Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

IDENTIFIKASI DAMPAK KEBUN BINATANG BANDUNG TERHADAP KONDISI LINGKUNGAN, SOSIAL DAN EKONOMI MASYARAKAT DI KELURAHAN LEBAK SILIWANGI, KOTA BANDUNG Hafsah Restu Nurul Annafi; Purboyo Hidayat Putro, Heru; Furqon, Alhilal
Jurnal Pariwisata Tawangmangu Vol 2 No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Kristen Bukit Pengharapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai daya tarik wisata primer sekaligus satu-satunya kebun binatang di Kota Bandung, perkembangan pariwisata Kebun Binatang Bandung terus berjalan melalui beragam kegiatan pariwisata di dalamnya. Kebun Binatang Bandung telah berdiri selama 90 tahun sehingga diduga memberi kontribusi besar bagi lingkungan sekitar. Terlebih, lokasinya berdampingan dengan permukiman masyarakat Kelurahan Lebak Siliwangi, terutama yang tinggal di RW 05, RW 06, RW 07 dan RW 08. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi dampak Kebun Binatang Bandung terhadap kondisi lingkungan, sosial dan ekonomi masyarakat di sekitarnya. Untuk memenuhi tujuan tersebut, peneliti mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, penyebaran kuesioner dan tinjauan literatur. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif, analisis konten, dan analisis asosiasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa dampak Kebun Binatang Bandung terhadap lingkungan di antaranya menimbulkan kemacetan lalu lintas saat akhir pekan dan liburan, pencemaran Sungai Cikapayang, dan polusi suara satwa. Secara ekonomi, Kebun Binatang Bandung tidak banyak memberi peluang kerja dan tidak meningkatkan perekonomian masyarakat. Meskipun, tetap ada masyarakat yang ekonominya terbantu dengan berjualan di sekitar kebun binatang. Terakhir dari segi sosial, sebagian besar masyarakat tidak terlibat dan merasa tidak perlu dilibatkan dalam perkembangan pariwisata Kebun Binatang Bandung. Namun, mereka tetap mendukung keberlanjutan objek wisata tersebut dan menerima kedatangan wisatawan dengan positif.
KEBUTUHAN PENGEMBANGAN PELABUHAN GUNA MENDUKUNGPENGEMBANGAN WILAYAH JAWA BARAT Putro, Heru Purboyo Hidayat; Ibad, Muhammad Zainal
CREATIVE RESEARCH JOURNAL Vol 2 No 02 (2016): Creative Research Journal
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34147/crj.v2i02.17

Abstract

Studi ini meneliti pengaruh aktivitas maritim terhadap pengembangan wilayah provinsi Jawa Barat. Jawa Barat mempunyai intensitas produksi pelabuhan yang terbatas karena tidak memiliki pelabuhan utama. Di sisi lain, Jawa Barat mempunyai PDRB yang tinggi. Pendekatan studi diawali dengan aktivitas maritim yang direpresentasikan dari produksi pelabuhan dan provinsi Jawa Barat dibandingkan dengan provinsiprovinsi lain di pulau Jawa. Analisis yang digunakan adalah analisis korelasi, analisis pembobotan, dan analisis rasio. Ditemukan bahwa signifikansi korelasi aktivitas maritim dan PDRB per provinsi pada pulau Jawa bernilai 0,520 pada total aktivitas dan 0,562 pada muat barang dalam negeri. Rasio perkembangan antara PDRB dan aktivitas maritim, dan rasio PDRB dan Indeks Maritim provinsi Jawa Barat berada paling tinggi di antara provinsi lain. Dengan demikian direkomendasikan perlu adanya pelabuhan di wilayah Jawa Barat yang dapat mendukung pengembangan wilayah.
DAMPAK SOSIAL PERENCANAAN DAN PENGEMBANGAN BANDAR UDARA INTERNASIONAL JAWA BARAT DAN KERTAJATI AEROCITY TERHADAP KEHIDUPAN SOSIAL MASYARAKAT Din Haq , Harun; Putro , Heru Purboyo Hidayat
CREATIVE RESEARCH JOURNAL Vol 9 No 01 (2023): Creative Research Journal
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34147/crj.v9i1.209

