Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Tunas Geografi

PEMANFAATAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS UNTUK ARAHAN PENGGUNAAN LAHAN DI DAS PERCUT, SUMATERA UTARA Riki Rahmad; Adelina Sormin
Tunas Geografi Vol 7, No 1 (2018): JURNAL TUNAS GEOGRAFI
Publisher : Department of Geography Education, Faculty of Social Sciences, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/tgeo.v7i1.11089

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui arahan penggunaan lahan di Daerah Aliran Sungai Percut dengan memanfaatkan Sistem Informasi Geografis. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh daerah Sub DAS Percut. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling, yaitu populasi sekaligus dijadikan sampel. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis kualitatif dengan pengharkatan (scoring) pada parameter penelitian berupa overlay/ tumpang susun peta. Overlay peta merupakan teknik analisis dalam SIG untuk mengetahui dan melakukan analisis keruangan yang dilakukan dengan cara tumpang susun antara beberapa peta dengan berbeda, yang menggunakan perangkat lunak  ArcGIS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arahan penggunaan lahan di DAS Percut terdiri dari 3  kawasan, yaitu Kawasan Lindung dengan luas 4.258,19 Ha atau 9,9% dari keseluruhan daerah penelitian. Kawasan penyangga yaitu dengan luas 9.250 Ha atau (21,7%) dan Kawasan Budidaya tanaman semusim dan permukiman yaitu dengan luas 29.250 Ha atau 68,4%.
ANALISIS PERUBAHAN GARIS PANTAI MENGGUNAKAN DATA PENGINDERAAN JAUH DI PANTAI CERMIN, KABUPATEN SERDANG BEDAGAI Andrian Lozi; Riki Rahmad
Tunas Geografi Vol 7, No 1 (2018): JURNAL TUNAS GEOGRAFI
Publisher : Department of Geography Education, Faculty of Social Sciences, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/tgeo.v7i1.12230

Abstract

Artikel ini ditulis untuk mengetahui yaitu penggunaan data penginderaan jauh yang dihasilkan oleh teknologi penginderaan jauh untuk menganalisis perubahan garis pantai di Pantai Cermin Kabupaten Serdang Bedagai. Metode yang dilakukan dalam  penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif yaitu  menentukan sebaran, luasan dan perubahan tutupan lahan yang diperoleh dengan menganalis Citra Landsat 4-5 pada tahun 2007 dan Citra Landsat 2017  tentang perubahan garis  pantai berdasarkan citra 2007 dan ditumpangsusun (superimposition) dengan citra klasifikasi tahun 2017. Berdasarkan hasil dari interpretasi yang di lakukan dengan menggunakan software ArcGIS 10.5 maka di dapatkan luas wilayah di Kecamatan Pantai Cermin yang bertambah pada tahun 2007 dan 2017 mencapai 1481798 km². Penambahan wilayah tersebut tersebar di sepanjang pesisir kawasan Kecamatan Pantai Cermin,  serta dengan rata – rata pengikisan oleh abrasi air laut sebesar 1249322 Km² per tahunnya, dengan penambahan tepi pantai yang cukup signifikan per tahunnya.Kata Kunci: Perubahan Garis Pantai, Abrasi, Sedimentasi, Landsat
PENGEMBANGAN TES STANDAR BERASIS TEKNOLOGI INFORMASI DI JURUSAN PENDIDIKAN GEOGRAFI Mona Adria Wirda; Nurmala Berutu; Riki Rahmad; Rohani Rohani
Tunas Geografi Vol 6, No 2 (2017): JURNAL TUNAS GEOGRAFI
Publisher : Department of Geography Education, Faculty of Social Sciences, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/tgeo.v6i2.8548

