Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

MEWUJUDKAN GERAKAN SADAR SEHAT PADA ANAK MELALUI PENYULUHAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT Aprilia Yuanita Anwaristi; Nendika Dyah Ayu Murika Sari; Cahyani Cahyani; Morita Sari; Ikmal Hafizi; Nur Ariska Nugrahani; Gusti Dhika Zafira
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v3i2.2555

Abstract

Aspek kesehatan Anak Usia Dini yang perlu diperhatikan salah satunya adalah kesehatan gigi dan mulut. Kegiatan UKGS belum pernah dilakukan di SD Negeri Krikilan Dua, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen. Guru dan siswa belum pernah mendapatkan materi pelatihan tentang cara menyikat gigi yang benar untuk menjaga kesehatan gigi pada saat pandemi covid 19. Tujuan kegiatan ini adalah terciptanya gerakan masyarakat sadar sehat pada anak terutama pada kesehatan gigi selama pandemi covid-19. Metode penyuluhan dilakukan dalam beberapa tahap meliputi persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Kesadaran akan kesehatan gigi pada anak sekolah dasar selama pandemi adalah kurang, dikarenakan program UKGS juga tidak dapat berjalan dengan baik. Penyuluhan cara menyikat gigi yang benar untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut mampu meningkatkan pengetahuan anak-anak sekolah dasar dari yang berpengetahuan kurang menjadi baik dan sangat baik. Upaya lanjutan perlu dilakukan misalnya dengan sikat gigi bersama dan cek kesahatan gigi oleh tim penyuluh.
Gambaran Menyikat Gigi Terhadap Indeks Plak Pada Siswa Kelas V dan VI SD Muhammadiyah 3 Nusukan Surakarta Ananda Annas Maruf; Ana Riolina; Dwi Kurniawati; Morita Sari
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Vol. 6 No. 02 (2024): Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jsi.v6i02.119

Abstract

Plak merupakan endapan lunak dari sisa-sisa makanan yang menempel pada gigi yang terakumulasi dengan air liur dan bakteri. Menyikat gigi merupakan cara mekanis yang bermanfaat untuk mencegah pembentukan plak pada permukaan gigi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahu gambaran menyikat gigi terhadap indeks plak pada siswa kelas V dan VI SD Muhammadiya 3 Nusakan Surakarta. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Penyajian data diolah dan dianalisis dalam bentuk tabulasi silang.  Responden pada penelitian adalah 70 siswa-siswi kelas V dan VI SD Muhammadiyah 3 Nusukan Surakarta. Data yang dikumpulkan dalam penelitian adalah metode menyikat gigi, waktu menyikat, gigi jenis, bulu sikat dan pemeriksaan indeks plak. Hasil Penelitian : Sebanyak 54 responden memiliki indeks plak sangat baik (79%), sebanyak 11 responden memiliki indeks plak baik (16%), sebanyak 5 responden memiliki indeks buruk (5%) dan tidak ada respondent yang memiliki indeks plak sangat buruk. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah  perilaku menyikat gigi yang dilakukan siswa kelas V dan VI SD Muhammadiyah 3 Nusukan dapat menghilangkan plak dengan baik tetapi sebagian besar durasi siswa menyikat gigi masih kurang dari 2 menit. Diperlukan adanya edukasi cara menyikat gigi dan durasi yang ideal dalam menyikat gigi  sehingga meningkatkan pengetahuan siswa dalam menyikat gigi.
Capaian pembelajaran skill lab daring pada mahasiswa program pendidikan sarjana kedokteran gigi Indonesia pada masa pandemi COVID-19: studi deskriptif Sari, Morita; Murika Sari, Nendika Dyah Ayu; Habibi, Muhammad Yusuf; Haykal, Shafira Annas
Padjadjaran Journal of Dental Researchers and Students Vol 7, No 3 (2023): Oktober 2023
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/pjdrs.v7i3.49975