Abstract

Pembangunan infrastruktur secara masif saat ini menimbulkan banyak megaproyek-megaproyek yang bermunculan di Indonesia. Walaupun bandara di beberapa studi telah disebutkan bahwa dapat meningkatkan kegiatan ekonomi, namun pada praktiknya seringkali mengabaikan aspek sosial masyarakat dalam partisipasinya dalam perencanaan, implementasi, maupun pengawasan terhadap megaproyek yang ada. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui dampak sosial dari perencanaan dan pengembangan Bandar Udara Internasional Jawa Barat dan Kertajati Aerocity terhadap kehidupan sosial masyarakat. Metode pengumpulan data dilakukan melalui pengumpulan data sekunder dalam dokumen-dokumen perencanaan milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat maupun Pemerintah Kabupaten Majalengka serta wawancara dengan beberapa pemangku kepentingan yang berkaitan dengan BIJB. Metode analisis yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode analisis seperti yang digunakan pada artikel Yiftachel dan Mandelbaum (2017) dengan teori social impact assessment. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan oleh peneliti dapat diketahui bahwa beberapa komponen dalam analisis dampak sosial sudah menunjukan hasil yang cukup baik yang ditunjukan dengan 8 potensi pada variabel lingkungan terbangun dan 2 potensi kesenjangan sosio-spasial namun untuk beberapa komponen masih menunjukan kekurangan yang mencerminkan bahwa perencanaan BIJB dan Kertajati Aerocity masih belum memenuhi kaidah kota yang berkeadilan yang ditunjukan dengan 8 poin kekurangan pada variabel lingkungan terbangun dan 2 poin kekurangan pada variabel kesenjangan sosio-spasial. Berdasarkan analisis dampak sosial menggunakan sudut pandang teori Yiftachel dan Mandelbaum (2017) pentingnya analisa dampak sosial terhadap suatu proyek yang besar yang sangat berdampak pada kehidupan masyarakat sekitar menjadi hal yang tak kalah penting dari analisa dampak lingkungan.
DAMPAK BANDARA INTERNASIONAL JAWA BARAT TERHADAP WILAYAH SEKITARNYA Din Haq, Harun; Putro, Heru Purboyo Hidayat
CREATIVE RESEARCH JOURNAL Vol 7 No 01 (2021): Creative Research Journal
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34147/crj.v7i01.295

Abstract

Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) terletak di Kecamatan Kertajati, salah satu kecamatan yang berada di utara Kabupaten Majalengka mulai diresmikan pertengahan 2018 dan sudah beroperasi sekitar satu tahun hingga saat ini. Namun dampak positif maupun negatif terhadap wilayah sekitarnya saat ini masih belum diketahui. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui persepsi masyarakat terkait dampak positif dan negatif dari BIJB terhadap wilayah sekitarnya saat ini sebagai rekomendasi untuk pengembanga BIJB dan wilayah sekitarnya. Metode deksriptif kualitatif digunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan materi pertanyaan terkait dampak bandara terhadap wilayah sekitarnya pada wawancara dengan perwakilan 14 perangkat desa di Kecamatan Kertajati Hasil dari penelitian ini bahwa dampak BIJB terhadap wilayah sekitarnya memberikan 3 dampak sosial dan ekonomi yang positif, memberikan 6 dampak sosial negatif namun hanya memberikan 1 dampak negatif terhadap lingkungan. Rekomendasi dari penelitian ini kepada pemerintah adalah meningkatkan dampak positif dan mengurangi dampak negatif yang akan muncul saat ini atau di masa yang akan datang dari BIJB terhadap wilayah sekitarnya berdasarkan dampak-dampak yang telah diidentifikasi dan diketahui arahnya dalam penelitian ini.
Bandara Internasional Jawa Barat dan Dukungan Pemerintah Daerah sebagai Pendorong Peningkatan Pengembangan Wilayah Berbasis Bandara Din Haq, Harun; Putro, Heru Purboyo Hidayat
CREATIVE RESEARCH JOURNAL Vol 8 No 01 (2022): Creative Research Journal
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34147/crj.v8i1.302

