Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PENGARUH EDUKASI AUDIO VISUAL SERTA BODY MAPPING TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN PENCEGAHAN KEKERASAN SEKSUAL PADA ANAK USIA 10 – 12 TAHUN DI SDN SUKAMAJU 3 KOTA DEPOK TAHUN 2023 Annisha Fitri Lubis; Rina Afrina; Hari ghanesia
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 2 (2024): APRIL - MEI 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya pengetahuan merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya kekerasan seksual pada anak. Anak pada usia sekolah sangat rentan menjadi korban kekerasan seksual, hal ini dikarenakan mereka belum mampu menyangkal perkataan atau perbuatan yang dilakukan oleh pelaku. Adapun salah satu metode edukasi yaitu melalui media audio visual dan body mapping terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan pencegahan kekerasan seksual pada anak usia sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Edukasi Audio Visual Serta Body Mapping Terhadap Tingkat Pengetahuan Pencegahan Kekerasan Seksual Pada Anak Usia 10 – 12 Tahun Di SDN Sukamaju 3 Kota Depok Tahun 2023. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimen dengan tipe one group pretest-posttest design. Jumlah populasi dalam penelitian ini sebanyak 240 siswa/i kelas 5 dan kelas 6. Perhitungan sampel menggunakan rumus slovin ditambah dengan rumus drop out 10% dan pengambilan sampel menggunakan teknik stratified random sampling sehingga didapatkan sampel sebanyak 166 siswa/i. Analisis bivariat menggunakan uji marginal homogeneity. Instrument dalam mengukur tingkat pengetahuan yaitu menggunakan kuesioner 28 butir pertanyaan dengan skala likert, video animasi pencegahan kekerasan seksual anak dan lembar peta tubuh. Hasil dari penelitian didapatkan bahwa sebanyak 115 siswa/I memiliki pengetahuan dalam kategori baik dan sebanyak 51 siswa/i memiliki pengetahuan dalam kategori cukup. Dari hasil uji marginal homogeneity nilai P-value ( 0,00 ) p< 0,05 yang menyatakan bahwa hipotesis Ha diterima dan H0 ditolak dengan demikian terdapat perubahan yang signifikan antara sebelum dan sesudah pemberian edukasi audio visual serta body mapping terhadap tingkat pengetahuan. Peningkatan pengetahuan pencegahan kekerasan seksual pada anak usia sekolah dapat dilakukan dengan memberikan edukasi melalui video animasi dan body mapping oleh pihak sekolah
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU DAN PERAN SUAMI DENGAN KEPATUHAN KONSUMSI TABLET ZAT BESI PADA IBU HAMIL TRIMESTER I DI KLINIK PRATAMA PASAR MINGGU JAKARTA SELATAN TAHUN 2023 Nur Rohmah; Rina Afrina; Yani Handayani
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 2 (2024): APRIL - MEI 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehamilan merupakan serangkaian peristiwa yang saling berkaitan dimana janin membutuhkan zat-zat makanan yang cukup untuk pertumbuhannya serta ibu membutuhkan zat besi yang cukup untuk menunjang hal tersebut. Pengetahuan ibu dan dukungan dari orang terdekat menjadi salah satu faktor yang cukup berperan terhadap kepatuhan ibu dalam mengkonsumsi zat besi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu dan peran suami dengan kepatuhan konsumsi tablet zat besi pada ibu hamil trimester I di Klinik Pratama Pasar Minggu Jakarta Selatan Tahun 2023. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain cross-sectional yang berarti variabel independen dan dependennya diteliti pada saat atau periode yang sama. Hasil penelitian yang didapatkan oleh peneliti yaitu dengan menggunakan uji Chi-Square, nilai sig. (2-tailed) atau p value sebesar 0.329 dan 0.944 ≥ 0.005 yang berarti Ha ditolak dan Ho diterima artinya bahwa tidak ada hubungan antara tingkat pengetahuan ibu dan peran suami dengan kepatuhan konsumsi tablet zat besi pada ibu hamil trimester I di Klinik Pratama Pasar Minggu Jakarta Selatan Tahun 2023. Tidak ada hubungan antara tingkat pengetahuan ibu dan peran suami dengan kepatuhan konsumsi tablet zat besi pada ibu hamil trimester I di Klinik Pratama Pasar Minggu Jakarta Selatan Tahun 2023.
Pengaruh Senam Tera Terhadap Derajat Tekanan Darah Pada Lansia Dengan Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Cianjur Kota Satra Azmia Herlanda; Nurul Ainul Shifa; Rina Afrina
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 5 (2024): OKTOBER-NOVEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penuaan adalah fase kehidupan yang dialami oleh semua manusia dan ditandai oleh penurunan fungsi tubuh yang progresif. Hipertensi adalah masalah kesehatan utama pada lansia, dengan prevalensi tinggi di Indonesia. Lansia di Cianjur memiliki prevalensi hipertensi sebesar 71,08%. Hipertensi dapat dikendalikan melalui terapi farmakologi dan non-farmakologi seperti senam tera. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan non-equivalent control group design. Sampel terdiri dari 30 lansia dengan hipertensi di Puskesmas Cianjur Kota, dibagi menjadi kelompok eksperimen (senam tera) dan kontrol (senam hipertensi). Data tekanan darah diukur sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan paired t-test untuk data yang terdistribusi normal. Hasil: Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data tekanan darah sebelum dan sesudah intervensi terdistribusi normal (p>0,05). Pada kelompok eksperimen, rata-rata tekanan darah sistolik menurun dari 162,07 mmHg menjadi 137,93 mmHg, dan tekanan darah diastolik menurun dari 97,20 mmHg menjadi 81,87 mmHg. Pada kelompok kontrol, tekanan darah sistolik menurun dari 167,47 mmHg menjadi 154,87 mmHg. Kesimpulan: Senam tera efektif dalam menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik pada lansia dengan hipertensi. Intervensi ini dapat digunakan sebagai alternatif non-farmakologis untuk mengontrol hipertensi pada lansia.
