Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

DAMPAK KESALAHAN BERBAHASA INDONESIA TERHADAP MAHASISWA DAN KESEJAHTERAAN LINGKUNGAN PERKULIAHAN Agustin, Fikri; Purba, Tantory Yahya; Ujung, Samuel Bahagia Fernando; M. Surip
Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 7 No. 2 (2025): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6734/argopuro.v7i2.12080

Abstract

Kesalahan bahasa Indonesia di lingkungan perkuliahan dapat menimbulkan dampak yang signifikan bagi mahasiswa dari aspek akademik maupun sosial. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bentuk-bentuk dari kesalahan berbahasa yang sering terjadi di kalangan mahasiswa serta dampak yang timbul terhadap kesejahteraan lingkungan perkuliahan. Metode yang dipakai adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data, yakni observasi dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian yang ada, kesalahan berbahasa di lingkungan perkuliahan meliputi penggunaan ejaan tidak baku, struktur kalimat yang kurang tepat, Kesalahan dalam berbahasa dapat menghambat pemahaman materi kuliah, menurunkan kualitas komunikasi akademik, bahkan memengaruhi interaksi social antar mahasiswa. Bukan itu saja, kesalahan berbahasa juga dapat merusak kelestarian lingkungan perkuliahan karena banyak kesalahpahaman dari dosen dan teman seakademik juga.
Utilization of Google Sites Application in Improving Short Story Writing Skills of Grade IX Students of SMP Swasta Amalia Medan Titin Mariani; Wisman Hadi; M. Surip
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i3.6602

Abstract

This research is motivated by students' lack of interest in reading short stories because learning resources and learning media that are interesting and interactive are limited or inadequate. This causes the interaction is not well established between students and teachers in learning. Thus resulting in low learner ability in writing short stories. Learners need learning media to help teaching and learning activities in the classroom so that learning is more varied. This study aims to describe the utilization of Google Sites learning media in learning short stories. The research method in this study is descriptive qualitative with an emphasis on case study research. The data analysis techniques used were descriptive analysis techniques carried out to assess the characteristics of a data using an analysis model and the results of written tests carried out in the form of pre-test and post-test scores for writing short stories. The subjects of this study were ninth grade students at SMP Swasta Amalia Medan as many as 36 students. The results prove that learning short story text using Google Sites media can improve students' short story writing skills. This is evidenced by the comparison of the students' pre-test average score of 72.33 increased to 88.44.
Pembelajaran Bahasa Indonesia sebagai Media Edukatif dalam Mencegah dan Menanggulangi Bullying di Lingkungan SMP Muthia Ayunda Br Situmorang; Nadya Syahla Athaillah; Nurliza Mawar; M. Surip
AT-TAKLIM: Jurnal Pendidikan Multidisiplin Vol. 2 No. 9 (2025): At-Taklim: Jurnal Pendidikan Multidisiplin (Edisi September)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/at-taklim.v2i9.986

Abstract

This study examines the role of Indonesian language learning as an educational medium in preventing and addressing bullying in junior high schools. Bullying remains a serious issue as it not only causes physical harm but also affects students’ psychology, leading to loss of self-confidence, trauma, and disruption of the learning process. This research employed a qualitative approach with library research and content analysis methods. Data were collected through a review of journals, academic articles, online publications, and news sources related to bullying and character education. The findings indicate that Indonesian language learning plays a strategic role, not only as a means of communication but also as a medium for character building. Teachers can integrate moral values, ethics, and politeness in language use through teaching materials, discussions, and role-playing methods, enabling students to become more sensitive to humanity, empathy, and mutual respect. This implementation has proven effective in raising students’ awareness of the dangers of bullying while fostering positive behaviors in daily interactions. Therefore, Indonesian language learning can serve as an effective medium for preventing and overcoming bullying in the school environment.
Analisis Perbandingan Ideologi Bahasa Iklan Gofood dan Grabfood Melalui Analisis Wacana Kritis Fairclough Sherly Anggreni Hasari Br Ginting; M. Surip; Syairal Fahmy Dalimunthe
JURNAL RISET RUMPUN ILMU PENDIDIKAN Vol. 4 No. 3 (2025): Desember : JURRIPEN : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurripen.v4i3.6955

