Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Strategi Dakwah Ustaz Ahmad Yazim dalam Menanamkan Nilai-Nilai Keislaman di Desa Jaharun B Kecamatan Galang M. Berkah Riski Lubis; Dori Chandra
Bashirah Vol 4 No 1 (2023): Bashirah
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51590/bashirah.v4i1.477

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi dakwah yang digunakan oleh Ustaz Ahmad Yazim di Desa Jaharun B Kecamatan Galang dan mengetahui hambatan dakwahnya. Jenis penelitian adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi yang sudah dituliskan dalam cacatan lapangan, studi .dokumentasi seperti dokumentasi pribadi, dokumen resmi, foto, gambar, dan sebagainya. Analsis data menggunakan metode deskriptif kualitatif yaitu analisis data menguraikan data berupa kalimat atau kata-kata. Data kualitatif berupa observasi atau cacatan pengamatan, rekaman wawancara akan dianalisis kualitatif dengan tahapan: penyederhanaan data, pemaknaan, paparan data, pengelompokan data sesuai dengan fokus masalah, dan menyimpulkan hasil analisis. Hasil dari penelitian ini mendapatkan bahwa Ustaz Ahmad Yazim menggunakan strategi mujadalah, hikmah, dan mauidzah al hasanah. Hambatan atau kendala yang didapati yaitu adanya kelompok masyarakat yang menolak dakwahnya, kesibukan masyarakat dengan pekerjaan, dan kurang memahami materi yang disampaikan oleh beliau.
Strategi Komunikasi Ustaz Sugito dalam Membina Organisasi Remaja Masjid Baiturrahman Desa Nogorejo Galang Syahputra, Marjuki; Dori Chandra
Bashirah Vol 5 No 1 (2024): Bashirah
Publisher : ASSUNNAH PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51590/bashirah.v5i1.709

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi strategi komunikasi Ustaz Sugito dalam membina remaja Masjid Baiturrahman di Desa Nogo-Rejo, Kecamatan Galang. Metode penelitian kualitatif digunakan dengan sumber data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Data dianalisis menggunakan pendekatan Miles dan Huberman yang mencakup pengumpulan, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dijamin melalui ketekunan pengamatan dan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ustaz Sugito menerapkan berbagai strategi, termasuk pembinaan rutin, kepedulian tinggi, kegiatan olahraga rutin, acara tahunan, pengajian remaja, serta partisipasi dalam kegiatan masyarakat. Strategi-strategi ini efektif dalam membina remaja masjid Baiturrahman. Faktor pendukung utama yang ditemukan adalah dukungan dari masyarakat dan pemerintah Desa Nogo-Rejo, yang sangat membantu dalam pelaksanaan program-program pembinaan. Namun, kendala yang dihadapi terutama berkaitan dengan faktor ekonomi, yang terkadang menghambat pelaksanaan kegiatan secara optimal. Penelitian ini memberikan wawasan penting tentang bagaimana pendekatan komunikasi yang strategis dapat digunakan secara efektif dalam pembinaan remaja di lingkungan masjid, serta menunjukkan pentingnya dukungan komunitas dan pemerintah dalam keberhasilan program tersebut.
Strategi Dakwah Badan Kenaziran Musholla Ar-Ridho Desa Bangun Sari, Kecamatan Tanjung Morawa dalam Meningkatkan Aktivitas Dakwah di Musholla Ar-Ridho Ra’uf, Raihan Shidqi; Setiawan, Daryanto; Chandra, Dori
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.25184

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi strategi dakwah badan kenaziran Musholla Ar-Ridho, Desa Bangun Sari, Kecamatan Tanjung Morawa dalam meningkatkan aktivitas dakwah. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologi, melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data mengikuti model Miles dan Huberman, meliputi pengumpulan data, reduksi, penyajian, serta verifikasi, dengan pemeriksaan keabsahan menggunakan triangulasi. Hasilnya menunjukkan strategi dakwah berupa pendekatan sosial, pemberian jabatan kepada tokoh masyarakat, transparansi keuangan, keterbukaan terhadap perbedaan, majelis ilmu, musyawarah, kolaborasi dengan organisasi TAMORA Mengaji, integrasi jadwal kajian, dan pencarian donatur.
Kajian Literatur: Persepsi dan Praktik Komunikasi Asertif Sebagai Strategi Penyelesaian Konflik Dori Chandra; Suhendri
Bashirah Vol 6 No 1 (2025): Bashirah
Publisher : Prodi Komunikasi Penyiaran Islam Sekolah Tinggi Agama Islam As-Sunnah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51590/bashirah.v6i1.883

