Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

ANALISIS EFEKTIFITAS PENYALURAN PUPUPK BERSUBSIDI (STUDI KASUS DI DESA NGERU KECAMATAN MOYO HILIR KABUPATEN SUMBAWA) Alia Wartiningsih; Lukman Hakim; Yadi Hartono; Siti Nurwahidah; Galang Prakosa
JURNAL SOSIAL EKONOMI PERTANIAN Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian
Publisher : Alia Wartiningsih, M.Si

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jsep.v5i2.1991

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Efektifitas Penyaluran Pupuk bersubsidi (Studi Kasus di Desa Ngeru Kecamatan Moyo Hilir Kabupaten Sumbawa). Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Juli-Agustus 2024. Penelitian ini menganalisis efektifitas menggunakan 6 indikator yaitu Tepat Jumlah, Tepat Tempat, Tepat Jenis, Tepat Waktu, Tepat Harga dan Tepat Mutu yang kemudian dianalisis dengan metode Skala Likert, analisis efektifitas dan Regresi Linier Berganda . Dengan jumlah responden sebanyak 40 petani. Hasil penelitian diperoleh bahwa responden menyatakan bahwa penyaluran pupuk bersubsidi di Desa Ngeru Kecamatan Moyo Hilir Cukup efektif dan dilihat dari masing-masing indikator yaitu tepat jenis (Efektif) , tepat harga (Cukup Efektif), tepat tempat (Cukup Efektif), tepat mutu (Cukup Efektif), tepat waktu (Cukup Efektif), dan tepat jumlah (Tidak Efektif).
PERANAN KELOMPOK TANI DALAM USAHATANI PADI SAWAH DI DESA GAPIT KECAMATAN EMPANG KABUPATEN SUMBAWA Yadi Hartono; Muhammad Aries Zukhri Angkasa; Lukman Hakim; Nila Wijayanti; Ilsa Oktafia
JURNAL SOSIAL EKONOMI PERTANIAN Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian
Publisher : Alia Wartiningsih, M.Si

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jsep.v5i2.1992

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui peranan kelompok tani dan untuk mengetahui pengaruh fungsi kelas belajar, wahana kerja sama dan unit produksi dalam usahatani padi sawah di Desa Gapit Kecamatan Empang Kabupaten Sumbawa. Untuk menjawab tujuan penelitian ini, menggunakan analisis deskriptif Skala Likert dan Regresi Linier Berganda. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Kelompok tani sebagai kelas belajar, wahana kerjasama dan unit produksi berperan sangat baik dengan masing-masing skor secara berturut-turut sebagai berikut: 1.267 (84.4%), 1.270 (84.67%) dan 1.262 (84.13%). (2) Berdasarkan hasil Uji T (parsial) variabel kelas belajar dan unit produksi berpengaruh signifikan terhadap peran kelompok tani, sedangkan variabel wahana kerjasama berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap peran kelompok tani. Uji F (simultan) variabel kelas belajar, wahana kerjasama dan unit produksi berpengaruh signifikan terhadap peran kelompok tani. Nilai Koefisien Determinasi (Adjusted R Square) sebesar 0.890 (89%) menunjukkan bahwa 89%, dipengaruhi oleh variabel kelas belajar, wahana kerjasama dan unit produksi. Sementara 11% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini.
ANALISIS PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN KONSUMEN DI TOKO CV. MULTI TANI AGRO Muhammad Aries Zukhri Angkasa; Alia Wartiningsih; Lukman Hakim; Syahdi Mastar; Wahyu Fajri Ramdani
JURNAL SOSIAL EKONOMI PERTANIAN Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian
Publisher : Alia Wartiningsih, M.Si

