Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Penentuan Titik Lokasi Gangguan Menggunakan Simulasi Short Circuit Etap Untuk Mempercepat Recovery Time Di PT. PLN (Persero) Ulp Palangka Raya Barat peny puspayanti; saiful karim
EEICT (Electric, Electronic, Instrumentation, Control, Telecommunication) Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/eeict.v3i1.6565

Abstract

Listrik dihasilkan dari pembangkit listrik yang kemudian ditransmisikan melalui jaringan transmisi lalu didistribsikan ke konesumen untuk dimanfaatkan dalam kehidupan seharihari. Proses penyaluran ini tidak lepas dari gangguan yang timbul akibat dari faktor bahan/jenis penghantar dan faktor jarak. Gangguan yang biasa timbul pada proses penyaluran adalah gangguan hubung singkat. Gangguan hubung singkat terdiri dari 4 jenis, yaitu gangguan hubung singkat 3 fasa, gangguan hubung singkat satu fasa ke tanah, gangguan hubung singkat ganda, dan gangguan hubung singkat ganda ke tanah. Gangguan yang terjadi ini harus ditemukan secara cepat untuk pemulihan recovery time, semakin panjang penyulang yang dimiliki, semakin lama juga upaya recovery time. PT. PLN UP3 Palangkaraya memiliki panjang jaringan 3.839 kms, sehingga apabila terjadi gangguan dibutuhkan waktu recovery time yang lama. Salah satu upaya yang dilakukan untuk mempercepat recovery time  dan mengurangi ENS (energy not sale) saat terjadi gangguan yaitu melakukan analisa pencarian titik lokasi gangguan berdasarkan record gangguan yang terjadi dan simulasi short cicuit ETAP. Metode yang digunakan adalah dimulai dari pengumpulan data dan informasi record gangguan, membuat single line diagram pada ETAP 12.6, melakukan pengecekan dengan simulasi load flow, melakukan simulasi short circuit analysis, melakukan analisa titik lokasi gangguan dan kesimpulan.              Kata Kunci : record gangguan, simulasi short circuit ETAP, recovery time 
ANALISA PENGGUNAAN SOLAR CELL PADA PJU DI PULAU LAUT TENGAH KABUPATEN KOTABARU KALIMANTAN SELATAN Saiful Karim; Alimuddin Alimuddin
AL-JAZARI JOURNAL SCIENTIFIC OF MECHANICAL ENGINEERING Volume 2, Nomor 1, Mei 2017
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.054 KB) | DOI: 10.31602/al-jazari.v2i1.856