Abstract

ABSTRAKPendahuluan: COVID-19 ditetapkan sebagai kasus darurat kesehatan masyarakat umum, sehingga seluruh kegiatan belajar mengajar wajib menggunakan metoda dalam jaringan(daring) atau online. Kondisi ini mempengaruhi strategi pembelajaran beserta capaian pembelajaran (CPL) yang wajib terpenuhi oleh Mahasiswa S1 Fakultas Kedokteran Gigi, terutama dalam hal kegiatan keterampilan laboratorium(skill lab). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui CPL skill lab yang dilakukan secara daring oleh mahasiswa S1 FKG di Indonesia di masa pandemi COVID berdasarkan indikator CPL skill lab dan High Order Thinking Skill (HOTS) dari Taksonomi Bloom. Metode: Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif dengan teknik sampling Proportionate Stratified Random Sampling. Terdapat 164 responden yang sesuai dengan kriteria restriksi dari 10 Universitas untuk populasi mahasiswa sebesar 1735 mahasiswa program pendidikan sarjana fakultas kedokteran gigi. Alat ukur yang digunakan kuesioner evaluasi CPL skill lab daring, disebar secara online menggunakan platform google form. Data diuji menggunakan analisis univariat untuk mengetahui deskripsi serta distribusi frekuensi variabel pada penelitian Hasil: sebagian besar indikator CPL skill lab dengan tuntutan penguasaan keterampilan mahasiswa, rata-rata masih menunjukkan respon mampu dan ragu-ragu, sedangkan indikator CPL skill lab dengan tuntutan penguasaan teori rata-rata mahasiswa menunjukkan respon mampu dan sangat mampu. Simpulan: CPL skill lab daring terkait penguasaan teori lebih baik daripada penguasaan keterampilan pada mahasiswa program pendidikan sarjana Kedokteran Gigi Indonesia di masa pandemi COVID-19.KATA KUNCI:  capaian pembelajaran, skill lab, COVID-19, evaluasi, daring.Online skill lab training during COVID-19 pandemic in different dental schools in Indonesia: descriptive studyABSTRACT Introduction: COVID-19 is a general public health emergency. This situation required all teaching and learning activities to be conducted through  online methods. The learning strategies and learning outcomes utcomes (LO) regarding laboratory skills activities (skill labs) were also affected. The objective of this research was to find out the online skill lab LO evaluation based on the LO Skill Lab and High Order Thinking Skill (HOTS) indicators from Bloom's Taxonomy. Methods: This research was a descriptive study with a proportional stratified random sampling technique. According to the restriction criteria, 164 respondents were obtained   from 10 universities, with a total of 1735 undergraduate dental students. The Google Forms platform was used to distribute an online questionnaire for the online skill lab LO evaluation. The data were tested using univariate analysis to determine the description and distribution of the frequency of the variables in the study. Results: Most of the online Skill Lab LO indicators requiringmastery of student skills, still show ‘capable’ and ‘doubtful’ responses. In contrast, the online Skill Lab LO indicators on the ability of theory on average students show ‘capable’ and ‘competent' responses. Conclusion: The online skill lab learning outcome evaluation regarding theory mastery was better than skill mastery among undergraduate dental students in Indonesia during the COVID-19 pandemic.KEY WORDS: evaluation, online teaching, learning outcomes, skill Lab, COVID-19.
The Relation of Knowledge in Restorative Dentistry in Upper-Middle-Class Society with Frequency of Regular Dental Visits Sari, Morita; Mawarni, Karisma Aulia
Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) 2022: Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/iseth.2643