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jsep.v5i2.1994

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pengambilan keputusan konsumen di toko CV. Multi Tani  Agro. Pemilihan lokasi dilakukan secara sengaja (Purposive sampling) yaitu dengan pertimbangan bahwa CV. Multi Tani Agro adalah toko sarana pertanian yang baru berkembang dibandingkan dengan toko sarana pertanian yang ada di dalam Kota Sumbawa. Responden dalam penelitian ini adalah konsumen yang membeli Sarana Pertanian di CV. Multi  Tani Agro dengan jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 30 responden. Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis kualitatif. Hasil dari penelititan ini menunjukkan bahwa proses pengambilan keputusan konsumen di toko CV. Multi Tani agro terdiri dari tahap 1). pengenalan kebutuhan terdapat 3 indikator pertanyaan dengan persentase tertinggi, pada indikator pertama konsumen memilih sangat penting dalam memilih toko sarana pertanian, indikator kedua memilih untuk digunakan sendiri dalam tujuan membeli sarana pertanian dan indikator ketiga memilih harga produk terjangkau dalam alasan membeli produk. 2). Pencarian informasi terdiri dari 3 indikator pertanyaan dengan persentase tertinggi, pada indikator pertama konsumen l memilih teman sebagai sumber informasi, indikator kedua teman sebagai sumber mempengaruhi dan indikator ke tiga tidak ada  sumber informasi melalui media sosial dalam membeli sarana pertanian di CV. Multi  Tani Agro. 3). Evaluasi alternatif terdiri dari 3 indikator pertanyaan dengan persentase tertinggi, pada idikator pertama konsumen lebih memilih harga produk dalam pertimbangan utama, indikator kedua membeli produk serupa yang tersedia  apabila produk yang dibutuhkan habis, dan indikator ketiga cari di tempat lain  jika CV. Multi Tani Agro tutup. 4). Keputusan pembelian terdapat 3 indikator pertanyaan dengan persentase tertinggi, pada indikator pertama konsumen memilih diri sendiri dalam pengambilan keputusan, indikator kedua terencana dalam memutuskan membeli dan indikator ketiga langganan. 5). Perilaku pasca pembelian terdapat 2 indikator pertanyaan dengan persentase tertinggi, pada indikator pertama konsumen sering dalam membeli sarana pertanian di CV. Multi Tani Agro dan pada indikator kedua sangat suka membeli sarana pertanian di CV. Multi Tani Agro.
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA BUDIDAYA BAWANG MERAH PADA PETANI DI DESA BRANG KOLONG KECAMATAN PLAMPANG Lukman Hakim; Muhammad Aries Zukhri Angkasa; Alia Wartiningsih; Yadi Hartono; Lita Elsa Elya Risma
JURNAL SOSIAL EKONOMI PERTANIAN Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian
Publisher : Alia Wartiningsih, M.Si

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jsep.v5i2.1995

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui rumusan strategi dalam pengembangan usaha budidaya bawang merah pada  Petani di Desa Brang Kolong Kecamatan Plampang. Penelitian ini telah di laksanakan pada bulan Juni 2024 di Desa Brang Kolong Kecamatan Plampang. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode deskripstif kualitatif dengan jumlah responden sebanyak 25 orang, yang mana petani bawang sebanyak 20 orang dan untuk para ahli dari Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa, Kantor Desa Brang Kolong, Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), Manager Upland Kabupaten Sumbawa dan Dosen Universitas Samawa masing-masing 1 orang, yang diambil secara accidental dan menggunakan purposive sampling untuk strategi pengembangan. Adapun data analisis data yang digunakan dalam penelitian ini  adalah analisis lingkungan dan matriks SWOT. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti tentang pengembangan usaha budidaya bawang merah pada petani di desa brang kolong kecamatan plampang maka di peroleh faktor internal terdiri dari: kekuatan yaitu: ketersediaan lahan, pengetahuan dan keahlian, pengembangan lahan dan insfrastruktur irigasi. Kelemahan yaitu: dukungan pemerintah desa, pestisida yang berlebihan dan akses kepada layanan keuangan. Sedangkan, faktor eksternal terdiri dari : peluang yaitu: meningkatnya permintaan pasar, kebijakan pemerintah, peningkatan taraf hidup petani, pangsa pasar luas dan terbuka. Ancaman yaitu: persaingan, perubahan iklim, hama dan penyakit, fluktuasi harga.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMBELIAN TANAMAN HIAS PADA UD MUTIARA FLORA DI KABUPATEN SUMBAWA Muhammad Aries Zukhri Angkasa; Lukman Hakim; Alia Wartiningsih; Syaifuddin Iskandar; Wahyu Wandani
JURNAL SOSIAL EKONOMI PERTANIAN Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian
Publisher : Alia Wartiningsih, M.Si