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengulas persepsi dan praktik komunikasi asertif sebagai strategi penyelesaian konflik melalui pendekatan studi pustaka. Literatur yang dikaji mencakup publikasi dalam kurun waktu 10 tahun terakhir yang relevan dengan tema komunikasi asertif dalam konteks konflik interpersonal maupun kelompok. Komunikasi asertif dianggap sebagai alat yang efektif dalam mengelola konflik, karena memungkinkan individu untuk mengekspresikan pendapat, perasaan, dan kebutuhan mereka secara jelas, terbuka, dan jujur tanpa merugikan atau mengancam orang lain. Dengan menelaah berbagai literatur, termasuk artikel ilmiah, buku, dan studi kasus, penelitian ini menemukan bahwa meskipun komunikasi asertif telah banyak dipahami, implementasinya dalam praktik masih sering terhambat oleh faktor-faktor psikologis seperti rasa takut, kecemasan, dan rendahnya kepercayaan diri, serta faktor sosial seperti norma budaya dan tekanan kelompok. Hasil analisis menunjukkan bahwa pemahaman yang mendalam tentang prinsip-prinsip komunikasi asertif serta penguatan kemampuan aplikatifnya dapat meningkatkan efektivitas penyelesaian konflik. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pelatihan komunikasi asertif yang terstruktur untuk membangun keterampilan interpersonal yang lebih baik, serta mendorong penelitian lanjutan secara empiris guna menguji efektivitas komunikasi asertif dalam berbagai konteks konflik yang berbeda.
Enhancing Islamic Religious Learning and Quranic Reading Through KKN-Thematic Program: A Case Study in Ridan Permai Village Pardosi, Fakhrurrozi; Sinaga, Sopian; Dasa Syawal Syahputra; Dori Chandra; Candra Gunawan; Zulham Effendi
As-sunnah: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 4 (2024): AL-ARKHABiiL: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : ASSUNNAH PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51590/jpm_assunnah.v4i4.755

Abstract

This study evaluates the contribution of Thematic Community Service Program (KKN-T) students from the Islamic College (STAI) As-Sunnah in enhancing children's enthusiasm for Islamic religious learning and Quranic reading in Ridan Permai Village. Using a qualitative descriptive method with an Asset Based Community Development (ABCD) approach, data were collected before and after intervention through observation, interviews, and activity documentation. Results show significant improvements in children's enthusiasm for Islamic studies and Quranic reading abilities following KKN-T student interventions through various learning activities such as Quran memorization and tahsin circles, Arabic language learning, prophetic biography studies, ablution and adhan practice training, and Islamic competitions. Community participation in village religious activities also increased. These findings demonstrate that the KKN-T program can serve as an effective model for enhancing learning enthusiasm and community engagement in religious education at the local level.
Kolaborasi Akademisi, Mahasiswa, dan Relawan Dalam Tanggap Darurat Bencana Banjir Aceh Tamiang: Model Distribusi Bantuan Berbasis Participatory Action Research Dori Chandra; Karo, TIY Kusmarrabbi; Taufik Hidayat; Indra, Indra; Andri Rivai; Ritonga, Ade Muhammad
As-sunnah: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No SI-1 (2025): Community-Based Disaster Response and Recovery after Floods in North Sumatra,
Publisher : ASSUNNAH PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51590/jpm_assunnah.v5iSI-1.1200

