Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

THE INFLUENCE OF MOTIVATION AND LEADERSHIP STYLE ON THE PERFORMANCE OF TEBING TINGGI DISPORA EMPLOYEES (Case Study on Contract Employees of the Youth and Sports Service in Pematang Siantar City) Hafnida Ritonga, Sri; Panjaitan, Hadi; Mayanta Tarigan, Hendri; Karo Karo, Romaida; Aulia Nanda, Ficha
International Conference on Health Science, Green Economics, Educational Review and Technology Vol. 4 (2022): International Conference on Health Science, Green Economics, Educational Review and T
Publisher : Universitas Efarina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.266 KB) | DOI: 10.54443/ihert.v4i.218

Abstract

This study aims to find out how the influence of motivation and leadership style on the performance of Pematang Siantar Dispora employees. The research method used is the method of qualitative data and quantitative data. While the data used is primary data. 1) obtained a tcount value of 1.482 With α = 5%, ttable (5%; 31-2=29) obtained a ttable value of 2.045 From this description it can be seen that tcount (1.482) < ttable (2.045), as well as the significance value by 0,14> 0.05 it can be concluded hypothesisfirst denied, meaningMotivation Variable (X1) is not significant to Employee Performance Variable (Y). 2)tcount value is obtained3,433With α = 5%, ttable (5%; 31-2 = 29) obtained a ttable value of 2.045 From this description it can be seen that tcount (3,433) > ttable (2.045), and a significance value of 0.00 <0.05, it can be concluded that the second hypothesis is accepted, meaningLeadership Style Variable (X2) has a positive and significant effecton Employee Performance Variable (Y). 3) the value of Fcount is obtained29,335With α = 5%, dk quantifier: 3, dk denominator: 31-2-1 (5%; 2; 28) the Ftable value is 3.34. From this description it can be seen that Fcount (29,335) > Ftable (3.34), and a significance value of 0,00< 0.05, it can be concluded that the third hypothesis is accepted, meaning Motivation Variable (X1), Leadership Style Variable (X2) have a positive and significant simultaneous effect on Employee Performance Variable (Y).
Pembentukan Karakter Siswa Kelas III SDN 054871 KW. Begumit Melalui Fabel Pendidikan Kewarganegaraan Nanda, Ficha Aulia; Maulina, Intan
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 1 No. 01 (2021): Article Research Edisi April 2021
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.977 KB) | DOI: 10.47709/educendikia.v1i1.1002

Abstract

Pendidikan nasional berfungsi sebagai pemelihara nilai-nilai di dalam masyarakat agar terus dapat dilestarikan. Pendidikan karakter merupakan filter bagi hal negatif dalam globalisasi. Untuk menanamkan nlai-nilai pendidikan karakter, tentu tidak cukup hanya sekadar diberikan hafalan atau nilai ujian yang memenuhi standar kelulusan, namun secara keseluruhan haruslah terintegrasi antara kognitif, afektif dan psikomotorik. Dalam penelitian ini, peneliti mengkaji peningkatan karakter siswa kelas 3 SDN 054872 KW.Begumit  melalui fabel Pendidikan Kewarganegaraan . Fabel merupakan cerita binatang yang diajarkan di SD kelas 3. Fabel berisi berbagai nilai yang dapat diajarkan kepada siswa. Banyak nilai pembelajaran yang dapat dieksplorasi dalam fabel yang selanjutnya dapat digunakan sebagai alternatif dalam mengedukasi siswa. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menunjukkan apa saja nilai pendidikan karakter yang dapat diambil dalam fable dan mendeskripsikan bagaimana pembentukan karakter siswa kelas 3 SDN 054871 KW. Begumit melalui Pendidikan kewarganegaraan fabel. Jenis penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu penelitian kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa nilai karakter di dalam fabel yang dapat menjadi suri tauldan untuk siswa Sekolah Dasar Negeri 091320 diantaranya: sikap jujur, sikap tanggung jawab juga sikap rasa ingin menolong dan pembentukkan karakter siswa SDN 054871 KW. Begumit melalui fabel pendidikan kewarganegaraan dilakukan dengan pendekatan buku-buku, komunikasi yang baik, serta implementasi yaitu dengan mengajak siswa berpartisipasi untuk tampil dan guru mengajak siswa untuk mengaplikasikan apa yang mereka dapat dari cerita-cerita fabel yang telah mereka pelajari bersama
Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar Terhadap Hasil Belajar Pkn Kelas III SDN 191320 Raya Togah Nanda, Ficha Aulia; Samosir, Alexander
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 3 No. 01 (2023): Artikel Riset Edisi April 2023
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v3i01.2292