Abstract

Secara geografis kabupaten Kotabaru terletak antara 2º 18' 44,57" – 5º 0' 35,24" Lintang Selatan dan 115º 29' 38,36" - 117º 31' 29,17" Bujur Timur, Dengan Luas Wilayah 9.422,46 Km2 (lebih dari ¼ Kalsel) dan terdiri dari 1 pulau besar dan 110 kecil serta Panjang pantai 825 Km dan jumlah penduduk yang ada di kabupaten kotabaru adalah sebesar 308.730 jiwa yang terdiri 160.720 laki-laki dan 148.010 perempuan, dengan 18 etnis yang tersebar di 21 Kecamatan, 198 Desa dan 4 Kelurahan. Untuk meningkatkan pembangunan transportasi, baik darat, laut maupun udara, Kabupaten Kotabaru dapat ditempuh dengan melalui jalan darat yang meliputi panjang sekitar 1.000 (seribu) Kilometer, terdiri dari sepanjang 148 (seratus Empat puluh delapan) Kilometer jalan Negara, 134 (seratus tiga puluh empat) Kilometer jalan Propinsi, dan 792 (tujuh ratus sembilan puluh dua) Kilometer jalan KabupatenPembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) pada dasarnya adalah pencatu daya (alat yang menyediakan daya), dan dapat dirancang untuk mencatu kebutuhan listrik yang kecil sampai dengan besar, baik secara mandiri, maupun dengan hybrid (dikombinasikan dengan sumber energi lain) baik dengan metode Desentralisasi (satu rumah satu pembangkit) maupun dengan metode Sentralisasi (listrik didistribusikan dengan jaringan kabel)Besarnya biaya yang harus dikeluarkan oleh Pemda Kotabaru setiap bulanya untuk membayar tagihan listrik dalam penggunaan PJU Listrik PLN di Pulau Laut Tengah adalah Rp 1.675.989. Namun kenyataanya penggunaan PJU listrik PLN tersebut sudah tidak berfungsi atau tidak menyala, tagihan yang ada ini merupakan tagihan minimum yang harus dibayar oleh Pemerintah Daerah. Adapun besarnya investasi untuk pemasangan jaringan baru PJU listrik PLN dengan daya yang tersambung 3500 VA dengan jumlah lampu 33 titik adalah 54.550.000/33 unit = 16.530.300 per unit.Jadi besarnya biaya tagihan per titik PJU listrik PLN dalam 1 bulan adalah = Rp 21.902, dalam 1 tahun adalah Rp 21.902 x 12 bulan = Rp 262.824 untuk 1 unit PJU listrik PLN menggunakan lampu LHE 45 Watt.
INSTALASI PENERANGAN MADRASAH IBTIDAYAH (MI) TASRIHUL ISLAM UNTUK PENINGKATAN FASILITAS SEKOLAH MENYONGSONG PENDIDIKAN YANG LEBIH MAJU Moethia Faridha; Abdurahim Sidiq; Saiful Karim; Ayu Novia Lisdawati; Rusilawati Rusilawati; Irfan Irfan
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 7, No 3 (2022): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.616 KB) | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v7i3.6932

Abstract

Madrasah Ibtidayah Tasrihul Islam memiliki motto dedikasi yang tinggi, usaha yang keras, ikhlas dalam bekerja, dan tawakal. Kondisi dari semua ruang dan kelas kecuali kantor yang ada di Sekolah ini semuanya tidak memiliki fasilitas penerangan, sehingga apabila proses belajar mengajar dalam kondisi mendung atau hujan keadaan kelas akan gelap yang tentu saja mengurangi mutu pengajaran yang berimbas pada kurangnya pendidikan yang lebih maju. Setelah diidentifikasi permasalahan mitra hasil survai lapangan dan wawancara dengan kepala sekolah dari 4 (empat) permasalahan yang dapat dilaksanakan adalah point 1 (satu) menyesuaikan dengan pengembangan mata kuliah desain instalasi tenaga listrik. Dengan kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran sosial terhadap pendidikan, meningkatkan silaturahmi antara Uniska dengan pihak sekolah. Dapat melakukan penerapan Pengembangan mata kuliah desain instalasi tenaga listrik. Dapat memberikan fasilitas penerangan yang layak bagi siswa dalam proses belajar mengajar.
PERANCANGAN PENANGKAL PETIR DI INSTALASI PENGOLAHAN AIR (IPA) MANARAP PADA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM INTAN BANJAR Erma Noviana; Saiful Karim
EEICT (Electric, Electronic, Instrumentation, Control, Telecommunication) Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/eeict.v5i2.9212

