Putri Prabu Utami
Institut Seni Budaya Indonesia Tanah Papua

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Perancangan Video Promosi Wisata Roro Kuning di Kota Nganjuk Ernawati Ernawati; Elham Maulana; Putri Prabu Utami
DESKOVI : Art and Design Journal Vol. 5 No. 1 (2022): JUNI 2022
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/deskovi.v5i1.1832

Abstract

Kabupaten Nganjuk memiliki bentang pesona alam dan objek pariwisata yang menarik untuk dikunjungi, seperti contoh objek wisata Roro Kuning. Roro Kuning adalah sebuah tempat objek wisata yang berlokasi di Desa Bajulan, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk Jawa Timur. Objek wisata Roro Kuning ini di bagun pada tahun 2005 oleh pemerintah waktu itu karena terdapat potensi sumber alam sebagai objek wisata. Wisata Roro Kuning ini mempunyai prospek ekonomi bagi masyarakat sekitar dan daerah untuk kedepanya. Maka dari itu objek wisara Roro Kuning ini membutuhkan media promosi berupa video yang mudah untuk disampaikan ke wisatawan yang ingin dituju. Pada perancangan ini akan akan mengkaji tempat wisata Roro Kuning dimana lokasi wisata tersebut belum banyak diketahui, selain itu kurangnya peran dari pemerintah daerah belum maksimal dalam mempromosikan objek tersebut. Metode perancangan ini meliputi studi literatur, observasi, wawancara dan dokumentasi sebagai sumber pengumpulan data yang di dapat dari Disparporabud Kabupaten Nganjuk. Pada analisis data  perancangan ini menggunakan analisis SWOT agar sesuai sasaran audience. Bedasarkan masalah yang ada maka terbentuklah simpulan media yang berupa media videografi. Hasil luaran dari perancangan ini yaitu video promosi yang mempresentasikan tentang keindahan wisata Roro Kuning dengan menggunakan teknik sinematik, hasil videografi tersebut sebagai media komunikasi dan promosi yang efektif yang diarahkan ke media sosial seperti Instagram, Facebook, dan TikTok agar dapat mempersuai target audiens. Sebagai media pendukung akan dibuat pula cover DVD, poster, stand banner, t-shirt, pamvlet, gantungan kunci untuk mempromosikan keindahan wisata alam Roro Kuning.
High Heel Shoes Commodity Fethisis of Drag Queen Raminten Cabaret Artists Show Mirota Yogyakarta Putri Prabu Utami; Bayu Aji Suseno; Djuniwarti Djuniwarti; Sabri Gusmail
Journal of Feminism and Gender Studies Vol 4 No 1 (2024): Journal of Feminism and Gender Studies
Publisher : Pusat Studi Gender Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jfgs.v4i1.45548

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui muatan nilai fetisisme komoditas pada sepatu hak tinggi seniman drag queen dalam pertunjukkan cabaret show di Raminten 3 Mirota Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, serta melakukan analisis data berdasarkan teori Marx tentang fetisisme komoditas. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa sepatu hak tinggi pemain drag queen memiliki use value untuk melindungi kaki dari resiko terjadinya cedera dan lecet (tergores) yang diakibatkan gesekan antara kulit dengan permukaan lantai pada panggung arena tertutup (indoor). High heels menjadi media konstruksi citra feminisme terhadap tubuh maskulin laki-laki pemain drag queen yang mengalami pergeseran (exchange value) dari fungsi status sosial menuju fungsi estetika yang bernilai ekonomi untuk membentuk identitas seksual menjadi seniman atau aktor profesional yang berpakaian seperti wanita untuk alasan hiburan (female impersonators). Sepatu hak tinggi menjadi penanda seksualitas dalam memanipulasi kesadaran pengguna (seniman drag queen) terhadap pemujaan suatu benda secara berlebihan (fetisisme) dengan mengerotisasi obyek benda mati untuk membentuk dorongan (gairah) atau kepuasan seksual.
Pelatihan Ilustrasi Digital Desain Karakter Papua Siswa Smk Negeri 8 Tik Jayapura Hence Sahusilawane; Putri Prabu Utami; Nur Halisah Asaf; Nasrulah
IKONIK : Jurnal Seni dan Desain Vol. 6 No. 1 (2024): JANUARI 2024
Publisher : LPPM Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/ijsd.v6i1.16495

