Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Efektivitas Kerja Pegawai Dinas Pemuda Dan Olahraga Provinsi Sulawesi Tengah: Work Effectiveness Analysis of Youth and Sports Office of Central Sulawesi Province Haris Abdul Kadir; Abdul Rahman; Suriana Suriana
Jurnal Sinar Manajemen Vol. 9 No. 2 (2022)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jsm.v9i2.2613

Abstract

Peningkatan kualitas sumber daya pegawai menjadi sangat urgen dan perlu dilakukan secara terencana, terarah, dan berkesinambungan dalam rangka meningkatkan kemampuan dan profesionalisme. Sasaran dari pengembangan kualitas sumber daya pegawai yang ingin dicapai oleh suatu organisasi adalah untuk meningkatkan kinerja operasional pegawai dalam melaksanakan tugas-tugas pemerintahan. tujuan dalam penelitian ini adalah menganalisis faktor-faktor yang menghambat efektivitas kerja pegawai pada Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sulawesi Tengah. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif, waktu penelitian dilaksanakan bulan Maret sampai dengan Juli, populasi pada penelitian ini sebanyak 84 orang. Dari hasil tanggapan responden menyatakan bahwa pelaksanaan efektivitas kerja pegawai melalui kemampuan menyesuaikan diri, prestasi kerja dan kepuasan kerja sangat baik. Hal ini menunjukkan bahwa efektivitas kerja pegawai pada Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sulawesi Tengah berjalan dengan baik sesuai dengan rencana kerja yang telah ditetapkan oleh organisasi.
Analysis of Civil Servant Discipline Control at the Education and Culture Office of Central Sulawesi Province Haris Abd Kadir; Rukhayati; I Wayan Hendra Stiawan
International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) Vol. 5 No. 2: April 2023- International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/ijhess.v5i2.3408

Abstract

This study aims to determine and analyze the effectiveness of employee discipline supervision at the Education and Culture Office of Central Sulawesi Province. The sample for this research was 66 civil servants spread across every field in the Education and Culture Office of Central Sulawesi Province. The results showed that supervision at the Education and Culture Office of Central Sulawesi Province had been running effectively because the average total score of the variable leadership and employee discipline questionnaire was 4.2. Therefore the reports collected detail all program activities that will be carried out, those that are realized, and the budget that is used on time so that employees at the Education and Culture Office of Central Sulawesi Province have implemented Government Regulation no. 53 of 2010 concerning employee discipline. This can also be seen in entering and leaving work, honesty, thoroughness, and employees being responsible for their work.
Analysis of Information Technology-Based Knowledge at the Palu City Women's Empowerment and Child Protection Service Haris abd. Kadir; Sarifuddin. T; Rasmi Nur Anggraeni; Ni Luh Liani Puspa Dewi
International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) Vol. 5 No. 4: October 2023 - International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/ijhess.v5i4.4212

Abstract

This research aims to describe information technology-based knowledge at the Palu City Women's Empowerment and Child Protection Service. This research is a quantitative descriptive study with a research population of 58 people and a sample of 37 people using the Slovin formula with an error rate of 10%. The data analysis technique uses quantitative descriptive analysis with the frequency table method. As for the results obtained from Variable utilize information technology well, the indicator score value is 4.33 with interpretation (Very Good), while the results from variable Y are accepted with an average score value for the state civil servant variable of 4.36, so it can be seen that the existing resources The Palu City Women's and Children's Empowerment Service is excellent and can be used for agency development because the responsibilities and performance produced by employees are practical and efficient, with the indicator score obtained being 4.36 with an interpretation of (Very Good), with research results showing that information technology-based knowledge has been implemented at the Palu City Women's Empowerment and Child Protection Service.
Building Adaptive Leadership Models in the Digital Age: A Conceptual Study Rukhayati Rukhayati; Awaluddin Awaluddin; Haris Abd Kadir
Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan Vol. 14 No. 3 (2026): JIMKES Edisi Mei 2026
Publisher : LPPM Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37641/jimkes.v14i3.4911

