Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Analisis Kestabilan Lereng Low Wall Pit 7 Selatan Blok AM Yang Dipengaruhi Airtanah Di PT. Alamjaya Bara Pratama, Kecamatan Loakulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur Evon Seplika Kadang; Tommy Trides; shalaho dina devy
JURNAL TEKNOLOGI MINERAL FT UNMUL Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Teknologi Mineral FT UNMUL Juni 2019
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jtm.v7i1.2429

Abstract

Kestabilitas lereng berkaitan dengan kelongsoran yang merupakan proses perpindahan massa tanah secara alami dari tempat yang tinggi ke tempat yang lebih rendah. Kestabilan lereng dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu jarak muka airtanah , sudut kemiringan lereng, nilai kuat geser tanah dan jenis batuan lapisan penyusunnya yang memiliki nilai kohesi dan sudut geser dalam yang berbeda . Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh muka airtanah terhadap kestabilan lereng lowwall, sehingga dapat mengetahui stabil atau tidaknya suatu lereng yang ditampilkan dalam bentuk nilai faktor keamanan. Tahapan dari proses analisis kestabilan lereng ini dilakukan dengan menggunakan metode Morgen and Price yang dalam prosesnya analisisnya menggunakan software Slide 6.0. Parameter yang di gunakan yaitu sudut geser dalam, kohesi dan berat jenis tanah. Berdasarkan hasil analisis dengan metode tersebut diperoleh nilai faktor keamanan yang termasuk kedalam lereng tidak aman yaitu dengan faktor keamanan 0.789 dan  tergolong lereng aman saat dilakukannya dewatering dengan faktor keamanan 1.312. Penurunan muka airtanah dapat mempengaruhi kestabilan suatu lereng, semakin dalam jarak muka airtanah terhadap permukaan, maka semakin besar nilai faktor keamanannya dan semakin dekat jarak muka airtanah terhadap permukaan lereng, maka semakin kecil nilai faktor keamanannya. Dalam analisis imi juga di ketahui jenis akuifer tertekan, berdasarkan data log bor eksplorasi yang di interprestasikan dalam bentuk penampang dan hidrosratigrafi.
ESTIMASI SEDIMEN TOTAL DENGAN METODE SEDIMENT DELIVERY RATIO (SDR) PADA ROM AREA DI PT. BHARINTO EKATAMA, KUTAI BARAT, KALIMANTAN TIMUR Joko Suhadha Harta Nadi; Harjuni Hasan; Shalaho Dina Devy
JURNAL TEKNOLOGI MINERAL FT UNMUL Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Teknologi Mineral FT UNMUL Desember 2019
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jtm.v7i2.2956

Abstract

Erosi adalah peristiwa pengikisan padatan (sedimen, tanah, batuan, dan partikel lainnya) akibat transportasi angin, air atau es, dibawah pengaruh gravitasi. Erosi sebenarnya merupakan proses alami yang mudah dikenali, namun dikebanyakan termpat kejadian ini diperparah oleh aktivitas manusia terutama pada saat kegiatan penambangan. Dari segi keselamatan tambang, erosi sangat mengganggu aktivitas penambangan karena membuat permuakaan tanah menjadi tidak stabil hingga dapat terjadinya longsor pada lereng-lereng tambang. Sementara itu, sedimentasi dapat menyebabkan pendangkalan saluran air pada daerah penambangan.Digunakan metode Sediment Delivery Ratio (SDR) sebagai cara untuk menghitung erosi dan sedimentasi yang terjadi pada permukaan tanah di lokasi tambang. Dengan menggunakan luas daerah penelitian, SDR dihitung dengan menggunakan persamaan Vanoni 1975. Kemudian nilai SDR digunakan untuk mencari nilai tebal erosi yang akan dipakai untuk menghitung erosi dan sedimentasi pada daerah penelitian. Dari penelitian yang telah dilakukan pada daerah penelitian yang seluas 10,4 hektar, diketahui nilai nisbah pelepasan sedimennya yaitu 0,56. Erosi total yang terjadi di daerah penelitian seberat 26.499 ton/tahun dengan kecepatan penurunan permukaan tanah 28 cm/tahun. Dan hasil sedimen yang terbentuk pada daerah penelitian seberat 14.819 ton/tahun.
Perencanaan Produksi Batubara Pit B di PT. Pancaran Surya Abadi, Kecamatan Anggana Dan Muara Badak, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur Sahar S; Agus Winarno; Hamzah Umar; Windhu Nugroho; Shalaho Dina Devy; Harjuni Hasan; Anisah Azizah
JURNAL TEKNOLOGI MINERAL FT UNMUL Vol 9, No 2 (2021): Jurnal Teknologi Mineral FT UNMUL Desember 2021
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jtm.v9i2.6956