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN PERILAKU KEKERASAN FISIK PADA REMAJA DI SMP PERGURUAN RAKYAT 1 JAKARTA Sri mariyati; Rina Afrina; Agus purnama
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola asuh orang tua dengan perilaku kekerasan fisik pada remaja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain studi cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 171 responden dengan metode teknik Stratified Random Sampling. Hasil penelitian berdasarkan uji Chi-Square tentang hubungan pola asuh orang tua dengan perilaku kekerasan fisik pada remaja didapat P<0,03 dimana nilai P-Value 0,003, maka Ho ditolak artinya ada hubungan pola asuh orang tua dengan perilaku kekerasan fisik pada remaja.
Efektivitas Terapi Murottal Surat Al Kahfi Terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisis Di RS Citra Arafiq Depok Tahun 2025 Arini Nur Indah Putri Dirgahayu; Arif Hidayatullah; Rina Afrina
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 3 (2026): MARET 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisis sering mengalami kecemasan akibat kondisi penyakit dan prosedur terapi yang dilakukan secara rutin, sehingga diperlukan intervensi nonfarmakologis yang efektif untuk menurunkan kecemasan. Terapi murottal Al-Qur’an merupakan salah satu pendekatan psikospiritual yang berpotensi memberikan efek relaksasi. Tujuan: Mengetahui efektivitas terapi murottal Surat Al-Kahfi terhadap tingkat kecemasan pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisis. Metode: Penelitian ini merupakan quasi eksperimen dengan desain pretest–posttest control group yang melibatkan 30 pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisis, terbagi menjadi kelompok intervensi dan kontrol masing-masing 15 responden dengan teknik purposive sampling. Kelompok intervensi diberikan terapi murottal Surat AlKahfi selama hemodialisis, sedangkan kelompok kontrol memperoleh perawatan standar. Tingkat kecemasan diukur menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data meliputi uji normalitas, uji homogenitas, uji Paired Sample T-Test untuk melihat perubahan dalam kelompok, serta uji Independent T-Test untuk membandingkan kedua kelompok dengan tingkat signifikansi p<0,05 Hasil: rata-rata skor kecemasan kelompok intervensi sebelum terapi sebesar 22,33 dan menurun menjadi 15,47 setelah intervensi, sedangkan kelompok kontrol mengalami peningkatan dari 22,20 menjadi 22,73. Hasil uji Paired Sample T-Test menunjukkan p-value 0,000 (p<0,05) dan uji Independent T-Test pada post-test juga menunjukkan p-value 0,000, yang berarti terdapat penurunan kecemasan yang signifikan pada kelompok intervensi dibandingkan kelompok kontrol. Kesimpulan: Terapi murottal Surat Al-Kahfi efektif menurunkan tingkat kecemasan pada pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisis dan dapat digunakan sebagai intervensi nonfarmakologis dalam praktik keperawatan.
Efektivitas Teknik Relaksasi Pernafasan 4-7-8 terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Post Operasi Apendisitis Perforasi di RSUD Khidmat Sehat Afiat Tahun 2025 Serli Nabila; Arif Hidayatullah; Rina Afrina
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL - MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecemasan merupakan respon psikologis yang sering dialami pasien post operasi apendisitis perforasi dan dapat memengaruhi proses pemulihan. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk menurunkan kecemasan adalah teknik relaksasi pernapasan 4-7-8. Tujuan: Mengetahui efektivitas teknik relaksasi pernapasan 4-7-8 terhadap tingkat kecemasan pasien post operasi apendisitis perforasi di RSUD Khidmat Sehat Afiat Tahun 2025. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuasi eksperimen dengan pendekatan pretest–posttest. Jumlah responden sebanyak 35 orang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Tingkat kecemasan diukur menggunakan Zung Self-Rating Anxiety Scale (ZSAS) sebelum dan sesudah intervensi. Hasil analisis menunjukkan adanya penurunan nilai rata-rata tingkat kecemasan dari 53,80 sebelum intervensi menjadi 46,20 setelah intervensi. Hasil: menunjukkan bahwa teknik relaksasi pernapasan 4-7-8 efektif dalam menurunkan tingkat kecemasan pasien post operasi apendisitis perforasi. Kesimpulan: Teknik ini dapat direkomendasikan sebagai intervensi keperawatan nonfarmakologis yang sederhana dan mudah diterapkan.