Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

EXPOSITORY METHODS IN STUDYING ENGLISH LANGUAGE AS LEARNING STRATEGIES ABOUT GRAMMAR EXPLANATION IN STUDENTS SMAS MAMIYAI AL-ITTIHADIYAH MEDAN GRADE X AND XI Selfitrida A. Yani
Jurnal Warta Dharmawangsa Vol 17, No 4 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/wdw.v17i4.3832

Abstract

English language is often perceived as a difficult subject and is not liked by students, English language must be studied in school. Efforts should be made to increase the students interest to make it easier to learn English, so that the achievement of learning English can be improved. The appropriate methods include guided discovery methods and expository methods. Based on the results of the discussion and research of the data, it can be concluded that the highest score is 100  owned by 5 students and score is 80 owned by 4 student, score is 60 owned by 1 . While the lowest score is  20  which is owned by 1 student and from the test result the students get the score 40,60,80, and 100 which is owned by 1 students. Then, it means reported question is a subject that still hard enough for student because its high percentage of error especially in changing pronouns, caused the rate of the students mastery in this subject is not too high. The students find it very difficult to pronoun because it requires understanding and mastering the grammar structure in replacing pronoun, tenses, verb and time.Keywords: discovery method, expository method.
OPTIMALISASI MEMBANGUN BRAND IMAGE TERHADAP CUSTOMER LOYALTY MELALUI CUSTOMER VALUE DAN CUSTOMER RETENTION SEBAGAI VARIABEL INTERVENING Amelia, Ratih; Ayani, Selfitrida
EKONOMI BISNIS Vol. 26 No. 1 (2020): Ekonomi Bisnis
Publisher : Universitas Islam Syekh-Yusuf

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perguruan tinggi swasta pada saat sekarang ini terus dituntut untuk terus melakukan upaya perbaikan baik yang terjadi secara internal dan ekternal. Belum terkenalnya citra kampus menyebabkan perguruan tinggi akan sangat sulit bersaing. Hal inilah yang sering terjadi pada Politeknik Unggul LP3M. Dimana persepsi orang masih menggap kuliah harus di Universitas, Sekolah Tinggi dan Akademi. Kemudian selama ini istilah Politeknik masih asing dibenak orang banyak. Salah satu upaya yang dilakukan manajemen Politeknik Unggul LP3M yaitu dengan memaksimalkan program penerimaan mahasiswa baru melalui pemberian reward atau lebih dikenal dengan istilah member get member (MGM). Fokus utama dalam penelitian ini yaitu untuk menganalisis secara langsung 1) brand image terhadap customer value, 2) menganalisis brand image terhadap customer retention. Selanjutnya menganalisis secara tidak langsung 1) brand image terhadap customer loyalty melalui customer value 4) brand image terhadap customer loyalty melalui customer retention. Pendekatan penelitian ini yaitu analisis jalur. Populasi dalam penelitian ini mahasiswa aktif pada tahun ajaran 2018/2019 pada kampus Politeknik Unggul LP3M yang terdiri dari 5 program studi yang berjumlah 316. Sedangkan metode penentuan sampel dengan non probability sampling yaitu dengan cara accidental sampling. Dimana peneliti mengambil 250 mahasiswa aktif untuk dijadikan sampel. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan skala likert.Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara langsung 1) brand image berpengaruh signifikan terhahadap customer value, 2) brand image berpengaruh signifikan terhahadap customer retention. Sedangkan secara tidak langsung 3) brand image tidak berpengaruh signifikan terhahadap customer loyalty melalui customer value, 4) brand image berpengaruh signifikan terhahadap customer loyalty melalui customer retention.Kata Kunci: Brand Image, Value, Retention, Loyalty
COMMODIFICATION OF ISLAMIC VALUES IN THE FILM 99 CAHAYA DI LANGIT EROPA A. Yani, Selfitrida; Isnaini, Intan
Jurnal Warta Dharmawangsa Vol 19, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/wdw.v19i1.5866

Abstract

IMPROVING ENGLISH SPEAKING SKILLS USING DUOLINGO APPLICATION (CASE STUDY) AT SMK YPK MEDAN Handayani, Cici; A Yani, Selfitrida
Jurnal Warta Dharmawangsa Vol 19, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/wdw.v19i3.7149

Abstract

BIMBINGAN TEKNIS PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN BERBASIS KOMPUTER DI UMKM DAPOER NISWAH Epi, Yus; Nurlela; natasha, syarifah fadillah; Fadila, Zakia; Yani, Selfitrida A; Siregar, Irma Hariyanti; Maysara, Dinda Putri; Lubis, Dinda Rahmatullah
Jurnal Masyarakat Indonesia (Jumas) Vol. 4 No. 02 (2025): Jurnal Masyarakat Indonesia (Jumas)
Publisher : Cattleya Darmaya Fortuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54209/jumas.v4i02.260