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jsep.v6i1.2300

Abstract

Tujuan dari penelitian yaitu menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pembelian tanaman hias pada UD Mutiara Flora di Kabupaten Sumbawa. Pemilihan lokasi dilakukan secara sengaja (Purposive). Responden dalam penelitian ini adalah konsumen yang melakukan pembelian tanaman hias di UD Mutiara Flora dengan jumlah sampel sebanyak 40 responden ditentukan dengan metode Accidental Sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan variabel kemampuan ekonomi (X1), kepribadian (X2), dan harga (X3) berpengaruh signifikan terhadap pembelian tanaman hias. Secara parsial, kemampuan ekonomi (X1) berpengaruh signifikan, karena memiliki nilai signifikansi 0.007 < 0.05 dan t hitung 2.875 > 2.021 sedangkan kepribadian (X2) dan harga (X3) tidak berpengaruh signifikan terhadap pembelian tanaman hias (Y). Nilai koefisien determinasi (R²) menunjukkan bahwa ketiga variabel tersebut mampu menjelaskan variasi pembelian tanaman hias, sementara sisanya dipengaruhi faktor lain di luar penelitian ini. Temuan ini menegaskan pentingnya daya beli konsumen dalam memengaruhi keputusan pembelian tanaman hias.
ANALISIS RISIKO BUDIDAYA AYAM KAMPUNG SUPER DI KECAMATAN SUMBAWA Syahdi Mastar; Yadi Hartono; Nila Wijayanti; Lukman Hakim; Kristijuswati Kristijuswati; Ahmad Rohim Ramdhany
JURNAL SOSIAL EKONOMI PERTANIAN Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian
Publisher : Alia Wartiningsih, M.Si

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jsep.v6i1.2301

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis risiko budidaya ayam kampung super di kecamatan sumbawa kabupaten sumbawa. Lokasi ini dipilih karena kecamatan sumbawa memiliki tingkat mobilitas yang mudah untuk dijangkau, responden dalam penelitian ini adalah peternak ayam kampung super dengan jumlah sampel sebanyak 3 peternak. Dalam penelitian ini menggunakan diagram fishbone untuk mengetahui apa saja faktor risiko dalam budidaya ayam kampung super. Selanjutnya menggunakan PIM untuk mengetahui tingkat risiko dari masing masing faktor risiko. Dalam penelitian initerdapat 7 risiko dan 12 faktor risiko dalam budidaya ayam kampung super dengan 2 faktor risiko dengan tingkat risiko tinggi, 9 faktor risiko dengan tingkat risiko sedang dan 1faktor risiko dengan tingkat risiko rendah.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKTIVITAS TEMBAKAU DI KECAMATAN TALIWANG KABUPATEN SUMBAWA BARAT Muhammad Aries Zukhri Angkasa; Lukman Hakim; Syahdi Mastar; Syaifuddin Iskandar; Fitroh Alvaniah Ahmad
JURNAL SOSIAL EKONOMI PERTANIAN Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian
Publisher : Alia Wartiningsih, M.Si

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jsep.v6i1.2302

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh variabel bebas (Luas Lahan, Bibit, Pupuk, Pestisida dan Harga terhadap variabel terikat (Produktivitas Tembakau), di Kecamatan Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat. Untuk menjawab tujuan penelitian ini, menggunakan analisis Regresi Linier Berganda. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Uji-t (parsial) variabel luas lahan, bibit dan pupuk pupuk berpengaruh signifikan terhadap produktivitas tembakau, sedangkan variabel pestisida dan harga tidak berpengaruh signifikan terhadap produktivitas tembakau. Uji-F (simultan) variabel bebas (luas lahan, bibit, pupuk, pestisida, pestisida dan harga) secara simultan atau bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap variabel terikat (produktivitas tembakau). Hasil koefisien determinasi (R2) diperoleh sebesar 0,838 yang menjelaskan bahwa pengaruh variabel bebas (Luas Lahan, Bibit, Pupuk, Pestisida dan Harga) terhadap variabel terikat (Produktivitas Tembakau) adalah sebesar 83,8%, sedangkan sisanya 16,2% dipengaruhi oleh variabel-variabel lain diluar model penelitian ini.
ANALISIS KELAYAKAN USAHATANI TEMBAKAU RAKYAT DI KECAMATAN MOYO HILIR KABUPATEN SUMBAWA Ririn Wahyu Agustin; Siti Nurwahidah; Lukman Hakim; Yadi Hartono; Nila Wijayanti
JURNAL SOSIAL EKONOMI PERTANIAN Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian
Publisher : Alia Wartiningsih, M.Si