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyusun suatu naskah soal ujian komprehensif yang terstandar berbasis teknologi informasi. Tujuan tambahan dari penelitian ini ialah menganalisis respon mahasiswa mengenai tes standar berbasis teknologi informasi yang dikembangkan. Kelayakan naskah soal yang digunakan dalam tes standar berbasis TI meliputi kelayakan isi/materi dan kelayakan bahasa. Kelayakan isi atau materi ini meliputi kesesuaian dan kemutakhiran soal sesuai dengan kurikulum yang telah dirancang pada masing-masing KDBK. sedangkan kelayakan bahasa diukur dengan validasi bahasa yang digunakan sesuai dengan kriteria penulisan soal pilihan ganda yang benar. Persepsi mahasiswa terhadap penggunaan tes standar berbasis teknologi informasi ini dilakukan dengan menggunakan angket dengan skala likert. Hasil penilaian kelayakan tes standar menunjukan bahwa sebesar 80,75 % item soal tergolong valid (layak digunakan) dilihat dari aspek materi (isi), konstruksi soal, dan bahasa yang digunakan dalam kalimat soal maupun pilihan jawaban. Dari persentase tersebut dapat disimpulkan bahwa sebanyak 323 item soal sudah layak digunakan dalam tes standar. Namun, 19,25 % item soal tergolong invalid, ini artinya sebanyak 77 item soal yang tersebar di bidang teknik, pendidikan, fisik dan lingkungan, dan sosial, tidak layak untuk digunakan serta perlu perbaikan sebelum digunakan dalam tes standar ujian komprehensif di Jurusan Pendidikan Geografi. Dari indikator tampilan, pengoperasian, kemanfaatan dan materi, penilaian respon mahasiswa mengenai tes standar dapat disimpulkan bahwa secara umum respon mahasiswa terkategori sangat baik. Hal ini didapat dari persentase respon yang menunjukan angka 88,11%. Artinya mahasiswa memberikan tanggapan yang positif mengenai implementasi aplikasi tes standar untuk ujian komprehensif.Kata kunci: tes, tes standar, teknologi informasi
PERMASALAHAN PERMUKIMAN LIAR DI DUSUN IV LAMTORO II RT. V DESA BANDAR KLIPPA, KECAMATAN PERCUT SEI TUAN, KABUPATEN DELI SERDANG, SUMATERA UTARA Mona Adria Wirda; M. Rizky Akbar; Rajul Munawar; Riki Rahmad
Tunas Geografi Vol 6, No 1 (2017): JURNAL TUNAS GEOGRAFI
Publisher : Department of Geography Education, Faculty of Social Sciences, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/tgeo.v6i1.8349

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Legalitas lahan di Dusun IV Lamtoro II RT. V Desa Bandar Klippa Kecamatan Percut Sei Tuan, (2) Kualitas fisik permukiman di Dusun IV Lamtoro II RT. V Desa Bandar Klippa Kecamatan Percut Sei Tuan. Penelitian ini dilakukan di di Dusun IV Lamtoro II RT. V Desa Bandar Klippa Kecamatan Percut Sei Tuan. Populasi dalam penelitian ini adalah Dusun IV Lamtoro II RT. V Desa Bandar Klippa Kecamatan Percut Sei Tuan.Teknik pengambilan sampel adalah dengan mengambil 10% dari jumlah KK yang bermukim disana. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis deskriptif kualitatif yaitu mengumpulkan, menganalisis menafsirkan serta memberikan penilaian terhadap kondisi fisik wilayah yang dikategorikan kedalam tiga kategori yaitu Permukiman Elit, Perkampungan Kota, dan Permukiman Kumuh. Faktor pendorong masyarakat bertempat tinggal di lokasi permukiman liar disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya kepadatan penduduk yang tinggi sehingga banyak masyarakat yang tidak dapat untuk membangun rumah dikarenakan lahan yang tidak memadai dan memilih untuk membangun rumah di lahan illegal milik pemerintah tersebut.Kemudian dengan harga lahan yang murah menyebabkan banyak masyarakat yang tergiur untuk membelinya dan tidak mementingkan lahan itu illegal dan membangunnya untuk dijadikan tempat tinggal. Selain itu masih banyak masyarakat yang kurang mampu tidak mampu untuk mengontrak rumah di daerah kota karena harga sewa yang semakin tinggi sehingga mencari rumah kontrakan di permukiman liar dikarenakan harga sewa yang murah. Berdasarkan kualitas rumah dan lingkungan, maka di daerah Dusun IV Lamtoro II RT. V terdapat 15 dari 30 rumah dengan golongan Perkampungan Kota serta 15 dari 30 rumah dengan golongan Permukiman Kumuh.Kata kunci : permukiman liar, legalitas lahan, kualitas fisik