Abstract

The development of education, socioeconomic conditions, technology, and public awareness of the importance of oral and dental health encourages an improvement of dental and oral health services. This service form is a visit to the dentist. Middle to upper-class societies with better economic conditions and good education have a greater opportunity in gaining knowledge about restorative dentistry care as well as in utilizing dental and oral health services. The purpose of the research is to know the relation of restorative dentistry care knowledge with the frequency of regular visits to dentists in upper-middle-class society. Method: using a cross-sectional study design with the instrument of research in questionnaire form. The number of samples was 100 people using the purposive sampling method in the Surakarta region. The collected data were tested using Kruskal Wallis statistical tests. Result: The results showed that most of the sample (72%) had good knowledge and most of them (54.2%) had regular visits to the dentist. The Kruskal Wallis test shows that there was a correlation between the high knowledge group (p = 0,027) and intermediate knowledge group (p = 0.004) with a regular dental visit frequency. Conclusion: There was a correlation between restorative dentistry treatment knowledge and the frequency of regular visits to dentists in upper-middle-class society. High and Intermediate knowledge about restorative dentistry have a significant correlation with a regular dental visit.
Analisis pengaruh pH saliva dan indeks plak terhadap kejadian karies pada anak sekolah dengan gigi bercampur: Studi observasional Sari, Morita; Varianziana, Fauzia; Ananda, Gita Alivia
Padjadjaran Journal of Dental Researchers and Students Vol 9, No 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/pjdrs.v9i2.63052

