Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Penerapan Video Sebagai Media Pembelajaran pada Pembelajaran Pjok Kelas IX-A SMP Negeri 13 Surabaya Untuk Meningkatkan Minat Belajar Kevin Geralda Adhianto; Andhega Wijaya; Agus Suparno
Jurnal Ilmiah Dan Karya Mahasiswa Vol. 2 No. 5 (2024): Oktober : JURNAL ILMIAH DAN KARYA MAHASISWA (JIKMA)
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54066/jikma.v2i5.2456

Abstract

This research aims to explain the use of learning video media in increasing the learning interest of class IX-A students at SMP Negeri 13 Surabaya in the subjects of Physical Education, Sports and Health. The type of research carried out was classroom action research (PTK), with a qualitative approach. The subjects of this research consisted of 31 students. The instruments used include observation sheets and questionnaires to measure students' interest in learning. Student activity data was obtained through these two instruments. The results of measuring students' learning interest in cycle I showed unsatisfactory results. However, in cycle II, there was a significant increase in interest in learning and it was categorized as successful. Thus, it can be concluded that the application of learning video media is effective in increasing the learning interest of class IX-A students at SMP Negeri 13 Surabaya in learning PJOK.
Pengaruh Modifikasi Permainan Bola Voli terhadap Motivasi Belajar Siswa dalam Pembelajaran PJOK Afirin Dwi Putri; Andhega Wijaya
SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga Vol. 5 No. 1 (2024): SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/spr.v5i1.482

Abstract

Modifikasi permainan sangat penting dilakukan dalam upaya meningkatkan motivasi belajar siswa. Modifikasi permainan dalam pembelajaran PJOK merupakan sebuah inovasi dan kebutuhan untuk menarik siswa dalam melakukan pembelajaran sehingga siswa dapat termotivasi dan proses pembelajaran lebih efektif dan efisien. Modifikasi permainan bola voli yang diadaptasi adalah kasvol, kolaborasi antara kasti dan voli. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat apakah penggunaan permainan bola voli yang dimodifikasi memiliki pengaruh terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran PJOK. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan menggunakan desain penelitian eksperimen semu dengan one group pre-test and post-test. Penelitian menggunakan 29 siswa kelas sebagai sampel. Hasil dari analisis data yang telah dilakukan peneliti menggunakan angket motivasi mendapatkan hasil rata-rata nilai pre-test 111,76 sedangkan hasil rata-rata nilai post-test sebesar 129,76. Signifikansi pre-test-post-test sebesar 0,00, Ho ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan hasil temuan penelitian ini, modifikasi permainan bola voli dengan kasvol dapat memengaruhi motivasi belajar siswa. Modifikasi permainan bola voli dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran PJOK dengan peningkatan rata-rata sebesar 18.
OPTIMALISASI KEBUGARAN JASMANI MELALUI SARANA DAN PRASANA PADA PONDOK PESANTREN “WALISONGO” SRAGEN Andhega Wijaya; Aprilyan Putra Bimantoro; Turhan Yani; Mufarrihul Hazin
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5816

