Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Komodifikasi Tenun Songke Pada Pengrajin Tenun Di Desa Batu Cermin, Kabupaten Manggarai Barat Sebagai Produk Pelengkap Pariwisata Yohana Etheldreda Ine Dae; Dewi Sartika Umul; Polce Aryanto Bessie; Gregorius Antariksa Berybe
MULTIPLE: Journal of Global and Multidisciplinary Vol. 2 No. 7 (2024): Juli
Publisher : Institute of Educational, Research, and Community Service

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komodifikasi tenun Songke di Desa Batu Cermin sebagai hasil dari perkembangan pariwisata di Labuan Bajo telah terjadi sejak lama. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisia mendalam tentang bentuk – bentuk komodifikasi dan faktor – faktor yang perlu diperhatikan untuk memastikan hasil komodifikasi tenun Songke dapat tetap mengedepankan nilai budaya yang terkandung didalamnya dengan harga yang tetap terjangkau oleh pasar pariwisata di Labuan Bajo. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan penelitian kualitatif, yang menggunakan teknik wawancara, observasi, dan studi dokumen untuk mengumpulkan data penelitian. Informan penelitian terdiri dari penenun dan penjual tenun dari desa Batu Cermin secara khusus dan di wilayah kota Labuan Bajo secara umum sebagai pembanding. Hasilnya menunjukan bahwa komodifikasi tenun songke di Desa Batu Cermin bukan sekadar proses mengubah kain menjadi produk yang diperjualbelikan. Dibaliknya, terkandung strategi cermat untuk menyeimbangkan nilai budaya dan tuntutan ekonomi. Para pengrajin tenun songke di Batu Cermin tak hanya menghasilkan kain yang baik secara kualitas, tetapi juga mentransformasikannya menjadi berbagai produk kreatif seperti produk fashion, dekorasi pada akomodasi pariwisata, dan souvenir. Selanjutnya komodifikasi Tenun Songke sebagai produk pelengkap pariwisata diinilai perlu dilakukan dengan mempertimbangkan nilai budaya yang autentik meskipun dengan teknik yang lebih modern, variasi harga dan kualitas, segmentasi pasar, pendampingan pengrajin dan penjual tentang harga pokok produksi dan penjualan, hingga promosi dan pemasaran tenun songke agar tercapai keseimbangan antara nilai budaya dan ekonomi.
Evaluasi Product Knowledge pada Pengrajin Tenun Songke di Desa Wisata Golo Bilas, Labuan Bajo Dae, Yohana Etheldreda Ine; Suhardi, Rosliana
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 2 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i2.15659

Abstract

Tenun Songke khas Golo Bilas memiliki potensi besar dalam pengembangan wisata berbasis masyarakat terutama di destinasi pariwisata super prioritas Labuan Bajo. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kemampuan product knowledge pengrajin sebagai salah satu faktor penting dalam keberhasilan pemasaran kain tenun Songke. Penelitian ini dilakukan dengan teknik deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi dan wawancara mendalam kepada tokoh masyarakat (tetua adat), pengrajin tenun Songke, dan penjual kain tenun. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesenjangan signifikan dalam pemahaman mendalam mengenai produk tenun Songke. Dari enam pengrajin yang diteliti, hanya dua yang mampu menjelaskan secara detail karakteristik, proses pembuatan, hingga nilai budaya kain tenun Songke. Temuan ini mengindikasikan perlunya upaya peningkatan kapasitas pengrajin dalam hal Product Knowledge untuk mendukung pengembangan produk yang lebih berdaya saing dan pelestarian warisan budaya tenun Songke
Pelatihan Keterampilan Komunikasi Bahasa Asing (Inggris dan Mandarin) bagi SMK Negeri 1 Labuan Bajo untuk Meningkatkan Kualitas Pelayanan di Industri Perhotelan Gracedelia Jeannywelasny Ngasa; Dewi Sartika Umul; Yohana Etheldreda Ine Dae; Yulianus Janur
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Cahaya Mandalika (Abdimandalika) Vol. 5 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/abdimandalika.v5i2.4131