Abstract

ABSTRAKPendahuluan: Periode gigi bercampur adalah periode gigi yang menentukan keberlanjutan keadaan kesehatan gigi permanen selanjutnya. Anak-anak yang berada pada usia sekolah dasar antara 6-12 tahun serta mempunyai kecenderungan menyukai hal-hal baru namun juga mudah mengadopsi kebiasaan jelek yaitu kebiasaan jajan makanan dan minuman ringan. Periode gigi bercampur rentan oleh faktor predisposisi karies dimana secara histologis email gigi permanen masih muda. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor predisposisi karies pada pH saliva dan Indeks plak menggunakan regresi analisis. Metode: penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan cross sectional study design. Teknik purposive sampling digunakan untuk mengambil 90 sampel kemudian sampel diberi perlakuan untuk perhitungan angka karies (DMF-T/def-t) pengambilan regimen saliva dan pengukuran Indeks plak. Instrumen penelitian berupa lembar DMF-T/def-t dan lembar pengukuran indeks plak. Analisis data menggunakan software statistik SPSS dengan uji analisis regresi bivariabel. Hasil: Faktor pH saliva memiliki koefisien predictor (β) = [-] 2,493, koefisien determinasi (r2)= 0,492 dan ρ value: 0,001 kemudian untuk faktor Indeks plak memiliki koefisien predictor (β) = [+] 0,985 koefisien determinasi (r2)= 0,158 dan ρ value=0,001. Interpretasinya bahwa setiap satu unit kenaikan dari pH saliva akan menurunkan angka karies sebesar 2,493 dan setiap satu unit kenaikan dari Indeks plak akan menaikkan angka karies sebesar 0,985, dari koefisien determinasi menunjukkan 49,2% karies terjadi karena faktor pH saliva dan 15,8% disebabkan oleh Indeks plak. Simpulan: Murid-murid dengan gigi bercampur rentan terhadap faktor-faktor predisposisi karies yang dapat mempengaruhi penurunan pH saliva dan kenaikan Indeks plak.KATA KUNCI: Faktor predisposisi, pH saliva, Indeks plak, kejadian karies, gigi bercampur.Analysis of predisposition factors for caries incidence in school children with mixed dentition: Study observasional ABSTRACT Introduction: The mixed dentition period is a period of teeth that determines the sustainability of the health of permanent teeth. Children are between 6-12 years old at elementary school and tend to like new things but also easily adopt bad habits, such as snacking and drinking soft drinks. Therefore, the mixed dentition period is susceptible to caries predisposition factors where the permanent tooth enamel is still young histologically. This study aimed to determine the caries predisposition factors focusing on salivary pH and plaque index using regression analysis. Methods: This study is an observational analytical study with a cross-sectional design. The purposive sampling technique was used to take samples, then the samples were given treatment for calculating caries rates (DMF-T / def-t), taking saliva regimens, and measuring plaque index. Data analysis used SPSS statistical software with regression analysis. Results: Salivary pH factor has a predictor coefficient (β) = [-] 2.493, determination coefficient (r2)= 0.492 and ρ value: 0.000 then for the plaque index factor has a predictor coefficient (β) = [+] 0.985 determination coefficient (r2) = 0.158 and ρ value = 0.000. The interpretation is that every one-unit increase in salivary pH will decrease the caries rate by 2.493 and every one-unit increase in plaque index will increase the caries rate by 0.985, from the determination coefficient shows 49.2% caries occurs due to salivary pH factor and 15.8% is caused by plaque index. Conclusion: Students with mixed teeth at SDN Mojosongo VI Surakarta are susceptible to predisposition factors that can affect the decrease in salivary pH and increase in plaque index. KEY WORDS:  Faktor predisposisi, pH saliva, Indeks plak, kejadian karies, gigi bercampur.
POTENTIAL ROLE OF L – ARGININE IN SESAME SEEDS FOR DENTAL CARIES PREVENTION Sari, Rini Puspita; Sari, Morita; Faizah, Ariyani; Cahyani
Journal of Health and Dental Sciences Vol. 5 No. 2 (2025): Journal of Health and Dental Sciences