Abstract

The floods that hit Aceh Tamiang Regency, Nanggroe Aceh Darussalam Province in November 2025 have seriously affected people's lives. Thousands of homes were submerged, access roads were cut off, infrastructure was damaged, and it's been hard to supply people's basic needs. This emergency situation requires a quick and coordinated response from various parties, including colleges and universities. This community service project aims to provide humanitarian assistance to flood victims through the distribution of basic food supplies, medicines, and other essential items. The partners in this community service project are the flood-affected communities in four locations (Buluh Butung Village, Purwodadi, Kota Lintang Bawah, and Landu) and the Aceh Tamiang Regional General Hospital. The method used is adapted from the principles of participatory action research, which includes team coordination, fundraising, procurement of aid, and distribution through direct delivery, assembly points, and door-to-door visits. The implementation team consisted of 42 people (7 lecturers, 5 students, and 30 volunteers) who successfully raised Rp 138,500,000. The activities were carried out on 5 and 8 November 2025 at five distribution points. The results of the community service programme show that 270 households (approximately 855 people) successfully received assistance in the form of 250 food packages, hundreds of bales of clothing, thousands of medicines and medical supplies, and other essential items. The community responded very positively with great enthusiasm, and the distribution ran smoothly. Feedback from beneficiaries indicated that the food parcels and medicines were highly effective in providing basic necessities, although there were still ongoing needs such as emergency tents, sleeping equipment, and water storage containers. This community service initiative demonstrated the importance of collaboration between colleges or universities, students, and volunteers in rapid disaster response, as well as the effectiveness of multi-location distribution adjusted to actual conditions on the ground.
Cross-national Philanthropic Collaboration in The ‘Tebar Qurban 1447 H’ Program: Service-Learning And Asset-Based Empowerment in Partner Villages Dori Chandra; Muslim Muslim; Muhamad Ashraf bin Abdul Rahiman; Taufik Hidayat; Latiful Ilham Ujung; Irgan Khairul Mahfidz; Muhammad Luqman El Hakim
As-sunnah: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): AL-ARKHABiiL: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : ASSUNNAH PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51590/jpm_assunnah.v6i2.1362

Abstract

At grassroots level, the Qurban ritual is often limited to a seasonal charitable activity that has yet to address the aspect of empowerment; consequently, a management model is required that can transform it into a means of strengthening the community. The Tebar Qurban 1447 H program is a community service initiative resulting from the collaboration of three cross-national institutions, namely STAI As-Sunnah Deli Serdang, the Arrisalah Humanitarian Care Foundation (Indonesia), and the Bayaan Association (Singapore). This article aims to analyse the implementation and impact of the program, which has been integrated into the Qafilah Dakwah activities. The implementation method combined the five-stage Asset -Based Community Development (ABCD) with a service-learning cycle, involving 15 groups of students deployed to 15 target villages in North Sumatra for approximately ten days (17–28 May 2026), culminating in the slaughter on 10 Zulhijah 1447 H (27 May 2026). The results showed the management and slaughter of 45 sacrificial animals, the meat of which was distributed to communities in the 15 villages, alongside 1,014 da’wah and educational activities benefiting 17,197 people, as well as 21 Friday sermons attended by 1,117 worshippers. This programme underscores that structured, cross-national philanthropic collaboration can transform the Qurbani ritual into an instrument of empowerment, whilst also serving as a means of instilling values and strengthening students’ soft skills—in line with the Tridharma of Higher Education.
Therapeutic Communication and Post-Disaster Psychological Recovery Among Muslim Survivors Zainun; Zeira Salim Ritonga; Nurrahman; Gusti Prabowo; Dori Chandra
Kartika: Jurnal Studi Keislaman Vol. 6 No. 2 (2026): Kartika: Jurnal Studi Keislaman (May)
Publisher : Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPT NU) PCNU Kabupaten Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59240/kjsk.v6i2.1178

Abstract

Post-disaster psychosocial support in Muslim communities is still poorly understood, especially regarding the role of religious-based therapeutic communication in psychological recovery. The study examined the relationship between therapeutic communication and post-disaster psychological recovery while exploring culturally specific recovery mechanisms among Muslim disaster survivors. The design of the sequential explanation mixture method is used. Quantitative data were collected from 60 adult flash flood survivors using validated measures of therapeutic communication and psychological recovery, followed by in-depth interviews with 12 informants who were randomly selected to explain the quantitative findings. Quantitative analysis showed a positive yet modest relationship between therapeutic communication and psychological recovery, with stronger associations observed in future orientation and social functioning than in emotional stability. The qualitative findings identified five interrelated themes that highlight the importance of empathic listening, Islamic spiritual communication, peer social support, avoiding non-empathic responses, and tawakal-based expectations in the recovery process. The integration of the two strands suggests that therapeutic communication provides a relational foundation for recovery, while Islamic spiritual communication and community social support serve as a culturally based mechanism that reinforces psychological adaptation. The study proposes a bio-psycho-social-spiritual therapeutic communication model with practical implications for culturally responsive post-disaster psychosocial interventions in Muslim communities.