Abstract

The findings of this study reveal that the GoFood advertisement titled “Breaking News” and the GrabFood advertisement “Hematematika” serve not only as promotional tools but also as media that shape consumer mindsets and behavior. Both advertisements strategically employ language, narrative, and structure to highlight the ideas of efficiency and modernity, which align with the demands of contemporary digital society. The GoFood advertisement presents a serious narrative that emphasizes economic issues, while GrabFood adopts a humorous approach and wordplay to establish a lighter and more entertaining connection with the audience. This analysis was conducted using a descriptive qualitative approach by examining video advertisements on YouTube, with a particular focus on persuasive language and visual representation. In this sense, advertisements are understood not merely as marketing strategies, but as communicative practices embedded with ideology. Through the messages they convey, the ads promote values of efficiency, frugality, and modernity, which ultimately influence the construction of consumer identity and behavior. The study applies Norman Fairclough’s Critical Discourse Analysis framework, which consists of textual analysis, discursive practice, and socio-cultural context. This approach allows researchers to explore how language in advertisements contributes to the construction of social reality, communicates particular perspectives, and encourages audiences to respond actively.
PENGARUH PENGGUNAAN BAHASA GAUL DALAM MEDIA SOSIAL DALAM KEDUDUKAN / PENGGUNAAN BAHASA BAHASA YG BAIK DAN BENAR Pardede, Bes Hendi Rio; Fitria, Rizky Iqna; Saragih, Vena Yurinda; M. Surip
Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 7 No. 1 (2025): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6734/argopuro.v7i1.11990

Abstract

Penggunaan bahasa gaul di media sosial semakin meningkat, memengaruhi kedudukan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampaknya terhadap struktur dan kaidah bahasa Indonesia menggunakan metode wawancara. Responden terdiri dari remaja, mahasiswa, dan pekerja profesional untuk memahami perspektif mereka mengenai penggunaan bahasa gaul dalam komunikasi sehari-hari. Hasil podcast yang dilakukan menunjukkan bahwa bahasa gaul lebih sering digunakan dalam komunikasi informal karena sifatnya yang santai dan mudah dipahami. Namun, penggunaan berlebihan dapat mengurangi kemampuan dalam berbahasa formal, terutama dalam konteks akademik dan profesional. Selain itu, bahasa gaul sering menyebabkan ambiguitas makna dan menurunkan pemahaman terhadap bahasa baku. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa meskipun bahasa gaul memiliki fungsi sosial dalam komunikasi, keseimbangan dalam penggunaannya perlu diperhatikan agar tidak menggeser kedudukan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
ANALISIS PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA DALAM LINGKUNGAN MAHASISWA DI UNIVERSITAS NEGERI MEDAN Kusfa, Bunga Diviya; Surbakti, Giovani Br; M. Surip
Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 7 No. 2 (2025): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6734/argopuro.v7i2.12027

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan bahasa Indonesia dalam lingkungan mahasiswa di Universitas Negeri Medan. Fokus utama penelitian ini adalah melihat bagaimana mahasiswa menggunakan bahasa Indonesia dalam berbagai konteks, baik formal maupun nonformal, serta faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaannya. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner berbasis Google Form yang disebarkan kepada mahasiswa dari berbagai fakultas. Metode analisis data yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif, di mana data yang diperoleh dianalisis dengan teknik statistik deskriptif untuk menggambarkan pola penggunaan bahasa Indonesia dalam lingkungan akademik dan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa menggunakan bahasa Indonesia dalam komunikasi akademik, namun dalam situasi informal, penggunaan bahasa campuran antara bahasa Indonesia dan bahasa daerah atau bahasa asing cukup dominan. Faktor-faktor seperti kebiasaan, lingkungan pergaulan, dan pengaruh media sosial menjadi faktor utama yang memengaruhi variasi penggunaan bahasa. Temuan ini diharapkan dapat memberikan wawasan mengenai dinamika penggunaan bahasa Indonesia di kalangan mahasiswa serta menjadi bahan pertimbangan bagi institusi pendidikan dalam merancang kebijakan kebahasaan yang lebih efektif.
ANALISIS PENGGUNAAN BAHASA BAKU DI TIKTOK DAN RESPONS PENGGUNANYA DI KALANGAN MAHASISWA UNIVERSITAS NEGERI MEDAN Tarigan, Bali Sahputri Br; Sihombing, Valeri Agatha Br; Siregar, Vauline Christin Octavia; M. Surip
Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 7 No. 2 (2025): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6734/argopuro.v7i2.12029