Abstract

Pada perancangan tahapan penambangan, perlu diketahui jumlah volume cadangan batubara tertambang maupun volume overburden yang terdapat pada sebuah pit. Volume cadangan batubara tertambang dan volume overburden diperlukan untuk memperkirakan dan memprediksi suatu area yang akan dikembangkan menjadi lokasi penambangan yang kemudian akan dibuat perancangan tahapan penambangan (push back). Tujuan dari perancangan tahapan penambangan adalah untuk menyederhanakan seluruh volume yang ada dalam overall pit ke dalam unit-unit pit penambangan yang lebih kecil, sehingga memudahkan penanganannya.Metode batterblock solid digunakan untuk menentukan estimasi cadangan menggunakan software desain tambang, dari hasil  tersebut di buat desain solid (desain pit sebagai batas bawah dan topografi sebagai batas atas), sehingga dari solid tersebut kita dapat membuat rencana penambangan menggunakan software schedulling, dari hasil rencana penambangan tersebut dapat ditentukan tahapan penambangan bulanan. Berdasarkan hasil penelitian diketahui proses penambangan overburden menggunakan 2 fleet. Masing-masing fleet menggunakan 1 unit excavator Volvo EC360BLC  dengan 2 unit dump truck Nissan CWBM dan 1 unit excavator Sumitomo 350 dengan 2 unit dump truck TRX Build. Proses penambangan batubara menggunakan 1 fleet, yang terdiri dari 1 unit excavator Volvo EC360BLC  dan 4 unit dump truck dengan tipe Hino FM260. Tahapan blok penambangan dibagi menjadi beberapa blok dengan ukuran 30 × 30 m dan tinggi 2 m dengan pertimbangan dibutuhkan minimal 25 m.
ANALISIS TREND MINERALISASI EMAS HIGH SULPHIDATION EPHITERMAL MENGGUNAKAN PARAMETER GEOSTATISTIK PADA PIT MAIN RIDGE PT. J RESOURCES BOLAANG MONGONDOW SULAWESI UTARA Renaldy Kyfen Kapoyos; Shalaho Dina Devy; Tommy Trides
JURNAL TEKNOLOGI MINERAL FT UNMUL Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Teknologi Mineral FT UNMUL Desember 2019
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jtm.v7i2.2957

Abstract

Analisis trend mineralisasi sangat penting dilakukan karena dapat dijadikan sebagai parameter acuan rencana penambangan short term. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui trend mineralisasi beserta daerah pengaruhnya yang akan dijadikan sebagai pembobotan dalam pembuatan block model. Penelitian ini menggunakan perangkat lunak Micromine 2014. Analisis trend mineralisasi dilakukan dengan melakukan pengambilan data blast hole dan dilakukan pit mapping untuk mempelajari struktur geologi pada daerah penelitian. Hasil pengambilan data diolah menjadi data assay yang kemudian dilakukan validasi. Selanjutnya trend mineralisasi didapatkan dari hasil analisis semivariogram map. Daerah pengaruh mineralisasi dapat diketahui ketika menganalisis parameter geostatistik menggunakan semivariogram. Hasil dari penelitian ini didapatkan trend mineralisasi Pit Main Ridge dengan menggunakan analisis parameter geostatistik diketahui arah strike N-NE (North-North East) 25,63⁰ dengan jarak pengaruh 13 m, arah dip adalah S-E (South East) 43,58⁰ dengan jarak pengaruh 14 m, dan thickness adalah sub horisontal 3,16⁰ dengan jarak pengaruh 8,3 m.
Rencana Tahapan Penambangan Batubara Pada Tambang Terbuka Di Pit Selatan PT. RPP Contractor Indonesia Kecamatan Loa Janan Kabupaten Kutai Kartanegara Kalimantan Timur Fauzan Dwi Syahputra; Shalaho Dina Devy; Henny Magdalena
Jurnal Penelitian Rumpun Ilmu Teknik Vol. 3 No. 3 (2024): Agustus : Jurnal Penelitian Rumpun Ilmu Teknik
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/juprit.v3i3.4051

