Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Dakwah dan Filsafat: Meretas Jalan Menuju Perubahan Sosial Achmad Fauzia Saefulloh; Cheppy Risnandar Angga Widjaya
LANTERA: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 1, No 2 (2023): Lantera: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Universitas Islam Nusantara, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/lantera.v1i2.2776

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali kontribusi dakwah dan filsafat dalam merumuskan pandangan, nilai-nilai, dan pemahaman yang mendorong transformasi sosial yang lebih baik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif-analitik yang berfokus pada dakwah yang terabaikan. Data dikumpulkan melalui dokumentasi, observasi, wawancara. Hasil studi ini menunjukkan bahwa perkembangan dan filsafat dakwah menunjukkan urgensitas filsafat dakwah bagi efektivitas dakwah dalam masyarakat. Melalui analisis literatur dan pendekatan kualitatif, penelitian ini menjelajahi hubungan antara dakwah dan filsafat sebagai dua disiplin yang memiliki potensi untuk memotivasi perubahan sosial. Dakwah, dalam konteks ini, tidak hanya dibatasi pada dimensi agama, tetapi juga melibatkan gagasan-gagasan universal yang dapat memotivasi perubahan sosial yang inklusif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dakwah dan filsafat memiliki peran penting dalam menginspirasi individu dan masyarakat untuk berpikir kritis, menggali nilai-nilai kemanusiaan, dan bertindak menuju perubahan sosial yang lebih adil dan berkelanjutan. Keduanya berkontribusi pada pembentukan kesadaran sosial, etika, dan visi yang diperlukan untuk menciptakan masyarakat yang lebih baik. Penelitian ini juga menggarisbawahi pentingnya dialog antara pemikiran dakwah dan filsafat sebagai sarana untuk meretas jalan menuju perubahan sosial yang positif dan inklusif. Dengan menggabungkan nilai-nilai agama, etika, dan pemikiran kritis, dakwah dan filsafat dapat menjadi kekuatan yang mendorong transformasi sosial yang berkelanjutan dan bermakna.
Dakwah dan Filsafat: Meretas Jalan Menuju Perubahan Sosial Saefulloh, Achmad Fauzia; Widjaya, Cheppy Risnandar Angga
LANTERA: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 1 No. 2 (2023): Juni
Publisher : Universitas Islam Nusantara, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/lantera.v1i2.2776

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali kontribusi dakwah dan filsafat dalam merumuskan pandangan, nilai-nilai, dan pemahaman yang mendorong transformasi sosial yang lebih baik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif-analitik yang berfokus pada dakwah yang terabaikan. Data dikumpulkan melalui dokumentasi, observasi, wawancara. Hasil studi ini menunjukkan bahwa perkembangan dan filsafat dakwah menunjukkan urgensitas filsafat dakwah bagi efektivitas dakwah dalam masyarakat. Melalui analisis literatur dan pendekatan kualitatif, penelitian ini menjelajahi hubungan antara dakwah dan filsafat sebagai dua disiplin yang memiliki potensi untuk memotivasi perubahan sosial. Dakwah, dalam konteks ini, tidak hanya dibatasi pada dimensi agama, tetapi juga melibatkan gagasan-gagasan universal yang dapat memotivasi perubahan sosial yang inklusif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dakwah dan filsafat memiliki peran penting dalam menginspirasi individu dan masyarakat untuk berpikir kritis, menggali nilai-nilai kemanusiaan, dan bertindak menuju perubahan sosial yang lebih adil dan berkelanjutan. Keduanya berkontribusi pada pembentukan kesadaran sosial, etika, dan visi yang diperlukan untuk menciptakan masyarakat yang lebih baik. Penelitian ini juga menggarisbawahi pentingnya dialog antara pemikiran dakwah dan filsafat sebagai sarana untuk meretas jalan menuju perubahan sosial yang positif dan inklusif. Dengan menggabungkan nilai-nilai agama, etika, dan pemikiran kritis, dakwah dan filsafat dapat menjadi kekuatan yang mendorong transformasi sosial yang berkelanjutan dan bermakna.
Dakwah dan Filsafat: Meretas Jalan Menuju Perubahan Sosial Saefulloh, Achmad Fauzia; Widjaya, Cheppy Risnandar Angga
LANTERA: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 1 No. 2 (2023): Juni
Publisher : Universitas Islam Nusantara, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/lantera.v1i2.2776

