Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

EDUKASI PENCEGAHAN STUNTING MELALUI PEMBERIAN MAKANAN BERGIZI PROGRAM MAHASISWA KKN UNIVERSITAS RIAU Nur El Fajri; Della Ghatri; Putri Meylika Marbun; Kie Roger Nasution; Priti Anjelina Lestari; Alvito Resaldy; Silsilia Wulan Dika; Vista Cindy; Wargi Febriesta; Indah Wulandari; Azzahra Ramadhani
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.18480

Abstract

Stunting adalah suatu permasalahan gizi kronis yang terjadi karena asupan zat gizi yang kurang dalam jangka waktu lama yang menyebabkan gangguan pertumbuhan, serta ditandai dengan tinggi badan yang tidak sesuai dengan umur. Kejadian stunting dapat disebabkan oleh dua faktor, yaitu faktor langsung dan faktor tidak langsung. Faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada anak di Indonesia diantaranya yaitu pengetahuan dan sikap ibu terhadap asupan nutrisi baik selama hamil maupun setelah anak lahir terutama saat awal kehidupan anak. Oleh karena hal tersebut upaya pencegahan melalui kegiatan sosialisasi pencegahan stunting kepada masyarakat, khususnya ibu dan remaja. Sosialisasi pencegahan stunting bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat Desa Luai tentang penyebab, gejala, dan ciri stunting dan pentingnya gizi seimbang dan penerapan pola hidup sehat. Sosialisasi pencegahan stunting dilakukan dengan penyampaian materi stunting seperti ciri stunting, penyebab stunting, dan cara pencegahan, kemudian mengadakan pembagian makanan bergizi seimbang yang murah dan mudah didapatkan agar masyarakat khususnya ibu dan remaja dapat diterapkan. Diharapkan penekanan pada asupan gizi yang tepat dapat mengurangi kasus stunting dan peningkatan kesejahteraan anak-anak secara global.
Pelatihan Penguatan Kompetensi Guru Sekolah Dasar dalam Melaksanakan Penelitian Tindakan Kelas di Kota Pekanbaru Hendri Marhadi; Erlisnawati Erlisnawati; Devi Risma; Donal Donal; Sisk Mardes; Matsuinda Matsuinda; Raudha Nur Hidayah Al Jannah; Vista Cindy; Samsinar Samsinar; Elvina Syahfrika; Raissa Khumaira; Sastra Anjani; Islahul Adila Rahma
Unri Conference Series: Community Engagement Vol 7 (2025): Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/unricsce.7.225-229

Abstract

This activity aims to improve the professional competence of elementary school teachers in implementing Classroom Action Research (CAR) as an effort to strengthen teachers' reflective and innovative capacity in the learning process. The training was conducted at SD Negeri 147 Pekanbaru, involving 60 teachers from various elementary schools in Pekanbaru City. The activity implementation method used a participatory approach through several stages, namely initial observation, focus group discussion (FGD), training, mentoring, and evaluation. The results of the activity showed that the CAR training had a significant impact on improving teachers' understanding, motivation, and skills in preparing proposals and implementing CAR. Teachers gained direct experience in designing, implementing, and reporting research results relevant to learning problems in the classroom. This activity also fostered a collaborative culture among teachers and strengthened reflective abilities in continuously improving learning practices. Thus, CAR training and mentoring activities have proven effective as a strategy for developing teacher professionalism in realizing quality learning in elementary schools.
BULLYING TERHADAP ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DALAM LINGKUNGAN PENDIDIKAN INKLUSIF Vista Cindy; Neni Hermita; M. Jaya Adi Putra
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4423

Abstract

Bullying terhadap Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) merupakan salah satu persoalan krusial dalam penyelenggaraan pendidikan inklusif karena dapat menghambat terciptanya lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan ramah bagi semua peserta didik. Urgensi penelitian ini terletak pada masih tingginya kasus perundungan yang dialami ABK di sekolah dasar inklusif, yang berdampak negatif pada perkembangan sosial-emosional dan motivasi belajar siswa ABK. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk bullying yang dialami ABK, mengidentifikasi faktor penyebabnya, serta menganalisis strategi guru dalam menangani kasus bullying di lingkungan sekolah inklusif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analitis, melalui teknik observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ABK kerap mengalami bullying verbal, seperti ejekan dan hinaan terkait keterbatasan fisik maupun perilaku, serta bullying fisik ringan berupa dorongan dan jahilan, serta pengucilan dalam kegiatan kelompok. Faktor penyebab utamanya adalah kurangnya pemahaman siswa reguler mengenai keberagaman dan karakteristik ABK, serta budaya sekolah yang belum sepenuhnya inklusif. Selain itu, bullying berdampak pada menurunnya motivasi belajar, ketidaknyamanan psikologis, serta keterbatasan interaksi sosial antara ABK dan teman sebaya. Kesimpulannya, penanganan bullying membutuhkan strategi komprehensif melalui identifikasi kasus, edukasi nilai empati, pembinaan perilaku, kolaborasi dengan orang tua, serta penguatan budaya sekolah inklusif untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan bebas diskriminasi bagi ABK.