Abstract

In mining activities, especially in coal mining, of course there is a plan/design in mining activities that will be carried out such as production scheduling, fleet determination, to monthly/annual mining design stages. At PT.RPP Contractors Indonesia (RCI), precisely in the north pit, it has a production target that has been set, so it is necessary to phase out the mining plan to increase the planned production level and also to divide the entire volume in the pit limit into planning units that are smaller and easier to handle. To design a mining activity that will be carried out at PT.RPP Contractors Indonesia in making mining stages by making effective working hours or Standard Operational Parameters (SPO), determining the units to be used in mining activities, determining the fleet system and monthly design/ annual. The method used in making the mining phasing design is by making a block model for the bondary pit design and making schdulling stages in the software to facilitate the achievement of the production targets to be set. The results of the research resulted in mining stages in the Shorterm period (Quarterly) with estimated reserves of Overburden 713.000 BCM dan Coal 146.000 MT. Januari 203.917 BCM/44.500 MT, Februari 234.000 BCM/48.000 MT, Maret 265.000 BCM/54.000 MT with work units used 3 units of Excacvators and HD/dump trucks for OB removal and coal getting processes. With a 3 fleet system for stripping Overburden and Coal getting.
Studi Perhitungan Pencampuran Batubara Dengan Pemrograman Linear Untuk Memenuhi Kriteria Permintaan Konsumen Di PT. Alamjaya Bara Pratama Kabupaten Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur Rifki Amin Ma’sum; Windhu Nugroho; Shalaho Dina Devy
Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 1 (2024): Juni : Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58169/saintek.v3i1.321