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali kontribusi dakwah dan filsafat dalam merumuskan pandangan, nilai-nilai, dan pemahaman yang mendorong transformasi sosial yang lebih baik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif-analitik yang berfokus pada dakwah yang terabaikan. Data dikumpulkan melalui dokumentasi, observasi, wawancara. Hasil studi ini menunjukkan bahwa perkembangan dan filsafat dakwah menunjukkan urgensitas filsafat dakwah bagi efektivitas dakwah dalam masyarakat. Melalui analisis literatur dan pendekatan kualitatif, penelitian ini menjelajahi hubungan antara dakwah dan filsafat sebagai dua disiplin yang memiliki potensi untuk memotivasi perubahan sosial. Dakwah, dalam konteks ini, tidak hanya dibatasi pada dimensi agama, tetapi juga melibatkan gagasan-gagasan universal yang dapat memotivasi perubahan sosial yang inklusif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dakwah dan filsafat memiliki peran penting dalam menginspirasi individu dan masyarakat untuk berpikir kritis, menggali nilai-nilai kemanusiaan, dan bertindak menuju perubahan sosial yang lebih adil dan berkelanjutan. Keduanya berkontribusi pada pembentukan kesadaran sosial, etika, dan visi yang diperlukan untuk menciptakan masyarakat yang lebih baik. Penelitian ini juga menggarisbawahi pentingnya dialog antara pemikiran dakwah dan filsafat sebagai sarana untuk meretas jalan menuju perubahan sosial yang positif dan inklusif. Dengan menggabungkan nilai-nilai agama, etika, dan pemikiran kritis, dakwah dan filsafat dapat menjadi kekuatan yang mendorong transformasi sosial yang berkelanjutan dan bermakna.
Problem dan Solusi Dakwah Pada Masyarakat Multikultural: Praktik Dakwah di Masjid Lautze 2 Bandung Siti Latipah; Widjaya, Cheppy Risnandar Angga
LANTERA: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 3 No. 2 (2025): on progres
Publisher : Universitas Islam Nusantara, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/lantera.v4i1.3766

Abstract

Kajian ini mengangkat strategi dakwah inklusif yang diterapkan di Masjid Lautze 2 Bandung dalam membina mualaf Tionghoa di tengah masyarakat multikultural. Masjid ini menjadi salah satu contoh nyata model dakwah urban yang mampu mengakomodasi keberagaman budaya, etnis, dan keyakinan. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Temuan menunjukkan bahwa Masjid Lautze 2 Bandung mengembangkan strategi dakwah yang personal, kultural, dan humanis. Pembinaan mualaf dilakukan secara bertahap melalui pengajian rutin, pendampingan intensif, serta pendekatan budaya yang menghargai latar belakang Tionghoa. Dakwah tidak hanya berlangsung melalui ceramah, tetapi juga melalui aksi sosial, layanan konsultasi agama, serta kolaborasi lintas iman. Strategi dakwah inklusif yang diterapkan mampu menciptakan ruang dakwah yang ramah, relevan, dan kontekstual bagi masyarakat multikultural. Model ini dapat menjadi rujukan dalam merancang strategi dakwah yang lebih terbuka, toleran, dan berkelanjutan di wilayah urban dengan kompleksitas sosial serupa.
Problem dan Solusi Dakwah Pada Masyarakat Multikultural: Praktik Dakwah di Masjid Lautze 2 Bandung Siti Latipah; Widjaya, Cheppy Risnandar Angga
LANTERA: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 3 No. 2 (2025): on progres
Publisher : Universitas Islam Nusantara, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/lantera.v4i1.3766

Abstract

Kajian ini mengangkat strategi dakwah inklusif yang diterapkan di Masjid Lautze 2 Bandung dalam membina mualaf Tionghoa di tengah masyarakat multikultural. Masjid ini menjadi salah satu contoh nyata model dakwah urban yang mampu mengakomodasi keberagaman budaya, etnis, dan keyakinan. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Temuan menunjukkan bahwa Masjid Lautze 2 Bandung mengembangkan strategi dakwah yang personal, kultural, dan humanis. Pembinaan mualaf dilakukan secara bertahap melalui pengajian rutin, pendampingan intensif, serta pendekatan budaya yang menghargai latar belakang Tionghoa. Dakwah tidak hanya berlangsung melalui ceramah, tetapi juga melalui aksi sosial, layanan konsultasi agama, serta kolaborasi lintas iman. Strategi dakwah inklusif yang diterapkan mampu menciptakan ruang dakwah yang ramah, relevan, dan kontekstual bagi masyarakat multikultural. Model ini dapat menjadi rujukan dalam merancang strategi dakwah yang lebih terbuka, toleran, dan berkelanjutan di wilayah urban dengan kompleksitas sosial serupa.
Dakwah dan Filsafat: Meretas Jalan Menuju Perubahan Sosial Saefulloh, Achmad Fauzia; Widjaya, Cheppy Risnandar Angga
LANTERA: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 1 No. 2 (2023): Juni
Publisher : Universitas Islam Nusantara, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/lantera.v1i2.2776