Abstract

Instalasi Pengolahan Air (IPA) Manarap adalah salah satu unit pengolahan air baku menjadi air bersih yang dimiliki oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Intan Banjar. Dalam upaya mencegah dan meminimal kemugkinan terjadinya sambaran petir maka manajemen PDAM Intan Banjar akan memasang sistem proteksi sambaran petir terhadap bangunan dan peralatan yang ada. Pada penelitian ini bertujuan: menentukan tingkat proteksi petir pada  lingkungan bangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Manarap PDAM Intan Banjar, menentukan luas daerah proteksi penangkal petir, mengetahui nilai tahanan pentanahan yang terpasang pada sistem penangkal petir di Instalasi Pengolahan   Air   (IPA)   Manarap   PDAM   Intan Banjar dengan menggunakan metode bola bergulir (Rolling Sphere) dan mengacu pada SNI -03-715- 2004.   Tingkat   proteksi   petir   pada   bangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Manarap PDAM Intan Banjar ditentukan dengan melakukan perhitungan dan diperoleh nilai parameter : pada ketinggian   obyek   20   m,   kerapatan   sambaran tahunan   (Ng) = 22,45     sambaran per km2 per tahun,   frekuensi sambaran lagsung (Nd) = 0,26, nilai tingkat efisiansi (E) sebesar 0,58 dan memerlukan proteksi petir minimal level IV. Untuk nilai arus petir (I) = 234,89 kA, jarak sambaran petir terhadap bangunan (ds)  = 347,58 m, panjang radius proteksi bola bergulir (R) =116,20 m sehingga diperoleh luas radius perlindungan (A) dari penangkal petir yang dipasang  seluas 42. 397 m2.      Nilai  tahanan  pentanahan  yang  terpasang pada sistem penangkal petir dari hasil analisa perhitungan sebesar 1,45 ohm, sedangkan dari hasil pengukuran diperoleh nilai 1,14 ohm (lebih kecil dari  hasil  analisa  perhitungan),  hal  ini kemungkinan disebabkan nilai tahanan jenis tanah dilokasi  pemasangan  lebih  kecil  dibanding  nilai tahanan jenis yang digunakan dalam analisa perhitungan.
PENERAPAN HUKUM OHM SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN FISIKA DI PONDOK PESANTREN AL FALAH PUTRI BANJARBARU Moethia Faridha; Muhammad Firman; Ayu Novia Lisdawati; Saiful Karim
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 8, No 2 (2022): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v8i2.8927

Abstract

Bagi siswa MTS Pondok Pesantren Al Falah Putri Banjarbaru yang memiliki 2 kurikulum yaitu agama dan negeri menyebabkan padatnya jam pembelajaran bagi siswanya, sehingga diperlukan suatu pembelajaran yang atraktif agar dapat dengan mudah dipelajari khususnya untuk materi fisika tentang Hukum Ohm. Yaitu dengan dibantu alat peraga / trainer yang dapat melihat dengan jelas hubungan antara tegangan, arus dan hambatan tersebut.Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah melaksanakan pre test kemudian pemaparan materi dilanjutkan dengan pelatihan menggunakan trainer dan alat ukur, setelah itu dilanjutkan dengan post test. Hasil dari pelaksanaan cukup bagus dengan adanya kenaikan nilai sebelum dan sesudah pelaksanaan.Setelah diidentifikasi permasalahan mitra hasil survai lapangan dan wawancara dengan kepala sekolah dari 4 (empat) permasalahan yang dapat dilaksanakan adalah point 1 (satu) menyesuaikan dengan pengembangan mata kuliah desain instalasi tenaga listrik.Kata kunci: Penerapan Hukum Ohm, Pelatihan, Trainer, Media   Pembelajaran
Desain Monitoring Dan Kontrol Motor Induksi 3 Phasa Berbasis Protokol Komunikasi Modbus RTU Witrius Witrius; Saiful Karim
EEICT (Electric, Electronic, Instrumentation, Control, Telecommunication) Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/eeict.v6i2.12934