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jsep.v6i2.2508

Abstract

Tobacco farming plays an important role in increasing farmers' income; however, an assessment of its economic feasibility is necessary to ensure the sustainability of its management. This study aimed to analyze the revenue and financial feasibility of tobacco farming in Moyo Hilir District, Sumbawa Regency. The research was conducted in June 2025 using a purposive sampling method involving 60 respondents, with the sample size determined using the Slovin formula. Primary data were collected through direct interviews with farmers. The analysis included the calculation of fixed costs, variable costs, total production costs, total revenue, and the Revenue-Cost (R/C) ratio. The results showed that the average annual fixed cost was IDR 1,462,505, the average annual variable cost was IDR 1,105,650, and the average annual total cost was IDR 2,568,155. Meanwhile, the average annual revenue reached IDR 26,958,333. The R/C ratio was 14.37, indicating that tobacco farming in Moyo Hilir District is economically feasible and highly profitable. These findings suggest that tobacco farming has strong potential to improve farmers' welfare. However, its long-term sustainability should be supported by improved production efficiency and appropriate agricultural policies.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU KONSUMEN DALAM MENGGUNAKAN KREDIT SAHABAT DI BUMDES BATU PENANING DESA BERARE KECAMATAN MOYO HILIR Wiwin Mindartini; Lukman Hakim; Alia Wartiningsih; Muhammad Aries Zukhri Angkasa; Syahdi Mastar
JURNAL SOSIAL EKONOMI PERTANIAN Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian
Publisher : Alia Wartiningsih, M.Si

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jsep.v6i2.2510

Abstract

This study aimed to analyze the factors influencing consumer behavior in the use of Kredit Sahabat and to examine the impact of its utilization on community welfare. The research was conducted in May 2025 in Berare Village. Data were collected through observation, interviews, and documentation. A total of 30 respondents were selected using proportional sampling. Consumer behavior was analyzed using both qualitative and quantitative approaches. The qualitative analysis employed the Likert Summated Rating (LSR) scale to assess the influence of cultural, social, personal, and psychological factors on consumer behavior. Meanwhile, the quantitative analysis included the Normality Test, Correlation Test, Simultaneous Test (F-test), and Partial Test (t-test). The results revealed that among the four factors examined, only the psychological factor significantly influenced consumer behavior in using Kredit Sahabat, as indicated by a significance value of 0.003 (< 0.05) and a t-value of 3.271, which exceeded the t-table value of 2.042. Therefore, the null hypothesis (H?) was rejected, and the alternative hypothesis (H?) was accepted. Furthermore, the findings indicate that the use of Kredit Sahabat has a positive impact on improving community welfare.
ANALISIS HARGA POKOK PRODUKSI TELUR AYAM DENGAN MENGGUNAKAN METODE FULL COSTING DI PETERNAKAN CV.SADAK KECAMATAN SUMBAWA Dewi Febriyanti; Yadi Hartono; Syahdi Mastar; Muhammad Aries Zukhri Angkasa; Lukman Hakim
JURNAL SOSIAL EKONOMI PERTANIAN Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian
Publisher : Alia Wartiningsih, M.Si

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jsep.v6i2.2511

Abstract

This study aims to determine the cost of production of chicken eggs using the full costing method at CV. Sadak's farm in Sumbawa District. The research method used is descriptive quantitative with a full costing approach, where all production cost components, including raw material costs, labor costs, and factory overhead costs, are calculated comprehensively. Data for this study were obtained through observation, interviews, documentation, and recording of production costs during the study period. The results indicate that total production costs during the period reached Rp 883,448,750, with raw material costs accounting for 85.74%, labor costs 9.16%, and factory overhead costs 5.1%. Feed costs were the largest component in the production cost structure, while electricity and water costs were the smallest. The cost of production per egg was Rp 1,514.83, with an average production of 1,080 eggs per day or 32,400 eggs per month. Monthly income reached Rp 57,240,000 with a profit of Rp 8,159,513.89. The R/C ratio of 1.17 and profitability of 16.62% indicate that CV. Sadak's laying hen farming business is feasible, efficient, and profitable