Evensius Dimas Hendro Riberu
STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

MEMBENTUK KARAKTER SISWA DENGAN DONGENG DIGITAL NUSANTARA Riberu, Evensius Dimas Hendro; Kurniati, Agusta; Oktaviani, Ursula Dwi; Aristo, Thomas Joni Verawanto
JURNAL PENDIDIKAN DASAR PERKHASA: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol 9, No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpdp.v9i1.2329

Abstract

One of the negative things about implementing online learning is that it makes students dishonest in doing assignments and submitting assignments not on time makes it very difficult for the teacher to give an assessment. This shows a decrease in character values in the current generation. This study aims to create a Media Dongeng Digital Nusantara to shape the character of students. This research is a research and development research using the ADDIE model. The test subjects in this study were two grade elementary school students. The instruments used were interview guidelines, documentation guidelines, document study sheets, questionnaires, and rating scale sheets. Data were analyzed using quantitative and qualitative analysis techniques. The results showed that the content validity level of the product was 0.9 with the criteria (very high). The teacher's response is 100% with the criteria (very high). Student responses get an average result of 88% with the criteria (good). The results of the effectiveness analysis obtained results of 0.000 <0.05 (significant), so that Dongeng Digital's multimedia was feasible and effective to use to shape students' character. The implication of this research is that Media Dongeng Digital Nusantara is packaged in the form of Youtube links, so that teachers can easily share videos with other teachers.
FENOMENA ATRISI BAHASA DALAM PENGAJARAN BAHASA INDONESIA UNTUK PENUTUR ASING; FENOMENA KOMUNIKASI Setiawan, Y Didit; Hendro Riberu, Evensius Dimas
Jurnal Kansasi: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia dan Sastra Indonesia Vol 8, No 2 (2023): Jurnal Kansasi: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : PBSI STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpbs.v8i2.2844

Abstract

Pengajaran BIPA merupakan salah satu bidang linguistik terapan. Pengajar BIPA harus memiliki pengetahuan yang cukup tentang pengajaran BIPA serta fenomena-fenomena yang terjadi dalam proses itu. Salah satu fenomena dalam kebahasaan adalah atrisi.  Atrisi bahasa adalah proses hilangnya kemampuan berbahasa seseorang atau kelompok masyarakat tutur. Kontak bahasa menjadi salah satu penyebab terjadinya atrisi bahasa tersebut. Hal ini terjadi pada seseorang yang memiliki kemampuan berbahasa lebih dari satu bahasa. Pengetahuan pengajar BIPA terhadap lingustik terapan dan atrisi bahasa akan membantu pengajar dalam memahami proses belajar bahasa dan juga menentukan tindakan yang tepat. Kata Kunci: Pengajaran Bahasa, Atrisi, Kontak Bahasa
PENGARUH KEGIATAN LITERASI DASAR TERHADAP MINAT BACA SISWA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS V SD NEGERI 15 KAPUAS KIRI HULU Hendro Riberu, Evensius Dimas; Andri, Andri; Octaviana, Selly; Herlina, Maria
Jurnal Kansasi: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia dan Sastra Indonesia Vol 9, No 1 (2024): Jurnal Kansasi: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : PBSI STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpbs.v9i1.3839