Abstract

Pengawasan secara langsung dari suatu sistem kontrol dilakukan dengan mengumpulkan informasi keadaan peralatan atau perangkat dan mengambil tindakan atas informasi tersebut secara remote atau jarak jauh secara real time dan terpusat. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem monitoring  dan kontrol motor induksi 3 phasa menggunakan protokol komunikasi Modbus RTU. Dukungan sistem supervisory control and data acquisition (SCADA) menjadi lebih mudah dalam melakukan pengendalian dan pemantauan data. Modbus adalah protokol komunikasi serial dua arah, yang melibatkan peran Modbus master dan Modbus slave memiliki kemudahan penggunaannya dan keandalannya. Modbus RTU banyak digunakan dalam Sistem Manajemen Gedung (BMS) dan Sistem Otomasi Industri (IAS). Penelitian ini bertujuan untuk mendesain monitoring dan kontrol motor induksi 3 phasa berbasis protokol komunikasi modbus RTU, protokol komunikasi modbus RTU digunakan  sebagai media komunikasi  antara  SCADA  dengan device. Langkah-langkah yang dilakukan dalam penelitian ini meliputi perancangan sistem, pembuatan perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software), pengujian alat beserta analisis, serta pengambilan kesimpulan dan saran. Setelah dilakukan pengujian, desain monitoring dan kontrol motor induksi 3 phase menggunakan protokol komunikasi mudbus RTU dapat melakukan pengawasan secara langsung dengan cara mengumpulkan informasi keadaan peralatan atau perangkat di lapangan dan mengambil tindakan atas informasi tersebut secara jarak jauh (remote) dan real time serta terpusat. Setiap perubahan set point berdampak pada perubahan parameter peralatan (Motor Induksi 3 phasa).
PELATIHAN INSTALASI LISTRIK SKALA RUMAH TINGGAL DI DESA SUNGAI KUPANG Rais Muammar; Moethia Faridha; Saiful Karim
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 9, No 2 (2023): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v9i2.12332

Abstract

Kurangnya pemahaman masyarakat terhadap pentingnya instalasi listrik yang sesuai ketentuan atau standar yang ditetapkan dan penggunaan listrik secara baik dan benar, menyebabkan banyak terjadinya kasus kebakaran akibat korsleting listrik pada skala rumah tinggal. Pemasangan instalasi listrik tegangan rendah pada skala rumah tinggal pada umumnya diharuskan mengikuti panduan maupun aturan yang sudah ditetapkan seperti pada persyaratan umum instalasi listrik (PUIL) ataupun aturan terkait lainnya. Sehingga tidak ada kesalahan dalam pemasangan instalasi dan penggunaan bahan instalasi listrik yang mengakibatkan konsleting listrik, kebakaran dan lainnya yang dapat merugikan para pengguna listrik. Oleh sebab itu, diadakanlah pelatihan instalasi listrik skala rumah tinggal agar masyarakat dapat memahami instalasi listrik yang telah terpasang sesuai standar atau tidak sesuai standar yang ditetapkan. Selain itu juga diharapkan masyarakat yang mengikuti pelatihan dapat memiliki keahlian dalam bidang instalasi listrik, sehingga menjadi modal dasar untuk menjadi teknisi listrik yang mana hal ini dapat membuka peluang kerja bagi masyarakat tersebut dalam dunia instalasi listrik. Oleh sebab itu, pengabdian masyarakat ini diharapkan mampu memberikan wawasan instalasi listrik yang sesuai ketentuan atau standar dan penggunaan listrik secara baik dan benar, dan dapat menjadi salah satu langkah awal jika kedepannya ada masyarakat yang bekeinginan menjadi seorang instalatir listrik.
DIVERSIFIKASI IKAN DENGAN MESIN PENGASAPAN OTOMATIS DI KALI BESAR KECAMATAN KURAU Moethia Faridha; Sarwini Sarwini; Irfan Irfan; Ahmadil Amin; Rais Mu'ammar; Saiful Karim; Muhammad Firman; Muhammad Aminuddin
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 9, No 2 (2023): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v9i2.12723

