Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Agrikultura

Penggunaan Dolomit pada Bibit Jeruk Siam Asal Kuok di Tanah Gambut Provinsi Riau Tiara Septirosya; Fitra Wahyudi; Oksana Oksana; Novita Hera
Agrikultura Vol 31, No 2 (2020): Agustus, 2020
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/agrikultura.v31i2.26559

Abstract

Jeruk siam asal Kuok merupakan salah satu potensi buah lokal yang dimiliki oleh Provinsi Riau. Perluasan area tanam perlu dilakukan untuk dapat meningkatkan produksi, salah satunya di lahan gambut. Sifat masam yang terdapat pada gambut menjadikan lahan ini perlu diberi kapur untuk menetralkan pH tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis dolomit terbaik dalam upaya meningkatkan potensi pengembangan jeruk kuok di lahan gambut pada tahap pembibitan. Penelitian dilaksanakan pada Januari hingga Maret 2019 di lahan percobaan Fakultas Pertanian dan Peternakan, UIN Sultan Syarif Kasim Riau. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktor tunggal, yang terdiri atas empat dosis dolomit (0 g, 28 g, 56 g, 84 g per tanaman) sebagai perlakuan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa jeruk kuok berpotensi untuk dikembangkan di Provinsi Riau, karena mampu beradaptasi dengan baik di tanah gambut. Aplikasi dolomit dengan dosis 84 g/tanaman menunjukan respon pertumbuhan tanaman yang lebih baik dibandingkan perlakuan lainnya.
Kandungan Sulforaphane pada Microgreens Kubis Bunga (Brassica oleracea var. botrytis L.) yang Ditanam dalam Berbagai Media Tanam dengan Tambahan Air Kelapa Alwani, Ririn Yuslia; Septirosya, Tiara; Oktari, Riska Dian; Hera, Novita; Solin, Nida Wafiqah Nabila M.
Agrikultura Vol 34, No 2 (2023): Agustus, 2023
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/agrikultura.v34i2.43969

Abstract

Microgreens menjadi inovasi baru dalam pertanian di perkotaan. Kubis bunga ialah salah satu tanaman sayur yang dapat dibudidayakan secara microgreens. Microgreens kubis bunga mengandung sulforaphane yang merupakan senyawa golongan isothiocyanate, yang berpotensi sebagai anti kanker. Konsentrasi senyawa ini dapat berubah sesuai kondisi lingkungan tumbuh, seperti media tanam dan ketersediaan nutrisi. Penelitian bertujuan untuk mendapatkan interaksi terbaik antara media tanam dan nutrisi terbaik untuk meningkatkan kandungan sulforaphane pada microgreens kubis bunga. Penelitian dilaksanakan pada Agustus hingga Desember 2021. Penelitian dirancang secara faktorial yang disusun berdasarkan Rancangan Acak Lengkap. Faktor pertama yakni jenis media tanam (rockwool, cocopeat, kertas tisu dan vermiculite), faktor kedua yakni pemberian nutrisi (tanpa pemberian nutrisi tambahan dan pemberian air kelapa). Hasil percobaan menunjukkan adanya interaksi antara media tanam cocopeat dan air kelapa yang dapat meningkatkan kandungan sulforaphane pada microgreens kubis bunga. Media tanam cocopeat dan vermiculite menunjukan respon terbaik terhadap tinggi microgreens kubis bunga.