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi Unjani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dental caries is a chronic disease caused by damage to tooth enamel. The epidemiology of the prevalence of dental caries in Indonesia is 88.80%. Some cases are detected in more severe conditions that involve pulp damage. L-arginine is one of the substances that can prevent and inhibit the progression of dental caries pathogenesis. However, few studies have discussed the role of L-arginine. This literature review aims to evaluate the potential role of L-arginine in preventing dental caries. The research uses a systematic review approach on various databases, namely PubMed, Scopus and Web of Science published in the range of 2021 – 2025. Results: After the selection, as well as the screening of articles, 5 RCT articles were found, and 4 review articles were found in accordance with the research objectives. Most studies had observational analysis outputs less 1 year so they did not show long-term results, as well as side effects of L-arginine use. L-arginine can inhibit the progression of pathogenesis of dental caries disease, as well as reduce sensitivity symptoms in the oral cavity. DOI : 10.54052/jhds.v5n2.p151-162
The Compliance Of Dentisty Faculty Undergraduate Student At Ums (Universitas Muhammadiyah Surakarta) For Health Protocols Fulfillment During Covid-19 Pandemic Sari, Morita; Sutisna, Novyana Tedia
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) adalah penyakit menular yang disebabkan leh Severe Acute Syndorme CoronaVirus 2 (SARS-CoV-2). SARS-CoV-2 merupakan coronavirus jenis baru yang belum pernah diidentifikasi sebelumnya pada manusia. Kepatuhan merupakan gambaran seseorang individu atau kelompok yang melakukan tindakan positif saat seseorang tersebut menerapkan protokol kesehatan. Pemerintah Indonesia telah mengambil langkah-langkah untuk pencegahan dan pengedalian coronavirus adalah menjaga kebersihan tangan, menggunakan masker, mambatasi mobilitas dan interaksi, mengurangi kerumunan atau keramaian orang, serta menjaga jarak dengan tepat. Penelitian ini digunakan untuk mengetahui gambaran kepatuhan penerapan protokol kesehatan mahasiswa S1 Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Surakarta terhadap bahawa COVID-19 di tengah pandemi dengan melakukan penerapan 5M. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan cross-sectional study. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling yang sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Sampel yang digunakan sebanyak 304 responden namun sebanyak 13 responden tidak bersedia berpatisipasi dalam penelitian ini, sehingga jumlah total responden yaitu 291 responden. Analisis data dilakukan menggunakan metode deskriptif survei. Berdasarkan data yang diperoleh menunjukkan bahwa dari keseluruhan mahasiswa S1 Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Surakarta yang berjumlah 291 orang memiliki kepatuhan penerapan protokol kesehatan dengan kategori sangat patuh sebanyak 246 orang (85%), kategori patuh sebanyak 45 orang (15%) dan kategori tidak patuh sebanyak 0 orang (0%). Penelitian ini menunjukan bahwa kepatuhan mahasiswa S1 Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Surakarta terhadap penerapan protokol kesehatan di masa pandemi COVID-19 termasuk dalam kategori sangat patuh.
Pelatihan Menjaga Kadar Saturasi Oksigen Pada Masa Pandemi Covid 19 Kepada Kader Kesehatan Di Desa Krikilan, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen. Sari, Morita; Murikasari, Nendika Dyah Ayu; Anwaristi, Aprilia Yunita; Hafizi, Ikmal; Nugrahani, Nur Ariska
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengetahuan masyarakat mengenai Saturasi Oksigen di masa pandemi Covid 19 di rasa masih belum cukup memadai. Hal ini terbukti dengan kurang sadarnya masyarakat akan perlunya memantau kadar saturasi oksigen disaat terkonfirmasi Covid 19 maupun jika di sekitar lingkungannya ada yang terkonfirmasi. Wilayah Sragen adalah salah satu wilayah di Karesidenan Surakarta yang mempunyai angka infeksi Covid 19 tertinggi. Tercatat sebanyak 184 kasus aktif dan 1,416 kematian di wilayah Sragen. Metode: Oleh sebab itu dilakukan pengabdian masyarakat berupa Pelatihan Menjaga Kadar Saturasi Oksigen untuk 18 kader Kesehatan di Desa Krikilan, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen dengan skema internal Desa Binaan dari Lembaga Pengabdian Masyarakat dan Pengembangan Persyarikatan (LPMPP) UMS. Pelaksanaan dari pengabdian ini berupa pelatihan langsung yang dilakukan oleh Mahasiswa Koas Fakultas Kedokteran Gigi UMS dengan dukungan Modul Pelatihan. Di awali dengan pre-test dan di akhiri dengan posttest kemudian di analisis statistic menggunakan uji paired t-test . Di akhir pelatihan Fakultas Kedokteran Gigi UMS memberikan bantuan berupa Buku Modul Pelatihan dan Alat Oxymeter untuk pengukuran kadar saturasi oksigen. Hasil: Hasil dari pelatihan menunjukkan peningkatan pengetahuan dari para kader dengan kenaikan nilai pre-test. Kesimpulan: Pelatihan kader tentang menjaga kadar saturasi oksigen berhasil meningkatkan pengetahuan dan kesadaran untuk lebih waspada terhada bahaya dan gejala infeksi virus Covid 19.
