Claim Missing Document
Check
Articles

RANCANG BANGUN MESIN PENGGILING DAGING MENGGUNAKAN TENAGA PENGGERAK MOTOR LISTRIK Rivaldy; La Ode Ahmad Barata; Salimin
Piston: Jurnal Teknologi Vol 10 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Program Pendidikan Vokasi Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/pistonjt.v10i2.112

Abstract

Mesin penggiling daging berfungsi untuk menghaluskan daging agar mudah dicampurkan dengan bahan makanan lain. Penelitian ini bertujuan untuk merancang mesin penggiling daging berbasis motor listrik serta mengetahui kinerja mesin hasil rancangan tersebut. Metode penelitian meliputi studi pustaka, observasi, perencanaan, desain, dan pembuatan mesin. Mesin dirancang menggunakan motor listrik 1 fasa berdaya 0,3 HP dengan kecepatan 2900 rpm dengan perbandingan pully yang digunakan yaitu 1 : 3, dan tegangan 220 volt sebagai sumber tenaga penggerak. Sistem transmisi yang digunakan berupa transmisi tunggal menggunakan sepasang pulley berdiameter 8 inci pada motor dan 22 inci pada poros penggiling. Hasil pengujian menunjukkan bahwa mesin memiliki putaran tanpa beban sebesar 1000 rpm dan putaran saat menggiling daging sebesar 995 rpm. Nilai getaran pada motor sebesar 0,25 cm/s dan pada rangka sebesar 0,33 cm/s, yang berdasarkan standar ISO 10816 termasuk dalam Zona A, menunjukkan tingkat getaran yang aman untuk dioperasikan. Mesin ini mampu menggiling daging dengan kapasitas rata-rata 0,033 kg/detik atau sekitar 2 kg/menit. Mesin ini menggunakan system transmisi tunggal yang berupa sepasang pulley dengan perantara v-belt untuk meneruskan dan menurunkan putarannya. Saat motor listrik dinyalakan, maka putaran motor listrik akan langsung di transmisikan ke pulley 1, putaran akan ditransmisikan ke pulley 2 melalui perantara v-belt, kemudian pulley 2 berputar, maka poros yang berhubungan dengan pulley alan ikut berputar sekaligus memutar poros ulir penggiling dan mata pisau potong. Hal tersebut dikarenakan ulir penggiling dan mata pisau potong dipasang seporos dengan pulley.
Rancang Bangun Alat Pengiris Tempe Dengan Menggunakan Penggerak Motor Listrik Sudarsono; Samhuddin; La Ode Ahmad Barata; Muhamad Laskar Wahid; Urzunil Kadim; Zulkifli Ananda
Piston: Jurnal Teknologi Vol 10 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Program Pendidikan Vokasi Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/pistonjt.v10i2.124

Abstract

Perkembangan dunia usaha menuntut adanya mesin yang dapat meningkatkan produtifitas usaha bagi kalangan industri utamanya pelaku usaha kecil - menengah. Karenanya, diperlukan mesin tepat guna dalam mendukung perkembangan usaha. Penggunaan motor bakar tentu menjadi tidak efisien dalam hal penggunaan bahan bakara dan kontaminiasi dengan produk yang dihasilkan. Mesin listrik menjadi pilihan utama dan praktis untuk mendukung produktifitas pelaku usaha. Rancang Bangun Alat Pengiris Tempe Dengan Menggunakan Penggerak Motor Listrik ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan keamanan proses pengirisan tempe yang umumnya dilakukan secara manual oleh pelaku UMKM. Mesin ini dirancang menggunakan motor listrik sebagai penggerak utama yang memutar pisau pemotong melalui sistem transmisi pulley dan V-belt. Hasil pengujian menunjukkan bahwa alat ini mampu mengiris tempe dengan ketebalan seragam (2–3 mm) dan kecepatan waktu rata-rata 3 detik per unit tempe. Tingkat keberhasilan pemotongan mencapai 95,7% untuk bentuk tempe kotak, menjadikan alat ini sangat layak untuk meningkatkan produktivitas industri makanan skala kecil. Alat ini masih memerlukan peningkatan kinerja alat seperti pengaturan putaran pengiris.
Optimasi Parametrik Minyak Pirolisis dan Karbon Sisa Hasil Pirolisis Ban Bekas dalam Reaktor Atmosfer Inert. Mangalla, Lukas Kano; Lolok, Agustinus; Samhuddin, Samhuddin; Barata, La Ode Ahmad
Piston: Jurnal Teknologi Vol 10 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Program Pendidikan Vokasi Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/pistonjt.v10i2.129