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan kurikulum merdeka belajar terdap hasil belajar PKn kelas V SDn 191320 Raya Tongah. jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, prosedur pengumpulan data di mulai dari penentuan sampel dilakukan dengan Teknik random sampling, pengumpulan data primer berupa hasil ujian tengah semester pada mata pelajara Pkn serta populasi dan sampel penelitian yaitu siswa kelas III SDn 191320 Raya Tongah dengan jumlah siswa 33 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum merdeka belajar diterapkan di SD pada tahun 2023 yaitu pada semester genap. Merdeka belajar pada semsester genap. Penerapan kurikulum merdeka belajar tidak lagi berbasis tema melainkan mata pelajaran yang diampuh oleh masing-masing guru berdasarkan kesepakatan tentang bidang studi apa yang akan diajarkan, penerapan kurikulum merdeka mulai diadopsi dengan baik oleh siswa. Berdasarkan hasil analisis data terjadi perbedaan yang signifikan terhadap hasil ujian tengah semester di semester ganji dan hasil ujian tengah semester di semester genap (penerapan kurikulum merdeka belajar) setelah diberlakukan uji paired sample t-test yang menunjukan terjadinya perbedaan signifikan dari perbandingan hasil belajar Pkn siswa kelas III di SDN 191320 Raya Tongah.
Kemampuan Guru Sekolah Dasar Mengadakan Variasi pada Pembelajaran PKN di SDN 050676 Kebun Balok Nanda, Ficha Aulia
Jurnal Pendidikan Sains dan Komputer Vol. 4 No. 01 (2024): Artikel Riset Periode Februari 2024
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jpsk.v4i01.3652

Abstract

Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan: (1) kemampuan guru PKn di SDN 050676 Kebun Balok dalam melaksanakan pembelajaran (2) faktor penghambat dan pendukung guru PKndi SDN 050676 Kebun Balok dalam melaksanakan pembelajaran secara profesional. Metode penelitian mengguna-kan jenis penelitian kualitatif. Subjek penelitian guru PKn 2, Kepala Sekolah 3, guru mata pelajaran lain 9, siswa 6 serta pengawas 1. Teknik pengumpulan data: pengamatan parti-sipasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model kualitatif-interaktif. Hasil penelitian: (1) kemampuan guru PKn dalam pembelajaran kurang. Penyusunan RPP belum serius. Pelaksa-naan pembelajaran didasarkan kebiasaan guru mengajar. Guru belum berperan sebagai pendidik, inovator, dan teladan. Penilaian berbentuk ulangan harian, ujian mid semester dan ujian semesteran, belum mengembangkan instrumen penilaian. (2) Hambatan internal terbatasnya wawasan materi PKn, lemahnya motivasi mempelajari bahan ajar, komitmen belum kuat, terbatasnya pengalaman mengikuti forum ilmiah. Hambatan eksternal terbatasnya media pembelajaran di sekolah. Media pembelajaran kurang menarik ditampilkan di kelas. Keterbatan di sekolah adalah sumber bahan ajar.
Pelatihan dan Pengajaran Implementasi Strategi Pemasaran Digital E-Wom untuk Meningkatkan Jumlah Siswa di Madrasah Tsanawiyah Azzidin Medan Denai Edy Firmansyah; Arham Syaukani; Dea Okviar Egano Napitupulu; Ficha Aulia Nanda; Ilhamsyah Siregar; Rio Dwi Fikriansyah
Jurnal Pelayanan Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2024): Jurnal Pelayanan Masyarakat
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/jpm.v1i4.892

Abstract

Madrasah Tsanawiyah Azzidin Medan is a junior high school in Medan Denai District that promotes not only through manual media, but also through social media. However, during the period of 2023, the number of students who want to attend Madrasah Tsanawiyah Azzidin has decreased from 85 students in 2022 to 73 students in 2023. This is because there are still many teachers, education staff and school marketing staff who are unable to convey good and positive communication to prospective consumers through e-wom facilities, so they are less able to give a positive impression when conducting promotions. As a result, promotions with e-wom have not been utilized optimally, which makes parents of students as consumers unable to communicate carefully every message and positive impression through the school, because they still prioritize manual promotions, so that many of these prospective consumers have not been moved, so they decide not to attend Madrasah Tsanawiyah Aidin Medan Denai so that training and teaching are needed regarding the implementation of e-WOM. The method of implementing this training is done by conducting lecture methods, as well as through real presentations and simulations in implementing e-WOM applications on social media to carry out promotional activities in order to increase the number of students attending Madrasah Tsanawiyah Azzidin Medan. From the results of community service in the form of training on implementing e-WOM marketing applications, it can be seen that 37 education personnel, teachers and marketing personnel at Madrasah Tsanawiyah Azzidin Medan can improve their ability to implement the use of e-WOM applications when conducting promotions to increase the number of students who will attend Madrasah Tsanawiyah Azzidin Medan.
Program Kelompok Belajar  SD Negeri 106827 Desa Durian Melalui Pendekatan Direct Instruction Samosir, Alexander; Sihombing, Chintani; Tambunan , Jubelando; Karo, Romaida Karo; Nanda, Ficha Aulia
Jurnal Ilmu Pendidikan Nasional (JIPNAS) Vol. 1 No. 3 (2023): JIPNAS - Desember
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/jipnas.v1i3.187

