Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN ANTIRADIASI KRIM EKSTRAK ETHANOL SELADA LAUT (ULVA LACTUCA) Austin Widyasari Wijaya Putu; Ni Putu Indah Kusumadewi Riandra
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 5, No 3 (2023): JULI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v5i3.19857

Abstract

Peningkatan pemanasan global mengakibatkan radiasi matahari semakin panas dan dapat berdampak negatif pada kulit yaitu kulit kering dan kemerahan (sunburn). Penggunaan pelindung seperti sunscreen sangat diperlukan bagi wisatawan maupun penduduk Bali untuk mengurangi risiko penyakit kulit akibat radiasi ultraviolet. Ditengah banyaknya produk sunscreen yang beredar, selada laut (Ulva lactuca) sebagai sumber daya lokal diketahui memiliki aktivitas antioksidan, antiinflamasi, antihiperlipidemik, antimikroba, dan antivirus, serta memiliki karakteristik yang dapat menjaga kelembapan kulit dan fotoprotektif. Kebaruan dalam penelitian ini adalah aktivitas antioksidan dan antiradiasi krim ekstrak ethanol selada laut (Ulva lacuta). Penelitian ini bertujuan menganalisis aktivitas antioksidan dan antiradiasi krim ekstrak selada laut. Metode yang digunakan yaitu eksperimental dengan rancangan acak kelompok perlakuan ekstrak (0%, 0,5%, 1%, 1,5%, dan 2%), diuji aktivitas antioksidan dan antiradiasi krim ekstrak selada laut. Hasil dari penelitian didapatkan aktivitas antioksidan tertinggi yaitu IC50 109,67 (2%) dan nilai SPF tertinggi yaitu SPF 15,44 (sedang). Uji analisis ANOVA menunjukkan aktivitas antioksidan dan SPF krim ekstrak selada laut berbeda secara signifikan. Dapat disimpulkan bahwa krim ekstrak selada laut memiliki aktivitas antioksidan dan antiradiasi (SPF)
Hubungan Status Gizi dan Tingkat Aktvitas Fisik dengan Siklus Menstruasi pada Remaja Perempuan di SMAN 7 Denpasar Komang Trinia Amanda Riadi; Anak Agung Gede Budhitresna; Putu Austin Widyasari Wijaya
Aesculapius Medical Journal Vol 4 No 3 (2024): October
Publisher : Fakultas Ilmu Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/amj.4.3.2024.344-350

Abstract

As many as 87% of women with menstrual cycle irregularities have a higher risk of experiencing (polycystic ovarian syndrome) due to impaired ovarian function. Irregular menstrual cycles also have a 2.01 times higher risk of developing diabetes mellitus. The prevalence of women who experience irregular menstrual cycles is more common in adolescent girls aged 16-18 years who are overweight and have a sedentary lifestyle. This study aims to determine the relationship between nutritional status and level of physical activity and the menstrual cycle in adolescent girls at SMA Negeri 7 Denpasar. The research subjects were class XI students of SMA Negeri 7 Denpasar who met the inclusion criteria and numbered 74 people. The sampling method uses simple random sampling. The research method is a quantitative method using a cross sectional design. Data regarding nutritional status was collected through measuring body weight and height, while data regarding physical activity and menstrual cycles were collected through filling out questionnaires by respondents. The research data were analyzed using the Pearson Chi Square test and multinomial logistic regression test. From the research results, it was found that the dominant respondents had normal nutritional status (68.9%), carried out moderate levels of physical activity (42.3%) and experienced normal menstrual cycles (60.8%). Based on the bivariate test, it shows that there is a relationship between nutritional status and physical activity level with a value of p = 0.000. Apart from that, there is a relationship between physical activity levels and the menstrual cycle (p= 0.014). The dominant independent variable that plays a role in the menstrual cycle is nutritional status.
PKM Pelatihan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) pada Anggota PMR SMA Negeri di Denpasar Ni Wayan Sri Ekayanti; Putu Austin Widyasari Wijaya; I Putu Arya Giri Prebawa
Warmadewa Minesterium Medical Journal Vol. 4 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Warmadewa University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wmmj.4.1.2025.27-31

