningkatkan motivasi remaja dalam beribadah. Dalam penelitian peneliti menggunakan metode teori stimulus-organisme-respond yang dikemukakan oleh Skinner. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, peneliti menganalisa 1 key informan dan 10 informan. Setelah dilakukan penelitian lapangan ditemukan hasil adalah : Pertama, Stimulus yang diberikan oleh pendeta kepada remaja membuat remaja lebih aktif untuk beribadah. Kedua, berdasarkan hasil wawancara dengan remaja mengenai perilaku komunikasi pendeta dalam meningkatkan motivasi remaja untuk beribadah sangatlah baik dan juga dapat diterima oleh remaja. Hipotesis dalam penelitian ini adalah ada pengaruh dari stimulus yang diberikan oleh pendeta melalui motivasi agar remaja lebih aktif dalam beribadah dan kegiatan lainnya.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KONTEN PROMOSI BUN KOPI DI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM
Evadianti, Yuli;
Sukano, Reno
Journal Media Public Relations Vol. 2 No. 2 (2022): Journal Media Public Relations
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Tulang Bawang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37090/jmp.v2i2.837
Bisnis di bidang kuliner memanfaatkan Instagram sebagai media promosi karena lebih murah, memiliki jangkauan luas, mudah diakses dan banyak kemudahan lainnya, penelitian ini menjelaskan tentang pemanfaatan Instagram sebagai media promosi Cafe Bun Kopi Bandar Lampung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang pemanfaatan Instagram sebagai media promosi untuk memperkenalkan dan menawarkan produknya kepada konsumen atau pelanggan. Instagram bertransformasi menjadi media promosi oleh perusahaan, salah satunya ialah yang dilakukan oleh Bun Kopi. Pada Penelitian ini Metode Penelitian yang digunakan adalah Metode Kualitatif, pertimbangan dalam pengambilan sampel akan ditentukan sesuai pada kualitas informasi partisipan yang tepat. Hasil penelitian menunjukan bahwa komunikasi promosi yang dilakukan Bun Kopi di Instagram memanfaatkan fitur-fitur utama berupa Postingan di Feed (Post Feed) mereka dan Instastory. Adapun faktor yang mempengaruhi konten promosi Bun Kopi di Instagram adalah adanya feedback (timbal balik) dari follower (pengikut) dengan memberikan like (tanda suka), berkomentar dan membagikannya ke lebih banyak orang.
BRANDING PRODUK JAFRA PADA MEDIA SOSIAL INSTAGRAM
Evadianti, Yuli
Journal Media Public Relations Vol. 2 No. 2 (2022): Journal Media Public Relations
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Tulang Bawang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37090/jmp.v2i2.838
Efektifnya, media yang memang popular dan relevan dengan target audiens yang akan disasar. Aktifitas rebih efektif dan efesien dalam menyampaikan pesan-pesan brand kepada public bila dibandingkan dengan iklan. Adapun permasalahannya adalah bagaimana branding jafra lampung pada media social instgram dan Bagamaina efek media social pada branding jafra. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui brandingjafra lampung pada media social instagram dan untuk mengetahui efek media pada branding jafra Penulis menggunakan teori AIDA (attention, Interest, Desire, Acition). Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei yaitu metode untuk pengumpulan data primer pada informasi yang diperoleh dari responden. Subjek penelitian berjumlah 10 orang informan yang terdiridari 1 orang key informanyaitu Senior Manager jafra dan 9 orang informan yaitu konsumen jafra. Hasil penelitian ini diketahui bahwa kualitas produk tidak memiliki peran terhadap keputusan pembelian kosmetik Jafra. Dapat menampung saran dan masukan terhadap pelayana, kualitas produk dan fasilitas.
