Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengobatan Gratis pada Lansia di Desa Lubuk Raya LUBIS, ARISA HARFA SAID; Novita Sari Batubara; Fatma Mutia; Nur Hamimah Harahap; Nur Arfah Nasution; Dinda Wulandari Nasution; Sumarni Romadhon; Yulia Vera
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 6 No. 2 (2024): Vol. 6 No. 2 Agustus 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v6i2.1530

Abstract

Kesehatan merupakan keadaan yang harus dimiliki oleh manusia secara fisik ataupun mental agar dapat menjalankan aktivitas sehari-hari secara ideal terkhususnya pada Lansia merupakan penduduk beresiko tinggi untuk terjadinya berbagai macam penyakit degeneratif, yang berkaitan dengan proses penuaan, seperti stroke, hipertensi dan diabetes melitus. Banyak dari masyarakat yang tidak menyadari akan perlunya memeriksakam kesehatan lebih rutin dan mengatur gaya hidup yang baik. Pengabdian masyarakat ini bertujuan agar masyarakat semakin sadar akan perlunya memeriksakan diri sendiri dan keluarga terutama pada lansia. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah pengobatan gratis serta adanya edukasi kesehatan dengan penyuluhan dan dilakukan kegiatan pemeriksaan kesehatan seperti mengukur tekanan darah, cek gula darah, cek kolesterol dan asam urat. Jumlah peserta kegiatan ini adalah 40 orang. Kegiatan ini dilakukan dengan berkoordinasi dengan aparat desa dengan jajarannya yang dilanjutkan dengan pemeriksaan dan pengobatan gratis dimana adanya edukasi kesehatan dengan penyuluhan dan dilakukan kegiatan pemeriksaan kesehatan seperti mengukur tekanan darah, cek gula darah, cek kolesterol dan asam urat yang dilakukan oleh tenaga kesehatan dan akrirnya pemebrian obat. Kesimpulan dengan adanya pengobatan gratis ini dapat membantu masyarakat khususnya lansia dalam mendeteksi dini terhadap status kesehatannya. Kata kunci : Pengobatan Gratis, Pemeriksaan Kesehatan, Lansia
Pengenalan dan Pencegahan Diabetes Melitus Di Kalangan Ibu PKK Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan tahun 2024 antoni, adi; Abdullah AA; Yanna Wari Harahap; Fatma Mutia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 6 No. 3 (2024): Vol. 6 No. 3 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes merupakan penyakit kronis yang umum menyerang masyarakat di seluruh dunia dan menimbulkan masalah bagi penderitanya. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengedukasi para ibu tentang pengenalan penyakit diabetes pada Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Universitas Muhammadiyah Tapanuri Selatan Kota Padangsidiimpuan. Metode kegiatan ini meliputi latihan dan demonstrasi mengatasi peningkatan kadar gula darah melalui latihan kekuatan progresif. Pada tanggal 20 September 2024, sebanyak 75 orang ibu-ibu PKK mengikuti kegiatan ini selama dua jam. Sasaran kegiatan ini adalah seluruh ibu-ibu PKK. Melalui pengabdian ini, ibu-ibu PKK akan mendapatkan pembelajaran tentang diabetes melitus, termasuk pengertian diabetes, tanda dan gejalanya, pencegahan dan pengobatannya di rumah, bahkan demonstrasi cara menurunkan kadar gula darah melalui latihan relaksasi otot progresif mengerti tentang. Hasil dari pengabdian ini diharapkan dapat menambah pengetahuan tentang deteksi dini dan pencegahan penyakit diabetes pada ibu-ibu PKK.
Gambaran Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Pemeriksaan Triple Eliminasi Di Puskesmas Hutaimbaru LUBIS, ARISA HARFA SAID; Nur Arfah Nasution; Fatma Mutia; Anwar Syahadat; Sukhri Herianto Ritonga; Mei Adelina Harahap; Nur Aliyah Rangkuti
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 10 No 2 (2025): Vol. 10 No. 2 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v10i2.2376

