Gagal ginjal kronik (GGK) merupakan masalah kesehatan global yang mengharuskan pasien menjalani hemodialisis seumur hidup dan mematuhi pembatasan diet yang ketat. Kepatuhan diet dipengaruhi oleh faktor psikologis internal, terutama pengetahuan dan self-efficacy yang berlandaskan teori perilaku kesehatan dan teori self-efficacy. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan pengetahuan dan self-efficacy dengan kepatuhan diet pada pasien GGK di Ruang Hemodialisa RSUD Undata Prov. Sulawesi Tengah. Desain cross-sectional analitik digunakan dengan 55 responden dipilih melalui purposive sampling. Analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil: pengetahuan Baik (60,0%), self-efficacy Yakin (60,0%), patuh diet (70,9%). Terdapat hubungan bermakna pengetahuan–kepatuhan (χ²=34,117; p=0,000) dan self-efficacy–kepatuhan (χ²=33,846; p=0,000; Fisher Exact p=0,000). Intervensi keperawatan berbasis self-efficacy direkomendasikan sebagai strategi utama meningkatkan kepatuhan diet pasien hemodialisis.