Abstract

This community service aims to improve the understanding and skills of the micro business actors at Dapoer Niswah in compiling structured financial reports using Microsoft Excel. The problems faced include unstructured financial records and lack of digital literacy. The method involves training, practice, and mentoring. The results showed significant improvement in knowledge and skills, as well as positive feedback. Excel-based recording is proven effective for practical use in micro businesses.
THE CORRELATION OF STUDENTS' ANXIETY AND READING COMPREHENSION (CASE STUDY) AT POLITEKNIK UNGGUL LP3M MEDAN (3rd Semester Students) Handayani, Cici; Yani, Selfitrida A
Jurnal Warta Dharmawangsa Vol 19, No 4 (2025)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/wdw.v19i4.7685

Abstract

This study investigates the correlation between students’ reading anxiety and their reading comprehension performance in higher education. Reading comprehension is a critical academic skill, yet many students struggle due to emotional factors such as anxiety, which can impair focus, memory, and cognitive processing. A total of 50 undergraduate students participated in this correlational study. Reading anxiety was measured using the Foreign Language Reading Anxiety Scale (FLRAS), while reading comprehension was assessed through a standardized test consisting of multiple-choice and short-answer questions. Data were analyzed using descriptive statistics, Pearson correlation, and simple linear regression. The results indicated a strong negative correlation (r = -0.62, p < 0.01) between reading anxiety and comprehension scores, suggesting that higher anxiety levels significantly reduce students’ reading performance. Regression analysis revealed that reading anxiety accounted for 38% of the variance in reading comprehension scores. The findings highlight the need for targeted interventions, such as relaxation techniques, cognitive-behavioral strategies, and structured reading activities, to reduce anxiety and enhance comprehension skills. This study provides valuable insights for educators and researchers in designing strategies to support students’ emotional well-being and academic success.
LET’S WRITE! PELATIHAN PENULISAN FANFICTION BAHASA INGGRIS UNTUK MENGEMBANGKAN KREATIVITAS LITERASI PELAJAR DI SMA NUR IHSAN ISLAMIC FULLDAY SCHOOL Syarifah; Afni Rosalina; Ika Wulandari; Selfitrida A. Yani; Seffina Irnanta; Mutia Hafiza
Journal of Golden Generation Abdimas Vol. 1 No. 2 (2025): Desember : Journal of Golden Generation Abdimas
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgga.v1i2.255

Abstract

Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan kreativitas literasi dan kemampuan menulis Bahasa Inggris pelajar melalui pelatihan penulisan fanfiction. Fanfiction dipilih karena dekat dengan budaya populer remaja dan efektif memfasilitasi imajinasi, pemahaman naratif, dan ekspresi kreatif. Kegiatan dilaksanakan di SMA Nur Ihsan Islamic Fullday School dengan melibatkan siswa yang memiliki ketertarikan pada cerita dan karakter fiksi. Pelatihan mencakup pengenalan konsep fanfiction, pemahaman elemen naratif, eksplorasi ide, penyusunan outline, serta praktik penulisan fanfiction berbahasa Inggris. Data diperoleh melalui observasi, analisis karya siswa, kuesioner, dan wawancara guru pendamping, lalu dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil menunjukkan bahwa siswa mampu menyusun alur dan karakter dengan lebih terstruktur, mengembangkan ide cerita secara lebih kreatif, dan menggunakan kosakata serta struktur bahasa Inggris dengan lebih tepat. Partisipasi siswa tinggi, ditandai dengan keberanian bertanya, berdiskusi, serta kesediaan membacakan karya. Lingkungan belajar yang relevan dengan minat mereka meningkatkan motivasi intrinsik, mendorong keterlibatan aktif, dan mengurangi hambatan psikologis dalam menulis. Secara keseluruhan, pelatihan ini terbukti efektif dalam memperkuat literasi Bahasa Inggris sekaligus menumbuhkan kreativitas pelajar melalui pendekatan berbasis minat dan budaya populer.
TIKTOK SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN READING COMPREHENSION BAGI ANAK SD Rafi Dhiya Ulhaq; Muhammad Fahri; Emia Audina Br Sembiring; Bungayanti Situmorang; Selfitrida A. Yani
Jurnal Dialect Volume 1 No. 2 Juli - Desember 2024
Publisher : UNIVERSITAS DHARMAWANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/dl.v1i2.4635

