Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Training on the Use of 3D Printing-Based Dummy Cakes and NFC as an Innovative Product Display at UKM Rayu Manis Setiyoko, Nanang; Dewanto, Thomas Hahandry; Afandi, Haekal Ridho
REKA ELKOMIKA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2025): Reka Elkomika
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekaelkomika.v6i3.292-302

Abstract

Culinary SMEs have a significant contribution to national economic growth but still face challenges in marketing, particularly due to limited display space and insufficient provision of transparent product information. This community service program was carried out with UKM Rayu Manis through training on the use of 3D printing technology to produce dummy cakes and the integration of Near Field Communication (NFC) as an interactive medium for product information delivery. The method involved preparation, implementation, and evaluation stages, engaging owners and staff in practical training sessions. The results showed the creation of 10 PLA-based dummy cakes, with 7 units successfully equipped with NFC chips containing digital product information. The application of this innovation not only provides a more attractive and durable display alternative but also enhances information transparency and consumer interactive experience. Evaluation results indicated an average training score of 4.59, demonstrating high effectiveness in improving partner competence. Overall, this activity has proven relevant in strengthening digital marketing strategies, enhancing product display appeal, and supporting the competitiveness of culinary SMEs in the creative industry era.
STRATEGI PEMASARAN MELALUI INOVASI KEMASAN BERBASIS AUGMENTED REALITY (AR) PADA DIAN CATERING SURABAYA Sihotang, Ellen Theresia; Afandi, Haekal Ridho
Jurnal Aplikasi Bisnis Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jab.v11i2.9089

Abstract

Tingkat persaingan usaha katering yang semakin ketat diikuti juga perkembangan teknologi yang semakin maju sehingga memicu pelaku usaha untuk melakukan inovasi. Dian Catering Surabaya salah satunya memiliki potensi untuk menghasilkan omzet yang optimal. Namun, strategi pemasaran yang dilakukan masih konvensional belum memanfaatkan kemasan sebagai media promosi. Berkaitan dengan hal tersebut maka tujuan dari penelitian ini adalah membuat desain kemasan berbasis teknologi Augmented Reality (AR). Kemasan dirancang tidak hanya sebagai wadah makanan tetapi memungkinkan adanya interaksi dari calon pelanggan maupun pelanggan terhadap produk. Metode penelitian berdasarkan Participatory Action Research (PAR). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan kuesioner. Sampel penelitian adalah calon pelanggan, pelanggan loyal, pemilik usaha beserta ahli pemasaran dan desain visual. Teknik pengambilan sampel menggunakan convenience sampling sejumlah 30 orang. Pembuatan kemasan melalui lima tahapan yaitu perencanaan, rancang bangun, uji coba, pengamatan dan refleksi. Tahap refleksi diukur dengan dimensi Emphaty, Persuation, Impact, Communication (EPIC) secara deskriptif berdasarkan nilai rata-rata. Hasil pengukuran secara keseluruhan memperoleh nilai rata-rata 4,70. Angka tersebut menjelaskan bahwa kemasan berbasis AR layak untuk diterapkan, tidak hanya sebagai wadah makanan tetapi juga berfungsi sebagai media promosi untuk pencapaian omzet yang optimal. Hasil penelitian ini juga diharapkan dapat dikembangkan pada industri selain jasa boga.
Pelatihan siswa & guru jurusan desain komunikasi visual SMK Negeri 1 Surabaya membuat animated sticker dan memasarkannya secara digital Miftahul Adi Suminto; Nanang Setiyoko; Thomas Hanandry Dewanto; Haekal Ridho Afandi; Sabina Raniah Yuandi; Yudha Herlambang Cahya Pratama; Saqira Kaila; Deny Hermansyah; Muhammad Zakariya Alif Ridwan; Tatik Suryani
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.23403

Abstract

Abstrak Keterampilan membuat animated sticker guna menunjang aspek pemasaran dan penjualan mengalami puncak popularitas dan menjadi tren di industri digital. Animated sticker dapat dikembangkan di berbagai platform untuk dijadikan sebagai video animasi yang mudah diaplikasikan. Bentuk aplikasi dari animated sticker bisa digunakan sebagai media promosi produk, jasa, dsb. Saat ini keterampilan membuat animated sticker dilihat sebagai peluang yang dapat dikembangkan melalui keahlian dan kompetensi pada kegiatan pelatihan di Institusi Pendidikan, khususnya Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), yang memiliki beragam program keahlian yang ditawarkan. Pada pembelajaran SMK orientasi capaian akhir belajar mayoritas berupa penugasan berbasis proyek. Sehingga lulusan SMK dituntut memiliki keilmuan dan kompetensi yang dapat langsung diterapkan pada aktifitas dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Dengan banyak program keahlian pada SMK, masing-masing siswa perlu ada pembekalan terhadap perkembangan industri digital yang menyajikan beragam peluang untuk siswa dapat menyalurkan minat dan bakatnya pada industri kreatif, menjadi hal yang potensial memerlukan tambahan keterampilan teknis dan pengalaman praktis khusunya pada siswa jurusan desain komunikasi visual (DKV). Peluang terhadap kebutuhan animasi digital yang dapat diintegrasikan pada platform digital seperti sosial media, website, dsb menciptakan peluang bagi siswa-siswi SMK jurusan DKV sebagai potensi bisnis dan pengembangan portofolio digital, guna menambah nilai diri dan keahlian siswa sesudah lulus. Sebab itu, diperlukan adanya bentuk pelatihan terhadap pembuatan animasi digital dalam bentuk animated sticker baik pada siswa maupun guru SMK jurusan DKV sebagai pembekalan kompetensi di industri digital, berupa perancangan desain animated sticker yang dapat dipublikasikan dan dipasarkan secara digital. Kata kunci: animated sticker; animasi; media sosial. AbstractThe skill of making animated stickers to support marketing and sales aspects is experiencing peak popularity and has become a trend in the digital industry. Animated stickers can be developed on various platforms to be used as animated videos that are easy to apply. The application form of animated stickers can be used as a promotional medium for products, services, etc. Currently, the skill of making animated stickers is seen as an opportunity that can be developed through skills and competencies in training activities at educational institutions, especially Vocational High Schools (SMK), which have a variety of skills programs on offer. In vocational school learning, the majority of final learning achievement orientations are in the form of project-based assignments. So that vocational school graduates are required to have knowledge and competencies that can be directly applied to activities in the business and industrial world (DUDI). With many skills programs at vocational schools, each student needs to be equipped with the development of the digital industry which presents various opportunities for students to channel their interests and talents in the creative industry, which has the potential to require additional technical skills and practical experience, especially for students majoring in communication design. visual (DKV). Opportunities for digital animation needs that can be integrated on digital platforms such as social media, websites, etc. create opportunities for vocational school students majoring in DKV for business potential and digital portfolio development, in order to increase students' self-worth and skills after graduation. For this reason, there is a need for training in the creation of digital animation in the form of animated stickers for both students and vocational school teachers majoring in DKV as a competency provision in the digital industry, in the form of designing animated sticker designs that can be published and marketed digitally. Keywords: animated sticker; animation; social media.