Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

IMPLEMENTASI PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU SISTEM ZONASI SMA NEGERI DI KECAMATAN BANGKINANG KOTA Suci Fitria Rahmadhani Z
JURNAL BUANA Vol 5 No 6 (2021)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v5i6.1806

Abstract

This study aims to provide an overview of the implementation of the New Student Admissions of the Public High School zoning system in Bangkinang kota district and the distribution of the house points of the new student admissions on the zoning system of Public High Schools in Bangkinang kota district which consists of 4 villages including, Langgini village, Bangkinang village, Ridan village and Kumantan village. This research uses a qualitative approach with descriptive methods, as well as a type of case study research. The location of the research was carried out in Public High School 1 and 2 Bangkinang kota, where the data sources in this study were primary data obtained from observations and interviews of the Student Representatives of each Public Senior High School in Bangkinang kota district, as well as sekundur data obtained through technical guidelines for the new student admissions. at the level of Public High Schools in Riau Province and reports on the implementation of the Admission of Public High School Students in Bangkinang District, the city for the 2020/2021 school year. The difference in the implementation of the new student admissions in 2019 and 2020 lies in the implementation of socialization which is carried out online which results in information related to the acceptance of New Students not evenly distributed to prospective new students or parents of students who are in the designated zone area.
Prediksi Landaan Bencana Tsunami Ketinggian 5 dan 12 Meter di Kota Padang, Sumatera Barat Suci Fitria Rahmadhani Z; Teuku Yan W.N; Cipta Endayana
Jurnal Geologi dan Sumberdaya Mineral Vol. 24 No. 3 (2023): JURNAL GEOLOGI DAN SUMBERDAYA MINERAL
Publisher : Pusat Survei Geologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33332/jgsm.geologi.v24i3.747

Abstract

Kota Padang menjadi salah satu kota di Indonesia yang berada dan berkembang di pesisir barat Pulau Sumatra. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran tsunami dan dampak yang akan ditimbulkan oleh bencana tsunami jika melanda wilayah yang ada di Kota Padang dengan menggunakan parameter garis pantai Kota Padang, administrasi, slope dan tutupan lahan yang akan diolah dengan memanfaatkan Sistem Informasi Geografis (SIG) pada software Arcgis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Tsunami Inundation dan cost-distance. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat enam kecamatan di Kota Padang yang terkena dampak dari bencana tsunami dengan ketinggian air 5 dan 12 meter diantaranya yaitu Kecamatan Padang Selatan, Padang Timur, Padang Barat, Padang Utara, Nanggalo, Koto Tangah dengan jarak landaan tsunami sekitar 1,5 hingga 3 kilometer ke arah daratan Kota Padang. Katakunci : Sumtra. Mitigasi, Tsunami Inundation, Padang, Sistem Informasi Geografis
Edukasi Pencegahan Banjir Rob dengan Green Technology di Kelurahan Berok Nipah, Padang Barat, Sumatera Barat Riyandini, Vina Lestari; Handayani, Suci; Ervil, Riko; Elmawati, Elmawati; Rachman, Boby; Wedyawati, Veny; Nelvi, Afni; Hindayani, Lili; Rahmadhani Z, Suci Fitria
Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 1 (2025): Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrokreatif.11.1.145-153

Abstract

Insufficient sanitation in densely populated residential areas in Berok Nipah Village, especially the Muaro settlement, which is directly adjacent to the river estuary and beach, results in this area often having problems in the form of tidal floods that always carry debris into the village. A lack of land causes people to settle in areas adjacent to rivers and beaches. This activity aims to provide new understanding and information to the community regarding green technology and tidal flood prevention education to communities affected by tidal floods in residential areas. Education about tidal floods in the form of counseling, socialization, and discussion about green technology (rainwater harvesting, bipolar holes, and rain gardens) to the community as a form of activity to prevent natural disasters in the form of tidal floods in Berok Nipah Village. The existence of this educational activity allows the community to apply environmentally friendly technologies such as rainwater harvesting, bipolar holes, and rain gardens to prevent and reduce the impact of tidal flooding in the Berok Nipah Village community settlements.
Evaluasi Dampak Lingkungan dalam Pengelolaan Limbah Pertambangan Cressendo, Hedsing; Fitria Rahmadhani Z, Suci; Retongga, Nofrohu; Intan Yustisia Rahmalina, Annisa; Nelvi, Afni; Mariza Syahyuda, Nelsy; Handayani, Suci
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol. 25 No. 1 (2025): Regular Issue
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INDUSTRI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/6b9xvs41

