Claim Missing Document
Check
Articles

GAMBARAN PENGETAHUAN TERHADAP PENTINGNYA KESEHATAN GIGI MULUT DAN STATUS GIGI LANSIA DI DESA DUKUH SUKOHARJO Sari, Ayu Dika; Puspaningrum, Putri; Sari, Morita
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 19th University Research Colloquium 2024: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lansia yakni suatu tahapan dalam proses penuaan seseorang, yang melibatkan interaksi aspek biologis, psikologis, dan sosiologis. Pengetahuan yang dimiliki oleh lansia, khususnya terkait dengan kesehatan gigi dan mulut, memainkan peran krusial dalam memengaruhi status kesehatan gigi dan mulut mereka. Salah satu permasalahan umum pada kesehatan gigi dan mulut lansia ialah adanya risiko karies yang dapat mengakibatkan kehilangan gigi dengan lebih cepat. Studi ini bertujuan guna memberi gambaran tentang pengetahuan terhadap pentingnya kesehatan gigi dan mulut serta status gigi pada lansia di Desa Dukuh, Sukoharjo. Metode: Studi ini menerapkan pendekatan deskriptif dengan menerapkan metode survei. Sampel studi ini terdiri dari 54 lansia yang berpartisipasi dalam kegiatan Posyandu Ngudi Waras V, Dukuh, Sukoharjo. Hasil: penelitian menunjukkan bahwasanya pengetahuan terhadap pentingnya kesehatan gigi dan mulut pada Posyandu Lansia Ngudi Waras V, Dukuh, Sukoharjo, mayoritas berada dalam kategori kurang (55,6%). Kesimpulan: Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwasanya pemahaman mengenai kesehatan gigi dan mulut lansia di Posyandu Ngudi Waras, Dukuh, Sukoharjo, masih memerlukan peningkatan.
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS KARTASURA Ummah, Oktavia Annazihah Syifaul; Pangestu, Aditya Ihza Dwi; Sari, Morita
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 19th University Research Colloquium 2024: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pencegahan penyakit pada gigi dan mulut salah satunya adalah dengan memelihara kesehatan gigi dan mulut pada diri sendiri. Tidak terjaganya kebersihan gigi dan mulut bisa menyebabkan beberapa penyakit seperti karies, gingivitis, dan periodontitis. Berdasarkan data nasional Riskesdas, penyakit gigi dan mulut di Indonesia mencapai angka 57,6%. Kelompok yang rentan terhadap penyakit gigi dan mulut salah satunya adalah ibu hamil. Kondisi rongga mulut pada ibu hamil dapat mempengaruhi janin dalam kandungnya, sehingga penting bagi ibu hamil untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan kebersihan gigi dan mulut pada ibu hamil di Puskesmas Kartasura. Jenis penelitian ini adalah deskriptif cross-sectional, dengan pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Data didapatkan dengan memberikan kuesioner berisi 10 pertanyaan mengenai pengetahuan kebersihan gigi dan mulut. Didapatkan 15 responden ibu hamil yang datang di poli gigi Puskesmas Kartasura. Hasil penelitian didapatkan sejumlah 10 responden (66,7%) mendapatkan hasil pengetahuan yang baik dan sebanyak 5 responden (33,3%) mendapatkan hasil pengetahuan yang kurang baik. Pengetahuan mengenai kebersihan rongga gigi dan mulut yang diikuti oleh tingkat kesadaran, perilaku, dan sikap memiliki pengaruh terhadap seseorang dalam menjaga kebersihan gigi dan mulut.