INSTAGRAM SEBAGAI NEW MEDIA UNTUK MEMBANGUN PERSONAL BRANDING: Studi Deskriptif Pada Akun Instagram @fiersabesari
Suhaimi, Suhaimi;
Evadianti, Yuli;
Yudistiro, Ivan Radityo
Journal Media Public Relations Vol. 3 No. 1 (2023): Journal Media Public Relations
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Tulang Bawang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37090/jmp.v3i1.976
Perkembangan teknologi komunikasi dan informasi telah membawa masyarakat menuju era media baru (new media) dimana setiap individu dapat berkomunikasi melalui internet. Internet pun memunculkan banyak media berbasis online, salah satunya adalah Instagram yang sedang populer belakangan ini. Media sosial Instagram memunculkan banyak fenomena baru salah satunya adalah fenomena influencer atau selebrgram. Fenomena ini menjadi tren yang populer bahkan dapat menjadi salah satu cara pembentukan personal branding yang baik pada diri seseorang. Garis besar dari konsep personal branding adalah bagaimana seseorang menunjukkan keunikan dirinya, apa kelebihan yang bisa seseorang tunjukkan sehingga bisa memiliki nilai lebih, dan bagaimana seseorang membangun kesan yang positif dihadapan orang lain. Saat ini media sosial cukup memfasilitasi seseorang dalam membangun personal branding, khususnya Instagram. Adapun penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang melibatkan 4 informan dengan akun Instagram berbeda yang saat ini aktif menjadi influencer di media sosial Instagram. Informan Key dalam penelitian ini sekaligus menjadi bahan analisis deskriptifnya adalah akun milik Influencer Fiersa Besari yang berhasil menerapkan personal branding dengan baik. Berdasarkan hasil wawancara, didapatkan informasi mengenai penggunaan media sosial sebagai media untuk membangun personal branding adalah dengan memanfaatkan konstruksi di tengah generasi muda bahwa Instagram suatu media sosial yang banyak sekali peminatnya dikarenakan memiliki segudang fitur dan mudah digunakan. Dan juga, Instagram adalah tren yang mudah sekali membawa suatu pengaruh secara cepat, sehingga influencer memilih Instagram sebagai new media untuk membangun personal branding.
POLA KOMUNIKASI UNTUK MEMBUDAYAKAN SEKURA DALAM MELAKSANAKAN PELESTARIAN BUDAYA DAERAH: Studi kualitatif di Desa Pekon Balak Batu Brak Lampung Barat
Syifa, Hania Umu;
Evadianti, Yuli
Journal Media Public Relations Vol. 4 No. 1 (2024): Journal Media Public Relations (JMP)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Tulang Bawang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37090/jmp.v4i1.1624
Penelitian ini di latar belakangi dari keberagaman budaya. Di setiap daerah memiliki budaya daerah unggulan masing-masing seperti Wayang golek dari Jawa Barat, Tari kecak dari Bali, Tari piring dari Sumatera Barat, Tari Mandau dari Kalimantan Tengah, Sekura dari Lampung Barat . Sekura adalah salah satu budaya yang berasal dari Lampung Barat yang memiliki ciri khas tertentu, yaitu memakai topeng dan baju compang – camping. Sekura ada dua jenis yaitu Sakura kecah dan Sakura kamak. Adapun permasalahan dalam penelitian ini adalah tentang pola komunikasi pelestarian budaya sekura untuk melestarikan budaya daerah. Tujuannya untuk mengetahui pola komunikasi pelestarian budaya sekura untuk melestarikan budaya daerah. Tipe penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang bersifat deskriptif. Peneliti melakukan teknik pengumpulan data dengan teknik observasi, teknik wawancara, dan teknik dokumentasi. Hasil penelitian ini mendapatkan kesimpulan bahwa pola komunikasi yang digunakan masyarakat di Desa Pekon Balak, Batu Brak dalam pelestarian budaya daerah adalah pola komunikasi linear (pola komunikasi satu arah yaitu himbauan dari pemerintah daerah untuk melaksanakan budaya sekura) dan sirkular (pola komunikasi melingkar yaitu pola yang menghasilkan feed back dari komunikan nya.