Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pengaruh Kompetensi, Komitmen dan Pengembangan Karier Terhadap Kinerja Personil Polres Yahukimo Muhamad Aldi; Abdul Rasyid; Sjamsiar Husen; Muhamad Yamin Noch; Duta Mustajab
Economics and Digital Business Review Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/ecotal.v7i1.2928

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh Kompetensi, komitmen dan pengembangan karier secara parsial dan simultan terhadap kinerja personil pada Polres Yahukimo dengan menggunakan pendekatan metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh personil Polres Yahukimo. Sampel penelitian sebanyak 62, teknik sampel adalah proportionate cluster random sampling yaitu mengambil sampel pada masing-masing bagian dengan metode proporsional. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja personil, dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,610 dan tingkat signifikansi sebesar 0,001. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan kompetensi memiliki kontribusi yang nyata dalam meningkatkan kinerja. Sementara itu, variabel komitmen memiliki pengaruh positif terhadap kinerja, namun tidak signifikan secara statistik, dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,192 dan signifikansi 0,066. Adapun variabel pengembangan karier menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja, dengan koefisien regresi sebesar 0,093 dan signifikansi sebesar 0,046. Sedangkan secara simultan Kompetensi, Komitmen dan pengembangan karier mempunyai pengaruh terhadap kinerja personil pada Polres Yahukimo. Implikasi dari hasil penelitian ini menunjukkan perlunya perbaikan dalam sistem pengembangan karier dan penguatan komitmen melalui penciptaan lingkungan kerja yang mendukung dan sistem penghargaan yang adil bagi personil Polres Yahukimo.
Intrinsic Motivation as a Mediator of the Effects of Work-Life Balance, Work Environment, and Work Discipline on Public Sector Employee Performance Duta Mustajab; Abdul Rasyid; Novi Darmayanti
Advances in Human Resource Management Research Vol. 3 No. 3 (2025): June - September
Publisher : Yayasan Pendidikan Bukhari Dwi Muslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60079/ahrmr.v3i3.817

Abstract

Purpose: This study aims to analyze the influence of work-life balance, work environment, and work discipline on employee performance in public-sector organizations, and to examine the role of intrinsic motivation as a mediating variable in the relationships among these variables. Research Design and Methodology: This study employs a quantitative, associative design. Data was collected through a structured questionnaire distributed to employees at 40 Regional Government Agencies (OPDs) in Papua Province, with a total of 109 respondents. Data analysis was conducted using Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) to test the direct and indirect effects between variables Findings and Discussion: The results of the study indicate that work-life balance, work discipline, and intrinsic motivation have a direct and significant effect on employee performance; the work environment has a significant effect on intrinsic motivation; and intrinsic motivation was found to partially mediate the relationship between the work environment and employee performance, but does not mediate the effects of work-life balance and work discipline on performance. These findings suggest that employee performance is more influenced by internal motivational processes that are shaped by the work environment. Implications: This study makes a theoretical and practical contribution by emphasizing the importance of intrinsic motivation as a psychological mechanism for improving employee performance. In practical terms, public sector organizations need to create a conducive work environment and strengthen strategies to enhance intrinsic motivation, thereby boosting employee performance, particularly in regions with unique characteristics, such as Papua Province.
Pengaruh Pendidikan, Pengalaman Kerja dan Motivasi Dalam Meningkatkan Kinerja Aparatur Sipil Negara Pada Sekertariat Daerah Kabupaten Pegunungan Bintang Thodimus Sitokdana; Andri Irawan; Duta Mustajab; Muhamad Yamin Noch; Ridwan Rumasukun
Center of Economic Students Journal Vol. 8 No. 2 (2025): April-June (2025)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56750/csej.v8i2.1204

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian asosiatif, yang bertujuan untuk menganalisis, mengidentifikasi dan menjelaskan tentang pengaruh pendidikan, pengalaman kerja dan motivasi terhadap Kinerja Aparatur Sipil Negara Pada Sekertariat Daerah Kabupaten Pegunungan Bintang, jumlah data sampel yang digunakan dalam penelitian sebanyak 76 responden atau sebesar 90,48% dari total populasi 84 responden dengan menggunakan total sampling atau sampel jenuh. Berdasarkan hasil Uji parsial dan uji simultan variabel pendidikan, pengalaman kerja dan motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Aparatur Sipil Negara Pada Sekertariat Daerah Kabupaten Pegunungan Bintang. Perolehan nilai Adjusted R² sebesar 0,823, hal ini menunjukkan bahwa persentase kontribusi variabel pendidikan (X1), pengalaman kerja (X2) dan motivasi (X3) terhadap kinerja Aparatur Sipil Negara (Y) dilingkungan Sekertariat Daerah Kabupaten Pegunungan Bintang sebesar 82,3% sedangkan sisanya sebesar 17,7% dipengaruhi atau dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam model penelitian ini seperti kompensasi, pelatihan, lingkungan kerja, disiplin kerja, kepemimpinan, pemanfaatan teknologi dan variabel lainnya. Dari hasil analisis penelitian, pendidikan merupakan variabel yang paling dominan berpengaruh terhadap kinerja ASN dengan pencapaian Standardized Coefficients Beta sebesar 0,439 dan ttabel sebesar 6,175 lebih besar jika dibandingkan dengan variabel lain dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000.