PENGETAHUAN IBU MENGENAI PEMELIHARAAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT PADA BALITA (KAJIAN DI POSYANDU WILAYAH PUSKESMAS MOJOLABAN) Sari, Morita; Hartarto, Deddy; Setyasri, Indri Devi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 19th University Research Colloquium 2024: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan : Karies merupakan penyakit gigi dan mulut yang sering terjadi pada balita dapat disebabkan karena pola makan dan pemberian susu sebelum tidur. Orang tua terutama ibu mempunyai peran dan tanggung jawab atas kebersihan gigi dan mulut anak balitanya. Pengetahuan orang tua sangat penting dalam mendukung kebersihan gigi dan mulut pada anak. Tujuan : Mengetahui pengetatuan ibu mengenai pemeliharaan gigi dan mulut pada balita. Diskusi : Mengetahui gambaran pengetahuan orang tua mengenai pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut pada balita. Kesimpulan : Pengetahuan yang luas dimiliki ibu dapat mencegah permasalahan pada gigi salah satunya yang sering terjadi pada balita yaitu gigi berlubang.
PERAWATAN EKSODONSIA APIKAL FENESTRASI DENGAN TEKNIK ANESTESI TOPIKAL PADA ANAK-ANAK: LAPORAN KASUS Sutisna, Novyana Tedia; Kisari, Deanita Putri; Sari, Morita
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 19th University Research Colloquium 2024: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Apikal fenestrasi merupakan suatu keadaan dimana tulang alveolar yang terbuka sehingga menyebabkan apeks gigi decidui terlihat pada mukosa rongga mulut. Salah satu alternatif perawatan yang dapat dilakukan untuk menghilangkan keluhan tersebut yaitu dilakukan pencabutan menggunakan anestesi topikal. Tujuan: Melaporkan keberhasilan eksodonsia apikal fenestrasi dengan teknik anestesi topikal pada anak-anak. Kasus: Seorang Pasien laki-laki berusia 6 tahun datang bersama Orang Tua ke Poli Gigi Puskesmas Bendosari dengan keluhan terasa mengganjal pada bibir atasnya, keluhan dirasakan 3 hari yang lalu, tidak ada rasa ngilu maupun sakit pada gigi, dan bibirnya, serta belum pernah dilakukan perawatan mandiri. Pada kasus dilakukan perawatan eksodonsia menggunakan anestesi topikal pada pasien. Kesimpulan: Perawatan eksodonsia menggunakan anestesi topikal dapat menjadi salah satu alternatif perawatan kasus apikal fenestrasi pada anak-anak.
Co-Authors Abdul Hadi Kadarusno Adhelia Ayu Ningtyas Ana Riolina Ananda Annas Maruf Ananda, Gita Alivia Anindyajati, Arya Antariksa Anwaristi, Aprilia Yunita Aprilia Yuanita Anwaristi Aprilia Yunita Anwaristi Ariyani Faizah Asykarie, Ichda N. Amiria Cahyani Cahyani Cahyani Cahyani Cahyani Chandra, Afrizal Andika deny teguh setyaji Devi Wulandari Dwi Kurniawati Dwi Kurniawati, Dwi Ediningtyas, Kurniasari Feby Aurelita Jaya Pradana Ghaisani, Monica Ekania Ghinna Yulia Indarti Gusti Dhika Zafira Habibi, Muhammad Yusuf Hafizi, Ikmal Hapsari, Erlin Hartarto, Deddy Haykal, Shafira Annas Haykal, Shafira Annas Ichda N. Amiria Asykarie Ichda Nabiela Amiria Asykarie Ikmal Hafizi Ikmal Hafizi Ikmal Hafizi Imamah, Adinda Dwi Putri Indrayana Indarti, Ghinna Yulia Ingram, Richard Jr, James. W. Holsinger Khairunnisa, Sastya Fitri Kisari, Deanita Putri Laras Ayu Pringgandini Maruf, Ananda Annas Mawarni, Karisma Aulia Melinda Melinda Melinda Melinda Monica Ekania Ghaisani Mufida, Arifah Rizqi Murikasari, Nendika Dyah Ayu Nala Rosa Nendia Intan Permata Putri Nendika Dyah Ayu Murika Sari Nendika Dyah Ayu Murika Sari Nendika Dyah Ayu Murikasari Ningtyas, Adhelia Ayu Novyana Tedia Sutisna Nur Ariska Nugrahani Nur Fatihah Jannah Pangestu, Aditya Ihza Dwi Pringgandini, Laras Ayu Puspaningrum, Putri Rini Puspita Sari Sari, Ayu Dika Sastya Fitri Khairunnisa Selma Fatiha Bernice setyaji, deny teguh Setyasri, Indri Devi Shafira Annas Haykal Sri Muryani Sukini, Sukini Sutisna, Novyana Tedia Ummah, Oktavia Annazihah Syifaul Varianziana, Fauzia Wackerbarth, Sarah Wayandiara, Danar Dimas