Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Penerapan Strategis Pelaksanaa (SP 1) Pemberian Asuhan Keperawatan Jiwa pada Ny. R terhadap Persepsi Halusinasi Pendengaran di Ruang Manggis UPT RSUD Madani Provinsi Sulawesi Tengah: Implementation of Implementation Strategic (SP 1) Delivery Mental Nursing Care on Perception Hearing Hallucinations in the Manggis Room UPT Madani RSUD Palu City Sri Wulandari Nandu; Indri Iriani; Muhammad Asrum
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 2: FEBRUARI 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i2.4337

Abstract

Mental disorders are patterns of behavior that are currently associated with distress or suffering which creates obstacles in one or more functions of a person's life. Hallucinations come from the Latin word hallucination which means mentally drawing or being dazed. The method used is descriptive. The population in this study were clients who suffered from auditory hallucinations in the Manggis Room at Madani Hospital, Central Sulawesi Province. The research results found from the study of Mrs. R said he often heard voices or whispers calling the client's name, sounds heard when the client was sleeping and alone. The intervention was carried out for 2 days. Data analysis carried out in application shows that after carrying out SP 1 auditory hallucinations the client no longer hears the whispers calling the client's name. From the research results, it was found that the strategic implementation of SP 1, it is hoped that the client can independently control auditory hallucinations to help the client control the hallucinations so as to provide a sense of comfort to the client.
Asuhan Keperawatan pada Anak dengan Masalah Ansietaspre-Operasi dengan Terapi Non Farmakologi Distraksi Visual di Ruangan Catelia RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah: Nursing Care in Children with Preoperative Anxiety Problems with Non Pharmacological Therapy pf Visual Distraction in The Room of Catelia Undata Hospital Central Sulawesi Province Aisi Pelek; Indri Iriani; Rabiah
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 2: FEBRUARI 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i2.4339

Abstract

Pre-operative anxiety is the anxiety experienced by patients before undergoing surgery. Handling this anxiety is important because it can affect the success of the operation and the patient's recovery. The research method used is descriptive research with a direct observation approach and interviews by describing or describing care problems for clients who experience preoperative anxiety, which is carried out through a care approach that includes assessment, diagnosis, intervention, implementation and evaluation of care. The aim of using visual distraction therapy is to divert children's attention from their anxiety and fear of surgical procedures, so that they feel calmer and more comfortable before entering the operating room. The research results obtained after the visual distraction treatment intervention of watching videos were An. A said he was not afraid and was ready for surgery, An. A looks calm, An. Looks relaxed and concentration improves. The conclusion of this research is that visual distraction therapy by watching videos is effective in diverting pre-operative anxiety in client An. A.
Asuhan Keperawatan pada Anak Kejang Demam dengan Diagnosa Hipertermi di Ruangan Catelia RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah : Nursing Care for Children with Fever Seizures with a Diagnosis of Hypertermy in the Catelia Room Undata Hospital, Central Sulawesi Province Susan Cherly Mosangi; Indri Iriani; Muhammad Asrum
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 2: FEBRUARI 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i2.4342

Abstract

Febrile seizures can be associated with epilepsy and the risk of mental retardation in children. Until now, the cause of children experiencing febrile seizures cannot be known with certainty. However, most febrile seizures can be attributed to high fever seizures that occur due to ear infections, chickenpox, tonsillitis, or flu virus infections. Fever is not only a disease but a symptom. Fever often occurs in toddlers, when the increase in body temperature reaches the highest number scale, only causing seizures in children or what are called febrile seizures. The method used in this research is a case study with a nursing care approach. The samples were pediatric patients with hyperthermia problems in cases of febrile seizures at Undata Hospital, Central Sulawesi Province.The results of research conducted for 3 days showed that the problem of febrile seizures was diagnosed as hyperthermia and the knowledge deficit was resolved. The conclusion from this research is that there is a decrease in body temperature after applying a warm water compress.
Implementasi Teknik Relaksasi Napas dalam pada Pasien Pre Operasi Stenosis Ureter terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah : Implementation of Deep Breathing Relaxation Techniques in Preoperative Ureteral Stenosis Patients to Reduce Anxiety Levels at Undata Hospital, Central Sulawesi Province Taufik Susanto; Sri Yulianti; Indri Iriani
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 5: MEI 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i5.4388

