Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JITU : Journal Informatic Technology And Communication

Evaluasi Tingkat Keamanan Informasi SIA UIN SUKA Berdasarkan Indeks KAMI (Information Security ) 4.0. Muhammad Haedar Zhafran Hidayatullah; Wicaksono Yuli Sulistyo; Septia Ayu Pratiwi
JITU Vol 9 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36596/jitu.v9i1.1802

Abstract

Informasi adalah asset organisasi yang sangat berharga. Oleh sebab itu informasi menjadi salah satu objek serangan untuk dieksploitasi. Tujuan utama keamanan sistem informasi adalah menjaga 3 (tiga) atribut yaitu kerahasiaan (confidentiality), keutuhan (integrity) dan ketersediaan (availability). UIN Sunan Kalijaga memiliki unit kerja yang mempunyai tugas dan kewajiban untuk mengelola dan memberikan informasi. Perlu dilakukan evaluasi keamanan sistem informasi untuk mendapatkan gambaran kondisi kesiapan dan kematangan keamanan informasi. Indeks keamanan informasi disingkat KAMI adalah alat evaluasi yang dirilis oleh Kementrian Komunikasi dan Informasi yang berfungsi untuk menganalisa tingkat keamanan informasi di instansi. Didapati tingkat kematangan keamanan informasi di UIN Sunan Kalijaga masih tergolong rendah dan butuh perbaikan untuk kekurangan yang ditemukan di sistem manajemen keamanan informasi.
Analisis Perbandingan Tool FTK Imager dan PhotoRec dalam Pemulihan Data Flashdrive Berbasis Metode Statik Forensik Muhammad Immawan Aulia; Panggah Widiandana; Wicaksono Yuli Sulistyo; Siti Hartinah; Muhammad Azam Hasani
JITU Vol 9 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36596/jitu.v9i1.1814

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas dua tools digital forensik, yaitu FTK Imager dan PhotoRec, dalam proses recovery file dari hasil imaging data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa FTK Imager berhasil melakukan recovery secara utuh terhadap enam file audio dan satu file teks, dengan format nama file dan nilai hash yang identik dengan bukti digital asli. Sebaliknya, PhotoRec hanya berhasil melakukan recovery terhadap empat file audio dan satu file teks, dengan dua file audio menunjukkan perbedaan nilai hash dibandingkan dengan aslinya. Temuan ini menunjukkan bahwa FTK Imager memiliki tingkat akurasi dan keandalan yang lebih tinggi dalam proses pemulihan data digital dibandingkan dengan PhotoRec, terutama dalam menjaga integritas data yang direkonstruksi.