Abstract

Kegiatan program kelompok belajar dilakukan di desa durian  pada siswa SD Negeri 106827 Desa Durian dimulai pada 12 April- 29 April 2023 terhitung kegiatan ini dilaksanakan sekitar 2 minggu lamanya. Pendidikan merupakan suatu pembelajaran, pengetahuan, ketrampilan, dan kebiasaan sekelompok orang yang diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Secara sederhana pendidikan adalah proses pembelajaran bagi peserta didik untuk dapat paham dan membuat manusia lebih kritis dalam berpikir. Berbagai upaya dalam meningkatkan pendidikan dasar telah dilakukan mulai dari terbitnya model, strategi, metode pembelajaran yang terus berkembang dari waktu ke waktu. Perubahan metode pembelajaran yang seharusnya dilakukan secara langsung dan tatap muka berubah menjadi pembelajaran yang dilakukan di dalam kelas.Seperti banyaknya siswa kelas rendah yang masih belum bisa membaca dan menulis, dan kelas tinggi masih belum menghafal perkalian secara lancar. Dengan dilakukanya program tersebut penambahan pembelajaran diluar sekolah siswa dapat mengembangkan kemampuan dan hasil belajar siswa melalui pendekatan direct instruction.
Peran Pendidikan Pancasila dalam Membentuk Karakter Peserta Didik di Sekolah Dasar 050668 Lubuk Dalam Stabat Nanda, Ficha Aulia
Jurnal Pendidikan Sains dan Komputer Vol. 5 No. 01 (2025): Call for Papers February 2025
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jpsk.v5i01.5478

Abstract

Pendidikan Pancasila berperan penting dalam membentuk karakter bangsa, karena karakter yang berkualitas akan memberikan landasan yang kokoh bagi pembangunan bangsa yang berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan dalam jurnal ini adalah studi pustaka. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan Pancasila memiliki peran yang signifikan dalam membentuk karakter peserta didik di sekolah. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya perhatian lebih terhadap pendidikan Pancasila baik pada pendidikan formal maupun nonformal. Pendidikan Pancasila juga harus diselenggarakan secara sistematis dan terintegrasi dalam kurikulum, serta didukung dengan metode pembelajaran yang inovatif dan efektif. Di tingkat SD, penerapan nilai-nilai Pancasila dapat dilakukan melalui berbagai aktivitas yang langsung mengarah pada pembentukan karakter. Misalnya, dalam kegiatan gotong royong, menghormati perbedaan, serta menjunjung tinggi keadilan dan kemanusiaan. Dengan demikian, pendidikan Pancasila tidak hanya berfungsi untuk memberikan pemahaman teoretis, tetapi juga untuk membentuk perilaku positif yang menjadi dasar karakter siswa. Melalui pendekatan ini, siswa dapat menanamkan nilai-nilai moral yang kuat yang akan membimbing mereka sepanjang hidup. Selain itu, pendidikan Pancasila dapat mendorong siswa untuk menjadi individu yang bertanggung jawab dan peduli terhadap lingkungan sekitar. Penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari diharapkan dapat membantu mereka tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas dalam bidang akademik, tetapi juga matang dalam sikap sosial dan moral. Oleh karena itu, peran pendidikan Pancasila di sekolah dasar sangat vital dalam mencetak karakter peserta didik yang berkualitas dan memiliki integritas yang tinggi.
Penerapan Pendidikan Karakter Melalui Pelajaran PPKN di MA Taruna Teknik Al-Jabbar Nanda, Ficha Aulia; Maulina, Intan
Pengabdian Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 01 (2025): Artikel Periode April 2025
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/ppi.v3i01.5817

