Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PENYULUHAN DIGITALISASI TEKNOLOGI PENANGKAPAN IKAN DI PERAIRAN DI DESA GALESONG KOTA KABUPATEN TAKALAR Ardiansyah, Muhammad; Tajuddin, Mustamin; Liswahyuni, Andi; Zulkifli, Andi Tenriawaruwaty A.R.; Malik, Abdul; Tampubolon, Irianty; Kardi, Cening; Mahaji, Toga
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 7 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i7.2720

Abstract

Program pengabdian ini dirancang untuk memperdalam pengetahuan dan keterampilan para nelayan di Desa Galesong, Kabupaten Takalar, terkait dengan penerapan teknologi digital dalam proses penangkapan ikan. Inisiatif Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memperkuat pengetahuan dan keterampilan para nelayan yang berada di Desa Galesong, Kabupaten Takalar, dalam menggunakan teknologi digital untuk meningkatkan efisiensi serta efektivitas proses penangkapan ikan. Desa Galesong memiliki potensi perikanan yang sangat besar, tetapi masih ada kendala dalam penggunaan teknologi digital dalam aktivitas penangkapannya. Kegiatan PKM yang direncanakan mencakup penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan mengenai penggunaan aplikasi navigasi perikanan, sonar digital, dan platform pemasaran online. Pendekatan yang diambil dalam program ini adalah partisipatif, yang mengundang para nelayan untuk terlibat aktif di setiap fase kegiatan. Hasil dari pelaksanaan kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam pemahaman dan kemampuan nelayan terhadap penggunaan teknologi digital. Mereka berhasil lebih efektif dalam menentukan lokasi potensial untuk menangkap ikan, mengoptimalkan penggunaan alat tangkap, dan memperluas pemasaran hasil tangkapan mereka. Program ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan produktivitas, pendapatan, dan kesejahteraan para nelayan di Desa Galesong, serta mendorong keberlanjutan sumber daya perikanan melalui teknik penangkapan yang lebih cerdas dan efisien. Diharapkan bahwa penerapan teknologi digital ini dapat menjadi alternatif inovatif guna mengatasi tantangan yang ada dalam industri perikanan serta meningkatkan daya saing para nelayan di tingkat lokal.
Karakteristik Peneluran Penyu di Kampung Makimi Nabire Papua Tengah Tampubolon, Irianty; Maitindom, Frits Aripatra; Solissa, Margret Inggrit
Jurnal Galung Tropika Vol 14 No 2 (2025)
Publisher : Fakultas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/jgt.v14i2.1395

Abstract

The aim of this study was to analyze the characteristics of turtle nests, environmental conditions, and turtle nesting activities. The methods used were field observation techniques and descriptive qualitative data analysis. During the 2025 nesting season (February–August), 11 nests were identified, located approximately 30 m from residential areas. These nests contained a total of 1,442 eggs, with a hatching success rate of 94%, resulting in 1,362 chicks, 53 eggs did not hatch, and 27 chicks died. Analysis of environmental factors showed that nest temperatures ranged from 27 to 31 °C, pH ranged from 5.5 to 7, and humidity levels fluctuated between 50 and 74%. The width of the beach in the intertidal zone is 50 m, with elevations ranging from 6.23 to 11.72%, while the supratidal zone presented elevations from 0.82 to 6.04%. The composition of the sediments varies in weight from 10.08 to 641 g, with fine sand being the dominant particle size (60.05%). The coastal vegetation is dominated by 6 plant species.
Sosialisasi Keberadaan Mangrove Bagi Masyarakat Kampung Boratei Distrik Teluk Kimi Kabupaten Nabire Aripatra Maitindom, Frits; Maruanaya, Yan; Tampubolon, Irianty; Marei, Sefnat
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i1.2037

Abstract

Wilayah pesisir pantai Boratei juga termasuk dengan padat permukiman dan pembangunan. Sebagian besar masyarakat Nabire pun terletak di wilayah pesisir. Sosialisasi keberadaan mangrove memiliki tujuan untuk Konservasi dan restorasi ekosistem pesisir, Mengurangi dampak perubahan iklim, Melindungi pesisir dari bencana alam, dan Pemberdayaan masyarakat. Sasaran pelaksanaan kegiatan PKM ini adalah masyarakat pesisir di Kampung Boratei Teluk Kimi Kabupaten Nabire. Waktu pelaksanaan hari Jumat 03 November 2023. Melaksanakan kegiatan sesuai dengan waktu yang sudah terjadwal dengan pemberian materi dalam bentuk penyuluhan dan diskusi. Pelaksanaan kegiatan PKM dampak tumbuhan mangrove berjalan dengan baik sehingga banyak manfaat yang didapatkan ketika masyarakat menyadari dan mengetahui dengan melestarikan mangrove dapat hidup lebih baik lagi di masa depan.
Sosialisasi Bahaya Sampah Mikroplastik Pada Ekosistem Perairan Mistina, Rahayu Septyaning; Tampubolon, Irianty; Maruanaya, Yan; Marei, Sefnat; Maitindom, Frits A.; Solissa, Margret I.
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi September - Desembe
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i4.4093

