Nurdjaman, Susanna
Oceanography Reasearch Group, Faculty Of Earth Sciences And Technology, Institut Teknologi Bandung

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Analisis Perbandingan Pemetaan Ekosistem Bentik Menggunakan Allen Coral Atlas dan Sentinel-2 di Kepulauan Pagai Nurdjaman, Susanna; Saefulloh, Muhammad Abia; Nur, Syarifudin
Coastal and Ocean Journal (COJ) Vol 9 No 2 (2025): COJ (Coastal and Ocean Journal)
Publisher : Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/coj.v9i2.363710

Abstract

Ekosistem bentik adalah komponen penting dalam ekosistem pesisir, sehingga perlindungannya sangat diperlukan untuk menjaga kesehatan ekosistem. Penelitian ini menyajikan analisis perbandingan pemetaan bentik di Kepulauan Pagai, Sumatera Barat, dengan fokus pada ekosistem bentik. Penelitian ini menggunakan dua sumber citra satelit yang berbeda: Allen Coral Atlas yang diperoleh dari satelit Dove milik Planet Labs dengan resolusi spasial 3-5 meter, dan citra Sentinel-2 dari program Copernicus ESA, dengan resolusi 10 meter. Data Allen Coral Atlas diproses menggunakan Google Earth Engine dan divisualisasikan dalam QGIS, sedangkan data Sentinel-2 diproses menggunakan Snap dan QGIS, mencakup periode yang sama dari tahun 2016-2020. Validasi in situ, berdasarkan data sekunder dari Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (KKP), mencakup data lapangan dari enam stasiun di Pagai Utara dan Pagai Selatan. Data ini digunakan untuk memvalidasi keberadaan lamun, mangrove dan karang dan mengidentifikasi spesies di habitat aslinya. Analisis mengungkapkan tingkat kesamaan yang tinggi antara peta dari kedua sumber, terutama dalam pemetaan habitat lamun. Namun, perbedaan dicatat di area yang dipengaruhi oleh tutupan awan dan dinamika sedimen, yang menyebabkan sedikit perbedaan hasil. Secara keseluruhan, perbandingan ini menyoroti keandalan kedua dataset untuk pemetaan bentik, menunjukkan bahwa penggabungan kedua data ini menyediakan data yang kuat untuk validasi lapangan dan penelitian ekologi lebih lanjut, terutama di lingkungan pesisir dinamis di Kepulauan Pagai.
Rumah Garam Daur Ulang Atasi Impor Garam dan Solusi Banjir Rob di Pantura, Jawa Barat nurdjaman, Susanna -; Radjawane, Ivonne M; Taofiqurohman, Ankiq -; Khoirunnisa, Qonitah; Hudzaifah, Hudzaifah; Wulandari, Suci; Septian, Adhi; Umaro, Dimaz Akbar
Farmers : Journal of Community Services Vol 7, No 1 (2026): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v7i1.67550

Abstract

Wilayah Pantai Utara (Pantura) Jawa Barat masih menghadapi dua permasalahan utama, yaitu ketergantungan pada impor garam akibat produksi lokal yang terbatas serta ancaman banjir rob yang merusak infrastruktur dan mengganggu mata pencaharian. Untuk menjawab hal tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat ini memperkenalkan Recycle Salt House, fasilitas produksi garam yang dibangun dari botol plastik bekas sebagai solusi berbiaya rendah dan ramah lingkungan. Desain bertingkat memungkinkan rumah garam tetap berfungsi saat banjir rob sekaligus mendukung pengelolaan limbah plastik. Melalui kegiatan sosialisasi, persiapan, pelatihan, dan pendampingan, program ini berhasil membangun rumah garam di Desa Bungko Lor, Kabupaten Cirebon, yang telah menghasilkan garam pada uji coba awal. Keterlibatan KUD Mina Jaka Bhakti dan pemuda pesisir menunjukkan potensi program ini dalam meningkatkan produksi garam lokal, memberdayakan masyarakat, serta mendukung keberlanjutan lingkungan di wilayah pesisir.