Abstract

ketiga di bidang Urologi. Urolithiasis atau batu saluran kemih adalah suatu kondisi yang terjadi ketika batu - batu ini keluar dari ginjal dan berpindah ke bagian lain dari sistem pengumpul urin, yang meliputi ureter, kandung kemih dan uretra. Penyebab terbentuknya batu dapat digolongkan dalam 2 faktor antara lain faktor endogen dan eksogen. Metode deskriptif ialah penelitian yang dimaksudkan untuk menyelidiki suatu kondisi, keadaan, atau peristiwa lain, kemudian hasilnya akan dipaparkan dalam bentuk laporan penelitian. Pemberian teknik relaksasi napas dalam dilakukan sebanyak 2 kali dalam 1 hari di pagi dan sore hari dengan durasi kurang lebih 15 menit secara rutin, biasanya diberikan pada klien yang mengalami kecemasan sedang. Teknik relaksasi napas dalam dapat dilakukan tidak hanya untuk pasien cemas teknik ini juga bisa digunakan pada pasien nyeri. Manfaat lain yang dapat diperoleh dari latihan napas dalam adalah meningkatkan inflasi alveolar maksimal, meredahkan kecemasan, menghilangkan pola aktivitas otot pernapasan yang tidak efektif dan tidak terkoordinasi, memperlambat laju pernapasan, dan mengurangi kerja pernapasan. Pernapasan yang lambat, santai, dan ritmis juga membantu mengendalikan kecemasan yang terjadi. Saran pada penelitian ini antara lain bagi institusi pendidikan, bagi tempat penelitian dan bagi peneliti.
Implementasi Manajemen Nyeri Dengan Teknik Imajinasi Terbimbing Pada Pasien Post Sectio Caesarea Dalam Upaya Penurunan Skala Nyeri Diruangan Nifas RS Bhayangkara Polda Sulawesi Tengah: Implementation of Pain Management with Guided Imagery Techniques in Post Sectio Caesarea Patients in an Effort to Reduce the Pain Scale in the Postpartum Ward of the Bhayangkara Hospital, Central Sulawesi Police Adeliani; Rosita; Indri Iriani; Iwan
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 1: Januari 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i1.4431

Abstract

Sectio caesarea merupakan prosedur pembedahan yang dilakukan dengan membuat sayatan pada dinding perut atau rahim untuk melahirkan janin. Operasi sectio caesarea merupakan opsi yang dilakukan jika persalinan pervaginan beresiko besar bagi janin maupun ibu. Nyeri adalah suatu pengalaman sensorik dan emosional yang tidak menyenangkan akibat dari kerusakan jaringan yang bersifat subjektif. Salah satu penanganan nyeri yaitu dengan imajinasi terbimbing.Teknik imajinasi terbimbing adalah intervensi komplementer nonfarmakologis dalam berbagai pengaturan klinis untuk membayangkan adegan, gambar, atau pengalaman yang mempromosikan penyembuhan tubuh Prosesnya menggunakan citra mental sehingga menghasilkan efek fisiologis dan mengurangi rasa nyeri yang dirasakan pasien. Tujuan studi kasus ini mengetahui efektifitas implementasi manajeman nyeri dengan teknik imajinasi terbimbing pada pasien post sectio caesarea dalam upaya penurunan skala nyeri. Metode yang digunakan dalam Penelitian Karya Tulis Ilmiah ini adalah metode deskriptif. Hasil penelitian yang pasien mengatakan nyeri pada abdomen tembus sampai belakang. Setelah dilakukan teknik imajinasi terbimbing nyeri yang dirasakan menurun dari skala nyeri 6 (sedang) menjadi skala nyeri 2. Penerapan dilakukan 1 kali sehari selama 3 hari. Analisa data dilakukan penerapan menunjukan bahwa setelah dilakukan penerapan imajinasi terbimbing, terjadi penurunan skala nyeri skala nyeri 6 (sedang) menjadi skala 2. Kesimpulan penelitian yang didapatkan bahwa Pemberian imajinasi terbimbing ini efektif terhadap penurunan skala nyeri pada pasien post sectio caesarea.
Asuhan Keperawatan Gerontik pada Tn. S Penderita Tuberkulosis dengan Diagnosa Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif di Wilayah Kerja Pukesmas Kamonji Kota Palu: Gerontic Nursing Care of Mr. S, Tuberculosis PatientwWith Ineffectiv Airway Clearance Diagnosis in Kamonji Public Health Center Working Area of Palu City Nofia; Rabiah; Indri Iriani
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 12: Desember 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i12.4441