Abstract

Bandara Internasional Jawa Barat terletak di Kecamatan Kertajati, salah satu kecamatan yang berada di utara Kabupaten Majalengka mulai diresmikan pertengahan 2018 dan sudah beroperasi sekitar satu tahun hingga saat ini. Namun dampak positif maupun negatif terhadap wilayah sekitarnya saat ini masih belum diketahui. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Mengkaji faktor-faktor yang berpengaruh pada pengembangan wilayah berbasis bandara berdasarkan pada kondisi eksisting BIJB dan wilayah sekitarnya; (2) Mengetahui perspektif pemangku kepentingan berupa pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten terkait konsep pengembangan wilayah berbasis bandara yang sebaiknya didahulukan; (3) Memberikan rekomendasi untuk pengembangan BIJB dan wilayah sekitarnya berdasarkan konsep pengembangan wilayah yang sebaiknya didahulukan berdasarkan perspektif pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten. Faktor-faktor yang berpengaruh diperoleh melalui tinjauan pustaka. Lalu metode yang digunakan adalah importance performance analysisdengan perolehan data melalui wawancara dengan pemerintah untuk mengetahui persepsi pemangku kepentingan mengenai variabel apa yang sebaiknya didahulukan untuk kemajuan BIJB dan wilayah sekitarnya. Hasilnya dari 37 variabel yang diperoleh melalui tinjauan pustaka terpilih variabel integrasi, tata guna lahan, kawasan bisnis dan 7 variabel lainnya yang menurut pemerintah provinsi & kabupaten menjadi prioritas pertama. Rekomendasi penelitian ini adalah perbaikan variabel yang belum sesuai dengan konsep pengembangan wilayah berbasis bandara oleh pemerintah. Perlu dilakukan koordinasi untuk mewujudkan variabel prioritas pertama menurut pemerintah pada penelitian ini.
A Simulation Based Metaheuristics for Capacitated Vehicle Routing Problem Jasmine, Tamara Latifah; Putro, Heru Purboyo Hidayat; Prilandita, Niken; Yudoko, Gatot
Automotive Experiences Vol 8 No 1 (2025)
Publisher : Automotive Laboratory of Universitas Muhammadiyah Magelang in collaboration with Association of Indonesian Vocational Educators (AIVE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/ae.13242

Abstract

Waste collection and transportation are essential elements of effective waste management. However, despite their importance, previous studies have highlighted several challenges, such as routing inefficiencies and environmental concerns. This study seeks to develop an optimized approach for waste collection and transportation under conditions of demand uncertainty, capacity limitations, and traffic constraints, through the application of a simheuristics-based method. The methodology utilizes a simheuristics approach, integrating a Genetic Algorithm (GA) to determine optimal routing solutions, while employing Discrete Event Simulation (DES) to incorporate key economic, environmental, and social variables. Data were obtained from field experiments and Google Maps, and assumptions regarding capacity requirements, distances and collection points, transportation cost components, and road conditions were established to ensure the reliability of the simulation results. The application of the simheuristics approach effectively reduces total transportation costs by approximately 51%, while also significantly minimizing environmental impacts. This research contributes to the academic literature by presenting an innovative method that strengthens existing waste collection strategies with an emphasis on sustainability. Additionally, it offers valuable insights for waste management policy, enabling the optimization of waste collection without exceeding capacity limits.
ANALISIS TAHAPAN PERKEMBANGAN RIVERFRONT TOURISM DI INDONESIA Fithria Khairina Damanik; Bhernadetta Pravita Wahyuningtyas; Heru Purboyo Hidayat Putro
Bogor Hospitality Journal Vol 9 No 1 (2025): Bogor Hospitality Journal
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Pariwisata Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55882/bhj.v9i1.160

Abstract

Indonesia has approximately 7,000 rivers, most of which have experienced significant degradation in quality and are in alarming conditions. Many cities in Indonesia have historically developed along riverbanks, making the decline of these waterways particularly concerning. The deterioration of river quality and riverbank areas is attributed to various factors, including pollution, deforestation, and the uncontrolled disposal of industrial and domestic waste. These issues not only threaten the health of river ecosystems but also jeopardize the sustainability of communities that depend on these natural resources and contribute to various urban challenges. Communities residing in riverbank settlements are among the most affected by these environmental issues. Therefore, they require clear and accurate information regarding the dangers of pollution and the importance of maintaining river cleanliness. This research is conducted in qualitative approach with descriptive analysis technique. This study examines the development of riverbank areas in Indonesian cities by referring to the stages of waterfront development proposed by Wrenn (1983). Additionally, it explores the concept of riverfront tourism as a form of urban regeneration and urban tourism development. The regeneration of riverbank areas for tourism purposes is expected to raise awareness among stakeholders regarding the social and environmental significance of these areas. If properly developed, riverfront tourism can contribute to the enhancement of destination quality, fostering sustainable and competitive tourism development.