Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PEMBUATAN MIKROKAPSUL MINYAK JERUK (CITRUS AURANTIFOLIA) UNTUK APLIKASI PADA PENYEMPURNAAN TEKSTIL Wahyudi, Tatang; Mulyawan, Agus Surya; Kasipah, Cica; Prayudie, Untung; Julaeha, Euis
Arena Tekstil Vol 32, No 1 (2017)
Publisher : Arena Tekstil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.771 KB)

Abstract

Pada penelitian ini telah dilakukan destilasi minyak kulit jeruk nipis (Citrus aurantifolia) dengan menggunakan alat hidrodestilasiStahl dan pembuatan mikrokapsulnya menggunakan polimer etil selulosa. Metode pembuatan mikrokapsul yang digunakan adalah difusi solven-emulsi/coacervation, dengan memvariasikan ratio minyak terhadap air (o/w) dan ratio core/shell sementara penggunaan jumlah emulsifier Tween 80 dan PVA masing-masing sebesar 2% dan 0,8%. Karakterisasi minyak jeruk nipis dilakukan menggunakan GC-MSD dan spektrofotometer, sedangkan morfologi mikrokapsul menggunakan SEM. Hasil percobaan menunjukkan bahwa minyak kulit jeruk nipis mengandung komponen utama 1-limonen dengan serapan maksimum teramati pada λ =296 nm. Kondisi percobaan optimum pembuatan mikrokapsul tercapai pada ratio o/w = 1:20 dan ratio core/shell= 2:1,5. Ukuran mikrokapsul minyak jeruk nipis sangat random berkisar 17,9 - 120,6 µm.
Microencapsulation of Lime Peel Essential Oils (Citrus aurantifolia) with Complex Coacervation Methods using Gelatin/Sodium Alginate Coating Sandra Puspita; Diana Rakhmawaty Eddy; Tatang Wahyudi; Euis Julaeha
Jurnal Kimia Valensi Jurnal Kimia VALENSI Volume 6, No. 1, May 2020
Publisher : Syarif Hidayatullah State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jkv.v6i1.14618

Abstract

Lime (Citrus aurantifolia) peel essential oils are complex metabolites mainly used as natural preservatives. The principal constituents include d-limonene, β-pinene, and terpineol. Moreover, essential oils (EOs) are potentially known volatile and unstable compounds, hence, they require proper packaging techniques, e.g., microencapsulation. The purpose of this study is to evaluate the binary methods of lime peel essential oils microencapsulation using complex coacervation. This involves the application of gelatin and sodium alginate coatings under two specific conditions, termed core/coating ratio 1:1.2, with modified stirring and core/coating ratio 1:2.0, with stirring speed of 600 rpm, respectively. The results showed the EOs preparation generated 0.70% yield characterized by good quality, fresh aroma, and pale-yellow coloration. Also, microcapsules delivered 37.06% yield, 39.18% oil content, 31.53% encapsulation efficiency (EE), and less smooth-edged SEM surface under condition I. Meanwhile, condition II demonstrated 51.46% yield, 58.66% oil content, 92.04% encapsulation efficiency (EE), and flat-curved, SEM surface. Furthermore, it was carefully observed condition II produced more superior microcapsules
Senyawa Fenolik dari Daun Tanaman Kalanchoe prolifera (Crassulaceae) Yenny Febriani Yun; Lilis Siti Aisyah; Tri Reksa Saputra; Arif Rahman Hakim; Sari Purbaya; Tati Herlina; Euis Julaeha; Achmad Zainuddin; Unang Supratman
Jurnal Kimia Valensi Jurnal Kimia VALENSI Volume 3, No. 1, Mei 2017
Publisher : Syarif Hidayatullah State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (582.388 KB) | DOI: 10.15408/jkv.v3i1.5037

Abstract

Phenolic compounds such as kaempferol (1), quercetin (2), and methyl caffeate (3) have been isolated from the ethyl acetate extract of Kalanchoe prolifera (Crassulaceae). The chemical structure of isolated compounds 1-3 were elucidated on the basis of spectroscopic evidence (UV, IR, NMR) and comparison with those compound previouly reported.DOI: http://dx.doi.org/10.15408/jkv.v0i0.5037 
SENYAWA STEROID DARI KULIT BATANG Dysoxylum alliaceum DAN AKTIVITASNYA TERHADAP SEL KANKER PAYUDARA MCF-7 Ois Nurcahyanti; Euis Julaeha; Tri Mayanti
Chimica et Natura Acta Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.197 KB) | DOI: 10.24198/cna.v3.n2.9184