GAMBARAN PERILAKU IBU HAMIL DALAM MENJAGA KESHATAN GIGI DAN MULUT DI PUSKESMAS POLOKARTO Mufida, Arifah Rizqi; Chandra, Afrizal Andika; Sari, Morita
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 19th University Research Colloquium 2024: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang : Wanita hamil merupakan salah satu kelompok yang rentan akan penyakit gigi dan mulut. Perilaku ibu hamil didefinisikan sebagai suatu kegiatan atau aktivitas selama masa kehamilan. Dalam penelitian ini perilaku terdiri dari pengetahuan, sikap dan tindakan. Pada masa kehamilan terjadi beberapa perubahan pada bagian tubuh termasuk gigi dan mulut. Salah satu penyebab gangguan kesehatan gigi dan mulut adalah ada atau tidaknya faktor lokal (debris dan calculus). Tujuan : Untuk mengetahui gambaran perilaku pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut ibu hamil di Puskesmas Polokarto. Metode : Penelitian ini adalah penelitian deskriptif cross sectional di Puskesmas Polokarto tanggal 12 Desember – 30 Desember 2023. Sampel yang diambil sejumlah 47 ibu hamil yang berkunjung di Poli Gigi dan KIA Puskesmas Polokarto. Hasil : Dari 47 responden sebagian besar ibu hamil menunjukkan perilaku pemeliharaan yang cukup baik Kesimpulan : Perilaku ibu hamil yang kurang baik dapat menyebabkan peradangan pada gusi dan meningkatkan risiko karies.
GAMBARAN PENGETAHUAN KEBENARAN MITOS TENTANG PERAWATAN GIGI PADA PASIEN PUSKESMAS GROGOL, SUKOHARJO Anindyajati, Arya Antariksa; Haykal, Shafira Annas; Sari, Morita
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 19th University Research Colloquium 2024: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prevalensi kasus penyakit gigi dan mulut paling banyak di Puskesmas Grogol 2023 sendiri menurut data pasien yang tercatat dalam rekam medis bulan Oktober hingga Desember 2023 adalah permasalahan erupsi gigi, nekrosis pulpa, abses periapikal, dan karies dentin. Hal tersebut berkaitan dengan kesadaran dan motivasi yang kurang untuk periksa gigi. Salah satu faktor kurangnya kesadaran dan motivasi tersebut adalah karena masih adanya kepercayaan terhadap mitos perawatan gigi dan mulut di masyarakat. Langkah penanganan yang bisa diambil dalam upaya preventif dapat melalui program edukasi dan promosi kesehatan oleh fasilitas kesehatan daerah seperti Puskesmas. Edukasi yang dilakukan untuk meluruskan persepsi masyarakat terkait mitos yang tidak benar sehingga masyarakat kembali termotivasi untuk melakukan perawatan giginya. Tujuan: Mengetahui tingkat pengetahuan masyarakat Grogol mengenai mitos pemeriksaan gigi dan mulut. Metode Penelitian: Cross Sectional Study dengan survei kuisioner dan analisa tingkat pengetahuan menggunakan distribusi frekuensi. Hasil: Tinkat pengetahuan masyarakat Grogol masih kurang dimana masyarakat dengan pengetahuan baik sebanyak 48,5 %, cukup sebanyak 39,4, dan kurang sebanyak 13,6 %. Walaubegitu jumlah masyarakat dengan pengetahuan baik lebih banyak dari jumlah masyarakat dengan pengetahuan cukup ataupun kurang. Kesimpulan: Tingkat pengetahuan masyarakat mengenai mitos perawatan gigi masih kurang dari 50% populasi, hal tersebut karena dipengaruhi faktor usia, pendidikan, sosial ekonomi, dan lingkungan.
GAMBARAN KEPEDULIAN ORANG TUA TERHADAP KESEHATAN GIGI DAN MULUT ANAK DI WILAYAH PUSKESMAS BAKI (POSYANDU DESA GEDONGAN, DESA BAKIPANDEYAN & DESA WARU), KABUPATEN SUKOHARJO Ediningtyas, Kurniasari; Wayandiara, Danar Dimas; Sari, Morita
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 19th University Research Colloquium 2024: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut merupakan satu kesatuan dari kesehatan tubuh yang tidak dapat dipisahkan satu dengan lainnya, karena mempengaruhi kesehatan tubuh lain. Kepedulian orang tua yang kurang berpengaruh terhadap kesehatan gigi dan mulut anaknya. Tingkat kepedulian orang tua terhadap kesehatan gigi dan mulut anak dapat dipengaruhi oleh usia dan tingkat pendidikan terakhir orang tua. Untuk mengetahui kepedulian orang tua terhadap kesehatan gigi dan mulut anak maka penulis melakukan penelitian menggunakan media kuisioner. Hasil penelitian menunjukan bahwa mayoritas orang tua di wilayah Puskesmas Baki, Kabupaten Sukoharjo peduli terhadap membiasakan anak menggosok gigi sejak dini atau awal tumbuh gigi, mengajari anak cara mengosok gigi yang benar, mengingatkan anak untuk menggosok gigi minimal 2x sehari, memberikan pujian terhadap anak jika rajin menggosok gigi, dan mengingatkan anak ketika anak makan permen terlalu banyak.