Abstract

The Maternal Mortality Rate (MMR) is one indicator in determining the level of public health. Maternal deaths due to infection can be caused by several factors, including reproductive tract infections and sexually transmitted diseases such as Human Immunodeficiency Virus (HIV), Syphilis, and Hepatitis B. Prevention efforts for these diseases can begin while the baby is still in the womb through Triple Elimination screening. Triple Elimination aims to stop the transmission of HIV, Syphilis, and Hepatitis B from mother to child, reducing morbidity, disability, and mortality by conducting screenings for pregnant women. Prevalence rates in Indonesia for these three diseases indicate a risk of HIV transmission in pregnant women of 0.3%, syphilis infection in pregnant women of 1.7%, and hepatitis B infection in pregnant women of 2.5%. The purpose of this study was to determine the level of knowledge of pregnant women regarding triple elimination screening. The research method used was quantitative with a descriptive design. The study was conducted at the Hutaimbaru Community Health Center, involving all 52 pregnant women attending the center. The results showed that 26 respondents (50%) had poor knowledge regarding triple elimination screening, 14 respondents (26.9%) had sufficient knowledge, and 12 respondents (23.1%) had good knowledge. Therefore, the knowledge of pregnant women regarding triple elimination screening in Hutaimbaru Community Health Center is largely inadequate (50%). The results of this study recommend more creative outreach programs to encourage pregnant women to undergo triple elimination screening. Keywords : Knowledge, Triple Elimination, Pregnant Women
Faktor yang Berpengaruh dengan Perilaku Pemeriksaan ANC Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Batangtoru Kabupaten Tapanuli Selatan: Factors Influencing Pregnant Women's ANC Examination Behavior in the work Area of Batangtoru Public Health Centertapanuli Selatan Regency Fatma Mutia; Anto J. Hadi; Rusdiyah
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 9 (2023): September 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i9.4089

Abstract

Latar belakang: Pelayanan kesehatan oleh tenaga profesional untuk ibu selama masa kehamilannya yang dilaksanakan sesuai dengan standar pelayanan antenatal yang ditetapkan. Melalui ANC berbagai informasi serta edukasi terkait kehamilan dan persiapan persalinan bisa diberikan kepada ibu sedini mungkin. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang berpengaruh dengan perilaku pemeriksaan ANC ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Batangtoru Kabupaten Tapanuli Selatan. Metode: Jenis penelitian ini bersifat kuantitaf dengan pendekatan cross sectional study di Puskesmas Batangtoru yang diamati pada periode waktu yang sama. Populasi dan sampel adalah seluruh ibu hamil yang ada di Puskesmas Batangtoru sebanyak 83 ibu hamil dengan teknik pengambilan sampel secara nonprobability sampling dengan purposive sampling. Pengumpulan data dengan kuesioner dan dilakukan analisis data dengan uji chi-square dan regresi logistic. Hasil: Hasil penelitian di peroleh bahwa pendidikan (p= 0,000) pengetahuan (p= 0,002) paritas (p= 0,025) jarak (p= 0,033) dan dukungan Suami (p= 0,017) ada pengaruh dengan perilaku pemeriksaan ANC ibu hamil sedangkan umur (p= 0,500) sikap (p= 0,756) pekerjaan (p= 0,317) tidak ada pengaruh dengan perilaku pemeriksaan ANC ibu hamil. Variable yang paling berhubungan adalah pendidikan dengan nilai Epx (B)= 6,093. Kesimpulan: Kesimpulan temuan penelitian ini adalah perilaku pemeriksaan ANC ibu hamil dipengaruhi oleh faktor pendidikan ibu hamil, pengetahuan ibu hamil, jumlah paritas, jarak ke tempat kesehatan dan dukungan dari suami sehingga perlu dilakukan kegiatan atau penyuluhan yang diadakan tenaga kesehatan tentang pemeriksaan ANC.