Rista Suryaningsih
Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Published : 8 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Analisis Faktor Risiko kejadian Kematian Janin dalam Rahim (KJDR) di RSIA Ananda Makassar Tahun 2021 Sahid, Apriani; Fitriani, Rini; Pratiwi, Utami Murti; Suryaningsih, Rista; Yunus, Abdul Rahim
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 19, No 2 (2023): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkk.19.2.116-131

Abstract

Kematian janin dalam Rahim (KJDR) merupakan suatu kondisi dimana janin mati di dalam rahim pada usia kehamilan 20 minggu atau lebih dengan berat badan 500 gram atau lebih. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis besar faktor risiko Kematian Janin Dalam Rahim (KJDR) di RSIA Ananda Makassar Tahun 2021. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Case Control dan teknik purposive sampling. Subyek penelitian yaitu ibu dengan kematian janin dalam rahim dan ibu dengan persalinan bayi lahir hidup di RSIA Ananda Makassar berjumlah 72 dengan perbandingan 1 : 1. Analisis data bivariate yaitu  uji Odd Ratio (OR) dan uji multivariate yaitu regresi logistic berganda. Hasil analisis statistic yaitu umur ibu OR 3,143, usia kehamilan OR 30,077, riwayat paritas OR 1,375, preeklampsia OR 0,647, diabetes mellitus OR 3,182, anemia OR 0,569, kelainan kongenital OR 2,059, kelainan patologis plasenta OR 2,742 dan hasil analisis multivariate yaitu usia kehamilan dengan OR 28,583 adalah variabel paling berisiko terhadap kejadian kematian janin dalam rahim. 
Analysis of Risk Factors for the Incidence of Hyperemesis Gravidarum at RSIA Fatimah and at RSUD Haji Makassar Husnul Khatimah; Rini Fitriani; Fhirastika Annisha Helvian; Rista Suryaningsih; Darsul S. Puyu
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 11 (2024): November 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i11.6037

Abstract

Background: 32.26% of pregnant women in South Sulawesi in 2018 experienced disorders or complications during their pregnancy, 24.3% of them experienced disorders in the form of continuous vomiting / diarrhea. If nausea and vomiting occurs more than 5 times a day, it is called hyperemesis gravidarum. One of the risk factors for hyperemesis gravidarum is education. a person's education greatly affects the ability to think and the level of understanding and acceptance of something that is conveyed. Objective: This study aims to analyze the risk factors for the occurrence of hyperemesis gravidarum in pregnant women at the Fatimah Mother and Child Hospital and at the Regional General Hospital Haji Makassar. Method: This type of research is an observational analytic research with a case control approach. The population and sample used are all pregnant women who are recorded in the register book for 2020-2022 at RSIA Fatimah Makassar and RSUD Haji Makassar with a sample of 75 cases and controls that met the inclusion criteria. Result: The results showed that the prevalence of hyperemesis gravidarum at RSIA Fatimah Makassar and RSU Haji Makassar 2020-2022 was 50% (n = 75). The results of statistical analysis were mother's age OR 0.389 (95% CI = 0.174-0.870), Parity OR 0.469 (95% CI = 0.244-0.901), Education OR 3.083 (95% CI = 1.536-6.190), Occupation OR 1.158 ( CI 95% = 0.547-2.451), The results of bivariate analysis, namely maternal education OR 3.083 (95% CI = 1.536-6.190) is a risk factor for the occurrence of hyperemesis gravidarum. Conclusion: Maternal education is a risk factor for hyperemesis gravidarum with an OR value of 3.083 > 1 and a p-value = 0.002 <0.05.
The Relationship between Nutritional Status and Intellectual Intelligence In 4th-5th Grade Students at SD N 219 Inpres Pannambungan, Maros Bulkis, Audya; Darmawansyih, Darmawansyih; Azis, Asrul Abdul; Suryaningsih, Rista
Indonesian Health Journal (IHJ) Vol. 3 No. 4 (2024): Indonesian Health Journal
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/ihj.v3i4.587