Abstract

Gerontik merupakan ilmu yang mempelajari tentang terjadinya proses penuaan pada manusia mencapai umur 60 tahun. Tuberkulosis merupakan penyakit menular yang disebabkan mycobacterium tuberkulosis. Organimes ini dapat menyebar melalui udara dari seseorang mengidap TB. Masalah diagnosa yang muncul adalah bersihan jalan napas tidak efektif. Lansia memiliki rentangan penyakit menular disebabkan proses menurunnya daya tahan tubuh menghadapi dari rangsangan penyakit menular dari luar tubuh. Salah satu masalah gangguan kesehatan yang sering terjadi pada setiap lansia adalah penyakit tuberkulosis. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain studi kasus deskriptif. Hasil penelitian ditemukan dari pengkajian Tn. S terdapat keluhan masalah sering batuk, tenggorakan terasa serek dan susah mengeluarkan lendir. Setelah dilakukan asuhan keperawatan pada Tn. S selama 2x kunjungan rumah pada diagnosa bersihan jalan napas tidak efektif terjadi peningkatan bersihan jalan napas dengan menggunakan teknik latihan batuk efektif dengan hasil : Tn. S mengatakan batuknya berkurang dan tenggorakan tidak terasa serek.
Health Education Pencegahan Terjadinya Stroke di Desa Enu Kecamatan Sindue Kabupaten Donggala: Health Education Prevention of Stroke in Enu Village, Sindue District, Donggala Regency Nur Febrianti; Indri Iriani; Rosita
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 10: Oktober 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i10.6325

Abstract

Stroke adalah kerusakan pada otak yang muncul mendadak, progresif, dan cepat akibat gangguan peredaran darah otak non traumatik. Gangguan tersebut secara mendadak menimbulkan gejala antara lain kelumpuhan sesisi wajah atau anggota badan, bicara tidak lancar, bicara tidak jelas (pelo), perubahan kesadaran, gangguan penglihatan, dan lain-lain. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan terjadinya stroke. Metode penyuluhan dengan menggunakan media power point dan leaflet, dilaksanakan pada tanggal 3 Januari 2023 di Desa Enu. Hasil pengabdian adalah masyarakat datang sesuai waktu yang ditentukan, mendengarkan materi yang disampaikan, serta pada sesi tanya jawab banyak masyarakat yang mengajukan pertanyaan. Pada sesi evaluasi, masyarakat bisa menjawab sesuai dengan materi yang dipaparkan. Kesimpulan kegiatan pengabdian masyarakat telah terlaksana dengan lancar dan diharapkan masyarakat bisa mencegah terjadinya penyakit stroke.
Implementasi Penerapan Terapi Afirmasi Positif Pada Pasien Dengan Gangguan Konsep Diri:Harga Diri Rendah (HDR) Di Ruangan Srikaya Upt Rsud Madani Palu: Implementation of Positive Affirmation Therapy in Patients with Self-Concept Disorders: Low Self-Esteem (HDR) in the Srikaya Room, UPT Madani Hospital, Palu Lusiana; Indri Iriani; Muhammad Asrum
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 1: Januari 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i1.6365

Abstract

Orang dengan gangguan jiwa atau sering disebut ODGJ adalah orang dengan gangguan pikiran, perilaku, dan perasaan dalam bentuk sekumpulan gejala atau perubahan perilaku. Harga diri rendah merupakan perasaan negatif terhadap dirinya sendiri yang menyebabkan kehilangan rasa percaya diri, pesimis, dan tidak berharga dalam kehidupannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana gambaran implementasi terapi afirmasi positif untuk menurunkan tingkat depresi dan meningkatkan harga diri rendah. Desain Studi kasus yang digunakan adalah deskriptif dalam bentuk studi kasus untuk mengeksplorasikan tentang implementasi penerapan terapi afirmasi positif pada pasien dengan gangguan konsep diri:harga diri rendah, dan adapun subyek penelitian yang akan diteliti berjumlah 1 pasien yakni pasien dengan masalah harga diri rendah. Hasil penelitian menunjukkan terapi afirmasi positif pada pasien dengan masalah gangguan konsep diri:harga diri rendah adalah pasien sudah menunjukkan penurunan tingkat depresi dan meningkatnya harga diri rendah. Pasien dengan masalah gangguan konsep diri: harga diri rendah mampu melakukan terapi afirmasi positif dengan baik.
Implementasi Manajemen Nyeri Dengan Teknik Imajinasi Terbimbing Pada Pasien Post Sectio Caesarea Dalam Upaya Penurunan Skala Nyeri Diruangan Nifas RS Bhayangkara Polda Sulawesi Tengah: Implementation of Pain Management with Guided Imagery Techniques in Post Sectio Caesarea Patients in an Effort to Reduce the Pain Scale in the Postpartum Ward of the Bhayangkara Hospital, Central Sulawesi Police Adeliani; Rosita; Indri Iriani
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 2: Februari 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i2.7108

