Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal Transformation of Mandalika

Evaluasi Kinerja Unit Coal Crushing Plant Dalam Pencapaian Produksi Di PT. Anugerah Bara Kaltim Kabupaten Kutai Kartanegara Al Mulyadi; Windhu Nugroho; Tommy Trides; Lucia Litha Respati; Agus Winarno
Journal Transformation of Mandalika, e-ISSN: 2745-5882, p-ISSN: 2962-2956 Vol. 4 No. 1 (2023): Januari
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jtm.v4i1.1234

Abstract

Coal handling facility (CHF) di PT. Anugerah Bara Kaltim sebuah pertambangan yang berwenang melakukan kegiatan peremukan batubara yang merupakan salah satu penentu dari kuantitas produk yang akan dihasilkan untuk memenuhi kebutuhan pasar. Namun sering terjadi masalah-masalah yang memenyabkan tidak tercapainya target produksi. Dilakukan kajian teknis unit crushing plant dan upaya memperkecil hambatan yang terjadi didalam kegiatan peremukan batubara. Target produksi unit peremuk batubara adalah sebesar 541.667 ton/bulan berdasarkan pengamatan dan perhitungan yang telah dilakukan produksi aktual yang didapat hanya 519.305,85 ton/bulan. Target produksi yang belum dapat tercapai terjadi dikarenakan produksi alat peremuk masih rendah dikarenakan hambatan-hambatan yang terjadi. Dari hasil penelitian dan perhitungan yang dilakukan untuk mencapai produksi yang mendekati target produksi unit peremuk batubara maka dilakukan upaya yang dapat meningkatakan produksi, salah satunya dengan perbaikan hambatan hambatan non teknis yang dapat diminimalisir waktu hambatannya. setelah dilakukan perbaikan waktu hambatan. Nilai ketersediaan unit peremuk batubara sebelum perbaikan waktu hambatan adalah sebagai berikut ketersediaan mekanik (MA) = 95,28 %, ketersediaan fisik (PA) = 88,79 %, ketersediaan penggunaan alat (UA) = 95,75 %, penggunaan efektif (EU) = 85,00 %. Penanganan yang dapat dilakukan penambahan umpan pada bulan Juni sebanyak 26.381,38 ton dengan penambahan ritase 35 kali pada bulan Juni, dan pada bulan Juli penambahan umpan untuk mencapai target produksi sebanyak 32,939,06 ton dengan penambahan ritase 44 kali pada bulan Juli dengan penaganan waktu hambatan dan penanganan umpan maka target produksi unit peremuk batubara di PT. ABK dapat terpenuhi.
Penjadwalan Kerja Motor Grader GD14M Menggunakan Metode URCI Untuk Peningkatan Produksi Alat Angkut Di PIT 2 Banko Barat PT. Bukit Asam, Tbk, Tanjung Enim Sumatera Selatan. Fery Ferdiansyah; Harjuni Hasan; Lucia Litha Respati; Agus Winarno; Tommy Trides
Journal Transformation of Mandalika, e-ISSN: 2745-5882, p-ISSN: 2962-2956 Vol. 4 No. 5 (2023): Mei
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jtm.v4i5.1634

Abstract

PT Bukit Asam adalah salah satu perusahaan energi kelas dunia yang bergerak dibidang pertambangan batubara. PT Bukit Asam memiliki beberapa lokasi tambang yang salah satunya adalah Tambang Banko Barat Pit 2 yang menggunakan sistem penambangan truck dan shovel. Jalur pengangkutan untuk kegiatan produksi batubara merupakan salah satu aspek penting dalam operasi penambangan batubara di tambang Banko Barat. Untuk menunjang agar jalur pengangkutan tersebut dapat berfungsi dengan baik, maka diperlukan Motor Grader yang memiliki kinerja yang andal. Penelitian ini membahas kinerja motor grader Caterpillar 14M3. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui penggunaan waktu edar alat angkut, menentukan penjadwalan kerja motor grader dalam maintenance jalan angkut, mengetahui produktivitas alat angkut batubara sebelum dan sesudah perawatan jalan. Kondisi jalan aktual diketahui dengan mengukur nilai daya tahan menggunakan penilaian URCI. Cycle time alat angkut DT Kamaz 6520 berkurang setelah dilakukan maintenance dari 29,93 menit menjadi 26,88 menit. Penjadwalan motor grader di pit 2 dilakukan dengan prioritas maintenance sebagai berikut: segmen 1 setiap 150 menit, segmen 2 setiap120 menit, segmen 3 setiap 129 menit, segmen 4 setiap 205 menit, segmen 5 setiap 180 menit, segmen 6 setiap 560 menit, segmen 7 setiap 67,2 menit, segmen 8 setiap 71,3 menit, segmen 9 setiap 300 menit, segmen 10 setiap 92 menit, segmen 11 setiap 65, dan segmen 12 setiap 324 menit. Produktivitas dump truck Kamaz 6520 bertambah setelah dilakukan maintenance dari 42,30 ton/jam meningkat menjadi 47,10 ton/jam