Abstract

Perkembangan media pembelajaran Tiktok sejalan dengan era digital saat ini. Hal ini memunculkan media sosial yang bisa menjadi media pembelajaran karena media sosial menarik perhatian dan dekat dengan generasi milenial yang memang lekat dengan dunia digital. Salah satu media sosial yang sedang populer saat ini adalah aplikasi Tiktok. Tiktok bisa menjadi media pembelajaran yang menarik dan menyenangkan. Penggunaan aplikasi Tiktok sebagai media pembelajaran diharapkan dapat membantu siswa dan pendidik dalam pembelajaran. berpengaruh dalam menjadikan media sosial Tiktok sebagai media pembelajaran interaktif bagi pendidik dan siswa dalam pembelajaran online. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dampak media sosial TikTok terhadap media pembelajaran reading comprehension bagi anak sekolah dasar. Penggunaan Aplikasi Tik Tok sebagai media pembelajaran reading comprehension diharapkan membantu peserta didik dalam memahami dan menerima proses pembelajaran yang dilakukan guru.
LET’S WRITE! PELATIHAN PENULISAN FANFICTION BAHASA INGGRIS UNTUK MENGEMBANGKAN KREATIVITAS LITERASI PELAJAR DI SMA NUR IHSAN ISLAMIC FULLDAY SCHOOL Syarifah; Afni Rosalina; Ika Wulandari; Selfitrida A. Yani; Seffina Irnanta; Mutia Hafiza
Journal of Golden Generation Abdimas Vol. 1 No. 2 (2025): Desember : Journal of Golden Generation Abdimas
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgga.v1i2.255

Abstract

Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan kreativitas literasi dan kemampuan menulis Bahasa Inggris pelajar melalui pelatihan penulisan fanfiction. Fanfiction dipilih karena dekat dengan budaya populer remaja dan efektif memfasilitasi imajinasi, pemahaman naratif, dan ekspresi kreatif. Kegiatan dilaksanakan di SMA Nur Ihsan Islamic Fullday School dengan melibatkan siswa yang memiliki ketertarikan pada cerita dan karakter fiksi. Pelatihan mencakup pengenalan konsep fanfiction, pemahaman elemen naratif, eksplorasi ide, penyusunan outline, serta praktik penulisan fanfiction berbahasa Inggris. Data diperoleh melalui observasi, analisis karya siswa, kuesioner, dan wawancara guru pendamping, lalu dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil menunjukkan bahwa siswa mampu menyusun alur dan karakter dengan lebih terstruktur, mengembangkan ide cerita secara lebih kreatif, dan menggunakan kosakata serta struktur bahasa Inggris dengan lebih tepat. Partisipasi siswa tinggi, ditandai dengan keberanian bertanya, berdiskusi, serta kesediaan membacakan karya. Lingkungan belajar yang relevan dengan minat mereka meningkatkan motivasi intrinsik, mendorong keterlibatan aktif, dan mengurangi hambatan psikologis dalam menulis. Secara keseluruhan, pelatihan ini terbukti efektif dalam memperkuat literasi Bahasa Inggris sekaligus menumbuhkan kreativitas pelajar melalui pendekatan berbasis minat dan budaya populer.
Fostering Harmonious Communication Between Parents and Generation Z in the Era of Everyday English Usage: Community Service with Al Jannah Islamic Study Group Mothers at Musholla Babul Ihsan Bromo Street, Medan Cici Handayani; Selfitrida A Yani; Sharina Amanda; Widy Hastuty
GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/gandrung.v7i2.8713

Abstract

The rapid advancement of communication technologies and the widespread penetration of digital culture have significantly accelerated the emergence of code-switching phenomena, characterized by the blending of Indonesian and English expressions in the daily communication practices of Generation Z. This linguistic trend has frequently contributed to communication gaps and emotional tensions between adolescents and parents, particularly those with limited digital literacy. This community service program aims to address these interpersonal communication barriers through a communicative da’wah-based approach, interactive lectures, lexical breakdown workshops (popular slang glossary), and dialog simulation (roleplay). The target partners of this program were the members of the Al Jannah Women’s Qur’anic Study Group at Musholla Babul Ihsan, Bromo Lorong Damai Street, Medan City. Using a descriptive qualitative method grounded in participatory observation and oral feedback analysis, this program examined changes in participants’ perspectives regarding the psycholinguistic dynamics of adolescents. The findings indicate that a humanistic, faith-based learning approach was effective in reducing parental emotional resistance, significantly improving modern vocabulary literacy, and fostering awareness of assertive parenting communication patterns. Following the intervention, participants demonstrated improved ability to interpret the emotional meanings embedded in adolescents’ contemporary expressions, thereby reducing potential emotional conflict within the family environment