PROFIL KESEHATAN GIGI DAN MULUT LANSIA DI POSYANDU LANSIA SEJAHTERA IV DESA KATEGUHAN TAWANGSARI Sari, Morita; Imamah, Adinda Dwi Putri Indrayana; Hapsari, Erlin
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 19th University Research Colloquium 2024: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses menua dapat terjadi secara alamiah dan menimbulkan masalah secara langsung pada lansia. Hal tersebut meliputi terjadi perubahan fisik pada lansia salah satunya terjadi kehilangan gigi geligi. Penyebab terbanyak kehilangan gigi adalah akibat buruknya status kesehatan rongga mulut. Pengetahuan merupakan terbentuknya dari tindakan seseorang. Pengetahuan lansia terhadap kesehatan gigi dan mulut merupakan salah satu faktor penting yang mempengaruhi kesehatan gigi dan mulut lansia. Penelitian ini dilakukan untuk meneliti profil kesehatan gigi dan mulut lanjut usia khususnya di Puskesmas Tawangsari yaitu di desa Kateguhan, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo. Metode Jenis Penelitian ini adalah deskriptif observasional. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling yang sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Sampel yang digunakan sebanyak 50 orang. Analisis data dilakukan menggunakan metode deskriptif survey. Hasil Berdasarkan data yang diperoleh menunjukan bahwa di Posyandu Lansia Sejahtera IV Desa Keteguhan Tawangsari yang berjumlah 50 orang memiliki tingkat pengetahuan dengan kategori kurang sebanyak 29 responden (58%) dan status gigi geligi lansia menunjukan bahwa lansia yang mengalami sisa akar sebanyak 19 responden (38%), gigi yang dicabut atau hilang sebanyak 15 responden (30%), gigi yang goyah sebanyak 7 orang (14%), dan gigi yang berlubang sebanyak 4 responden (8%). Kesimpulan Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan pengetahuan terhadap pentingnya kesehatan gigi mulut dan status gigi lansia di Posyandu Lansia Sejahtera IV Desa Keteguhan Tawangsari menunjukkan kategori pemahaman yang masih kurang.
Knowledge of Maintaining Dental and Oral Health for Pregnant Women in Baki District Wulandari, Devi; Riolina, Ana; Sari, Morita; Kurniawati, Dwi; Sukini, Sukini
Jurnal Kesehatan Gigi Vol. 11 No. 1 (2024): juni 2024
Publisher : Jurusan Kesehatan Gigi, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jkg.v11i1.10332

Abstract

Physiological processes that occur during pregnancy can cause hormonal changes and affect the oral cavity. Oral problems during pregnancy, such as periodontal disease, gingivitis, tooth erosion, halitosis, and epulis of pregnancy not only impact the mother but can also cause adverse pregnancy outcomes such as premature birth, low birth weight, preeclampsia to premature rupture of membranes. Many pregnant women do not care about the possible adverse effects of dental and oral diseases on pregnancy. This shows that the majority of pregnant women only focus on pregnancy and do not reduce dental and oral health. The occurrence of dental and oral diseases during pregnancy is not only influenced by the pregnancy itself but also the lack of knowledge about maintaining oral health it affects poor behavior in maintaining dental and oral health. The aim of this study was to find out the description of knowledge about maintaining the oral and dental health of pregnant women in Baki District. This research is a type of observational research with a cross-sectional study approach, and quantitative data, and is presented descriptively. The number of respondents in this study was 55 pregnant women in Baki District. Data collection techniques in this study used a questionnaire that had been tested for validity and reliability tests. Research data were analyzed using univariate analysis. The results showed that the proportion of pregnant women's level of knowledge about maintaining oral health was highest in the poor category, which was 69.1% with an average value of knowledge of pregnant women was 6.82. The conclusion of the study is that the level of knowledge regarding maintaining the oral and dental health of pregnant women in Baki District is still lacking.
