Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

GAMBARAN KEPATUHAN PASIEN PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIK (PPOK) DALAM PENGGUNAAN TERAPI INHALER DI INSTALASI RAWAT JALAN RSD DR. A. DADI TJOKRODIPO (RSDADT) BANDAR LAMPUNG Nurul Irna Windari; Nadiaishla Dzakia Hanan; Muhammad Hilmi Fathurrahman
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 14, Issui 2, Tahun 2025
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JFU.2025.v14.i02.p01

Abstract

Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) merupakan penyakit kronis tidak menular dengan angka kematian tinggi. Kepatuhan terhadap terapi inhaler sangat penting dalam pengobatan PPOK, namun kepatuhan pengobatan terhadap penggunaan inhaler umumnya buruk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran karakteristik dan kepatuhan penggunaan inhaler pasien PPOK. Penelitian ini dilakukan di RSD Dr. A. Dadi Tjokrodipo (RSDADT) Bandar Lampung pada periode September – Oktober 2024 dengan jumlah sampel yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi sebanyak 46 sampel dari total populasi sebanyak 53 pasien PPOK. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif non eksperimental dengan pendekatan cross sectional dengan teknik total sampling menggunakan kuesioner Test of Adherence to Inhaler (TAI) dan dianalisis secara univariat. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik 46 responden didominasi oleh usia ≥60 tahun (76,1%), jenis kelamin laki-laki (91,3%), tingkat pendidikan SD (34,8%), bekerja (58,7%), dan sudah berhenti merokok (89,1%). Berdasarkan kepatuhan penggunaan inhaler pasien PPOK didapatkan kepatuhan baik (39,1%), kepatuhan sedang (43,5%), dan kepatuhan rendah (17,4%). Hasil menunjukkan kepatuhan didominasi oleh pasien dengan kategori kepatuhan sedang.
DETEKSI DINI ANEMIA LEWAT SKRINING DAN KONSELING SISWA SMA MUHAMMADIYAH 2 BANDAR LAMPUNG Juwana Janu; Dini Marhiyani; Dirga Dirga; Nurul Irna Windari; Rizky Hidayaturahmah; Gayatri Simanullang; Uswatun Hasanah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2025): Volume 6 No 4 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i4.47310

Abstract

Anemia merupakan permasalahan kesehatan global yang berdampak pada berbagai kelompok usia, termasuk remaja putri. Hemoglobin berperan penting dalam pengangkutan oksigen serta menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan. Kegiatan skrining anemia dilakukan di SMA Muhammadiyah 2 Bandar Lampung, yang dipilih karena memiliki populasi siswa yang representatif dan belum pernah dilakukan skrining sebelumnya. Nilai Indeks Massa Tubuh (IMT) diperoleh melalui pengukuran berat dan tinggi badan, tekanan darah diukur menggunakan sphygmomanometer digital, dan kadar hemoglobin diperiksa dengan metode Point of Care Testing. Hasil pemeriksaan yang dilakukan pada peserta dengan rerata usia 16 tahun, menunjukkan bahwa 68,42% peserta memiliki kadar hemoglobin normal, sementara 21.05% mengalami anemia ringan, 10,53% anemia sedang. Tekanan darah normal ditemukan pada 57,90% peserta, 31,60% dalam kategori prehipertensi, dan 5,30% mengalami hipertensi tingkat 1 maupun 2. Hasil deteksi dini ini menegaskan perlunya edukasi lebih lanjut mengenai pola makan sehat dan pencegahan hipertensi sejak remaja. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran kesehatan dan menjadi dasar untuk intervensi gizi yang berkelanjutan guna mencegah risiko anemia serta hipertensi di masa mendatang.
Pelatihan Pembuatan Pati Resisten sebagai Pangan Ramah Diabetes di Desa Fajar Mataram Kabupaten Lampung Selatan Nisa Yulianti Suprahman; Winni Nur Auli; Dirga Dirga; Nurul Irna Windari; Riri Fauziyya; Novrilia Atika Nabila
TeknoKreatif: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2023): TEKNOKREATIF : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M), Institut Teknologi Sumatera, Lampung, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35472/teknokreatif.v3i2.1130

Abstract

Desa Fajar Mataram, Kabupaten Lampung Selatan, memiliki potensi yang besar dalam pertanian, terutama padi. Olahan padi digunakan secara luas sebagai bahan makanan pokok. Di lain sisi, Diabetes merupakan tantangan besar dalam dunia kesehatan dan menjadi salah satu penyakit dengan prevalensi tertinggi di Kabupaten Lampung Selatan. Penggunaan olahan padi sebagai bahan makanan pokok telah banyak dilaporkan terkait dengan peningkatan resiko Diabetes. Edukasi pengolahan produk padi menjadi bahan makanan ramah diabetes sangat diperlukan. Pengabdian kepada masyarakat di Desa Fajar Mataram terbagi menjadi 2 sesi, yaitu sesi edukasi Diabetes dan sesi cara pembuatan pati ramah diabetes dari produk olahan padi, yaitu tepung beras dan nasi. Cara pembuatan yang diajarkan sesuai dengan literatur yang telah ada dan eksperimen pendahuluan di Laboratorium. Hasil dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah peningkatan pemahaman masyarakat terhadap penyakit Diabetes dan cara pembuatan pati resisten dari olahan padi. Masyarakat antusias dan mendapatkan manfaat dari pelatihan ini. Kata Kunci: Pati Resisten, Diabetes, Tepung Beras, Nasi.
Penyuluhan DBD dan Pelatihan Pembuatan Spray Repellent Serai Wangi di Desa Gading Rejo Timur, Kabupaten Pringsewu Nurul Irna Windari; Annisa Maulidia Rahayyu; Novrilia Atika Nabila; Riri Fauziyya; Putri Amelia Rooswita
TeknoKreatif: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): TEKNOKREATIF : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Volume 4 No 2
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M), Institut Teknologi Sumatera, Lampung, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35472/teknokreatif.v4i2.1778

Abstract

Pekon Gading Rejo Timur memiliki angka kejadian DBD yang cukup tinggi. Spray repellent nyamuk berbahan dasar serai wangi (Cymbopogon nardus) merupakan salah satu cara pencegahan DBD. Serai lebih dikenal sebagai bumbu dapur, sedangkan serai wangi masih minim dimanfaatkan. Pengetahuan masyrakat juga masih minim terkait dengan serai wangi sebagai repellent nyamuk. Oleh sebab itu, dibutuhkan penyuluhan dan pelatihan untuk meningkatkan wawasan masyarakat terkait DBD dan pencegahannya dengan memanfaatkan serai wangi. Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan diketahui bahwa rerata nilai sebelum dan setelah kegiatan memiliki perbedaan signifikan (p < 0,05). Kegiatan penyuluhan DBD dan pelatihan pembuatan spray repellent serai wangi telah memberikan manfaat dengan peningkatan wawasan para peserta kegiatan.