Abstract

Pendidikan karakter merupakan sistem yang bertujuan menanamkan nilai-nilai moral dan etika kepada warga sekolah, mencakup aspek pengetahuan, kesadaran, dan tindakan nyata dalam penerapan nilai-nilai tersebut. Salah satu komponen penting dalam pendidikan karakter di Indonesia adalah internalisasi nilai-nilai Pancasila. Kurangnya kesadaran dalam menghayati dan mengamalkan nilai-nilai tersebut dapat menyebabkan degradasi karakter bangsa, yang berdampak negatif pada moral dan akhlak generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Pancasila melalui metode keteladanan dan pembiasaan. Pelaksanaan pembelajaran dilakukan di MA Taruna Teknik Al-Jabbar pada tanggal 20, 21, 22, dan 24 Januari 2025, dalam empat kali pertemuan di kelas. Sebelum mengajar secara individu, program kerja disusun terlebih dahulu sebagai pedoman pelaksanaan. Metode kegiatan yang digunakan dalam menyampaikan materi Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 bersifat edukatif dan partisipatif, dengan pendekatan yang berpusat pada peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kepustakaan (library research) dengan merujuk pada berbagai literatur relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa bimbingan, pembiasaan, serta pelatihan ketaatan terhadap tata tertib sekolah, penanaman semangat kebangsaan, cinta tanah air, sikap demokratis, dan kepedulian sosial merupakan strategi efektif dalam membentuk karakter siswa berdasarkan nilai-nilai Pancasila. Pendidikan karakter yang terstruktur dan berkelanjutan sangat penting dalam menciptakan generasi bangsa yang berintegritas.
Peran Pendidikan Pancasila dalam Membentuk Karakter Peserta Didik di Sekolah Dasar 050668 Lubuk Dalam Stabat Nanda, Ficha Aulia
Jurnal Pendidikan Sains dan Komputer Vol. 5 No. 01 (2025): Artikel Riset February 2025
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jpsk.v5i01.5478

Abstract

Pendidikan Pancasila berperan penting dalam membentuk karakter bangsa, karena karakter yang berkualitas akan memberikan landasan yang kokoh bagi pembangunan bangsa yang berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan dalam jurnal ini adalah studi pustaka. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan Pancasila memiliki peran yang signifikan dalam membentuk karakter peserta didik di sekolah. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya perhatian lebih terhadap pendidikan Pancasila baik pada pendidikan formal maupun nonformal. Pendidikan Pancasila juga harus diselenggarakan secara sistematis dan terintegrasi dalam kurikulum, serta didukung dengan metode pembelajaran yang inovatif dan efektif. Di tingkat SD, penerapan nilai-nilai Pancasila dapat dilakukan melalui berbagai aktivitas yang langsung mengarah pada pembentukan karakter. Misalnya, dalam kegiatan gotong royong, menghormati perbedaan, serta menjunjung tinggi keadilan dan kemanusiaan. Dengan demikian, pendidikan Pancasila tidak hanya berfungsi untuk memberikan pemahaman teoretis, tetapi juga untuk membentuk perilaku positif yang menjadi dasar karakter siswa. Melalui pendekatan ini, siswa dapat menanamkan nilai-nilai moral yang kuat yang akan membimbing mereka sepanjang hidup. Selain itu, pendidikan Pancasila dapat mendorong siswa untuk menjadi individu yang bertanggung jawab dan peduli terhadap lingkungan sekitar. Penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari diharapkan dapat membantu mereka tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas dalam bidang akademik, tetapi juga matang dalam sikap sosial dan moral. Oleh karena itu, peran pendidikan Pancasila di sekolah dasar sangat vital dalam mencetak karakter peserta didik yang berkualitas dan memiliki integritas yang tinggi.
Kemampuan Guru Sekolah Dasar Mengadakan Variasi pada Pembelajaran PKN di SDN 050676 Kebun Balok Nanda, Ficha Aulia
Jurnal Pendidikan Sains dan Komputer Vol. 4 No. 01 (2024): Artikel Riset Periode Februari 2024
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jpsk.v4i01.3652

Abstract

Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan: (1) kemampuan guru PKn di SDN 050676 Kebun Balok dalam melaksanakan pembelajaran (2) faktor penghambat dan pendukung guru PKndi SDN 050676 Kebun Balok dalam melaksanakan pembelajaran secara profesional. Metode penelitian mengguna-kan jenis penelitian kualitatif. Subjek penelitian guru PKn 2, Kepala Sekolah 3, guru mata pelajaran lain 9, siswa 6 serta pengawas 1. Teknik pengumpulan data: pengamatan parti-sipasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model kualitatif-interaktif. Hasil penelitian: (1) kemampuan guru PKn dalam pembelajaran kurang. Penyusunan RPP belum serius. Pelaksa-naan pembelajaran didasarkan kebiasaan guru mengajar. Guru belum berperan sebagai pendidik, inovator, dan teladan. Penilaian berbentuk ulangan harian, ujian mid semester dan ujian semesteran, belum mengembangkan instrumen penilaian. (2) Hambatan internal terbatasnya wawasan materi PKn, lemahnya motivasi mempelajari bahan ajar, komitmen belum kuat, terbatasnya pengalaman mengikuti forum ilmiah. Hambatan eksternal terbatasnya media pembelajaran di sekolah. Media pembelajaran kurang menarik ditampilkan di kelas. Keterbatan di sekolah adalah sumber bahan ajar.