Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Analisis Tipologi Permukiman Pesisir Di Desa Babul Makmur Dan Desa Miteum, Kabupaten Simeulue Ramadhan, Rahmat; Cut Azmah Fithri; Sisca Olivia
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 5 No. 2 (2024): Des
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v5i2.904

Abstract

Pulau Simeulue merupakan wilayah kepulauan di Provinsi Aceh memiliki pertumbuhan permukiman pesisir yang masih berkembang. Permukiman pesisir merupakan permukiman yang terdiri atas hunian penduduk, bangunan instansi pemerintah, rumah ibadah dan lingkungan yang dilengkapi dengan sarana dan prasarana yang dibutuhkan wilayah pesisir, berada antara perbatasan perairan dan daratan. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk menemukan tipologi permukiman pesisir yang berkembang di Pulau Simeulue. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data menggunakan pendekatan applied research (penelitian terapan) berdasarkan respon di lapangan terkait tipologi permukiman pesisir. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi lapangan, wawancara dan kajian preseden terhadap penelitian terdahulu yang relevan. Hasil penelitian diharapkan dapat menemukan tipologi permukiman pesisir di dua desa yaitu Desa Babul Makmur dan Desa Miteum di Kecamatan Simeulue Barat.
Kajian Aktivitas Pengguna Ruang Terbuka Publik di Lapangan Hiraq Lhokseumawe dalam Perspektif Islami thio; Cut Azmah Fithri; Erna Muliana
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 6 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v6i1.1035

Abstract

Ruang terbuka publik merupakan area atau ruang umum yang direncanakan sebagai tempat pertemuan dan tempat beraktivitas manusia secara individu maupun kelompok. Dalam Islam, ruang terbuka publik memiliki peran penting sebagai bagian dari kewajiban manusia untuk menjaga kelestarian alam dan ciptaan Allah SWT. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemanfaatan ruang terbuka publik Lapangan Hiraq Lhokseumawe dalam perspektif Islami. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode observasi dan wawancara mendalam kepada pengguna Lapangan Hiraq. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lapangan Hiraq dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berbagai aktivitas, seperti bersantai dan rekreasi, bermain, mengadakan acara sosial, dan berdagang. Aktivitas-aktivitas tersebut dapat dilihat dalam perspektif Islami sebagai aktivitas yang bermanfaat dan dianjurkan, seperti bersantai dan rekreasi untuk meredakan stres dan meningkatkan kesehatan mental, bermain untuk mengembangkan fisik dan kreatifitas anak-anak, mengadakan acara sosial untuk mempererat hubungan silahturahmi, dan berdagang untuk mencari rezeki yang halal. Namun, dalam pemanfaatan Lapangan Hiraq masih terdapat beberapa kekurangan, seperti kebersihan yang belum optimal, keamanan yang perlu ditingkatkan, keindahan yang perlu dibenahi.
Kajian Penggunaan Konsep Warna Pada Arsitektur Islami Terhadap Karakter Anak Aura Mutiara Sina; Cut Azmah Fithri; Erna Muliana
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 6 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v6i1.1037

Abstract

Warna merupakan salah satu elemen penting dalam arsitektur yang tidak hanya berfungsi sebagai aspek estetis, tetapi juga memiliki pengaruh psikologis terhadap suasana dan perilaku pengguna ruang, termasuk pada anak usia dini. Dalam arsitektur Islami, warna memiliki nilai simbolik dan spiritual yang dapat dikaitkan dengan pembentukan karakter anak. TK Kemala Bhayangkari yang terletak di Kota Lhokseumawe merupakan lembaga pendidikan anak usia dini yang menggunakan beragam elemen warna dalam desain ruang belajarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan konsep warna dalam arsitektur Islami terhadap karakter anak usia dini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan tahapan studi literatur, observasi langsung, dokumentasi visual, dan wawancara. Hasil analisis menunjukkan bahwa pemilihan warna seperti putih, kuning, hijau, dan ungu memiliki dampak positif terhadap suasana hati dan perilaku anak. Warna putih menciptakan kesan bersih dan tenang, kuning memberikan semangat dan kreativitas, sementara hijau memberikan ketenangan dan kesegaran. Penggunaan warna-warna ini membantu menciptakan lingkungan belajar yang kondusif secara psikologis dan spiritual, serta berperan dalam membentuk karakter anak seperti disiplin, tanggung jawab, percaya diri, dan empati.