Gambaran Menyikat Gigi Terhadap Indeks Plak Pada Siswa Kelas V dan VI SD Muhammadiyah 3 Nusukan Surakarta Maruf, Ananda Annas; Riolina, Ana; Kurniawati, Dwi; Sari, Morita
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Vol. 6 No. 02 (2024): Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jsi.v6i02.119

Abstract

Plak merupakan endapan lunak dari sisa-sisa makanan yang menempel pada gigi yang terakumulasi dengan air liur dan bakteri. Menyikat gigi merupakan cara mekanis yang bermanfaat untuk mencegah pembentukan plak pada permukaan gigi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahu gambaran menyikat gigi terhadap indeks plak pada siswa kelas V dan VI SD Muhammadiya 3 Nusakan Surakarta. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Penyajian data diolah dan dianalisis dalam bentuk tabulasi silang.  Responden pada penelitian adalah 70 siswa-siswi kelas V dan VI SD Muhammadiyah 3 Nusukan Surakarta. Data yang dikumpulkan dalam penelitian adalah metode menyikat gigi, waktu menyikat, gigi jenis, bulu sikat dan pemeriksaan indeks plak. Hasil Penelitian : Sebanyak 54 responden memiliki indeks plak sangat baik (79%), sebanyak 11 responden memiliki indeks plak baik (16%), sebanyak 5 responden memiliki indeks buruk (5%) dan tidak ada respondent yang memiliki indeks plak sangat buruk. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah  perilaku menyikat gigi yang dilakukan siswa kelas V dan VI SD Muhammadiyah 3 Nusukan dapat menghilangkan plak dengan baik tetapi sebagian besar durasi siswa menyikat gigi masih kurang dari 2 menit. Diperlukan adanya edukasi cara menyikat gigi dan durasi yang ideal dalam menyikat gigi  sehingga meningkatkan pengetahuan siswa dalam menyikat gigi.
Enhancing the Value Care of Lung Cancer Treatment for Medically Underserved Population in Kentucky Sari, Morita; Jr, James. W. Holsinger; Wackerbarth, Sarah; Ingram, Richard
Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) 2016: Proceeding ISETH (International Conference on Science, Technology, and Humanity)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/iseth.2351

Abstract

Background: For many years Kentucky has had the nation’s highest lung cancer incidence. Kentucky is one of the thirteen states in Appalachia in which the difference in wealth is a key determinant of health since residents of Appalachia do not have access to the same financial resources as the rest of the US population. In this study, the value of lung cancer treatment for a medically underserved population (Appalachia) would be evaluated based on health insurance type and treatment pattern. Methodology: Data for lung cancer cases diagnosed between 2000 and 2011 were obtained from the Kentucky Cancer Registry (KCR). The cohort included 49,512 patients who met the following inclusion criteria. Patients were classified into two distinct groups based on county location: Appalachian and Non-Appalachian. Chi-square, Cox survival regression analysis, and Kaplan Meier survival trend were performed to identify variables affecting treatment and survival. Result: The analysis evaluated 49,512 patients from KCR. For all population, sex (p<.0001), age group (p<.0001), Stage (p<.0001), insurance type (p<.0001) and county (p<.0001) were significantly associated with the type of treatment. Conclusions: Eventhough the strongest predictors for survival in lung cancer are age and cancer Stage, health insurance does have a significant impact on improving the survival rate. Overall, early diagnosis and timely follow up are imperative for improving the value care in lung cancer treatment