Abstract

Abstrak Pelatihan pertolongan pertama pada kecelakaan mempunyai peranan yang sangat penting dalam menyiapkan kesiapsiagaan siswa dalam menghadapi keadaan atau situasi darurat terutama di lingkungan sekolah. Permasalahan prioritas yang ditangani adalah adanya anggota PMR yang belum mendapat pelatihan P3K pada tahun ajaran baru. Solusi yang diberikan berupa penyuluhan dan pelatihan P3K pada anggota PMR di SMA Negeri di Denpasar. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam melakukan pertolongan pertama pada kecelakaan di sekolah. Metode yang digunanakan adalah penyuluhan dan Focus Group Discussion untuk mengefektifkan kegiatan dan meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa. Hasil menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan peserta sebesar 30% setelah mengikuti penyuluhan dan peningkatan keterampilan siswa mengenai tatalaksana dalam P3K. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan dan keterampilan anggota PMR dalam P3K. Hal ini menunjukkan keberhasilan dan efektifitas program dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam melakukan pertolongan pertama pada kecelakaan di sekolah. Kata kunci : P3K, kecelakaan, sekolah
Penyuluhan Skrining Calon Pengantin dalam Mencegah Stunting Luh Gde Evayanti; Anak Agung Ayu Asri Prima Dewi; Komang Trisna Sumadewi; Dewa Ayu Agung Alit Suka Astini; Putu Austin Widyasari Wijaya; Ni Wayan Sri Ekayanti; Ni Wayan Diana Ekayani
Warmadewa Minesterium Medical Journal Vol. 4 No. 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Warmadewa University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wmmj.4.2.2025.101-104

Abstract

Pengetahuan terkait skrining calon pengantin di Desa Batur Tengah masih terbatas. Faktor yang ini mempengaruhi kesiapan untuk hamil dan peningkatan kasus stunting. Mitra kurang memahami bahwa calon pengantin atau pasangan usia subur yang tidak memenuhi prasyarat untuk hamil dapat meningkatkan kasus stunting. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan kader posyandu terkait skrining calon pengantin untuk mencegah stunting sejak dini. Metode yang digunakan berupa pembinaan dan simulasi skrining calon pengantin. Kegiatan dilakukan bersama dengan follow up dan evaluasi kepada mitra. Setelah dilaksanakan kegiatan ini, diketahui didapatkan peningkatan nilai post-test dibandingkan dengan nilai pre-test namun tidak signifikan secara statistik (p = 0,120).
Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada Siswa SD Negeri 1 Tua, Tabanan Made Dharmesti Wijaya; Ida Bagus Agung Dody Wira Putra; Amirah Khairunnisa; Anak Agung Gede Indraningrat; Desak Putu Citra Udiyani; Putu Austin Widyasari Wijaya; Putu Shinta Widari Tirka
Warmadewa Minesterium Medical Journal Vol. 4 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : Warmadewa University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wmmj.4.3.2025.189-193

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan salah satu upaya penting dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Anak usia sekolah dasar menjadi kelompok strategis untuk diberikan edukasi PHBS karena sedang berada dalam tahap pembentukan kebiasaan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman dan keterampilan siswa melalui edukasi dan praktik langsung di SD Negeri 1 Tua, Desa Tua, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan. Metode kegiatan meliputi ceramah interaktif, diskusi, serta demonstrasi praktik mencuci tangan yang benar, memilih makanan bergizi, dan menggosok gigi. Sebanyak 35 siswa kelas V dan VI mengikuti kegiatan ini dengan antusias. Hasil pretest menunjukkan rata-rata nilai 9,77 dan meningkat sedikit menjadi 9,91 pada posttest. Perbedaan yang kecil ini menunjukkan bahwa pengetahuan siswa tentang PHBS sebelumnya sudah baik, namun kegiatan edukasi tetap berdampak sebagai penyegaran pengetahuan dan penguatan keterampilan praktis. Kegiatan ini menegaskan bahwa edukasi berbasis praktik mampu menjaga konsistensi pemahaman sekaligus mendorong siswa untuk menerapkan PHBS secara lebih baik dalam kehidupan sehari-hari di sekolah maupun di rumah.
Optimalisasi UKS dan Edukasi Kesehatan Kulit serta Penyuluhan Literasi Keuangan Di SMP Negeri Payangan Ni Wayan Sri Ekayanti; Putu Gde Hari Wangsa; Ida Ayu Santi Purnamawati; Putu Austin Widyasari Wijaya; Luh Gde Evayanti; Ni Wayan Diana Ekayani
Warmadewa Minesterium Medical Journal Vol. 4 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : Warmadewa University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wmmj.4.3.2025.221-225