Abstract

Nutritional status is a measure of the condition of a person's body, which can be seen from the food consumed and the use of substances in the body. The purpose of this study is to determine the relationship between nutritional status and intellectual intelligence in elementary school children in grades 4-5 at SDN 219 Inpres Pannambungan. In this study, the research design was observational, with a cross-sectional approach using total sampling. This study uses an intellectual intelligence test tool, namely the CFIT (Culture Fair Intelligence Test. Data analysis was carried out using the SPSS application by conducting univariate analysis related to respondent characteristics, independent variables, and dependent variables, then continued by conducting bivariate analysis, namely the Kolmogorov-Smirnov normality test and the Spearman correlation test. The results of this study showed that the correlation value (-2.72) with the probability value or error level (p=0.035) was smaller than the significant standard value (a=0.05). This study concludes that there is a significant relationship between nutritional status and the intellectual intelligence of children of SDN 219 Pannambungan Presidential Instruction Maros Regency.
HUBUNGAN PENGETAHUAN, DUKUNGAN SOSIAL, DAN KETERSEDIAAN FASILITAS TERHADAP PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI PUSKESMAS BONTO PERAK KABUPATEN PANGKEP TAHUN 2020 Wahab, Muhammad Iyad Atsiil; Rahim, Rosdianah; Azis, Asrul Abdul; Suryaningsih, Rista; Aisyah, Siti
Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Vol. 21 No. 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.63 KB) | DOI: 10.30743/ibnusina.v21i1.191

Abstract

ASI adalah makanan untuk seorang bayi yang bisa dikatakan sempurna karena selain higienisnya akibat langsung bersumber dari payudara ibu, juga praktis dan dalam 6 bulan pertamanya, bayi sangat memerlukan pemenuhan gizi yang baik dan di dalam ASI, semua cairan yang diperlukan bayi dan zat gizi sudah terkandung di dalammya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan, dukungan sosial, dan ketersediaan fasilitas terhadap pemberian ASI eksklusif di Puskesmas Bonto Perak Kabupaten Pangkep. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari 58 orang ibu yang mempunyai bayi berusia 0-12 bulan di Puskesmas Bonto Perak Kabupaten Pangkep. Data diolah dan dianalisa sesuai yang diperlukan dan analisis data menggunakan uji Chi Square p<0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan pemberian ASI ekslusif (0.000), terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan dengan pemberian ASI ekslusif (0.000), dan terdapat hubungan yang signifikan antara ketersediaan fasilitas dengan pemberian ASI ekslusif (0.000).
Hubungan Pembelajaran Daring saat Pandemi Covid-19 terhadap Tingkat Stress Akademik pada Siswa SMA 3 Kota Makassar : The Relationship of Online Learning During The Covid-19 Pandemic to The Level Of Academic Stress in High School Students 3 Makassar City Yusuf, Nurul Shafira; Andi Alifia Ayu Delima; Jelita Inayah Sari; Rista Suryaningsih; Muh. Shadiq Sabri
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 3 (2024): March 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i3.4645

Abstract

Latar belakang: Dampak dari pandemi Covid-19 pada proses belajar mengajar cukup terasa. Masalah yang dihadapi para siswa pada masa pandemi Covid-19 ini selain tuntutan-tuntutan yang dibebankan dengan model belajar mengajar secara daring, proses belajar menggunakan media daring ini lebih melelahkan dan membosankan, karena mereka tidak dapat berinteraksi langsung dengan guru maupun teman lainnya. Dengan demikian dapat mengakibatkan frustrasi pada siswa, dan bila terus berlanjut dapat menimbulkan stress. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pembelajaran daring terhadap tingkat stress akademik pada siswa SMA pada saat pandemi Covid-19. Hubungan yang diteliti adalah jenis kelamin, kondisi jaringan dan, prestasi akademik siswa sebelum dan saat pandemi Covid-19. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Sampel penelitian adalah siswa SMA sebanyak 77 orang. Penelitian dilakukan dengan pengisian kuesioner demografik, kuesioner Educational Stress Scale Academic (ESSA) yang diolah menggunakan uji Chi Square. Hasil: terdapat hubungan yang signifikan adalah jenis kelamin (p<0.048) dan tidak terdapat hubungan yang signifikan adalah kondisi jaringan dan prestasi akademik. Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara jenis kelamin anak dan prestasi akademik dengan stress akademik pada siswa SMA 3 Makassar.
Hubungan Pemberian Susu Formula dengan Kejadian Diare pada Bayi 0-6 Bulan: The Relationship Between Formula Milk Feeding and Diarrhea on Newborns Aged 0-6 Months Bunga Dhiaz Anggraini; Purnamaniswaty Yunus; Najamuddin; Rista Suryaningsih
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 3 (2024): March 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i3.4705