Abstract

The hospitality industry is one of the main pillars in economic development, especially in tourist destinations that rely on tourist visits from various parts of the world. Communication skills are needed to be able to compete in the world of work in the tourism sector. This Community Service (PkM) aims to train foreign language communication skills (English and Mandarin) to improve the quality of service in the Hospitality Industry. The location of PkM is at SMK Negeri 1 Labuan Bajo. This Community Service (PkM) in its implementation uses a practical learning method. This practical learning method aims to provide students with a truly involved experience, so that they can gain a deeper understanding and skills that are relevant to practice in the field.
Pelatihan Pembuatan Jamu Beras Kencur di SMAN 2 Lembor Selatan dalam Mendukung Agrowisata Desa Kakor Umul, Dewi Sartika; Ine Dae, Yohana Etheldreda; Ngasa, Gracedelia Jeannywelasny; Janur, Yulianus; Mami, Andriano Calrinto
Easta Journal of Innovative Community Services Vol 3 No 03 (2025): Easta Journal of Innovative Community Services (EJINCS)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/ejincs.v3i03.356

Abstract

Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilatarbelakangi oleh terbatasnya diversifikasi ekonomi di Desa Kakor yang masih bergantung pada pertanian padi sebagai komoditas utama. Program ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan kewirausahaan dan kesadaran potensi lokal melalui pelatihan pembuatan beras kencur (minuman herbal tradisional) bagi siswa SMAN 2 Lembor Selatan. Kegiatan ini dilakukan dengan menggunakan metode demo masak partisipatif, dipimpin oleh mahasiswa dan dosen perhotelan, yang melibatkan siswa dan kelompok masyarakat. Semua bahan yang digunakan berasal dari hasil pertanian lokal di Desa Kakor. Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, keterampilan teknis, dan tumbuhnya kesadaran kolektif akan potensi nilai tambah produk lokal untuk mendukung agrowisata. Program ini juga memperkuat sinergi antara lembaga pendidikan, sekolah, dan pemerintah desa dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis kearifan lokal.
Food Safety Assurance: Effect of Hygiene Sanitation practices on Quality Service and Tourist Satisfaction in Culinary Tourism Area of Kampung Ujung, Labuan Bajo Berybe, Gregorius Antariksa; Umul, Dewi Sartika; Dae, Yohana Etheldreda Ine
MSJ : Majority Science Journal Vol. 1 No. 3 (2023): MSJ-November
Publisher : PT. Hafasy Dwi Nawasena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61942/msj.v1i3.127

Abstract

The principle of Sanitation Hygiene is an important factor in the operation of food and drink services to ensure service quality from the perspective of hygiene and food safety. Culiner managers not only understand the principles of sanitary hygiene but also its application in its services. This study focused on two things, namely analyzing the effect of Sanitation and hygiene on Service Quality and Visitor Satisfaction in Kampung Ujung Culinary Tour, Labuan Bajo. This research is quantitative research with 100 tourists/visitors to Kampung Ujung Labuan Bajo culinary tourism, as research respondents. Data testing (Outer and Inner Model) using SEM PLS software version 4.0. The results of data processing research show that sanitation has a positive (path coefficient, 0.769) and significant (P-value 0.00) effect on service quality.  Hygiene has a positive effect (path coefficient, 0.183) but is not significant (P-value 0.052) on service quality. Service quality has a positive (path coefficient, 0.860) and significant (P-value 0.00) effect on satisfaction. Sanitation has a positive (path coefficient, 0.661) and significant (P-value 0.00) effect on satisfaction through service quality. Hygiene has a positive effect (path coefficient 0.158) but not significant (P-value 0.048) on satisfaction through service quality. Based on the results of the study, cleanliness, especially sanitation of culinary areas, needs to be improved. The higher or better the sanitation of Kampung Ujung Culinary Tourism, the higher the quality of service shown and affects the level of satisfaction of tourists who visit and vice versa.
Evaluasi Product Knowledge pada Pengrajin Tenun Songke di Desa Wisata Golo Bilas, Labuan Bajo Dae, Yohana Etheldreda Ine; Suhardi, Rosliana
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.15409