Abstract

Desa Kali Besar  adalah salah satu Desa  di Kecamatan Kurau yang ada di Kabuaten Tanah Laut. Desa Kali Besar memiliki dengan topografi permukaan tanah tergolong rendah, dimana batas wilayah sebelah barat berbatasan dengan Desa Handil Nagara, sebelah utara berbatasan dengan desa Birayang Bawah, dan sebelah barat berbatasan dengan desa Kayu Abang.Desa Kali besar tergolongan daerah yang memiliki potensi ekonomi yang terbatas, mayoritas masyarakatnya bekerja di bidang pencari ikan dan bertani yang sifatnya instan dan menunggu bisa tahunan belum lagi jika terjadi serangan hama yang menyebabkan mareka gagal panen untuk pertani, sehingga biasanya masyarakat yang ingin mendapatkan penghasilan tambahan bekerja keluar daerah. selain itu sumber daya manusia yang dimiliki desa Kali Besar menjadi poin penting dalam perkembangan dan kemajuan desa Kali Besar. Melimpahnya hasil perikanan di Desa Kali Besar membuat masyarakat mengawetkan ikan dengan membuatnya menjadi pakasam dan samu (ikan air tawar yang diawetkan dengan menggunakan garam dan beras ketan yang sudah disangrai dengan rasa sedikit asam) kemudian dikemas dengan baik sehingga layak untuk dipasarkan. dan potensi ikan air tawar yang dimiliki Desa Kali Besar tersebut yang sudah dikemas dengan diversifikasi / keaneka ragaman produk menjadi pakasam dan samu, maka diperlukan diversifikasi dengan bentuk yang lain dan dapat meningkatkan penghasilan tambahan dari  diversifikasi / keaneka ragaman produk yaitu ikan asap, suatu proses dimana ikan dimasukan kedalam suatu oven yang sudah diatur suhunya dan waktu untuk pengasapan ikan agar ikan lebih tahan lama dan menambah cita rasa pada ikan dengan penambahan garam pada ikan yang diasapkan.Kata Kunci :  Pencari ikan, Ikan asap, alat pengasap ikan, otomatis
PERBAIKAN KEMIRINGAN LID PADA PRODUKSI KEMASAN CUP 220 ML BERBASIS MIKROKONTROLER Tatsuko Ade Saputra Aryanto; Saiful Karim
EEICT (Electric, Electronic, Instrumentation, Control, Telecommunication) Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/eeict.v7i1.13245

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem guna perbaikan lid miring produksi cup yang berada pada mesin filling secara otomatis serta mengetahui efektivitas rancangan alat dalam mengurangi kegagalan akibat mesin berhenti selama perbaikan. Metode pengambilan data meliputi  observasi,  penelitian  lapangan,  identifikasi  masalah,  studi  pustaka,  pembuatan   dan  pengujian perancangan alat. Perancangan memanfaatkan desain ujung plastic lid yang memiliki garis hitam sebagai pembatas antar lid. Sensor jarak akan mendeteksi garis hitam pada lid, saat garis hitam berada tepat didepan sensor, sensor akan mengirim sinyal ke modul Arduino uno. Rancangan alat ini memiliki hasil reject kemiringan lid yang mengalami penurunan sebanyak 98.6%, serta berdampak positif dengan kenaikan hasil produksi hingga 31,6%.
Fermentation Booster Oven to Increase Tape Production In Gambut District, Banjar Regency, South Kalimantan Irfan, Irfan; Karim, Saiful; Cahyanto, Dwi; Amin, Ahmadil; Mu'ammar, Rais
REKA ELKOMIKA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2024): REKA ELKOMIKA
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekaelkomika.v5i1.59-66

Abstract

The fermentation process contains the addition of microorganisms to make sticky rice into the desired product. The microorganisms used are yeast. The fermentation process takes quite a long time, making tape production take longer. This community service program aims to increase the productivity of sticky rice tape using a fermentation booster oven. This activity was carried out in Pematang village, sub-district. Gambut district. Banjar, South Kalimantan from April 3 2023 to September 15 2023. The program selection was based on considerations regarding the potential of Pematang village as a center for tape production in the sub-district area. Gambut district. Banjar, South Kalimantan. This Oven Booster tape technology was created with the aim of developing innovation and increasing the productivity of the potential tape business in Pematang village. This activity was carried out by discussing the tape making process and introducing Oven Booster tape technology. The use of this technology received a positive response from the target audience, especially regarding the potential for increasing productivity and quality of tape production.