Phytochemical profile of pineapple peel (Ananas comosus) based eco enzyme and antibacterial activity against Lactobacillus Acidophilus ATCC 4356: Study experimental Sari, Morita; Imani, Cavita Nur; Wardani, Astrid Pramudya
Padjadjaran Journal of Dental Researchers and Students Vol 10, No 1 (2026): February 2026
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/pjdrs.v10i1.69125

Abstract

ABSTRACTIntroduction: Dental caries is one of the dental and oral diseases with a high incidence in Indonesia. This disease occurs due to damage to hard tooth tissue triggered by the activity of microorganisms in the oral cavity, one of which is Lactobacillus acidophilus. Various caries prevention efforts have been developed, but most still rely on chemical agents that have the potential to cause side effects if used in the long term. Eco enzyme made from pineapple peel (Ananas comosus) has the potential as a natural antibacterial agent because it contains various bioactive compounds. This study aims to evaluate the ability of pineapple peel eco enzyme to inhibit and kill Lactobacillus acidophilus ATCC 4356. Methods: This study is an in vitro laboratory experiment. The positive control group includes chlorhexidine, while the negative control group contains distilled water; the treatment group includes pineapple peel eco enzyme at doses of 100%, 50%, 25%, 12.5%, 6.25%, 3.12%, and 0.78%. The tests to be carried out include phytochemical tests and antibacterial tests to determine the Zone of Inhibition (ZOI), Minimum Inhibitory Concentration (MIC), and Minimum Bactericidal Concentration (MBC). Data analysis used Kruskal-Wallis. Results: Pineapple peel eco enzyme is proven to contain flavonoids, saponins, tannins, phenolics, alkaloids, steroids, anthraquinones, glucose, and terpenoids which act as antibacterials. The ZOI test showed the largest inhibition zone diameter at a concentration of 100% of 15.51 mm with a strong category. The MIC value was obtained at a concentration of 3.12%, while the MBC was found at a concentration of 6.25%. The results of the Kruskal-Wallis statistical test obtained that Sig 0.437 (p > 0.05). Conclusions: Pineapple peel eco enzyme (Ananas comosus) has antibacterial activity in inhibiting and killing Lactobacillus acidophilus ATCC 4356, so it has the potential to be developed as a natural antibacterial agent for caries prevention. KEY WORDS: Eco_enzyme, Pineapple_peel, Antibacterial, Lactobacillus_acidophilus, PhytochemicalProfil fitokimia eco enzyme berbahan dasar kulit nanas (Ananas comosus) dan daya antibakteri terhadap Lactobacillus acidophilus ATCC 4356: Studi eksperimentalABSTRAK Pendahuluan: : Karies gigi merupakan salah satu penyakit gigi dan mulut yang memiliki angka kejadian tinggi di Indonesia. Penyakit ini terjadi akibat kerusakan jaringan keras gigi yang dipicu oleh aktivitas mikroorganisme dalam rongga mulut, salah satunya Lactobacillus acidophilus. Berbagai upaya pencegahan karies telah dikembangkan, namun sebagian besar masih bergantung pada agen kimia yang berpotensi menimbulkan efek samping apabila digunakan dalam jangka panjang. Eco enzyme berbahan dasar kulit nanas (Ananas comosus) memiliki potensi sebagai agen antibakteri