Abstract

Olahraga menempati salah satu kedudukan terpenting dalam kehidupan manusia untuk menjaga tubuh tetap sehat dan bugar. Dalam dunia modern ini, olahraga menjadi sebuah kebutuhkan bagi manusia. Seperti halnya pada program kegiatan di Ponpes (Pondok Pesantren) Pondok Pesantren “Walisongo” Sragen selaku Mitra PKM, olahraga merupakan bagian dari aktivitas untuk mengimbangi kegiatan-kegiatan selain kegiatan keagamaan dan pelajaran sekolah. Ponpes/ Pondok Pesantren “Walisongo” Sragen Sragen merupakan salah satu pesantren yang mempunyai komitmen besar dalam pengembangan kemandirian karakter bagi santrinya, dan olahraga bagian untuk menjaga kestabilan staminanya. Berdasarkan hasil identifikasi lapangan, masalah yang dihadapi oleh mitra yaitu; 1) masih kurangnya kegiatan atau aktivitas Jasmani dan olahraga di lingkungan Ponpes, 2) sarana prasasarana olahraga masih belum mencukupi. Solusi dan pendekatan yang ditawarkan untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi dapat segera teratasi antara lain; 1) aktivitas olahraga dalam hal ini bisa dicontohkan dengan tenis meja sebagai kegiatan yang dapat meningkatkan Kesehatan, kamadirian dan karakter, 2) dengan pemberian bantuan peralatan olahraga dapat memberi motivasi bagi siswa atau santri untuk melakukan aktivitas olahraga secara umum dan tenis meja pada khususnya. Target luaran hasil yang akan dicapai pada program pengabdian diantaranya dilakukan para pengasuh secara kontinyu, dan juga pada pihak sekolah, guru, para siswa, serta santri terhadap aktivitas fisik dalam hal ini olahrag sepak bola, karena kegiatan ini belum pernah dilakukan di sekolah mereka.
EDUKASI OLAHRAGA AIR BADMINTON DI SMP 3 SATARMESE PROVINSI NTT Andhega Wijaya; Aprilyan Putra Bimantoro; Dewangga Yudhistira; Shidqi Hamdi Pratama Putera
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5817

Abstract

Program pengabdian masyarakat bertajuk “Pendidikan Olahraga Bulu Tangkis Udara” dilaksanakan di SMPN 3 Satar Mese, Nusa Tenggara Timur, dengan tujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan motivasi siswa dan guru untuk terlibat dalam kegiatan olahraga inovatif yang beradaptasi dengan keterbatasan fasilitas sekolah. Program ini menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif, yang melibatkan aktif guru dan siswa pendidikan jasmani di seluruh tahapan kegiatan. Pelaksanaannya meliputi sosialisasi tentang pentingnya aktivitas fisik teratur bagi kesehatan remaja, pengenalan konsep dan aturan Bulu Tangkis Udara, dan pelatihan praktis teknik dasar seperti servis, reli, dan permainan net. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa berhasil menguasai keterampilan bermain dasar dan menunjukkan peningkatan dalam aspek sosial-emosional seperti kerja sama tim, komunikasi, dan sportivitas. Lebih lanjut, guru pendidikan jasmani memperoleh peningkatan kompetensi pedagogis dengan menerapkan metode pembelajaran kontekstual yang memanfaatkan lingkungan lokal sekolah. Program ini juga terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi siswa untuk berpartisipasi dalam kegiatan fisik, karena dapat dengan mudah dilaksanakan tanpa fasilitas yang rumit. Secara keseluruhan, inisiatif ini telah memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas pendidikan jasmani di sekolah-sekolah dengan sumber daya terbatas dan menunjukkan bahwa inovasi sederhana seperti Air Badminton dapat berfungsi sebagai alternatif rekreasi dan pendidikan dalam menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan dalam pendidikan jasmani.
SOSIALISASI TES KEBUGARAN PELAJAR NUSANTARA DI SMP 3 SATARMESE NUSA TENGGARA TIMUR Andhega Wijaya; Dewangga Yudhistira; Aprilyan Putra Bimantoro; Shidqi Hamdi Pratama Putera
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5818

Abstract

Kegiatan pengabdiaan masyarakat (PKM) fokus pada sosialisasi serta implementasi Tes kebugaran pelajar nusantara(TKPN) di SMP 3 Satarmese, Nusa tenggara Timur dalam mengatasi kesenjangan literasi dan pemberdayaan tantangan Sumber daya di wilayah 3T. TKPN digunakan untuk instrumen yang berstandart untuk mengukur kebugaran jasmani siswa. Penelitian ini menggunakan mixed method. Pelatihan yang dilakukan secara mendalam berhasil meningkatkn pemahaman tentang teknis implementasi TKPN yang sesuai dengan standart operasional prosedur (SOP) yang menekan pada jaminan validitas data. Kegiatan ini menghasilkan model implementasi TKPN yang adaptif dan efisien menyesuaikan dengan keadaan 3T serta rekomendasi pada kebijakan yang kuat, juga kontribusi dalam standarisasi pengukuran kebugaran jasmani pelajar pada daerah terpencil.