Abstract

Pelatihan digital ilustrasi karakter Papua ini memiliki nilai pendidikan budaya yang sangat tinggi di era modern saat ini. Tujuan pelatihan untuk para siswa SMKN 8 TIK di Jayapura adalah untuk meningkatkan kemampuan atau skill individu saat menggunakan teknologi berbasis komputer sebagai media pembuatan ilustrasi digital dengan tetap melestarikan tradisi budaya daerah. Para siswa juga akan akan mendapatkan pengalaman baru dalam dunia seni digital. Perangkat lunak desain grafis terus berkembang dan fitur-fitur canggih terus muncul sehingga para siswa dapat menciptakan karya karakter Papua yang lebih kreatif. Dengan pemahaman dan penguasaan alat-alat digital, para siswa dapat menciptakan karya seni yang lebih menarik dan berkualitas. Pelatihan ilustrasi digital membuka daya kreativitas pada para siswa untuk dapat belajar menciptakan visual digital yang baik, mengeksplorasi berbagai gaya dan teknik dan menciptakan gaya desain baru, serta menggabungkan berbagai elemen untuk menghasilkan karya digital karakter Papua yang unik.
Transforming Bhukere Local Ecological Knowledge through Fish Puppet Theater to Strengthen Lake Sentani Biodiversity Literacy in Early Childhood Education Putri Prabu Utami; Bayu Aji Suseno; Retnoning Adji Widi Astuti; Marwati; Nathalia Dwijayanti; Wigati Yektiningtyas; Hence Sahusilawane
Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) Vol. 14 No. 2
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jcare.v14i2.25718

Abstract

Lake Sentani is a freshwater ecosystem of significant ecological and socio-cultural value to the people of Papua; however, the sustainability of its biodiversity faces pressure from habitat degradation and the presence of introduced fish species. This study aims to reconstruct ecological knowledge embedded in the bhukere practice as a source of ecological literacy, develop a bhukere-based fish puppet theater to introduce the biodiversity of Lake Sentani, and identify children's responses to this medium. The study employed the Research and Development (R&D) method with a descriptive qualitative approach, encompassing stages of exploration, design, development, implementation, evaluation, and product refinement. The research subjects consisted of 58 children aged 4–5 years from two early childhood education centers in Waena Urban Village, Jayapura City. The developed product is a puppet theater performance titled Niko and Bhukere, which integrates local fish characters, ecological narratives, music, children's songs, and bhukere props made from natural materials and inorganic waste. The results indicate that the performance achieved a positive attention level of 85.4%, an increase in biodiversity understanding from 48.3% to 88.4%, a positive affective response of 88.4%, and a conservation behavior rate of 82.8%. These findings demonstrate that bhukere based fish puppet theater holds pedagogical potential as a medium for ecological literacy that is contextual, participatory, and grounded in local culture. Integrating community ecological knowledge, Lake Sentani's biodiversity, and performing arts offers an innovative strategy for fostering ecological awareness and concern among early childhood learners.
An Experimental Approach Using Papuan-Culture-Based Lahpah Dance Music to Foster Environmental Awareness in Early Childhood Marwati Marwati; Putri Prabu Utami; Bayu Aji Suseno; Muhammad Ilham Mustain Murda; Sarah Sabrina Mukaddam; Tria Ocktarizka
Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) Vol. 14 No. 2
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jcare.v14i2.25747

Abstract

The issue of waste, particularly inorganic waste, requires a sustainable management strategy alongside an educational approach capable of fostering environmentally conscious behavior from an early age. This study aims to develop Lahpah (an acronym for Waste Sorting dance music grounded in Papuan culture using an experimental approach to serve as a medium for environmental education and the cultivation of environmental awareness in young children. The study employs a qualitative approach with a practice-based research design, positioning exploration, experimentation, creation, and artistic reflection as integral components of the research process. The research was conducted at YPPK Bintang Kecil Kindergarten in Jayapura City from June to December 2025. Data were gathered through observation, in-depth interviews, documentation, and literature review, and subsequently analyzed interactively through data condensation, data display, and conclusion drawing and verification. The results indicate that inorganic waste holds potential as material for alternative musical instruments through processes of selection, cleaning, design, and acoustic experimentation. This exploration yielded rhythmic instruments and aerophones, which were then integrated into a children's song titled Sorting and Selecting Waste and a dance choreography representing the actions of collecting, sorting, and maintaining environmental cleanliness. The integration of musical elements, movement, and Papuan cultural values ​​created an artistic experience that was contextual, participatory, and educational. Children's responses during rehearsals demonstrated active engagement through observing, playing instruments, imitating rhythmic patterns, and performing choreographic movements. The design of Lahpah dance music offers potential as an arts-based learning model that integrates artistic innovation, local culture, environmental education, and the development of environmental consciousness in young children.