Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

ANALISIS FONDASI TIANG BOR BERDASARKAN DATA SPT PADA PROYEK RUMAH SAKIT BHAYANGKARA NGANJUK Achmad Nur Chafidl; Novita Anggraini; Medi Efendi
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i2.6244

Abstract

Proyek pembangunan gedung Rumah Sakit Bhayangkara Nganjuk terdiri dari 6 lantai dengan fungsi bangunan lantai dengan fondasi eksisting berupa fondasi spunpile. Penelitian ini akan membahas mengenai beban aksial yang dihasilkan dari program RSAP 2021, besar daya dukung, penurunan, dan RAB terhadap pemakaian fondasi tiang bor pada pembangunan Rumah Sakit Bhayangkara Nganjuk. Fondasi tiang bor yang direncanakan memiliki variasi kedalaman -14 m, -15 m, -16 m dan variasi diameter 0,4 m, 0,5 m, 0,6 m, 0,7 m, 0,8 m. Metode perhitungan daya dukung ijin tiang tunggal berdasarkan data SPT dengan metode Luciano Decourt (1996) dan Reese and Wright (1977). Perhitungan pembebanan struktur atas yang dianalisis menggunakan program RSAP 2021 didapatkan gaya aksial pada kolom K2 sebesar 1384,79 kN, kolom K3 sebesar 1740,97 kN, dan kolom K4 sebesar 3613,52 kN. Setelah dilakukan perhitungan daya dukung tiang tunggal berdasarkan data SPT dan efisiensi tiang tunggal, fondasi tiang bor yang digunakan untuk acuan perhitungan daya dukung tiang kelompok dan penurunan menggunakan diameter 0,8 m dan panjang 15 m dengan daya dukung ijin sebesar 986,545 kN pada metode Reese and Wright (1977). Berdasarkan hasil analisis daya dukung tiang kelompok didapatkan 3 jenis pile cap dengan nilai daya dukung tiang kelompok pada PC1 sebesar 1941,431 kN, PC2 sebesar 2912,147 kN, dan PC3 sebesar 3819,549 kN. Hasil analisis penurunan tanah menunjukkan telah memenuhi syarat ijin sebesar 15,58 cm dengan penurunan pada PC1 sebesar 4,43 cm, PC2 sebesar 6,25 cm, dan PC 3 sebesar 7,83 cm.
ANALISIS PERBANDINGAN STABILITAS DINDING PENAHAN TANAH KANTILEVER DAN GRAVITASI DENGAN PERHITUNGAN MANUAL DAN GEOSTUDIO SLOPE/W Faradila Tasya Bafany; Novita Anggraini; Dandung Novianto
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i3.7611

Abstract

Lereng merupakan permukaan tanah yang memiliki kemiringan dan dapat mengalami kelongsoran apabila tidak dilengkapi dengan perkuatan yang memadai. Salah satu upaya untuk meningkatkan kestabilan lereng adalah dengan menggunakan dinding penahan tanah. Pada proyek pembangunan Gedung Mahad UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, yang terletak di daerah dengan kemiringan tanah yang cukup tinggi, diperlukan analisis kestabilan lereng untuk menentukan jenis perkuatan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kestabilan lereng pada kondisi eksisting serta membandingkan dengan perkuatan menggunakan dua tipe dinding penahan tanah, yaitu tipe kantilever dan gravitasi. Analisis dilakukan dengan perhitungan manual dan GeoStudio Slope/W 2022 untuk mengevaluasi faktor keamanan terhadap geser, guling, dan keruntuhan kapasitas daya dukung pada kondisi normal dan seismik. Hasil analisis menunjukkan bahwa lereng eksisting tidak stabil, dengan nilai FK kurang dari 1,5 sehingga memerlukan perkuatan. Sementara itu, hasil analisis kedua tipe dinding penahan tanah menunjukkan bahwa lereng stabil dengan FK lebih besar dari 1,5 pada kedua kondisi. Dinding penahan tipe kantilever dinilai lebih efektif digunakan sebagai perkuatan tanah pada area Gedung Mahad dari segi kekuatan struktur. Sedangkan apabila ditinjau dari segi biaya, tipe gravitasi lebih ekonomis dengan estimasi anggaran Rp 2.625.093.588,75, sedangkan tipe kantilever membutuhkan anggaran Rp 4.426.896.678,58.
ANALISIS DAYA DUKUNG FONDASI BORED PILE PADA OVERPASS PROBOWANGI PAKET 2 Tri Mulyani Oktaviana; Novita Anggraini
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 4 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i4.8316

Abstract

Overpass Simpang Susun Paiton merupakan bagian dari Proyek Pembangunan Jalan Tol Probolinggo – Banyuwangi Paket 2. Kondisi eksisting jembatan ini menggunakan struktur fondasi bored pile. Pada Pilar 2 dan 3 dengan kedalaman eksisting masing-masing yaitu 28 m dan 24 m. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daya dukung tiang tunggal, daya dukung kelompok, penurunan total, penulangan fondasi bored pile, metode pelaksanaan serta Rencana Anggaran Biaya (RAB) berdasarkan data SPT dan data laboratorium. Analisis dilakukan dengan variasi kedalaman tiang yaitu 18 m; 20 m; 24 m dan variasi diameter 0,6 m; 0,8 m; 1,0 m. Perhitungan pembebanan struktur atas dilakukan menggunakan software STAAD.Pro CONNECT Edition V22, mengacu pada SNI 1725:2016 untuk pembebanan jembatan dan SNI 2833:2016 untuk pembebanan gempa. Metode perhitungan daya dukung tiang tunggal dengan metode Mayerhof (1976) dan Vesic (1977). Hasil analisis pada Pilar 2 lebih efisien dan efektif dengan desain menggunakan diameter 0,8 m di kedalaman 24 m dengan nilai daya dukung kelompok sebesar Qall(g) = 48711,72 kN serta jumlah tiang sebanyak 24 buah. Sementara analisis pada Pilar 3 lebih efisien dan efektif dengan desain menggunakan diameter 0,8 m di kedalaman 20 m dengan nilai daya dukung kelompok sebesar Qall(g) = 42618,71 kN. serta jumlah tiang sebanyak 32 buah. Penurunan yang terjadi memenuhi syarat izin dengan Sg(e) < Sg(izin) dengan nilai pada Pilar 2 sebesar 0,057 m dan Pilar 3 sebesar 0,119 m. Total Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang dibutuhkan pada Pilar 2 sebesar Rp. 2.771.345.263,84 dan pada Pilar 3 sebesar Rp. 3.501.815.580,71.