Abstract

Consumer market demand for certain specifications of coal continues to increase every year. However, each coal company has a variety of coal qualities in terms of calorific value, water content, ash content, and total sulfur and so on. PT. Alamjaya Bara Pratama is a coal mining company that has several types of coal products that vary in quality. By coal blending, the aim is to obtain coal product that meet the target with a homogeneous composition and according to consumer coal quality specifications. With the linear programming method for coal blending calculations using the Production and Operation Management - Quantitave Methods software has an influence in maximizing the use of the composition quantity for each type of product (MD and HS) as well as optimizing the quality of the coal blending results. Through POM-QM, it has the advantage of being able to determine the benchmark target value for one of the desired coal quality parameters. With subbitumious coal quality as for the research results are calculations of the final quality for each Mother Vessel, one of which is MV Eastern Camelia with the planning results is (AC 5,0% adb, TS 0,90% adb, GAR 4590 kcal/kg arb) with tonnage requirements for coal products (MD = 29.727,84 MT and HS = 22.772,16 MT). Through the use of linear programming (POM-QM) in calculating coal blending planning, the results are obtained and meet each coal quality parameter limit criterion based on consumer demand.
Efektivitas Kapur Tohor Terhadap Peningkatan Ph Dan Penurunan Kadar Logam Fe Dan Mn Di Settling Pond 11 PT. Alam Jaya Pratama Site Bara Kumala Sakti Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur Jovanda Ego Prisitama; Henny Magdalena; Shalaho Dina Devy
Retii Vol 18 No 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-18 (Edisi Penelitian)
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The settling pond is the final location where water comes from the Pit, Sump, Disposal and run-off water around the mining location at PT. Alam Jaya Pratama site Bara Kumala Sakti. Water quality in settling pond that does not meet the Mining Activity Waste Water Quality Standards can be managed using chemicals, one of which is Calcium Oxide (CaO). The need for Calcium Oxide can be determined after knowing the most effective dose in the settling pond. Calcium Oxide functions to neutralize pH and reduce metal levels (Fe and Mn) in settling ponds. Based on facts in the field, the poor water quality for the surrounding environment is due to the management period being too long and the efficiency of using Calcium Oxide incorrectly. So that the quality of the water released can meet the standards, regular monitoring and testing of the water quality in the settling pond is required with the final aim of the water output being in accordance with the standards and the amount of Calcium Oxide needed in Settling Pond 11 can also be known. From the results of initial measurements on water samples at Inlet Settling Pond 11 was obtained an average pH of 3,25; levels of Fe 1,61 mg/L; levels of Mn 2,81 mg/L are below standard. By testing using the titration method, the average optimum dose for increasing pH and reducing metal levels was 1 mg/L. After each sample went through a titration test, the average was obtained, namely: pH 7,32; levels of Fe 0,46 mg/L; and levels of Mn 1,63 mg/L. From this average dose, the need for Calcium Oxide is 223,32 kg/month. The comparison of Calcium Oxide usage per month between actual and calculated is 500 kg : 223,32 kg. The recommendation from this comparison is that these results can be taken into consideration to optimize the use of Calcium Oxide in Settling Pond 11.
Penggunaan Kalsium Hidroksida (Ca(OH)2) Dan Aluminium Sulfat ((Al2SO4)3) Untuk Pengolahan Air Limbah Settling Pond PT. Internasional Prima Coal Fransiska Angelina Kusnanto; Shalaho Dina Devy; Agus Winarno
Retii Vol 18 No 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-18 (Edisi Penelitian)
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Acid mine drainage (AAT) is water formed at mining sites with a low pH (pH<6) as a result of opening up a potential for rock acidity, causing problems for water quality, and rocks containing sulfide minerals. The purpose of this study was to determine the effect of using calcium hydroxide (Ca(OH)2) and aluminium sulphate ((Al2SO4)3) at optimum doses on neutralizing pH and reducing metal content in AAT. This study used a variation of the dose of calcium hydroxide (Ca(OH)2) of 0,5; 0,75; 1; and 1,25 grams and the variation of the dose of aluminium sulphate ((Al2SO4)3) of 1; 1,75; 2,5; and 3,25 grams with a contact time of 30 minutes. The initial concentration of TSS acid mine drainage was 430 mg/L, Fe was 26,92 mg/L, Mn was 7,69 mg/L, and pH was 3,8. The results showed that the doses of calcium hydroxide (Ca(OH)2) and aluminium sulphate ((Al2SO4)3) had an effect on Ph, TSS, Fe, and Mn. TSS removal efficiency was 96,89%, Fe was 99,74%, and Mn was 95,19%.
Faktor Penyebab Kehilangan Batubara Di Pit 15 PT Multi Harapan Utama Kabupaten Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur Siti Asmasari; Agus Winarno; Tommy Trides; Windhu Nugroho; Shalaho Dina Devy
Retii Vol 18 No 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-18 (Edisi Penelitian)
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research was conducted in pit 15 of PT Multi Harapan Utama. In the process of mining activities in pit 15 in May 2023 in seam 14, 14X, 14XL, 15U, 15U1, and 15U2. There are several activities that result in coal losses, the amount of coal loss is 685 tons so the mining recovery is 98.74%. Coal loss in pit 15 occurred due to incomplete coal mining, coal re-cleaning, scattered coal not directly transported to the stockpile, waterlogged loading points, coal weighing, and distance of coal survey data collection.
Evaluasi Mine Dewatering Terhadap SUMP4 Mengunakan Pompa MF420 EXHV & MF210 MV PT. Indomining Sangasanga Kabupaten Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur William William; Shalaho Dina Devy; Sakdillah Sakdillah; Agus Winarno; Albertus Juvensius Pontus
Globe: Publikasi Ilmu Teknik, Teknologi Kebumian, Ilmu Perkapalan Vol. 2 No. 2 (2024): Publikasi Ilmu Teknik, Teknologi Kebumian, Ilmu Perkapalan
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/globe.v2i2.244

Abstract

The combination of a fully dedicated and comprehensive infrastructure, close proximity to ports, an integrated supply chain and strategic synergies with other subsidiaries within the Group, has driven rapid and cost-effective growth.