Abstract

Abstrak Tenun Songke khas Golo Bilas memiliki potensi besar dalam pengembangan wisata berbasis masyarakat terutama di destinasi pariwisata super prioritas Labuan Bajo. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kemampuan product knowledge pengrajin sebagai salah satu faktor penting dalam keberhasilan pemasaran kain tenun Songke. Penelitian ini dilakukan dengan teknik deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi dan wawancara mendalam kepada tokoh masyarakat (tetua adat), pengrajin tenun Songke, dan penjual kain tenun. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesenjangan signifikan dalam pemahaman mendalam mengenai produk tenun Songke. Dari enam pengrajin yang diteliti, hanya dua yang mampu menjelaskan secara detail karakteristik, proses pembuatan, hingga nilai budaya kain tenun Songke. Temuan ini mengindikasikan perlunya upaya peningkatan kapasitas pengrajin dalam hal Product Knowledge untuk mendukung pengembangan produk yang lebih berdaya saing dan pelestarian warisan budaya tenun Songke. Kata Kunci: Product Knowledge, Tenun Songke, Desa Wisata Golo Bilas
Strategi Implementasi Prinsip Berkelanjutan dalam Manajemen Pengelolaan Sampah Hotel (Studi Kasus: Hotel Bintang 5 di Labuan Bajo) Umul, Dewi Sartika; Ine Dae, Yohana Etheldreda; Sufitrianingsih, I’in; Berybe, Gregorius Antariksa
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 1 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i1.18112

Abstract

Sampah atau limbah adalah dampak operasional hotel. Hotel bertanggung jawab dalam mengelola sampah hasil operasional sebagai prinsip berkelanjutan. Studi ini bertujuan untuk mengetahui penerapan prinsip berkelanjutan dalam manajemen pengelolaan sampah. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan model studi kasus hotel Sudamala Komodo Labuan Bajo. Data dikumpulkan menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi berupa prosedur maupun kebijakan hotel terkait manajemen pengelolaan sampah. Responden penelitian merupakan pihak manajemen hotel. Data dianalisis dengan tahapan data collection, reduction, Display data verification. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar kriteria (11) terkait pengolahan sampah hotel telah diterapkan, walaupun masih ada indikator dari kriteria yang belum maksimal diterapkan seperti: penyimpanan limbah berbahaya, memastikan limbah dipisah, pengukuran dan Pencatatan hasil maupun jenis serta konsistensi program green team. Pihak hotel diharapkan memaksimalakan indikator-indikatro yang masih kurang sehingga prinsip berkelanjutan yang diterapkan lebih maksimal (meningkat) sebagai bentuk tanggung jawab sektor industri dalam prinsip pariwisata berkelanjutan.
Peningkatan Kapasitas Pengetahuan Siswa/i SMA Di Kabupaten Manggarai Barat Melalui Pelatihan Hospitality Skills Ukar, Yosef Kurniawan; Suwarno, Diesy Kencana; Sakura, Katarina Noviming; Taka, Linda Marlince; Dae, Yohana Etheldreda Ine
Eastasouth Journal of Effective Community Services Vol 2 No 03 (2024): Eastasouth Journal of Effective Community Services (EJECS)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/ejecs.v2i03.218