alami karena mengandung berbagai senyawa bioaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kemampuan eco enzyme kulit nanas (EE-KN) dalam menghambat dan membunuh Lactobacillus acidophilus ATCC 4356. Metode: Penelitian ini merupakan eksperimen laboratorium in vitro. Kelompok kontrol positif meliputi klorheksidin, sedangkan kelompok kontrol negatif berisi air suling; kelompok perlakuan meliputi eco enzyme kulit nanas pada dosis 100%, 50%, 25%, 12,5%, 6,25%, 3,12%, dan 0,78%. Uji yang akan dilakukan meliputi uji fitokimia serta uji antibakteri untuk menentukan Zone of Inhibition (ZOI), Minimum Inhibitory Concentration (MIC), dan Minimum Bactericidal Concentration (MBC). Analisis data menggunakan Kruskal-Wallis. Hasil: Eco enzyme kulit nanas terbukti mengandung senyawa flavonoid, saponin, tanin, fenolik, alkaloid, steroid, antrakuinon, glukosa, dan terpenoid yang berperan sebagai antibakteri. Uji ZOI menunjukkan diameter zona hambat terbesar pada konsentrasi 100% sebesar 15,51 mm dengan kategori kuat. Nilai MIC diperoleh pada konsentrasi 3,12%, sedangkan MBC ditemukan pada konsentrasi 6,25%. Hasil uji statistik Kruskal-Wallis didapatkan Sig 0,437 (p > 0,05). Simpulan: Eco enzyme kulit nanas (EE-KN) memiliki aktivitas antibakteri dalam menghambat dan membunuh Lactobacillus acidophilus ATCC 4356, sehingga berpotensi dikembangkan sebagai agen antibakteri alami untuk pencegahan karies.KATA KUNCI: Eco_enzyme, Kulit_nanas, Antibakteri, Lactobacillus_acidophilus, Fitokimia 
Co-Authors . Melinda Abdul Hadi Kadarusno Adhelia Ayu Ningtyas Ana Riolina Ananda Annas Maruf Ananda, Gita Alivia Anindyajati, Arya Antariksa Aprilia Yuanita Anwaristi Ariyani Faizah Asykarie, Ichda N. Amiria Azzah Putri Farohyani Cahyani Cahyani Cahyani Cecilya Nella Yuppy Anggraeni Chandra, Afrizal Andika deny teguh setyaji Devi Wulandari Dwi Kurniawati Dwi Kurniawati, Dwi Dyah Ajeng Ramadhani Ediningtyas, Kurniasari Fatir Rachman Hadi Feby Aurelita Jaya Pradana Fitrul Azmi Eka Farhana Ghaisani, Monica Ekania Ghinna Yulia Indarti Gita Alivia Ananda Gusti Dhika Zafira Habibi, Muhammad Yusuf Hapsari, Erlin Hartarto, Deddy Haydar Tsaqib Muta’ali Haykal, Shafira Annas Haykal, Shafira Annas Ichda N. Amiria Asykarie Ichda Nabiela Amiria Asykarie Ikmal Hafizi Imamah, Adinda Dwi Putri Indrayana Imani, Cavita Nur Indarti, Ghinna Yulia Ingram, Richard Jihan Fathin Az Zahra Jr, James. W. Holsinger Khairunnisa, Sastya Fitri Kisari, Deanita Putri Laras Ayu Pringgandini Lupianto, Della Kusumawati Maruf, Ananda Annas Mawarni, Karisma Aulia Melinda Melinda Miftahul Husna N TR Monica Ekania Ghaisani Mufida, Arifah Rizqi Nala Rosa Nendia Intan Permata Putri Nendika Dyah Ayu Murika Sari Ningtyas, Adhelia Ayu Novyana Tedia Sutisna Nur Ariska Nugrahani Nur Fatihah Jannah Pangestu, Aditya Ihza Dwi Pringgandini, Laras Ayu Puspaningrum, Putri Quennessa Cahya Albetra Rahardyan Ilnham Arzaqi Rengganis Gelistianti Rejeki Rini Puspita Sari Rista Aulia Ardhita Rizkha Hatma Putra Sari, Ayu Dika Sartari Entin Yuletnawati Sastya Fitri Khairunnisa Selma Fatiha Bernice Septriyani Kaswindiarti setyaji, deny teguh Setyasri, Indri Devi Shafa Nur Novitasari Shafira Annas Haykal Sri Muryani Sri Oetami Rahajoe Soedarjat Sukini, Sukini Sutisna, Novyana Tedia Titis Wicaksono Giman Ummah, Oktavia Annazihah Syifaul Varianziana, Fauzia Wackerbarth, Sarah Wardani, Astrid Pramudya Wayandiara, Danar Dimas Yovitha Januisma Azizi EF