Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISTEM KOLOID DENGAN MENERAPKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) DAN TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) DI SMA Oktariani -
Orbital: Jurnal Pendidikan Kimia Vol 2 No 1 (2018): Orbital: Jurnal Pendidikan Kimia
Publisher : Chemistry Education Department of Education and Teaching Faculty

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/ojpk.v2i1.2162

Abstract

Pembelajaran kimia di SMA X masih belum maksimal sehingga berdampak terhadap hasil belajar yang belum memenuhi KKM yaitu ≥75. Pembelajaran kimia khususnya sistem koloid di SMA X masih terpusat pada kemampuan siswa untuk menghapal tanpa menghubungkannya dengan kehidupan sehari-hari. Untuk mengatasi hal ini diterapakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dan TGT. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh perbedaan hasil belajar sistem koloid dengan menerapkan model pembelajaran NHT dan TGT. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperiman dengan rancangan Randomized Control Group Only Design yang Diperluas. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IA di X, dan sampel penelitian ini adalah siswa kelas XI IA 2 sebagai kelas eksperimen 1 (NHT) dan siswa kelas XI IA 3 sebagai kelas eksperimen 2 (TGT). Sampel diperoleh dengan menggunakan teknik Purposive Sampling. Data diperoleh dari tes hasil belajar kognitif yang diberikan di akhir pembelajaran, dimana soal tes akhir ini telah diujicobakan terlebih dahulu. Data tersebut kemudian dianalisis secara statistik dengan menggunakan uji-t. Hasil analisis data hasil belajar kognitif diperoleh rata-rata kelas eksperimen 1 (NHT) = 81,8 dan kelas eksperimen 2 (TGT) = 80,8. Dari hasil uji-t yang dilakukan pada taraf nyata 0,05 diperoleh thitung = 0,42 dan ttabel = 2,00 (dk=73), terlihat bahwa thitung < ttabel maka H0 diterima sedangkan H1 ditolak, yang artinya kedua kelas sampel tidak memiliki perbedaan yang signifikan. Akan tetapi dapat meningkatakan hasil belajar, hal ini terlihat dari nilai rata-rata kelas sampel yang memenuhi KKM yaitu ≥ 75.
Keterampilan Berpikir Kritis Calon Guru Kimia sebagai Kesiapan Menghadapi Revolusi Industri 4.0 Oktariani Oktariani; Asyti Febliza; Nurul Fauziah
Journal of Natural Science and Integration Vol 3, No 2 (2020): JNSI
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jnsi.v3i2.8791

Abstract

This research was conducted to identify and describe prospective teachers’ critical thinking skills profile as readiness to face the industrial revolution 4.0. This research was a descriptive research. Research subjects were  chemistry education students who are prospective chemistry teachers. The instruments used in this study were the Critical Thinking Ability Test and Critical Thinking Ability Questionnaire. The instrument used is valid and reliable. The results of the study showed that the critical thinking skills of prospective chemistry teacher students are still in sufficient criteria with average score 46,7. It was also found that students' critical thinking skills in 5th  semester  were better than those in semester 3rd and 1st with average score 57,46 and 41. This result was also supported by differences in student performance for each indicator of critical thinking skills. Chemistry students show better performance on indicators of building basic skills compared to other critical thinking skills indicators. Meanwhile, the indicators on building strategies and tactics of chemistry education students still showed  poor performance than other indicators. This needs to be improved immediately in order to prepare prospective chemistry teachers who are ready to compete in facing the industrial revolition 4.0. Improvements can be made by designing learning methods, teaching materials and evaluation tools that can improve students' critical thinking skills.Keywords: critical thinking skill, education 4.0., prospective chemistry teachers, revolutioanl industry 4.0ABSTRAK.Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan profil keterampilan berpikir kritis calon guru kimia sebagai kesiapan dalam menghadapi revolusi industri 4.0. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Subjek penelitian merupakan mahasiswa pendidikan kimia yang merupakan calon guru kimia. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes keterampilan berpikir kritis dan kuisioner keterampilan berpikir kritis. Instrumen yang digunakan sudah valid dan reliabel.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan berpikir kritis calon guru kimia masih berada pada kriteria cukup yaitu dengan skor rata-rata 46,7. Selain itu juga ditemukan bahwa keterampilan berpikir kritis mahasiswa semester 5 lebih baik dibandingkan semester 3 dan semester 1 dengan skor rata-rata masing-masingnya yaitu 57, 46 dan 41.  Hasil ini juga didukung dengan adanya perbedaan performa mahasiswa untuk masing-masing indikator keterampilan berpikir kritis. Calon guru kimia menunjukkan  performa yang lebih baik pada indikator membangun keterampilan dasar dibandingkan dengan indikator keterampilan berpikir kritis lainnya. Sementara itu, pada indikator membangun strategi dan taktik calon guru kimia masih menunjukkan performa yang kurang baik dibandingkan dengan indikator yang lainnya. Hal ini perlu segera diperbaiki guna mempersiapkan calon guru kimia yang siap bersaing menghadapi era revolusi industri 4.0. Perbaikan dapat dilakukan dengan cara merancang metode pembelajaran, bahan ajar dan alat evaluasi yang dapat mengasah keterampilan berpikir kritis peserta didik. Kata kunci: calon guru kimia, keterampilan berpikir kritis, pendidikan 4.0, revolusi industri 4.0
Kebutuhan Mahasiswa Terhadap Video Kontekstual sebagai Media Pembelajaran Pada Masa Pandemi COVID-19 Asyti Febliza; Oktariani Oktariani; Zul Afdal
Jurnal Basicedu Vol 5, No 3 (2021): June Pages 1111-1682
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i3.883