Abstract

Dysoxylum merupakan salah satu genus yang memiliki metabolit sekunder dan aktivitas yang beragam, salah satu aktivitas yang menarik adalah mampu bertindak sebagai agen P-gp pada sel kanker payudara MCF-7. Kulit batang D.alliaceum dimaserasi berturut–turut dengan n-heksana, etil asetat dan metanol. Ekstrak n-heksan dipisahkan dan dimurnikan dengan berbagai teknik kromatografi dipandu dengan analisis kromatografi lapis tipis diperoleh dua senyawa stigmast-5-en-3β-ol (1), stigmasterol (2). Struktur kimia senyawa tersebut telah ditetapkan berdasarkan intrepretasi data-data spektroskopi dan dibandingkan dengan data spektra dari penelitian sebelumnya. Semua isolat senyawa dievaluasi aktivitas sitotoksiknya terhadap sel kanker payudara MCF-7. Senyawa 1 dan 2 dirujuk dari literatur menunjukkan aktivitas kuat dengan IC50 8,65 μg/mL.
SENYAWA HASIL ISOLASI DARI TUMBUHAN KI ENCOK (Plumbago Zeylanica) YANG BERAKTIVITAS ANTIBAKTERI PENYAKIT MULUT DAN GIGI Euis Julaeha; Tati Herlina; Tri Mayanti; Aditya Seiza Wibisono; Riza Yulisar; Ajeng Diantini
Chimica et Natura Acta Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.711 KB) | DOI: 10.24198/cna.v2.n2.9158

Abstract

Plumbago zeylanica (Ki Encok) merupakan salah satu tumbuhan obat multifungsi yang banyak ditemukan di Indonesia. Daun dan akarnya berkhasiat sebagai obat pada berbagai penyakit termasuk anti jamur dan anti bakteri. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui senyawa bioaktif antibakteri yang dapat digunakan untuk mengobati penyakit gigi dan mulut. Dari hasil pemisahan dan pemurnann fraksi aktif, tiga senyawa telah berhasil diisolasi dari ekstrak n-heksana dan etilasetat daun Ki Encok (Plumbago zeylamica), yaitu 3β-galaktosasitosterol (1), epi-isoshinanolon (2), dan metil 2,4-dihidroksibenzoat (3). Ketiga senyawa tersebut telah diuji aktivitasnya terhadap bakteri untuk penyakit mulut dan gigi yaitu Streptococcus mutan dan Streptococcus sanguinis. Hasilnya, diameter zona hambat dari senyawa 1, 2, dan 3 terhadap bakteri S. Sanguinis berturut-turut sebesar 12,0; 10,3; dan 12,0 mm, sedangkan terhadap bakteri S. Mutans berturut-turut sebesar 13,3; 11,7; dan 13,5 mm.
Seskuiterpenoid Prostanterol dari Kulit Batang Dysoxylum excelsum Tri Mayanti; Achmad Zainuddin; Sylvia Rachmawati Meilanie; Euis Julaeha; Jamaluddin Al Anshori
Chimica et Natura Acta Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.012 KB) | DOI: 10.24198/cna.v7.n2.26157

Abstract

Dysoxylummerupakan genus besar dari Famili Meliaceae yang terdistribusi di Indonesia. Beberapa spesies Dysoxylum telah dilaporkan mengandung senyawa seskuiterpenoid. Pada penelitian ini, satu senyawa seskuiterpenoid trisiklik, prostanterol (1) telah diisolasi kulit batang Dysoxylum excelsum. Senyawa 1 untuk pertama kali diisolasi dari tumbuhan tersebut. Struktur molekul senyawa 1 ditentukan melalui spektroskopi NMR 1D dan 2D yang dibandingkan terhadap data yang telah dilaporkan sebelumnya.
IDENTIFIKASI POPULASI BAKTERI DALAM SPONS PENCUCI PIRING DENGAN METODE PCR-RFLP Shabarni Gaffar; Iman Permana Maksum; Euis Julaeha
Chimica et Natura Acta Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.895 KB) | DOI: 10.24198/cna.v2.n2.9154