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegiatan literasi dasar terhadap minat baca siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia kelas V SD Negeri 15 Kapuas Kiri Hulu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah kegiatan literasi dasar, sedangkan variabel terikatnya adalah minat baca siswa. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri 15 Kapuas Kiri Hulu, dengan sampel penelitian sebanyak 32 siswa kelas VA yang ditentukan menggunakan teknik Krejcie dan Morgan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket dan dokumentasi. Analisis data meliputi uji validitas dan reliabilitas instrumen, uji prasyarat (uji normalitas dan uji linearitas), serta uji hipotesis menggunakan uji F dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan literasi dasar berpengaruh signifikan terhadap minat baca siswa. Hal ini dibuktikan dengan nilai signifikansi uji F dan uji t yang lebih kecil dari 0,05. Penerapan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) di SD Negeri 15 Kapuas Kiri Hulu terbukti mampu meningkatkan kebiasaan membaca, motivasi membaca, serta ketertarikan siswa terhadap kegiatan literasi. Dengan demikian, kegiatan literasi dasar memiliki peran penting dalam meningkatkan minat baca siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia.Kata kunci: Literasi Dasar, Minat Baca, Pembelajaran Bahasa Indonesia
RITUAL DAN MAKNA SIMBOLIK PENGOBATAN PENYAKIT KETUMUH PADA SUKU MELAYU DESA LOKA JAYA KENUAL II KECAMATAN TANAH PINOH KABUPATEN MELAWI Herpanus, Herpanus; Oktaviani, Ursula Dwi; Hendro Riberu, Evensius Dimas; Dahlia, Dahlia
Jurnal Kansasi: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia dan Sastra Indonesia Vol 9, No 2 (2024): Jurnal Kansasi: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : PBSI STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpbs.v9i2.4438

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripkan ritual dan makna simbolik pengobatan penyakit Ketumuh pada suku Melayu di desa Loka Jaya Kenual II. Penyakit ketumuh adalah suatu penyakit yang menyerang organ penglihatan yaitu mata. Penyakit ini seperti penyakit katarak. Menurut masyrakat setempat penyakit ketumuh berbeda dengan penyakit katarak. Perbedaannya terlihat dari cara pengobatan. Jika pengobatan penyakit katarak bisa diobati dengan melakukan operasi, lain halnya dengan pengobatan penyakit ketumuh yaitu dengan cara tradisional, jika terlambat diobati penderita akan mengalami kebutaan seumur hidup. penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dan bentuknya deskriptif. Proses ritual pada pengobatan penyakit ketumuh ini terdiri dari tiga tahapan   yaitu:   tahap  pertama menawar racun yang ada pada bola mata hitam, tahap yang kedua memutuskan saraf yang ada pada bagian bola mata hitam, pada tahap ketiga memutuskan saraf pada bagian mata putih. Makna simbolik yang terdapat pada pengobatan penyakit ketumuh terlihat pada masing-masing benda yang digunakan dalam setiap proses dan tahap pengobatan. Benda yang digunakan untuk pengobatan penyakit ketumuh ini memiliki makna yang sangat tersirat dan mengandung kekuatan yang luar biasa, untuk menunjang kesembuhan yang menderita penyakit tersebut.Kata Kunci: Ritual dan Makna Simbolik Penyakit Ketumuh
PENGEMBANGAN BUKU SAKU CERITA RAKYAT SUB SUKU DAYAK DESA SEBAGAI ALTERNATIF MEDIA PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR Warkintin, Warkintin; Kurniati, Agusta; Riberu, Evensius Dimas Hendro; Oktaviani, Ursula Dwi; Putri, Lisia Adelia
JURNAL PENDIDIKAN DASAR PERKHASA: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol 11, No 2 (2025): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpdp.v11i2.5557

Abstract

In line with the vision and mission of cultural preservation of the Ministry of National Education and Culture, cultural development is prioritized on Increasing Awareness and Understanding of National Identity and Character; Increasing Public Appreciation of Diversity, as well as Creativity of Cultural Values, traditions, beliefs, history, Art, and Film; Improving the Quality of Management, Protection, Development, and Utilization of Cultural Heritage; Increasing Internalization and Cultural Diplomacy; Development of Cultural Resources; Improving Cultural Facilities and Infrastructure. In fact, in the current global era, the transformation is progressing very rapidly which then leads Indonesian society to a knowledge-based society without losing the national identity. Seeing the current phenomenon in the implementation of the independent curriculum in schools, especially at the elementary school level. Where literacy skills are one of the priorities of educational implementation in schools. However, a constraint is the lack of student interest in reading. One of the causes of student low interest in reading is due to the lack of interesting reading materials for students. This is one of the reasons for the urgency of developing this Pocket Book. The Pocket Book that will be developed with special characteristics based on local culture, namely folklore of the Suku Dayak Desa in Sintang Regency. The method in this research is the Development Method, namely creating and developing a Pocket Book of Folk Stories of the Suku Dayak Desa.