Abstract

Latar belakang: Diare menjadi penyebab kematian kedua pada anak usia dibawah lima tahun. Salah satu penyebab terjadinya diare adalah pemberian susu formula. Pemilihan jenis susu formula dan kebersihan penyajian susu formula menjadi faktor penyebab terjadinya diare pada bayi usai 0-6 bulan. Tujuan: untuk mengetahui hubungan pemberian susu formula dengan kejadian diare pada bayi usia 0-6 bulan di Puskesmas Pattingaloang dan Puskesmas Tamamaung Kota Makassar. Metode: Desain penelitian yang digunakan yaitu observasi analitik dan deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Sampel sebanyak 114 responden yang diambil menggunakan metode purposive sampling. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Pattingaloang dan Puskesmas Tamamaung Kota Makassar. Hasil: Bayi yang mengonsumsi susu formula paling banyak mengalami diare sebanyak 47 bayi (41.23%), sedangkan bayi yang tidak mengalami diare sebanyak 18 bayi (15.79%). Selain itu, bayi yang mengonsumsi ASI eksklusif paling banyak tidak mengalami diare sebanyak 47 bayi (41.23%), sedangkan bayi yang mengalami diare sebanyak 2 bayi (1.75%). Hasil uji hubungan menggunakan uji chi-square diperoleh nilai p-value 0.000 yang lebih kecil daripada 0.05. Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara konsumsi susu formula dengan kejadian diare. Kesimpulan: Pemberian susu formula merupakan penyebab diare terbanyak pada anak usia 0-6 bulan. Susu formula yang paling banyak menyebabkan diare adalah susu sapi.
The Relationship between Nutritional Status and Intellectual Intelligence In 4th-5th Grade Students at SD N 219 Inpres Pannambungan, Maros Bulkis, Audya; Darmawansyih, Darmawansyih; Azis, Asrul Abdul; Suryaningsih, Rista
Indonesian Health Journal Vol. 3 No. 4 (2024): Indonesian Health Journal
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/ihj.v3i4.587

Abstract

Nutritional status is a measure of the condition of a person's body, which can be seen from the food consumed and the use of substances in the body. The purpose of this study is to determine the relationship between nutritional status and intellectual intelligence in elementary school children in grades 4-5 at SDN 219 Inpres Pannambungan. In this study, the research design was observational, with a cross-sectional approach using total sampling. This study uses an intellectual intelligence test tool, namely the CFIT (Culture Fair Intelligence Test. Data analysis was carried out using the SPSS application by conducting univariate analysis related to respondent characteristics, independent variables, and dependent variables, then continued by conducting bivariate analysis, namely the Kolmogorov-Smirnov normality test and the Spearman correlation test. The results of this study showed that the correlation value (-2.72) with the probability value or error level (p=0.035) was smaller than the significant standard value (a=0.05). This study concludes that there is a significant relationship between nutritional status and the intellectual intelligence of children of SDN 219 Pannambungan Presidential Instruction Maros Regency.
Peningkatan Literasi Kesehatan Ibu Melalui Edukasi Imunisasi Dasar Anak di Wilayah Puskesmas Bontomarannu, Kabupaten Gowa Indirah Maudy Miftahul Jannah; Arlina Wiyata Gama; Najamuddin Najamuddin; Rista Suryaningsih; Arifuddin Ahmad
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2025): Maret : Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpikes.v5i1.4995

Abstract

: Incomplete immunization can cause morbidity and death due to diseases that should be prevented by immunization (PD3I). This study explores the correlation between maternal health literacy and compliance with basic immunization for children aged 0-11 months in Bontomarannu Community Health Center, Gowa Regency. This study design used a retrospective cross-sectional study for quantitative analysis with a total sample of 87 mothers. Research data was obtained from the results of filling out the HLS–EU–Q16 questionnaire and secondary data related to the completeness of child immunization. Research data was analyzed using the Chi Square test with the help of the SPSS program. The results of the analysis show that there is a significant relationship between health literacy and maternal compliance in providing basic immunizations to children (p-value = 0.000). Mothers with adequate health literacy tend to have high compliance in providing children with basic immunizations. The results of the analysis showed that of the 87 mothers studied, the majority of mothers with inadequate health literacy tended to be incomplete in providing basic immunizations to their children, while of all mothers with adequate health literacy, all provided complete basic immunizations. In conclusion, addressing health literacy is crucial for effective immunization programs.