Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Integrasi Seni Tradisional Lokal dalam Kurikulum Pendidikan Olahraga: Pendekatan Holistik untuk Pengembangan Motorik dan Budaya DI SMP N 2 Bolo Saputra, Agus; Saitya, Imadudin; Firmansah, Firmansah; Ikra, Ikra; Faidin, Faidin
PIOR: Jurnal Pendidikan Olahraga Vol 4, No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : STKIP HARAPAN BIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/pior.v4i2.675

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan untuk mengintegrasikan seni tradisional lokal ke dalam kurikulum pendidikan olahraga di SMP N 2 Bolo guna mengembangkan kompetensi motorik sekaligus menanamkan nilai budaya dan karakter. Dengan melibatkan dua siklus tindakan, penelitian menemukan bahwa penerapan seni tradisional seperti tarian, permainan rakyat, dan musik tradisional dapat meningkatkan kemampuan motorik halus dan kasar serta kesadaran budaya peserta didik. Hasil PTK menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek motorik, pemahaman budaya, dan pengembangan karakter sosial peserta didik. Kendala utama yang dihadapi adalah keterbatasan kompetensi guru dan fasilitas pendukung. Penelitian ini memberikan rekomendasi pelatihan guru dan penguatan fasilitas untuk mengoptimalkan integrasi seni tradisional dalam pembelajaran olahraga.
Strategi Peningkatan Aktivitas Jasmani Siswa di Luar Pembelajaran PJOK di SDN 1 Nanganae Furkan, Furkan; Muhadi, Muhadi; Faidin, Faidin
PIOR: Jurnal Pendidikan Olahraga Vol 4, No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : STKIP HARAPAN BIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/pior.v4i2.680

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi peningkatan aktivitas jasmani siswa di luar pembelajaran PJOK di SDN 1 Nanganae. Aktivitas jasmani merupakan aspek penting dalam perkembangan fisik, sosial, dan psikologis siswa, namun partisipasi siswa dalam kegiatan fisik di luar jam pelajaran masih tergolong rendah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan guru PJOK, kepala sekolah, orang tua siswa, serta observasi terhadap aktivitas siswa di luar pembelajaran PJOK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbatasan fasilitas olahraga, minimnya program ekstrakurikuler olahraga yang terstruktur, serta rendahnya dukungan orang tua menjadi tantangan utama dalam meningkatkan aktivitas jasmani siswa. Oleh karena itu, strategi yang dapat diterapkan meliputi peningkatan fasilitas olahraga di sekolah, pengembangan program ekstrakurikuler olahraga yang lebih bervariasi, serta keterlibatan orang tua dalam mendukung aktivitas fisik siswa. Dengan demikian, penelitian ini memberikan rekomendasi strategis untuk meningkatkan partisipasi siswa dalam aktivitas jasmani di luar jam pelajaran, yang dapat berdampak pada peningkatan kebugaran jasmani dan perkembangan holistik siswa.
The Influence of Multiliteracy Learning of Local Bima Fiction Texts Based on Multimodal Approach to Improve Students' High Order Thinking Skills Muhamad Fadli, Bagus; Haris, Abdul; Suharti, Suharti; Faidin, Faidin
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 9, No 4 (2025): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (November)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v9i4.9475

Abstract

In the digital era, literacy transcends conventional reading and writing, encompassing the ability to understand, analyse, and produce meaning through various media. This research examines the influence of multiliteracy learning based on local Bima fiction texts with a multimodal approach to improve students' Higher Order Thinking Skills (HOTS) through experimental research with quantitative design involving 60 students from MA Darul Hikmah, Bima Regency, divided into experimental group (30 students) and control group (30 students). The learning implementation was conducted for four months using HOTS test instruments and student perception questionnaires, showing significant improvement results in the experimental group with average scores increasing from 74.27 (pre-test) to 82.40 (post-test) or an increase of 8.13 points, while the control group only increased by 3.90 points with significant differences based on statistical tests (t = 8.98, p < 0.0001). Multimodal learning successfully developed students' analytical, evaluation, and creation abilities through various activities such as creating digital infographics and interactive multimedia presentations, with questionnaire data showing very positive responses with an average score of 52.07 out of maximum 60 (86.8%), proving that the integration of multiliteracy, multimodality, and local Bima wisdom is effective in improving students' HOTS and creating more interactive and meaningful learning.
Integration of Local Wisdom-Based Deep Learning PCTS Model to Enhance Students' Critical Reasoning, Creativity, and Collaboration Faidin, Faidin; Suharti, Suharti; Panji Suwiryo, Adhitya
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 9, No 4 (2025): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (November)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v9i4.9420

Abstract

The 21st century demands critical reasoning, creativity, and collaboration skills as essential competencies for facing modern challenges. However, current history learning still faces obstacles such as the lack of integration of local wisdom and monotonous learning methods, resulting in low student performance in these areas. The urgency of this research is to develop an effective learning model that combines deep learning and local wisdom to improve students' 21st-century skills. This study aims to examine the effect of integrating the PCTS (Problem-Centered Thinking Skill) Deep Learning Model based on local wisdom on improving students' critical reasoning, creativity, and collaboration. The method used was a quasi-experimental design with a Nonequivalent Control Group design involving 74 students divided into experimental and control groups. Data were collected through tests, questionnaires, observations, and interviews, then analyzed descriptively and using t-tests. The results showed a significant increase in mean gain in the experimental group for critical reasoning (8.19 vs. 3.20), creativity (8.19 vs. 3.58), and collaboration (8.06 vs. 3.56) compared to the control group, with a significance value of p = 0.000. Teachers implemented a project-based and collaborative participatory learning model despite facing technological challenges and teacher preparedness. The conclusion of this study confirms that the integration of the PCTS Deep Learning Model based on local wisdom effectively improves students' 21st-century skills in history learning.
Implementing the Merdeka Belajar Policy through Deep Learning: A Case Study in Social Studies Education in Bima Regency Muhammad Yamin; Abdul Wahab; Lutfin Haryanto; Faidin Faidin
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i3.7946

