Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : journal of empowerment community

MUDAHNYA MENGELOLA KEUANGAN RUMAH TANGGA Fadilah, Mohamad Fazar
Journal of Empowerment Community Vol. 7 No. 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/jec.v7i1.1448

Abstract

Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di Desa Cipanas, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, yang memiliki potensi ekonomi dari sektor pertanian dan peternakan. Namun, masyarakat di desa ini menghadapi tantangan dalam mengelola keuangan rumah tangga mereka. Kurangnya pemahaman tentang pengelolaan keuangan, ketidakstabilan keuangan, minimnya literasi keuangan, dan kurangnya upaya kolaboratif adalah beberapa permasalahan utama yang dihadapi. Kegiatan ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan ini melalui kegiatan pelatihan dengan metode ceramah, pendekatan praktis, dan diskusi. Pelatihan dilaksanakan dengan partisipasi dan antusias yang tinggi. Evaluasi awal menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang pengelolaan keuangan. Pelatihan ini berhasil memberikan dampak positif, meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengelola keuangan rumah tangga, serta memberikan solusi efektif dalam meningkatkan kualitas keuangan masyarakaat. Kata kunci: Akuntansi, Pengelolaan Keuangan , Rumah Tangga.
MUDAHNYA MENGELOLA KEUANGAN RUMAH TANGGA Fadilah, Mohamad Fazar
Journal of Empowerment Community Vol. 7 No. 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/jec.v7i1.1448

Abstract

Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di Desa Cipanas, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, yang memiliki potensi ekonomi dari sektor pertanian dan peternakan. Namun, masyarakat di desa ini menghadapi tantangan dalam mengelola keuangan rumah tangga mereka. Kurangnya pemahaman tentang pengelolaan keuangan, ketidakstabilan keuangan, minimnya literasi keuangan, dan kurangnya upaya kolaboratif adalah beberapa permasalahan utama yang dihadapi. Kegiatan ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan ini melalui kegiatan pelatihan dengan metode ceramah, pendekatan praktis, dan diskusi. Pelatihan dilaksanakan dengan partisipasi dan antusias yang tinggi. Evaluasi awal menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang pengelolaan keuangan. Pelatihan ini berhasil memberikan dampak positif, meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengelola keuangan rumah tangga, serta memberikan solusi efektif dalam meningkatkan kualitas keuangan masyarakaat. Kata kunci: Akuntansi, Pengelolaan Keuangan , Rumah Tangga.
Akselerasi Kapasitas Masyarakat Melalui Pelatihan dan Inovasi Digital di Desa Ciparigi Fadilah, Mohamad Fazar; Aldi Syahrul Mauladi; Zulfiati Khoeriyah; Rima Nurmala; Clara Pramudita; Aura Qeyshadida; Yunita Choirunnisa; Nova Syaidah Laila; Muhammad Randi Adhari; Ai Nuryani; Dian Aulia Hayati; Hana Siti Robiatu S; Muhammad Irfan Asyidiq; Mochammad Lipaldi; Linda Melinda; Mysha Aisa Nurfika
Journal of Empowerment Community Vol 8 No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/jec.v8i1.2687

Abstract

This community empowerment program through a 35-day service-learning KKN in Ciparigi Village, Sukadana, Ciamis, aimed to strengthen human capital, improve public services, and revitalize local microenterprises, especially honey producers and handicrafts. The team applied participatory observation, focus group discussions, and issue–potential mapping to co-design six workstreams: education, health, economy, environment, institutional strengthening, and disaster mitigation. Key outputs included: interactive teaching and recycling crafts in elementary schools, nutrition and anti-stunting outreach, aloe-based hand sanitizer practice, digital marketing mentoring for UMKM and halal certification socialization, a village gate and waste bins, a web-based asset inventory, and tree planting in landslide-prone areas. Quantitatively, 11 programs engaged around 200 beneficiaries; qualitatively, motivation to learn rose, hygiene and nutrition awareness improved, UMKM began online promotion, and village administration became more efficient. The program demonstrates an integrated model linking livelihood upgrading, civic infrastructure, and digital public goods for sustainable community capacity building.