Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Brand Awareness dan Customer Satisfaction terhadap Repurchase Intention pada Restoran Tradisional di Kota Bandung Wisnu Iskandar; Faizal Hamzah
Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan Vol 12 No 3 (2026): September
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jhm.v12i3.36024

Abstract

The traditional culinary industry is facing increasingly intense competition, requiring restaurant businesses not only to attract new customers but also to retain existing ones by encouraging repurchase intention. In this context, brand awareness and customer satisfaction are widely recognized as key factors influencing consumers' decisions to revisit and repurchase. This study aims to examine the effects of brand awareness and customer satisfaction on repurchase intention among customers of traditional restaurants in Bandung, Indonesia. A quantitative explanatory research design was employed. Data were collected through a structured questionnaire distributed to 100 respondents selected using purposive sampling. The respondents were customers who had previously visited and purchased food from one of five well-established traditional restaurants in Bandung, namely Warung Nasi Bu Oo, Warung Nasi Rencong, Warung Makan Ayam Bakar dan Goreng Simpang Siliwangi Baleendah, Dapur Wiwi Ciparay, and Warung Nasi Ibu Imas. The collected data were analyzed using multiple linear regression with IBM SPSS Statistics. The findings reveal that both brand awareness and customer satisfaction have positive and significant effects on repurchase intention, both individually and simultaneously. Furthermore, brand awareness demonstrates a stronger influence on repurchase intention than customer satisfaction. These findings suggest that strengthening brand identity while continuously improving customer satisfaction through high-quality products, excellent service, and positive dining experiences is essential for enhancing customers' repurchase intention and sustaining the competitiveness of traditional restaurants in an increasingly dynamic culinary market.
Analisis Perbandingan Metode Pemasaran Sales Call Dengan Pemasaran Digital di Destinasi Wisata Taman Air Sabda Alam Visila Mutiara; Faizal Hamzah
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen Vol. 4 No. 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jam.v4i2.865

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan efektivitas metode pemasaran Sales Call dan pemasaran Digital dalam meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Destinasi Wisata Taman Air Sabda Alam di Cipanas, Garut. Menggunakan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Sales Call lebih efektif dalam menghasilkan kunjungan wisatawan secara langsung, terutama dari kelompok institusi melalui kerja sama yang terjadwal. Sebaliknya, pemasaran digital lebih unggul dalam penyebaran informasi dan membangun brand awareness, namun belum optimal dalam konversi kunjungan nyata. Oleh karena itu, metode Sales Call dinilai lebih relevan untuk diterapkan dalam konteks promosi wisata kelompok di Taman Air Sabda Alam
PENGARUH PERCEIVED ORGANIZATIONAL SUPPORT DAN WORK LIFE BALANCE TERHADAP EMPLOYEE PERFORMANCE : (Studi Kasus Pada PT Sipata Moda Indonesia) Yayu Rahayu; Risky Nadila Safitri; Rani Rahmayani; Faizal Hamzah
Jurnal Sains Manajemen Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Sains Manajemen
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/s3c5nj96

Abstract

This study aims to investigate the impact of Perceived Organizational Support and Work Life Balance on Employee Performance at PT Sipata Moda Indonesia. Perceived Organizational Support includes employees' views on how much the company values their contributions and cares about their well-being. Meanwhile, Work Life Balance refers to employees' ability to create a balance between work and their personal life. In this study, a quantitative approach was applied, with data collected through questionnaires distributed to employees of PT Sipata Moda Indonesia. The collected data were then analyzed using multiple linear regression analysis to assess the extent to which each variable affects Employee Performance. The results of this study indicate that Perceived Organizational Support and Work Life Balance have a significant positive effect on Employee Performance at PT Sipata Moda. The findings reveal that both Perceived Organizational Support and Work Life Balance have a positive and significant effect on Employee Performance. These results highlight the crucial role of organizational support and work-life balance in enhancing employee outcomes.   Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dampak dari Perceived Organizational Support dan Work Life Balance terhadap Kinerja Karyawan di PT Sipata Moda Indonesia. Perceived Organizational Support meliputi pandangan karyawan mengenai seberapa besar perusahaan menghargai sumbangsih mereka serta mempedulikan kesejahteraan mereka. Sementara itu, Work Life Balance merujuk pada kemampuan karyawan untuk menciptakan keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi mereka. Dalam penelitian ini, pendekatan yang diterapkan adalah kuantitatif, dengan pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada para karyawan PT Sipata Moda Indonesia. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan metode analisis regresi linier berganda untuk menilai seberapa besar pengaruh tiap variabel terhadap Kinerja Karyawan. Hasil dari penelitian ini mengindikasikan bahwa Perceived Organizational Support dan Work Life Balance memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap Kinerja Karyawan di PT Sipata Moda. Hasil penelitian ini menegaskan pentingnya peran Perceived Organizational Support dan Work Life Balance dalam meningkatkan Employee Performance.
ANALISIS KEPUTUSAN BERKUNJUNG MELALUI ELECTRONIC WORD OF MOUTH, PRODUCT, DAN BRAND Faizal Hamzah; Ramdani Setiyariski; Sri Ayu Puspitasari
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 9 No 2: Desember 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jih.v9i2.296

Abstract

Salah satu destinasi alam yang terdapat di Jawa Barat adalah Taman Wisata Alam Orchid Forest Cikole Lembang. Orchid Forest , perlu mengetahui mengenai faktor apa saja yang menjadi daya tarik wisatanya dan apa yang membuat keputusan berkunjung wisatawan dalam mengunjungi suatu destinasi wisata, khususnya wisata alam seperti Orchid Forest. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh electronic word of mouth, product dan brand terhadap keputusan berkunjung di Orchid Forest. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Penelitian ini menggunakan kuesioner sebagai bahan pengumpulan data, yang dianalisis dengan uji regresi linear berganda dengan bantuan software SPSS 24. Teknik pengumpulan sampel dengan nonprobability sampling dan sampel yang digunakan sebanyak 100 responden dari pengunjung Orchid Forest. Data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi data primer dan sekunder. Terdapat dua variabel dalam penelitian ini, yaitu variabel independen dan dependen. Variabel independen meliputi electronic word of mouth, product dan brand. Sedangkan yang bertindak sebagai variabel dependen yaitu keputusan berkunjung. Hasil uji t (Parsial) menunjukkan bahwa variabel electronic word of mouth dan product berpengaruh signifikan terhadap keputusan berkunjung, sementara variabel brand tidak berpengaruh secara parsial terhadap keputusan berkunjung. Secara simultan variabel electronic word of mouth, product dan brand berpengaruh signifikan terhadap keputusan berkunjung.