Abstract

Spons pencuci piring 200.000 kali lebih kotor dibanding dudukan toilet. Berbagai bakteri penyebab penyakit seperti Eschericia coli, Pseudomonas dan Staphylococcus, berkembang biak di permukaan yang basah. Selain itu, 500 ribu bakteri hidup di dalam saluran pembuangan bak cuci piring. Jika spons dalam kondisi tidak kering (lembab karena direndam), maka akan menjadi markas semua bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan populasi bakteri yang terdapat pada spons cuci piring yang basah. Identifikasi dilakukan dengan metoda molekular berbasis DNA yaitu teknik PCR-RFLP gen 16s rDNA. Metoda PCR-RFLP merupakan genetik fingerprinting yang akurat, cepat dan sederhana. Koloni bakteri yang ditumbuhkan dari spons pencuci piring di lisis dan digunakan sebagai templat untuk PCR. Hasil PCR gen 16s rDNA yang berukuran 1400 pb, dipotong dengan enzim restriksi, Hinf1. Hasil penelitian menunjukkan terdapat empat pola pemotongan yang berbeda-beda. Pola yang berbeda ini menunjukkan terdapat empat populasi yang berbeda hidup pada spons basah. Kami mengidentifikasi bahwa salah satu mikroba yang tumbuh adalah E. coli yang merupakan bakteri patogen.
Senyawa 5,3'-Dihidroksi-7,4'-Dimetoksiflavon dari Kulit Batang Tanaman Akway (Drimys beccariana Gibs) dan Aktivitas Antimalarianya Tarso Rudiana; Tati Herlina; Euis Julaeha
Jurnal Kimia Valensi Jurnal Kimia VALENSI Volume 4, No. 2, November 2018
Publisher : Syarif Hidayatullah State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (602.007 KB) | DOI: 10.15408/jkv.v4i2.7775

Abstract

Akway (Drimys beccariana Gibs) is an endemic plant of Papua. Ethnobotany is used as a medicinal plant, one of which is used as a malaria drug. This study aims to isolate, determine the chemical structure and evaluate the antimalarial activity of D. beccariana stem bark. Powder of D. beccariana bark is macerated with methanol and fractionated using n-hexane and ethyl acetate. Ethyl acetate extract was fractionated using gradient liquid chromatography (KCV) (n-hexane: ethyl acetate: methanol). The KCV fraction was separated by repeated gravity column chromatography and preparative thin layer chromatography (TLC-P) to obtain Isolate 1. Isolate 1 was determined by spectroscopic methods including UV-Vis, IR, 1D NMR, and 2D. Isolate 1 is determined by its compound structure which is 5,3'-dihydroxy-7,4'-dimethoxyflavone. 5,3'-dihydroxy-7,4'-dimethoxyflavone compounds evaluated antimalarial activity against Plasmodium falciparum in vitro with antimalarial activity better than artemisinin.
Dyhydrokaempferol-3-O-Ramnoside from Ethyl Acetate Extract Ki Encok (Plumbago zeynalica L.) Leaves Nani Suryani; Euis Julaeha; Tati Herlina
EduChemia (Jurnal Kimia dan Pendidikan) Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Department of Chemical Education Faculty of Teacher Training and Education Universitas Su

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1475.385 KB) | DOI: 10.30870/educhemia.v6i1.9025

Abstract

Plumbago zeynalica L. plant belongs to the Plumbaginaceae family, which is spread as a weed in all tropical and sub-tropical countries, and its abundance is very high in Asia and Africa. P. zeynalica L. plants are ethnopharmacologically used as antitumor, antioxidant, antimicrobial, anticancer, wound healed, and anti-inflammatory. This study aims to isolate secondary metabolites from the fraction of P. zeynalica L. leaf extracts with work stages that included isolation and determination of chemical structures by spectroscopy. Based on the results of the separation and purification of the ethyl acetate fraction obtained isolates in the form of a yellow oil suspected as a flavonoid. The chemical structure of the isolates was identified based on UV-Vis spectroscopy data giving maximum absorption at λmax 339.60 nm and 278.80 nm, which are typical for dihydroflavonol. IR spectroscopy analysis of the isolates provided data information on the presence of aliphatic OH, C-H groups, carbonyl groups (C = O), C = C aromatic groups, and ether strain (C-O-C). NMR data showed that the isolate had the molecular formula of C21H22O10, and its molecular weight confirmed by MS spectrometer was obtained m/z 434. Isolates from this ethyl acetate fraction were suspected as dyhydrokaempferol-3-O-ramnoside or engeletin.
IMMOBILISASI MIKROKAPSUL MINYAK JERUK NIPIS (Citrus aurantifolia) PADA KAIN KAPAS Tatang Wahyudi; Agus Surya Mulyawan; Doni Sugiyana; Euis Julaeha
Arena Tekstil Vol 32, No 2 (2017)
Publisher : Balai Besar Tekstil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.674 KB) | DOI: 10.31266/at.v32i2.3543