Abstract

Waste tires represent a significant environmental challenge that requires sustainable solutions through conversion into energy. One of the waste treatment technologies involves a pyrolysis process that converts solid waste into liquid fuels and solid material for backfill. This study aims to optimize the process parameters for the pyrolysis of waste tires in an inert atmosphere reactor to maximize the yield and quality of liquid and solid products. Experiments were conducted by varying temperature (400, 450, 500°C) and residence time (10, 15, 20 minutes) using controlled cubic-shaped tire samples. The results indicate that the optimal operating conditions were achieved at 450°C and 15 minutes, producing a pyrolysis oil yield of 48.3% with a high calorific value of 44.6 MJ/kg, along with a solid char yield of 35.2%. he produced solid char has potential applications as a filler material in civil construction materials. Further analysis revealed significant energy conversion efficiency of the process. These findings provide a strong technical foundation for developing commercial-scale pyrolysis technology that effectively manages tire waste while producing quality alternative fuels
Studi eksperimen prestasi termoelektrik sebagai pemanen energi listrik mikro: efek gradien temperatur sisi dan konfigurasi modul La Ode Ahmad Barata
Piston: Jurnal Teknologi Vol 11 No 1 (2026): Volume 11(1) Juni 2026 
Publisher : Program Pendidikan Vokasi Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/pistonjt.v11i1.136

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja termoelektrik sebagai sistem pemanen energi listrik mikro melalui pengujian terhadap efek gradien temperatur pada sisi modul termoelektrik (TEM). Prinsip dasar kerja generator temoelektrik (TEG) mengacu pada efek Seebeck, di mana perbedaan suhu antara dua sisi modul menghasilkan perbedaan potensial listrik. Studi eksperimen ini dilakukan menggunakan satu dan dua modul TEG dalam konfigurasi seri dan paralel dengan variasi kapasitas sumber panas sebesar 150 W dan 300 W. Sistem pendinginan heat pipe (HP) juga digunakan untuk meningkatkan pembuangan panas pada sisi dingin modul. Pengambilan data dilakukan secara otomatis menggunakan sistem akuisisi data (DAQmx) dan perangkat lunak LABView v.8.5 dengan durasi pengujian 120 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan gradien temperatur (ΔT) berbanding lurus dengan tegangan keluaran dan daya listrik yang dihasilkan. Penggunaan heat pipe terbukti signifikan dalam memperbesar ΔT, meningkatkan disipasi panas, serta mencegah saturasi termal pada cold junction modul. Daya output maksimum pada konfigurasi tunggal dengan HP mencapai 1,2 W pada suhu operasi tinggi, sementara konfigurasi ganda seri mencapai hingga 14 W dengan efisiensi konversi energi sekitar 10%, jauh lebih tinggi dibandingkan konfigurasi paralel. Efisiensi tertinggi dicapai pada konfigurasi seri dengan suplai panas 300 W karena akumulasi efek tegangan antar modul yang menghasilkan kesesuaian antara resistansi internal dan eksternal sistem. Hasil ini menegaskan bahwa kombinasi gradien temperatur tinggi dan sistem pendingin efektif memegang peranan penting dalam mengoptimalkan kinerja TEG.
Studi numerik aliran melalui struktur persegi dengan model turbulent Large Eddy Simulation (LES) Mohamad Abdirizal Bahmid; La Ode Ahmad Barata; Budiman Sudia
Piston: Jurnal Teknologi Vol 11 No 1 (2026): Volume 11(1) Juni 2026 
Publisher : Program Pendidikan Vokasi Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/pistonjt.v11i1.137

Abstract

Perilaku aliran fluida yang melewati struktur berpotensi menimbulkan dampak buruk seperti memicu kebisingan, getaran, dan stabilitas struktur. Karenanya, analisis karakteristik alirannya menjadi penting dalam bidang rekayasa aerodinamika. Penelitian ini membahas studi numerik karakteristik aliran fluida yang melewati struktur persegi menggunakan metode Computational Fluid Dynamics (CFD) dengan model turbulen Large Eddy Simulation (LES). Simulasi dilakukan menggunakan ANSYS Fluent 17.2 dengan variasi sudut serang aliran α = 0° dan α = -30° pada bilangan Reynolds 10⁴. Analisis difokuskan pada distribusi kecepatan, tekanan, tegangan aliran, vortisitas, serta parameter aerodinamis berupa koefisien drag (CD), koefisien tekanan dasar (-CPb), dan bilangan Strouhal (St). Hasil simulasi menunjukkan bahwa perubahan sudut serang mempengaruhi karakteristik aliran secara signifikan. Pada α = 0°, pola aliran bersifat simetris dengan pembentukan vortex shedding yang stabil di daerah wake. Sedangkan pada α = -30°, medan aliran menjadi asimetris akibat pergeseran titik stagnasi dan separasi aliran yang menyebabkan peningkatan turbulensi dan pelebaran wake. Nilai koefisien drag meningkat dari 2.05 menjadi 2.34, sedangkan bilangan Strouhal menurun dari 0.128 menjadi 0.115. Distribusi tekanan dan tegangan menunjukkan peningkatan efek hisapan pada sisi hilir struktur yang berdampak pada kenaikan gaya hambat dan gaya angkat. Hasil validasi menunjukkan kesesuaian yang baik dengan penelitian numerik dan eksperimen sebelumnya. Dengan demikian, model LES mampu memberikan prediksi karakteristik aliran turbulen secara akurat pada struktur bluff body berbentuk persegi.