Abstract

This study examines the effectiveness of Indonesia’s Merdeka Belajar (Freedom to Learn) policy through the implementation of deep learning strategies in Social Studies education within Bima Regency, a socio-economically constrained region. The policy promotes student-centered learning, autonomy, and contextual relevance—principles that align closely with deep learning pedagogy. A qualitative multiple case study design was employed in two junior high schools. Data were collected through in-depth interviews with ten teachers and thirty students, twenty-four classroom observations, and analysis of planning documents and student work samples. Thematic analysis was conducted using an inductive-deductive coding approach to identify patterns related to student engagement, critical thinking, and pedagogical transformation. Findings revealed a substantial increase in student engagement, with 90% actively participating in group discussions and 70% successfully formulating solutions to social problems. Student feedback indicated strong preference for project-based learning (73%) and the Merdeka Belajar model (83%). Teachers reported increased student motivation, though only 70% demonstrated full understanding of the curriculum's core principles. Document analysis showed partial integration of local context and 21st-century competencies. Key barriers included inadequate digital infrastructure and limited teacher training. These results suggest that the integration of Merdeka Belajar and deep learning can effectively foster critical thinking and participatory learning in under-resourced settings. However, successful and sustainable implementation requires systemic support through infrastructure investment and targeted professional development.
Sejarah Sepak Bola Bima dalam Perspektif Olahraga untuk Membangun Semangat Nasionalisme faidin faidin; Suharti Suharti
PIOR: Jurnal Pendidikan Olahraga Vol 2, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : STKIP HARAPAN BIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/pior.v2i2.724

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sejarah perkembangan sepak bola di wilayah Bima dan bagaimana olahraga ini berkontribusi dalam membentuk dan memperkuat semangat nasionalisme masyarakat setempat. Sepak bola di Bima tidak hanya dipandang sebagai aktivitas fisik atau hiburan semata, melainkan juga sebagai wadah perjuangan, identitas lokal, dan persatuan sejak era penjajahan hingga era kemerdekaan. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif dan studi pustaka serta wawancara dengan pelaku dan tokoh olahraga lokal, ditemukan bahwa sepak bola telah menjadi bagian dari gerakan sosial dan budaya yang mampu menumbuhkan rasa kebersamaan, solidaritas, serta kebanggaan terhadap identitas nasional. Penelitian ini menegaskan bahwa olahraga, khususnya sepak bola, memiliki potensi besar dalam pendidikan karakter dan penguatan nilai-nilai nasionalisme di tingkat lokal.
Pelatihan Media Interaktif untuk Meningkatkan Profesionalisme Mengajar Guru SMPN 1 Woha Suharti, Suharti; Faidin, Faidin
Jurnal Ilmiah Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 2, No 01 (2026): Januari 2026
Publisher : STKI Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/jippma.v2i01.999

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme guru SMPN 1 Woha melalui pelatihan media interaktif dalam pembelajaran. Perkembangan teknologi digital menuntut guru untuk beradaptasi dengan metode pembelajaran yang lebih inovatif dan interaktif. Kegiatan pelatihan dilaksanakan selama tiga hari dengan melibatkan 16 guru dari berbagai mata pelajaran. Metode pelaksanaan meliputi workshop, praktik langsung, dan pendampingan dalam pembuatan media pembelajaran interaktif menggunakan berbagai aplikasi dan platform digital. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan guru dalam merancang dan mengimplementasikan media interaktif. Data pre-test menunjukkan rata-rata skor 64,19, sedangkan post-test meningkat menjadi 84,31, dengan gain score sebesar 20,12 poin atau peningkatan 31,33%. Hasil angket kepuasan menunjukkan 93,75% peserta sangat puas dengan kegiatan, sementara wawancara mengungkapkan antusiasme tinggi dan komitmen implementasi media interaktif. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di SMPN 1 Woha dan diharapkan dapat menjadi model bagi sekolah lain dalam mengintegrasikan teknologi dalam pendidikan.
Pelatihan Pembelajaran Multiliterasi Berbasis Pendekatan Multimodal Untuk Meningkatkan Kompetensi Guru Di MA Darul Hikmah Kabupaten Bima Fadli, Bagus Muhamad; Suharti, Suharti; Faidin, Faidin
Jurnal Ilmiah Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 2, No 01 (2026): Januari 2026
Publisher : STKI Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/jippma.v2i01.1019

Abstract

Di era digital, literasi menuntut kemampuan memahami makna melalui berbagai modalitas untuk meningkatkan Higher Order Thinking Skills (HOTS) siswa. Namun, guru di MA Darul Hikmah Kabupaten Bima masih menghadapi kendala dalam memahami konsep multiliterasi dan keterbatasan keterampilan digital. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru melalui workshop pengembangan media pembelajaran multimodal berbasis teks fiksi lokal Bima. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif yang meliputi tahap persiapan, pelaksanaan workshop selama satu minggu pada November 2025, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kompetensi guru, di mana 100% peserta menyatakan puas dan berhasil memproduksi media inovatif seperti infografis digital, video, dan presentasi interaktif. Kegiatan ini berhasil mendukung pencapaian HOTS siswa melalui implementasi pembelajaran yang kontekstual.