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan bahasa baku di TikTok serta respons mahasiswa Universitas Negeri Medan (UNIMED) terhadapnya. Dengan pendekatan kuantitatif dan metode deskriptif, data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 100 mahasiswa aktif UNIMED yang menggunakan TikTok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa lebih sering menggunakan bahasa tidak baku (76%) dalam interaksi mereka di TikTok, dengan alasan kenyamanan, kebiasaan dalam percakapan sehari-hari, serta pengaruh tren media sosial. Sebaliknya, hanya 24% yang lebih memilih menggunakan bahasa baku, terutama dalam konten edukatif dan formal. Respons terhadap penggunaan bahasa baku di TikTok bervariasi; sebagian mahasiswa menganggap bahasa baku terlalu formal dan tidak sesuai dengan gaya komunikasi di TikTok, namun ada juga yang menyadari pentingnya bahasa baku dalam konteks edukatif. Penelitian ini juga menemukan bahwa faktor jenis kelamin dan latar belakang akademik mempengaruhi preferensi penggunaan bahasa. Laki-laki lebih dominan menggunakan bahasa tidak baku, sementara mahasiswa dari jurusan Pendidikan Bahasa cenderung lebih memperhatikan penggunaan bahasa baku. Secara keseluruhan, meskipun bahasa tidak baku lebih dominan di TikTok, bahasa baku tetap dihargai dalam konteks tertentu, terutama dalam konten formal dan edukatif. Penelitian ini menyarankan perlunya pendekatan kreatif untuk mengedukasi mahasiswa dalam menjaga keseimbangan antara penggunaan bahasa baku dan tidak baku di era digital.
KETIKA BAHASA DAERAH MENJADI ALASAN BULLYING: STUDI KASUS DI LINGKUNGAN PENDIDIKAN Tamba, Lauren Teresia; M. Surip; Munthe, Nia Elovani; Saragih, Novaria Br
Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 7 No. 2 (2025): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6734/argopuro.v7i2.12043

Abstract

Fenomena bullying berbasis bahasa daerah merupakan masalah sosial yang sering terjadi di lingkungan pendidikan, namun masih minim mendapat perhatian akademik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana penggunaan bahasa daerah dapat menjadi alasan terjadinya bullying di sekolah serta dampaknya terhadap korban. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara mendalam kepada siswa, guru, dan pihak terkait di lingkungan pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bahasa daerah tertentu sering dikaitkan dengan stereotip negatif, yang memicu tindakan ejekan, diskriminasi, dan eksklusi sosial terhadap individu yang menggunakan bahasa tersebut. Selain itu, faktor lingkungan, kurangnya kesadaran budaya, serta pengaruh media turut memperkuat pola bullying berbasis bahasa daerah. Dampak dari fenomena ini meliputi penurunan rasa percaya diri, stres, hingga keengganan korban untuk menggunakan bahasa daerahnya di ruang publik. Penelitian ini merekomendasikan perlunya sosialisasi kesadaran multikultural serta kebijakan sekolah yang lebih inklusif untuk mencegah diskriminasi berbasis bahasa.
DAMPAK KESALAHAN BERBAHASA INDONESIA TERHADAP MAHASISWA DAN KESEJAHTERAAN LINGKUNGAN PERKULIAHAN Agustin, Fikri; Purba, Tantory Yahya; Ujung, Samuel Bahagia Fernando; M. Surip
Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 7 No. 2 (2025): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6734/argopuro.v7i2.12080

Abstract

Kesalahan bahasa Indonesia di lingkungan perkuliahan dapat menimbulkan dampak yang signifikan bagi mahasiswa dari aspek akademik maupun sosial. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bentuk-bentuk dari kesalahan berbahasa yang sering terjadi di kalangan mahasiswa serta dampak yang timbul terhadap kesejahteraan lingkungan perkuliahan. Metode yang dipakai adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data, yakni observasi dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian yang ada, kesalahan berbahasa di lingkungan perkuliahan meliputi penggunaan ejaan tidak baku, struktur kalimat yang kurang tepat, Kesalahan dalam berbahasa dapat menghambat pemahaman materi kuliah, menurunkan kualitas komunikasi akademik, bahkan memengaruhi interaksi social antar mahasiswa. Bukan itu saja, kesalahan berbahasa juga dapat merusak kelestarian lingkungan perkuliahan karena banyak kesalahpahaman dari dosen dan teman seakademik juga.
Analisis Kemampuan Literasi Sains di Sekolah Dasar Kota Medan Mikael Pardomuan Hutabarat; Bonita Manullang; Anggreni Tamba; M. Surip
Morfologi : Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya Vol. 3 No. 2 (2025): April : Morfologi : Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya
Publisher : Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/morfologi.v3i2.1540

Abstract

This study aims to analyze the science literacy skills of students in primary schools in Medan City. The method used was a quantitative approach with a descriptive design. Data were collected through a science literacy test given to 31 students from 3 primary schools. The results showed that students' science literacy skills were still at a low level, with only 28% of students achieving an adequate level of literacy. The findings indicate the need for improvement in science teaching in primary schools to improve students' science literacy skills. This research is expected to provide insights for educators and policy makers in formulating more effective strategies to improve science literacy among primary school students.