Abstract

Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) merupakan unit yang memiliki peran strategis di sekolah guna mendukung kesehatan dan kesejahteraan siswa-siswi dan tenaga pendidik. Setiap sekolah diwajibkan memiliki UKS dan fungsinya agar tetap dapat berjalan secara optimal. Peran kader dari kalangan siswa sangat penting untuk menjaga kelangsungan kegiatan UKS. Namun di SMP Negeri Hindu 2 Payangan fungsi tersebut belum berjalan secara optimal. Permasalahan prioritas yang ditangani dalam kegiatan ini adalah belum optimalnya fungsi UKS, permasalahan kesehatan terkait kulit dan organ reproduksi serta pengelolaan keuangan jangka panjang. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk optimalisasi peran UKS dan meningkatkan pengetahuan siswa mengenai kesehatan kulit dan organ reproduksi serta peningkatan pengetahuan guru tentang literasi keuangan jangka panjang. Metode yang digunakan meliputi tiga pilar utama, pertama penyuluhan interaktif mengenai kesehatan kulit dan organ reproduksi yang sering dialami remaja; kedua,pelatihan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) yang praktis dan relevan dengan kondisi sekolah; ketiga, penyuluhan literasi keuangan jangka panjang. Solusi yang diberikan dengan membentuk kader dan memberi pelatihan P3K, penyuluhan kesehatan kulit dan organ reproduksi serta penyuluhan literasi keuangan. Sasaran kegiatan ini adalah siswa-siswi SMP anggota PMR serta guru di SMP Negeri Hindu 2 Payangan. Hasil menunjukkan terdapat peningkatan keterampilan dan pengetahuan siswa sebesar 32% setelah mendapat pelatihan dan penyuluhan. Hal ini menunjukkan keberhasilan program dalam mencapai tujuan.
Pemantauan Tumbuh Kembang pada Anak Keluarga Binaan Program Community-Oriented Medical Education Ni Wayan Diana Ekayani; Rima Kusuma Ningrum; Adi Pratama Putra P; Ni Wayan Sri Ekayanti; Putu Austin Widyasari Wijaya; Luh Gde Evayanti
Warmadewa Minesterium Medical Journal Vol. 5 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Warmadewa University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wmmj.5.1.2026.1-5

Abstract

Gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak masih menjadi prioritas kesehatan sehingga memerlukan kerjasama dari berbagai pihak. Keterlibatan mahasiswa dan dosen pada komunitas merupakan salah satu strategi yang dapat membantu menurunkan angka morbiditas dan mortalitas anak. Berdasarkan survei awal pada mata kuliah Community Oriented Medical Education 1000 Hari Awal Kehidupan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa, pengetahuan mahasiswa masih kurang dalam melakukan deteksi dini tumbuh kembang. Demikian juga dengan keluarga binaan yang kurang memahami pemantauan dan stimulasi tumbuh kembang anak. Tim Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa, melakukan pendampingan pada mahasiswa dan keluarga binaan untuk melakukan pemantauan tumbuh kembang anak. Kegiatan diawali dengan penyegaran mengenai pemeriksaan tumbuh kembang kepada mahasiswa. Selanjutnya, mahasiswa dan dosen melakukan skrining dan edukasi tumbuh kembang kepada keluarga binaan. Keluarga binaan akan dievaluasi selama satu tahun untuk melakukan pemantauan dan stimulasi pada anak. Sepuluh keluarga binaan dipantau dalam kegiatan ini. Hasil skrining menunjukkan semua anak memiliki hasil kurva World Health Organization dan Kuisioner Pra Skrining Perkembangan yang normal. Walaupun demikian, terdapat satu bayi yang perlu mendapatkan perhatian khusus karena lahir prematur dengan berat badan lahir rendah akibat ibu mengalami systemic lupus erythematosus. Hasil dalam kegiatan ini menunjukkan pemantauan anak harus terus dilaksanakan. Selain itu, kerjasama dan dukungan orangtua dan orang sekitar perlu ditingkatkan untuk mengoptimalkan deteksi dini dan stimulasi tumbuh kembang anak.
THE EFFECT OF FRANGIPANI FLOWER ETHANOL EXTRACT ON SUPEROXIDE DISMUTASE (SOD) LEVELS IN MALE RATS EXPOSED TO CIGARETTE SMOKE AND VAPE Austin Widyasari Wijaya Putu; Pharmawati Made; Evayanti Luh Gde; Sri Ekayanti Ni Wayan; Indah Kusumadewi Riandra Ni Putu; Hwee Ming Cheng
Meditory : The Journal of Medical Laboratory Vol. 13 No. 2 (2025): Meditory, Volume 13 No. 2 Tahun 2025
Publisher : Jurusan Teknologi Laboratorium Medis, Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/meditory.v13i2.4826

Abstract

Abstract Background: Both types of cigarettes (traditional and electronic) have negative health effects, and public interest remains high. Based on several studies, antioxidants are known to counteract the effects of ROS caused by cigarettes. One of them is frangipani (Plumeria alba), which has phenols and flavonoids.Objective: To find out the antioxidant effects of frangipani flower extract on test animals exposed to cigarette and vape smoke.Methods: An experimental method with a randomized post-test control group design was used in this study. The sample consists of healthy male Wistar rats divided into five sample groups, which received intervention for a 3-week duration. Data were analyzed using one-way ANOVA followed by post hoc tests.Results: This study found that both cigarettes and vaping lowered SOD levels (P1 and P2 groups; 3.381 and 4.462 ng/mL). Meanwhile, the groups with frangipani flower extract, who were exposed to cigarettes and vaping, had a higher level of SOD (P3 and P4; 6.999 and 8.681 ng/mL).Conclusions: The administration of frangipani flower extract containing antioxidants has a positive effect on SOD levels.