Abstract

Pada penelitian ini telah dipelajari sintesis mikrokapsul minyak jeruk nipis (Citrus aurantifolia) dan immobilisasinya pada sampel kain kapas. Sintesis mikrokapsul dilakukan dengan metode polimerisasi in-situ menggunakan bahan kulit (shell) melamin formaldehid. Immobilisasi mikrokapsul pada kain kapas dilakukan dengan metode pad-dry dengan menggunakan binderpoliakrilat dan crosslinking agent N-methylol dihydroxyethylene urea. Sebagai bahan pembanding,metode immobilisasi yang sama dilakukan pula pada mikrokapsul minyak jeruk nipis berbasis kulit etil selulosa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mikrokapsul hasil sintesis terkarakterisasi mempunyai bentuk sperik dengan ukuran partikel 0,44 – 2,10 μm. Immobilisasi mikrokapsul berbasis melamin formaldehid memperlihatkan hasil optimum menggunakan binder poliakrilat, sedangkan mikrokapsul berbasis etilselulosa memperlihatkan hasil optimummenggunakan crosslinking agent N-methylol dihydroxyethylene urea.Kedua sampel kain dengan teknik immobilisasi optimummemperlihatkan ketahanan terhadap pencucian cukup baik hingga setara 5 kali pencucian rumah tangga.
Co-Authors Ace Tatang Hidayat Achmad Zainuddin Ade Akbar Abdilla Ade Kania Ningsih Aditya Seiza Wibisono Adryan Fristiohady Agung W.M. Yodha Agus Surya Mulyawan Agus Surya Mulyawan Ahmad Kurniawan Ajeng Diantini, Ajeng Almas Widyana Anas Subarnas Andini Sundowo Ari Hardianto Arif Rahman Hakim Arif Rahman Hakim Chantika Azka Hunafa Cica Kasipah Darwati Darwati Desi Harneti Putri Huspa Dewa Gede Katja Diana Rakhmawaty Eddy Dinda Dede Nabila Doni Sugiyana Dwi Nur Indah Sari Fauzia Azzahra, Fauzia Hanna Goenawan I. Sahidin Iman Permana Maksum Jakariya Nugraha Jamaluddin Al Anshori Kasipah, Cica Khalijah Awang Kindi Farabi Kindi Farabi Kristin Shinta Dewi Lilis Siti Aisyah Lilis Siti Aisyah Lilis Siti Aisyah Luthfia Pratiwi Miftah Andiani Lestari Mohammad Ghozali Muhammad Hanafi Mulyawan, Agus Surya Nani Suryani Nila Sari Pandiangan Nova Sylviana Nurlelasari Nurlelasari Ois Nurcahyanti Prayudie, Untung Purwoko, Agus Raden Maya Febrianti Rani Maharani Retna Nurkhotimah Riezki Amalia Riza Yulisar Ronny Lesmana Sandra Puspita Sandra Puspita Sari Purbaya Shabarni Gaffar Sofa Fajriah Supriatno Salam Susianti Susianti Sylvia Rachmawati Meilanie Tarso Rudiana, Tarso Tatang Wahyudi Tatang Wahyudi Tatang Wahyudi Tatang Wahyudi Tatang Wahyudi Tati Herlina Tati Herlina Tri Mayanti Tri Mayanti Tri Reksa Saputra Tri Reksa Saputra Unang Supratman Untung Prayudie W. Wahyuni Wahyudi, Tatang Yenny Febriani Yun Yenny Febriani Yun Yenny Febriani Yun, Yenny Febriani Yuni Elsa Hadisaputri Yuni Susanti Pratiwi