Abstract

Kebutuhan terhadap media pembelajaran di masa COVID-19 tidak terhindarkan sebagai alat bantu dalam proses penyampaian informasi kepada mahasiswa. Salah satu media pembelajaran audio visual yang memuat konsep-konsep nyata dalam kehidupan sehari-hari adalah video kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan mahasiswa terhadap video pembelajaran kontekstual pada masa pandemi COVID-19. Metode survey dilakukan pada penelitian ini dengan menyebarkan kuesioner online kepada 180 mahasiswa FKIP UIR yang berasal dari enam program studi yaitu: PGSD, Pendidikan Bahasa Indonesia, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Matematika, Pendidikan Biologi dan Pendidikan Matematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh mahasiswa menyatakan kebutuhannya terhadap media pembelajaran, 99% menyatakan bahwa dosen perlu merancang media pembelajarannya sendiri, 84% menyatakan bahwa video kontekstual cocok digunakan dalam mengajarkan materi kuliah dan 97% mengungkapkan bahwa konsep kontekstual perlu dintegrasikan dalam bentuk video, serta 98% membutuhkan video kontekstual. Hasil penelitian ini dapat menjadi informasi bagi para pendidik dalam mengunakan atau merancang media pada masa pandemi COVID-19.
Pengetahuan Keselamatan Kerja Mahasiswa Calon Guru di Laboratorium Oktariani Oktariani; Asyti Febliza; Yelfira Sari; Nurul Fauziah
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 4 (2022): August Pages 5501-6400
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v4i4.2971

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan profil pengetahuan keselamatan kerja mahasiswa calon guru kimia di laboratorium. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Subjek penelitian merupakan mahasiswa pendidikan kimia yang merupakan calon guru kimia. Data penelitian ini dikumpulkan dengan metode tes menggunakan instrumen kuesioner pengetahuan keselamatan kerja di laboratorium. Instrumen yang digunakan sudah valid dan reliabel.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan keselamatan kerja mahasiswa calon guru kimia di laboratorium masih berada pada kriteria cukup yaitu dengan skor rata-rata 63,3. Selain itu juga ditemukan bahwa pengetahuan keselamatan kerja mahasiswa calon guru kimia di laboratorium semester 5 lebih baik dibandingkan semester 3 dan 1 dengan skor rata-rata masingnya yaitu 76, 63 dan 51.  Hasil ini juga didukung dengan adanya perbedaan performa mahasiswa untuk masing-masing indikator pengetahuan keselamatan kerja di laboratorium. Hal ini perlu segera ditindaklanjuti guna mempersiapkan tenaga pendidik khususnya calon guru kimia profesional yang tidak hanya memiliki pemahaman konsep tetapi juga memiliki keterampilan sebagai pembimbing praktikum yang memiliki pemahaman terhadap keselamatan kerja di laboratorium. Jadi, kecelakaan di laboratorium bisa dicegah.
KESELARASAN ANTARA KURIKULUM DAN PEMBELAJARAN IPA-KIMIA SMP oktariani oktariani; andhika baruri
Journal of Research and Education Chemistry Vol. 1 No. 2 (2019): Oktober
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (837.453 KB) | DOI: 10.25299/jrec.2019.vol1(2).3500