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas hospitality melalui Pelatihan Hospitality Skill bagi siswa/I SMA Negeri 1 Komodo Labuan Bajo. Aktivitas dalam kegiatan ini meliputi pelatihan terkait sosialisasi terkait pengetahuan pariwisata perhotelan, hospitality career dan hospitality skill untuk memberikan pengetahuan tambahan industry pariwisata yang saat ini berkemang pesat. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode edukatif yang mencakup kegiatan sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan sebagai sarana transfer ilmu dan pengetahuan dalam rangka peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) di SMA Negeri 1 Komodo Labuan Bajo. Kegiatan ini menghasilkan kemajuan dan peningkatan pengetahuan terutama pemahaman mengenai dunia pariwisata dalam hal ini skill dalam mengembangkan career, yang diharapkan dapat diaplikasikan pada dunia industri di destinasi super prioritas Labuan Bajo.
An Analysis of the Live on Board Phenomenon as a Form of Marine Tourism Development in Labuan Bajo, Indonesia Dewi Sartika Umul; Andriano Calrinto Mami; Yohana Etheldreda Ine Dae
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.5990

Abstract

This study analyzes the phenomenon of live on-board tourism as a form of marine tourism development in Labuan Bajo, Indonesia, with particular attention to its characteristics and driving factors. Employing a qualitative phenomenological approach, the research explores how liveaboard tourism has evolved into a distinctive marine-based tourism model through the interaction of destination attributes and stakeholder motivations. Data were collected through in-depth interviews with three key informant groups: maritime regulators (KSOP), liveaboard vessel operators, and tourists. The findings reveal that liveaboard tourism in Labuan Bajo is characterized by an integrated tourism system that combines transportation, accommodation, and continuous marine experiences within a single travel product. Its development is driven by strong pull factors, including exceptional marine landscapes, immersive experiential value, and digitally mediated destination imagery, as well as push factors stemming from tourists’ psychological needs and the entrepreneurial responses of local operators. Triangulation across informant groups confirms the consistency and validity of these findings. This study contributes to tourism motivation literature by contextualizing push–pull dynamics within marine experiential tourism and offers insights for the sustainable governance of liveaboard tourism destinations.
Kajian Evaluatif Penerapan Etika Bisnis UMKM di Labuan Bajo Hersanius Kurnia Peong; Laurensius Sandrio; Yohana Etheldreda Ine Dae; Dewi Sartika Umul
Jurnal Penelitian Terapan Mahasiswa Vol 1 No 2 (2023): Jurnal Penelitian Terapan Mahasiswa
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik eLBajo Commodus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji praktik etika bisnis beberapa jenis UMKM di Labuan Bajo, sebuah destinasi pariwisata super prioritas di Indonesia. Sektor pariwisata telah menjadi salah satu inti bisnis utama di banyak daerah yang berperan penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal, pelestarian budaya, dan pengalaman wisata yang unik. Namun, tantangan utama yang dihadapi UMKM adalah implementasi bisnis yang beretika untuk mendukung keberlanjutan destinasi pariwisata. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma positivisme. Data penelitian diperoleh melalui wawancara dan observasi terhadap beberapa jenis UMKM yang berbeda di Labuan Bajo. Analisis data dilakukan dengan langkah-langkah penelitian kualitatif seperti identifikasi, kategorisasi, kodifikasi, reduksi, pemetaan pola, dan sintesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar UMKM telah berupaya menerapkan prinsip-prinsip etika bisnis dalam aktivitas bisnis. Hal ini menjadi dasar dalam menjaga kepercayaan konsumen, meningkatkan kualitas produk dan layanan, serta memastikan keberlanjutan bisnis dalam jangka panjang. Namun, terdapat kendala dalam penggunaan teknologi informasi dan perhatian terhadap aspek lingkungan dan sosial. Penelitian diharapkan memberikan masukan berharga bagi UMKM, pemerintah, dan stakeholder terkait dalam upaya menjaga keberlanjutan pariwisata prioritas di Labuan Bajo. Dengan meningkatkan praktik etika bisnis, UMKM dapat berperan lebih aktif dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, melestarikan budaya lokal, dan memberikan pengalaman wisata yang unik bagi para wisatawan.