Abstract

Pengelolaan limbah pertambangan batubara merupakan aspek kritis untuk mencegah dampak negatif terhadap lingkungan, terutama pencemaran air. Tujuan penelitian ini adalah untuk Mengevaluasi kualitas air limbah berdasarkan parameter pH, TSS, Mn, dan Fe, Menganalisis kapasitas Settling Pond dalam mengurangi potensi pencemaran, dan Memberikan rekomendasi untuk optimalisasi pengelolaan limbah pada PT. X. Metode penelitian menggabungkan studi literatur, survei lapangan, dan analisis kuantitatif terhadap parameter pH, TSS, Mn, dan Fe. Hasil menunjukkan bahwa pengelolaan limbah oleh Perusahaan X telah memenuhi standar Perda Kalimantan Timur No. 2 Tahun 2011, dengan nilai pH 8,02, TSS 3 mg/L, serta konsentrasi Fe dan Mn di bawah 0,02 mg/L. Namun, pemantauan rutin dan peningkatan kapasitas Settling Pond direkomendasikan untuk memastikan keberlanjutan. Temuan ini menegaskan pentingnya pengolahan limbah terstruktur dalam mitigasi dampak lingkungan pertambangan.
Analisis Perbandingan dan Faktor Penurunan Kualitas Batubara di Front dan Stockpile PT. XYZ Yuda Fahrizal; Nofrohu Retongga; Afni Nelvi; Suci Fitria Rahmadhani Z; Hendriono; Roby Mardiyan Safitra
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol. 25 No. 2 (2025): Regular Issue
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INDUSTRI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/mvvvpy46

Abstract

Batubara adalah jenis sumber daya alam yang dapat dimanfaatkan baik sebagai bahan bakar energi langsung maupun sebagai bahan bakar industri. Penurunan kualitas batubara sering terjadi selama penyimpanan. Pengelolaan stockpile yang efektif dan terstruktur dengan baik memegang peranan penting untuk mengurangi risiko penurunan kualitas batubara yang signifikan selama proses penyimpanan dan penumpukan. Tujuan dari penelitian mengetahui kualitas Batubara di front, stockpile berdasarkan analisis proksimat, dan mengetahui perbandingan kualitas batubara di front dan stockpile PT. XYZ. Metode yang digunakan adalah analisis proksimat. Berdasarkan analisis proksimat didapatkan kualitas batubara di front dengan nilai total moisture 42,91%, inherent moisture 30,80%, volatile matter 34.05%, ash content 6.30 %, fixed carbon 28.85, dan nilai kalori yaitu 4145 Kcal/Kg. Berdasarkan analisis proksimat didapatkan kualitas batubara di front dengan nilai total moisture 43,70%, inherent moisture 32,15%, volatile matter 34.03%, ash content 6.90 %, fixed carbon 27.07, dan nilai kalori yaitu 4044 Kcal/Kg. Hal ini dikarenakan total moisture batubara di stockpile mengalami kenaikan 0.79 %, inherent moisture batubara di stockpile mengalami kenaikan 1.35 %, volatile matter batubara di lokasi penambangan lebih tinggi 0.19 %, ash content batubara di stockpile lebih tinggi 0.62 % dan fixed carbon batubara front lebih tinggi 1.78 %.
Kajian Teknis Sistem Mine Dewatering di Lubang THC-06 Tambang Batubara Bawah Tanah CV. XYZ Ferdinan Akbar; Nofrohu Retongga; Dian Hadiyansyah; Jevie Carter Eka Putra; Suci Fitria Rahmadhani Z; Hendriono; Suhernomo
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol. 25 No. 2 (2025): Regular Issue
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INDUSTRI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/qa6z1k55

Abstract

Sistem mine dewatering merupakan bagian krusial dalam mendukung kelancaran operasi tambang bawah tanah, khususnya dalam menangani permasalahan air yang menggenangi daerah kerja. Penelitian ini dilakukan di lubang THC-06 milik CV. Tahiti Coal yang berlokasi di Kota Sawahlunto, Sumatera Barat. Permasalahan utama yang ditemukan adalah adanya genangan air setinggi 15–35 cm di area penambangan, yang disebabkan oleh tidak optimalnya sistem pemompaan serta belum dilakukannya pengukuran debit air tanah dan limpasan secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis debit air tanah dan limpasan, menentukan kebutuhan pompa, serta merancang dimensi sump yang ideal untuk mendukung sistem penyaliran tambang. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data primer dan sekunder melalui observasi lapangan, pengukuran debit air, serta data curah hujan selama 10 tahun terakhir. Pengolahan data melibatkan metode rasional untuk menghitung debit limpasan, metode gumbel untuk curah hujan rencana, dan analisis kebutuhan pompa berdasarkan perhitungan head total. Hasil penelitian menunjukkan bahwa debit limpasan yang masuk sebesar 0,1099 m3/detik dan debit air tanah mencapai 0,0016 m3/detik. Jumlah pompa ideal yang dibutuhkan adalah 1unit pompa San Ei 6SES3P60-3 dengan kapasitas 0,01167 m³/s. Dimensi sump yang optimal untuk menampung total debit air yang masuk adalah 18 m × 2,5 m × 2 m. Dengan sistem mine dewatering yang dirancang secara teknis dan akurat, gangguan operasional tambang dapat diminimalkan secara signifikan.