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali kontribusi dakwah dan filsafat dalam merumuskan pandangan, nilai-nilai, dan pemahaman yang mendorong transformasi sosial yang lebih baik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif-analitik yang berfokus pada dakwah yang terabaikan. Data dikumpulkan melalui dokumentasi, observasi, wawancara. Hasil studi ini menunjukkan bahwa perkembangan dan filsafat dakwah menunjukkan urgensitas filsafat dakwah bagi efektivitas dakwah dalam masyarakat. Melalui analisis literatur dan pendekatan kualitatif, penelitian ini menjelajahi hubungan antara dakwah dan filsafat sebagai dua disiplin yang memiliki potensi untuk memotivasi perubahan sosial. Dakwah, dalam konteks ini, tidak hanya dibatasi pada dimensi agama, tetapi juga melibatkan gagasan-gagasan universal yang dapat memotivasi perubahan sosial yang inklusif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dakwah dan filsafat memiliki peran penting dalam menginspirasi individu dan masyarakat untuk berpikir kritis, menggali nilai-nilai kemanusiaan, dan bertindak menuju perubahan sosial yang lebih adil dan berkelanjutan. Keduanya berkontribusi pada pembentukan kesadaran sosial, etika, dan visi yang diperlukan untuk menciptakan masyarakat yang lebih baik. Penelitian ini juga menggarisbawahi pentingnya dialog antara pemikiran dakwah dan filsafat sebagai sarana untuk meretas jalan menuju perubahan sosial yang positif dan inklusif. Dengan menggabungkan nilai-nilai agama, etika, dan pemikiran kritis, dakwah dan filsafat dapat menjadi kekuatan yang mendorong transformasi sosial yang berkelanjutan dan bermakna.
Dakwah dan Filsafat: Meretas Jalan Menuju Perubahan Sosial Saefulloh, Achmad Fauzia; Widjaya, Cheppy Risnandar Angga
LANTERA: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 1 No. 2 (2023): Juni
Publisher : Universitas Islam Nusantara, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/lantera.v1i2.2776

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali kontribusi dakwah dan filsafat dalam merumuskan pandangan, nilai-nilai, dan pemahaman yang mendorong transformasi sosial yang lebih baik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif-analitik yang berfokus pada dakwah yang terabaikan. Data dikumpulkan melalui dokumentasi, observasi, wawancara. Hasil studi ini menunjukkan bahwa perkembangan dan filsafat dakwah menunjukkan urgensitas filsafat dakwah bagi efektivitas dakwah dalam masyarakat. Melalui analisis literatur dan pendekatan kualitatif, penelitian ini menjelajahi hubungan antara dakwah dan filsafat sebagai dua disiplin yang memiliki potensi untuk memotivasi perubahan sosial. Dakwah, dalam konteks ini, tidak hanya dibatasi pada dimensi agama, tetapi juga melibatkan gagasan-gagasan universal yang dapat memotivasi perubahan sosial yang inklusif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dakwah dan filsafat memiliki peran penting dalam menginspirasi individu dan masyarakat untuk berpikir kritis, menggali nilai-nilai kemanusiaan, dan bertindak menuju perubahan sosial yang lebih adil dan berkelanjutan. Keduanya berkontribusi pada pembentukan kesadaran sosial, etika, dan visi yang diperlukan untuk menciptakan masyarakat yang lebih baik. Penelitian ini juga menggarisbawahi pentingnya dialog antara pemikiran dakwah dan filsafat sebagai sarana untuk meretas jalan menuju perubahan sosial yang positif dan inklusif. Dengan menggabungkan nilai-nilai agama, etika, dan pemikiran kritis, dakwah dan filsafat dapat menjadi kekuatan yang mendorong transformasi sosial yang berkelanjutan dan bermakna.
Implementasi Strategi Pembelajaran Berbasis Proyek dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SDN Bhakti Winaya 223 Kota Bandung Fitria, Ayu; Aldi, Maulana; Sopiah, Neng Siti; Widjaya, Cheppy Risnandar Angga
Tarbiatuna:  Journal of Islamic Education Studies Vol. 5 No. 3 (2025): Tarbiatuna:  Journal of   Islamic Education Studies
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/tarbiatuna.v5i3.9401