Abstract

ABSTRACT This study was conducted to: (1) analyze the level of alignment between curriculum and science-chemistry learning in Junior High School and (2) describe the discrepancies between curriculum and science-chemistry learning in Junior High School in term of cognitive demands as well as subject content covered. This study was descriptive research which combined survey method and content analysis. The survey was conducted on 25 Junior High School science teacher in Bandung. Content analysis conducted on curriculum science-chemistry document. To determine the degree of alignment criteria, this study used the method developed by Porter. The results showed that alignment index between chemistry content on TIMSS and science-chemistry learning in Junior High School was 0.572 (middle level). This imperfect of alignment is characterized by the discrepancies in term of subject content covered and cognitive demands. This can affect certainly toward the achievement of students and quality of education in Indonesia. Keywords: Alignment Index, alignment, curriculum, science-chemistry learning in Junior High School,. ABSTRAK Penelitian ini dilakukan untuk: (1) menganalisis keselarasan antara kurikulum dan pembelajaran IPA-Kimia SMP, dan (2) mendeskripsikan perbedaan cakupan materi dan tuntutan kemampuan kognitif antara kurikulum dan Pembelajaran IPA-Kimia SMP. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang menggabungkan metode survei dan analisis konten. Survei dilakukan terhadap 25 orang guru IPA SMP di kota Bandung. Penentuan subjek penelitian ini dilakukan dengan teknik stratified sampling. Analisis konten dilakukan terhadap kurikulum IPA-Kimia SMP. Untuk menentukan kriteria tingkat keselarasan, metode yang digunakan adalah metode yang dikembangkan oleh Porter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indeks keselarasan antara kurikulum dengan pembelajaran IPA-Kimia SMP sebesar 0,572 (tingkat sedang). ketidaksempurnaan tingkat keselarasan ini ditandai dengan adanya perbedaan cakupan materi dan tuntutan kemampuan kognitif. Ini tentu mempengaruhi pencapaian siswa dan mutu Pendidikan di Indonesia Kata-kata kunci: indeks keselarasan, keselarasan, kurikulum, pembelajaran IPA-Kimia SMP
Kebutuhan Mahasiswa Terhadap Video Kontekstual sebagai Media Pembelajaran Pada Masa Pandemi COVID-19 Asyti Febliza; Oktariani Oktariani; Zul Afdal
Jurnal Basicedu Vol 5, No 3 (2021): June Pages 1111-1682
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i3.883

Abstract

Kebutuhan terhadap media pembelajaran di masa COVID-19 tidak terhindarkan sebagai alat bantu dalam proses penyampaian informasi kepada mahasiswa. Salah satu media pembelajaran audio visual yang memuat konsep-konsep nyata dalam kehidupan sehari-hari adalah video kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan mahasiswa terhadap video pembelajaran kontekstual pada masa pandemi COVID-19. Metode survey dilakukan pada penelitian ini dengan menyebarkan kuesioner online kepada 180 mahasiswa FKIP UIR yang berasal dari enam program studi yaitu: PGSD, Pendidikan Bahasa Indonesia, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Matematika, Pendidikan Biologi dan Pendidikan Matematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh mahasiswa menyatakan kebutuhannya terhadap media pembelajaran, 99% menyatakan bahwa dosen perlu merancang media pembelajarannya sendiri, 84% menyatakan bahwa video kontekstual cocok digunakan dalam mengajarkan materi kuliah dan 97% mengungkapkan bahwa konsep kontekstual perlu dintegrasikan dalam bentuk video, serta 98% membutuhkan video kontekstual. Hasil penelitian ini dapat menjadi informasi bagi para pendidik dalam mengunakan atau merancang media pada masa pandemi COVID-19.
Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah Jurnal Nasional Terakreditasi kepada Guru di SMAN 3 Tualang Kabupaten Siak Nurul Fauziah; Oktariani; Rahmawati; Roizawati
Community Education Engagement Journal Vol. 4 No. 1 (2022): October
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/ceej.v4i1.10787

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu memberikan pelatihan penulisan artikel ilmiah pada jurnal nasional terakreditasi kepada guru-guru di SMAN 3 Tualang Kabupaten Siak. Ditemukan permasalahan mitra sasaran yaitu masih sangat rendahnya publikasi artikel ilmiah guru-guru pada jurnal nasional terakreditasi, hal ini merupakan salah satu syarat utama untuk kenaikan pangkat. Guru-guru akan diberikan sebuah template dari artikel jurnal nasional terareditasi. Pemateri akan menguraikan satu persatu komponen yang ada pada template artikel jurnal nasional terareditasi tersebut. Pemateri juga akan mencontohkan bagaimana caranya membuat akun pada jurnal sasaran dan bagaimana langkah-langkah submit artikel pada suatu jurnal. Artikel yang sudah terbit bisa digunakan untuk mengurus kepangkatan dan administrasi lainnya. Guru-guru mulai memahami bagaimana cara menerbitkan artikel ilmiah pada jurnal nasional terakreditasi.
Pengembangan E-Modul Belajar dan Pembelajaran Bernuansa Hasil Riset Kependidikan Nurul Fauziah; Oktariani Oktariani; Rahmawati Rahmawati
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v5i1.4484