Abstract

Sampah plastic merupakan permasalahan terbesar yang saat ini terjadi di Indonesia. Pencemaran sampah plastic sering ditemui di wilayah pesisir yang mana memliki potensi sumber daya perairan, habitat bagi sejumlah organisme yang hidup didalamnya. Aktivitas yang terjadi disuatu wilayah dapat menghasilkan banyak sampah plastic, hal ini yang akan memberikan dampak pada organisme perairan. Oleh karena itu, Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan agar masyarakat mengetahui bahaya dan dampaknya penggunaan kantong plastic terhadap ekosistem perairan laut dan mengganti kantong plastic dengan penggunaan godie bag saat berbelanja. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 21 Agustus 2024 di GKI Maranatha Malompo, Nabire dengan dibagi menjadi 2 sesi yang pertama sosialisasi bahaya sampah plastic dan sesi kedua yaitu pembagian godie bag sebagai pengganti kantong plastic. Daftar peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut berjumlah 73 orang. Kegiatan tersebut memberikan banyak pengetahuan kepada masyarakat untuk tidak lagi membuang sampah di sungai, kali maupun laut.
Sosialisasi Dampak Sampah Plastik Bagi Lingkungan Perairan Kepada Siswa/i SMP Negeri 1 Wanggar Sari Kabupaten Nabire Maitindom, Frits Aripatra; Solissa, Margret Inggrit; Marey, Sefnat; Tampubolon, Irianty
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.7221

Abstract

Wilayah Distrik Wanggar mulai padat permukiman dan Pembangunan setelah Pembangunan bandara baru dan pusat pemerintahan Papua Tengah. Terdapat beberapa sungai dengan debit Sungai yang besar  seperti Sungai bumi dan sungai wanggar. Sungai menajdi tempat sasaran aktivitas masyarakat salah satunya adalah membuang sampah, dimana sampah tersebut akan bermuara hingga ke perairan laut. Sosialisasi dampak sampah plastik bagi lingkungan perairan memiliki tujuan untuk keberlanjutan ekosisitem, biota serta pesisir laut dan jika dikelola dengan baik melalui kebijakan makan akan melindungi pesisir dari bencana alam, dan pemberdayaan masyarakat. Sasaran pelaksanaan kegiatan PkM ini adalah Siswa/siswi di SMP Negeri 1 Wanggar Distrik Wanggar Kabupaten Nabire. Waktu pelaksanaan hari Senin 01 September 2025. Melaksanakan kegiatan sesuai dengan waktu yang sudah terjadwal dengan pemberian materi dalam bentuk penyuluhan dan diskusi. Pelaksanaan kegiatan PkM dampak sampah plastic bagi lingkungan perairan berjalan dengan baik sehingga banyak manfaat yang didapatkan ketika masyarakat menyadari dan mengetahui dengan mengelola menjadi keuntungan di masa depan.
Edukasi Aneka Olahan Hasil Pertanian dan Perikanan untuk Memenuhi Kebutuhan Nutrisi Anak di Galesong Kota Kabupaten Takalar: Education on Various Processed Agricultural and Fishery Products to Meet Children’s Nutritional Need in Galesong City, Takalar Regency Liswahyuni, Andi; Ardiansyah, Muhammad; Tajuddin, Mustamin; Zukifli, Andi Tenriawaruwaty A. R.; Malik, Abdul; Tampubolon, Irianty; Kardi, Cening; Mahaji, Toga
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 11 (2025): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v10i11.10626

Abstract

Takalar Regency, particularly in Galesong City, offers significant opportunities in agricultural and fisheries resources that have not been fully utilized to address nutritional problems in children. This community service is designed to enhance the knowledge and skills of mothers in Galesong City in processing local agricultural and fishery products into nutritious and appealing products for children, thereby meeting their nutritional needs. The approach used is participatory, consisting of socialization and determination of the need for healthys products for children; education on the importance of balanced nutrition and the use of local resources; demonstration and training in the manufacture of various processed foods, such as fish nuggets with vegetables, shredded fish with high protein content, cakes made from sweet potatoes or cassava enriched with fish or eggs, and other innovative preparations; training on how to package attractive and hygienic products; basic training on marketing to support home-based business potential. Mothers from Galesong City are expected to be involved and apply the knowledge they gain in their daily lives. The program was evaluated based on participants' understanding of nutrition and nutritious products, their improvement in food processing skills, and the increase in children's interest in healthy foods of local origin. This helps mothers create a diverse range of nutritious foods, increase children's intake, and improve their nutritional status. In addition, this program is expected to encourage innovation in local food processing, open up opportunities for MSMEs in processing based on local agricultural and fishery resources, and improve the welfare of local communities.
ANALISA PENGARUH KELENJAR HYPOFISA KODOK PURU ( Bufo Melanustickus ) TERHADAP KELANGSUNGAN HIDUP LARVA DUMBO ( Clarias gariepinus ) Irianty Tampubolon; Frits A. Maitindom; Yonavin M. Titaley; Margret I. Solissa; Satria Mandiangan; Marry H. Lidan
Nusantara Hasana Journal Vol. 5 No. 8 (2026): Nusantara Hasana Journal, January 2026
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v5i8.1900

Abstract

This study aims to determine the survival rate of African catfish larvae due to the administration of pituitary gland doses of puru toad with different doses. The container used was a jar measuring 30 × 20 × 20 cm as many as 9 jars according to the number of experimental units. The water height is ± 15 cm, with a water volume of 4.1. The broodstock of catfish used were 9 females weighing 1 kg each. Puru toad used as many as 133 tails. The experimental design used was a Completely Randomized Design (CRD) with 3 treatments and 3 replications, with different levels of pituitary gland doses of each treatment A = 600 mg / kg African catfish, treatment B 700 mg / kg African and treatment C = 800 mg / kg African catfish. Calculation of egg hatchability was carried out after 18-24 hours. While the calculation of larval survival after 3 days of larval maintenance. The analysis of variance showed that the pituitary gland treatment did not significantly affect the survival of African catfish larvae. The highest survival rate was found in the 600 mg/kg African catfish treatment, at 8.21%. This was followed by the 800 mg/kg African catfish treatment, at 5.46%, and the 700 mg/kg African catfish treatment, at 4.61%. Temperature and pH remained normal throughout the study.