Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Analisis Profil Lipid pada Pasien Penyakit Jantung Koroner di Poli Jantung RSPAD Gatot Soebroto Periode Januari-Juni 2023 Anata, Ineke Putri; Yasmin, Intan Farida
Junior Medical Journal Vol. 3 No. 3 (2025): Maret 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v3i3.4745

Abstract

Latar Belakang: Penyakit Jantung Koroner (PJK) masih menjadi penyebab kematian utama di dunia. Akumulasi plak pada arteri koroner, yang sering dipicu oleh penumpukan lipid, merupakan faktor utama penyebab PJK. Profil lipid menjadi indikator penting dalam menilai risiko dan kontrol pengobatan PJK. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profil lipid pada pasien yang telah di diagnosis PJK di poli jantung RSPAD Gatot Soebroto. Metode: Penelitian ini merupakan studi observasional deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian terdiri dari 84 pasien PJK yang telah dikonfirmasi diagnosisnya melalui EKG,CT scan koroner, atau angiografi. Variabel yang diukur meliputi kolesterol total, trigliserida, High Density Lipoprotein (HDL), dan Low Density Lipoprotein (LDL). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa 38,6% pasien mengalami penyakit PJK dengan 1 vessel disease dan lebih dari setengah sampel berusia kurang dari 60 tahun. Meskipun sebagian besar pasien memiliki kadar trigliserida (64,3%), Total Kolesterol (64,3%), dan HDL (53,6%) dalam rentang normal, terdapat proporsi yang cukup signifikan (63,1%) dengan kadar LDL abnormal. Kesimpulan: Studi ini menunjukkan bahwa meskipun banyak pasien PJK memiliki profil lipid yang normal, masih terdapat proporsi yang cukup besar dengan kadar LDL abnormal. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi terhadap abnormalitas profil lipid pada pasien PJK, serta untuk mengevaluasi efektivitas intervensi yang bertujuan untuk memperbaiki profil lipid.
Hubungan Sedentary Life dan Durasi Screentime Terhadap Risiko Penyakit Jantung Koroner pada Pegawai RS Insan Permata, Kota Tangerang Selatan 2024 Bagaskara, muhammad; Intan Farida Yasmin; Komalasari, Rita
Junior Medical Journal Vol. 3 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v3i6.4892

Abstract

Sekitar 31% populasi global yang berusia ≥15 tahun tidak cukup aktif secara fisik, sehingga menyebabkan 3,2 juta kematian setiap tahun. Di Indonesia, gaya hidup sedenter meningkat dari 26,1% (2013) menjadi 33,5% (2018), dengan 24,1% penduduk menjalani perilaku sedenter ≥6 jam per hari. Perilaku sedenter menyumbang sepertiga kematian akibat penyakit jantung koroner (PJK) di AS, dengan 1,9 juta kematian dini menurut WHO. Studi ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara gaya hidup sedenter dan screentime gawai terhadap risiko PJK terhadap pegawai di RS Insan Permata, Kota Tangerang Selatan. Penelitian ini menggunakan kuesioner Framingham Risk Score (FRS), 18 items screen time questionnare”, Sedentary Behavior Questionnaire (SBQ). Penelitian ini menunjukkan bahwa 66,3% pegawai memiliki gaya hidup sedenter, 88,1% memiliki screentime tinggi, dan 98% berisiko rendah terhadap PJK. Analisis bivariat menggunakan korelasi Spearman menunjukkan bahwa tidak ada hubungan signifikan antara durasi tidur (p = 0,086) maupun screentime (p = 0,604) dengan risiko penyakit jantung koroner (PJK), karena kedua nilai p melebihi 0,05. Sebaliknya, faktor usia dan jenis kelamin menunjukkan hubungan signifikan terhadap risiko PJK, dengan nilai p masing-masing di bawah 0,05.