Abstract

Sectio caesarea merupakan prosedur pembedahan yang dilakukan dengan membuat sayatan pada dinding perut atau rahim untuk melahirkan janin. Operasi sectio caesarea merupakan opsi yang dilakukan jika persalinan pervaginan beresiko besar bagi janin maupun ibu. Nyeri adalah suatu pengalaman sensorik dan emosional yang tidak menyenangkan akibat dari kerusakan jaringan yang bersifat subjektif. Salah satu penanganan nyeri yaitu dengan imajinasi terbimbing.Teknik imajinasi terbimbing adalah intervensi komplementer nonfarmakologis dalam berbagai pengaturan klinis untuk membayangkan adegan, gambar, atau pengalaman yang mempromosikan penyembuhan tubuh Prosesnya menggunakan citra mental sehingga menghasilkan efek fisiologis dan mengurangi rasa nyeri yang dirasakan pasien. Tujuan studi kasus ini mengetahui efektifitas implementasi manajeman nyeri dengan teknik imajinasi terbimbing pada pasien post sectio caesarea dalam upaya penurunan skala nyeri. Metode yang digunakan dalam Penelitian Karya Tulis Ilmiah ini adalah metode deskriptif. Hasil penelitian yang pasien mengatakan nyeri pada abdomen tembus sampai belakang. Setelah dilakukan teknik imajinasi terbimbing nyeri yang dirasakan menurun dari skala nyeri 6 (sedang) menjadi skala nyeri 2. Penerapan dilakukan 1 kali sehari selama 3 hari. Analisa data dilakukan penerapan menunjukan bahwa setelah dilakukan penerapan imajinasi terbimbing, terjadi penurunan skala nyeri skala nyeri 6 (sedang) menjadi skala 2. Kesimpulan penelitian yang didapatkan bahwa Pemberian imajinasi terbimbing ini efektif terhadap penurunan skala nyeri pada pasien post sectio caesarea.
Akibat Hukum Perceraian Dan Dampak Terhadap Kesehatan Mental Anak Di Desa Labuan Lelea, Kec. Labuan Kab. Donggala Provinsi Sulawesi Tengah: The Legal Consequences of Divorce and its Impact on Children's Mental Health in Labuan Lelea Village, Labuan District, Donggala Regency, Central Sulawesi Province Maryam; Indri Iriani; Sri Yulianti
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Agustus 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i8.8355

Abstract

Kasus perceraian yang terjadi semakin hari terus meningkat setiap tahunnya seiring dengan terjadinya perubahan zaman dan pergeseran nilai-nilai sosial yang berkembang ditengah masyarakat. Kondisi ekonomi yang tidak stabil menimbulkan gejolak di tengah masyarakat dan menjadi salah satu yang mempengaruhi tingginya angka perceraian di Pengadilan. Tujuan Untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang Akibat Hukum Perceraian dan Dampak Kesehatan Mental Anak. Metode pelaksanaan kegiatan yaitu dengan sosialisasi dengan mengadakan penyuluhan akibat hukum perceraian dan dampak Kesehatan mental anak. Hasil Kegiatan pengabdian masyarakat dengan judul “ Akibat Hukum Perceraian Dan Dampak Terhadap Kesehatan Mental Anak pada Akademi Keperawatan Justitia di Desa Labuan Lelea Kabupaten Donggala ”telah terlaksana pada hari Jumat, 06 Desember 2024 pada pukul 08.00 – 09.00 wita. Penyuluhan tentang akibat hukum perceraian dan Dampak terhadap Kesehatan Mental anak yang dipaparkan oleh pemateri dan dihadiri 36 orang peserta. Peserta sangat antusias mendengarkan materi yang disampaikan oleh pemateri dengan berbagai aturan atau hukuman jika terjadi perceraian dan dampaknya terhadap kesehatan mental anak.