Abstract

E-modul merupakan salah satu bahan ajar yang          dikemas dalam bentuk elektronik, sistematis yang memuat seperangkat pengalaman belajar yang terencana dan didesain untuk membantu peserta didik di dalam proses pembelajaran. Berdasarkan hasil analisis kebutuhan mahasiswa yang telah dilakukan diperlukan adanya pengembangan e-modul belajar pembelajaran bernuansa hasil riset. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui validitas e-modul belajar dan pembelajaran benuansa hasil riset kependidikan. Jenis penelitian ini adalah penelitian R&D (Research and Development) menggunakan model pengembangan Plomp. Teknik pengumpulan data berupa lembar self evaluation, lembar wawancara, lembar validasi, dan dokumentasi. Data yang didapatkan akan dianalisis secara deskripstif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahapan self evaluation penulis sudah melakukan pengecekan terhadap kelengkapan e-modul yang dikembangkan berdasarkan panduan penyusunan perangkat pembelajaran dan bahan ajar dan dinyatakan telah lengkap dan sesuai. Selanjutnya dilakukan validasi oleh validator ahli materi dengan nilai 3.7 kategori sangat valid dan validator ahli media dengan nilai 3.6 kategori sangat valid. Rata-rata nilai validasi dari kedua validator adalah 3.7 dengan kategori sangat valid. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan validitas e-modul belajar dan pembelajaran benuansa hasil riset kependidikan dinyatakan sangat valid
Pelatihan Penulisan Karya Tulis Ilmiah kepada Guru-guru di SDN 42 Pekanbaru Nurul Fauziah; Oktariani Oktariani; Roizawati Roizawati; Rahmawati Rahmawati
Community Education Engagement Journal Vol. 5 No. 1 (2023): Oktober
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/ceej.v5i1.14624

Abstract

The aim of this community service activity is to provide training in writing scientific papers to teachers at SDN 42 Pekanbaru. The problem with partners is that there is still a low level of publication of teachers scientific papers in national journals and accredited national journals, especially is scientific publications are one of the main requirements for promotion. Teachers are asked to adapt their PTK research reports to the selected journal template. Starting from the title component to the bibliography. The completed journal will be sent to the speakers email for review before the journal is submitted to each targeted journal. In conclusion, teachers understand how to write scientific papers in journal form, they can contribute to increasing scientific literacy and articles that have been published in scientific journals can have significant benefits in the field of administration, including rank and educational administration.
FEKTIFITAS LAJU ALIR SISTEM MULTI SOIL LAYERING (MSL) TERHADAP REDUKSI KADAR COD, BOD DAN KESADAHAN PADA AIR TANAH DI DESA TELUK NILAP, KECAMATAN BABUSSALAM, ROKAN HILIR Arief Yandra Putra; Fitri Mairizki; OKTARIANI OKTARIANI
Jurnal Katalisator Vol 5, No 2 (2020): KATALISATOR
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22216/jk.v5i2.5724

Abstract

Air merupakan kebutuhan pokok dimana kualitas dan kuantitasnya harus dijaga, baik secara fisik, biologis serta kimia. Sumber daya air yang banyak mendapatkan perhatian dan paling banyak dibutuhkan adalah air tanah. Kualitas dan potensi air tanah pada suatu wilayah mencakup komponen fisika, kimia dan biologi. Air tanah perlu mendapatkan perhatian khusus apalagi air tanah banyak tercemar oleh berbagai macam limbah yang mengandung COD dan  BOD. Kesadahan merupakan salah satu sifat kimia yang dimiliki oleh air. Air dikatakan sadah jika mengandung ion Ca dan Mg. Ada beberapa alternatif pengolahan air limbah/tercemar yang dapat diterapkan. Salah satu sistem pengolahan air limbah yang menggabungkan kinerja tangki septik dan pertumbuhan lekat yang dikenal dengan sistem MSL. Metode ini dikenal murah dari segi biaya, sederhana, mudah dari segi pengoperasian dan pengontrolan, dan juga bersifat ramah lingkungan. Pengambilan sampel menggunakan teknik pengamatan yang mengacu pada hasil penelitian sebelumnya. Variasi laju alir yang digunakan dalam sistem MSL untuk mereduksi kadar BOD, COD dan kesadahan yaitu 10, 15, 30, 60, 120 dan 180 ml/min. Dari hasil diperoleh efisiensi reduksi BOD, COD dan kesadahan yaitu 98,02%, 50,62% dan 78,50% dengan variasi laju alir 10 ml/min. Hasil yang diperoleh telah memenuhi syarat baku mutu air menurut PP RI NO.82 Tahun 2001 dan Permenkes No.416 Tahun 1990. Semakin kecil laju alir yang digunakan maka efisiensi reduksi akan semakin tinggi karena waktu kontak antara sampel dengan lapisan pada MSL akan semakin lama.Â