Abstract

Islamic Religious Education (PAI) and Character Building in Elementary Schools play a central role in instilling religious values and shaping students character from an early age. Project-Based Learning (PjBL) is an innovative learning strategy that encourages students to be active, creative, and contextual in understanding religious material. This study aims to examine the implementation of project-based PAI learning in elementary schools and analyze its impact on students understanding of Islamic values and the development of social attitudes. The study used a qualitative approach with descriptive analysis methods. Data collection techniques included observation, interviews, and documentation studies. The results indicate that project-based learning strategies in Islamic Religious Education and Character Building can increase student participation, develop religious attitudes, and strengthen social skills. However, several obstacles remain, such as time constraints, lack of teacher training, suboptimal school support, and the lack of development of student critical thinking skills.
Implementasi Program Maghrib Mengaji sebagai Sarana Pembelajaran Al-Quran pada Anak Usia Dini: Studi Deskriptif Kualitatif di TPQ Al Ittihad Kab. Cirebon Hisny Fajrussalam; Widaningsih Widaningsih; Nurdiansyah Nurdiansyah; Luthfiah Nur Istighna; Cucum Nurjanah; Cheppy Risnandar Angga Widjaya
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 22, No 2 (2023): DESEMBER
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v22i2.2546

Abstract

Abstract: Implementation of Maghrib Mengaji Program as a Means of Learning Al-Quran in Early Childhood: A Descriptive Qualitative Study at TPQ Al Ittihad Kab. CirebonThe existence of the maghrib mengaji program is a Muslim tradition that must be maintained and as an effort to promote Qur'anic learning, especially in early childhood. This study was motivated by the researcher's interest in the implementation of the maghrib mengaji program as a means of learning the Qur'an. The purpose of this study is to describe the implementation of the maghrib mengaji program as a means of learning the Qur'an for early childhood. The method used is descriptive qualitative with the research location located at TPQ Al Ittihad Cirebon Regency. The data collection techniques used were observation and interviews. The results of the study obtained data in the form of the history of the maghrib recitation program, the role of the maghrib recitation program for early childhood, the benefits of the maghrib recitation program for early childhood, implementation and obstacles in organizing the maghrib recitation program.Abstrak: Implementasi Program Maghrib Mengaji sebagai Sarana Pembelajaran Al-Quran pada Anak Usia Dini: Studi Deskriptif Kualitatif di TPQ Al Ittihad Kab. CirebonKeberadaan program maghrib mengaji menjadi tradisi umat islam yang harus dipertahankan keberadaannya dan sebagai upaua mengemalkan pembelajaran Al-Qur'an khususnya pada anak usia dini. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketertarikan peneliti terhadap penyelenggaraan program magrib mengaji sebagai sarana pembelajaran Al-Qur'an. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan penyelenggaraan program maghrib mengaji sebagai sarana pembelajaran Al-Qur'an untuk anak usia dini. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan lokasi penelitian bertempat di TPQ Al Ittihad Kabupaten Cirebon. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Hasil penelitian mendapatkan data berupa sejarah program maghrib mengaji, peran program maghrib mengaji untuk anak usia dini , manfaat program maghrib mengaji untuk anak usia dini,  implementasi serta hambatan dalam penyelenggaraan program maghrib mengaji.
Optimalisasi Pengelolaan Data Dan Notulensi Melalui Pelatihan Digitalisasi (PADI) Untuk Pemberdayaan Ibu-Ibu PKK Cheppy Risnandar Angga Widjaya; Yoan Nurazizah; Sekar Asti Astuti; Nurjanah; Cindy Rahmawati; Siska Marlina; Lusy Meilani Nur’aeni Rohmah; Reza Deniarti; Lina Farhatun Nisa; Elit Pustikasari; Sonjaya Sonjaya; Khairil Fikri; Hisny Fajrussalam
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 10 : November (2024): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article discusses using digital technology to increase administrative efficiency in community organizations such as the PKK. The service focuses on providing training in using Microsoft Word and Excel to PKK women in Pangauban Village to overcome manual administration challenges. The research method used is community-based participatory research (CBPR), which involves the active participation of service subjects. The results show an increase in participants' digital skills, efficiency in managing data and minutes, and an increase in participants' confidence in using technology. This program positively impacts the empowerment of PKK women and has the potential to develop technology initiatives at the village level.