Abstract

The development of digital technology has fundamentally changed organizational structures, processes, and dynamics. In this context, leaders are required to have high adaptability to fast, complex, and uncertain environmental changes. This article aims to examine the concept of adaptive leadership in facing the challenges of the digital age, as well as to develop a conceptual model that can be the basis for the development of future leadership theories and practices. This study uses a narrative literature review approach by analyzing various literature related to adaptive leadership theory, digital leadership, and organizational transformation. The results of the study show that adaptive leadership in the digital era includes three main dimensions, namely digital capabilities, behavioral flexibility, and strategic collaboration. These three dimensions are the foundation for building leaders who are resilient, innovative, and responsive to technological dynamics. This study contributes to leadership theory by proposing a conceptual model of adaptive leadership tailored for the digital era, highlighting digital capabilities, behavioral flexibility, and strategic collaboration. It provides guidance for organizations to develop leaders who are resilient, innovative, and responsive to technological changes.
Konsep Pendidikan Islam dan Barat: Menelaah Hak Asasi Manusia Nurul Qomariyah; Abdullah Abdullah; Abd Haris; Rosichin Mansur
Sustainable Vol. 6 No. 2 (2023): Sustainable
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/kjmp.v6i2.4137

Abstract

Seseorang yang berstatus manusia dilahirkan ke dunia sebagai hewan Tuhan Yang Maha Esa dan dijadikan hewan Tuhan Yang Maha Kuasa serta dijadikan khalifah atas hakikat dunia ini, tentu saja dia mempunyai keistimewaan yang setara dan ada komitmen yang harus diselesaikan, tidak ada kasus khusus sehubungan dengan kebebasan dan komitmen tersebut. Meski pasti ada yang kuat dan lemah, kaya dan miskin, kuat dan lemah, namun ada pula penguasa dan rakyat yang diperintah. Jadi ada kehormatan-kehormatan yang patut dimiliki oleh manusia, misalnya hak untuk membuka pintu evaluasi, hak untuk menjalani kehidupan yang layak, hak untuk mendapatkan pendidikan yang optimal, dan hak untuk melihat harga diri sesuai dengan kemampuannya. kita punya. maka, pada saat itu, tidak ada yang dapat mengalahkan peluang mendasar dalam kehidupan sehari-hari.
Pendidikan Menurut Perspektif Tokoh Filsuf Barat Sari Agustiani; Abd Haris; Rosichin Mansur
Sustainable Vol. 6 No. 2 (2023): Sustainable
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/kjmp.v6i2.4219

Abstract

Penulisan artikel ini untuk Kembali mengkaji prinsip-prinsip Pemikiran pendidikan filsuf Barat dimana berkontribusi besar pada pengembangan teori dan praktik Pendidikan. Relevansinya dalam pendidikan diIndonesia adalah penerapan prinsip-prinsip pemikiran pendidikan filsuf barat tersebut kedalam praktik di sekolah. Pemikiran tokoh filsuf Barat dari berbagai priode penulis ungkapkan, untuk mengetahui pergerakan pemikiran filsuf barat itu sendiri terhadap dunia pendidikan. Selayaknya ucapan terima kasih disematkan kepada filsuf barat, karena dari pemikiran mereka memberikan sumbangsih yang signifikan bagi ragam pendekatan dalam dunia pendidikan Indonesia. Metode analisis yang digunakan dalam tulisan artikel ini adalah studi kepustakaan, yang menekankan analisis datanya pada beragam sumber literatur yang bersifat otoritatif. Ada beberapa temuan dalam tulisan artikel ini, 1) sentris pemikiran filsuf barat berporos antroposentris, 2) latar belakang filsuf menjadi penguat hadirnya masing-masing teori filsuf.3) prinsip pendidikan yang berbasiskan pada moral tidak dalam bingkai agama.
Demokrasi Perspektif Filsafat Pendidikan Barat dan Islam Siti Sumadiyah; Jumari Jumari; Abd Haris; Rosichin Mansur
Sustainable Vol. 6 No. 2 (2023): Sustainable
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/kjmp.v6i2.4220

Abstract

Kajian ini mengkaji konsep demokrasi dalam perspektif filsafat pendidikan Barat dan Islam. Fokus utama penelitian ini adalah mengidentifikasi prinsip-prinsip demokrasi yang sesuai dengan nilai-nilai pendidikan dari kedua tradisi pemikiran tersebut, nilai-nilai yang terkandung, serta pengaruhnya dalam dunia Pendidikan, serta upaya memperkuat demokrasi melalui jalur Pendidikan. Dari perspektif Barat, penelitian ini menjelaskan kontribusi para pemikir seperti Rousseau, Dewey, dan Mill dalam meletakkan dasar bagi demokrasi pendidikan yang seimbang dan inklusif. Sementara itu, dalam perspektif Islam, mengulas pandangan filosofis dari beberapa tokoh seperti Al-Farabi, Ibnu Sina, ibnu Khaldun dan Al-Ghazali, menganalisa nilai-nilai demokrasi dalam Pendidikan, menyoroti kesinambungan dan integrasi nilai-nilai demokrasi dengan nilai-nilai Islam, memberikan pijakan untuk memahami bagaimana demokrasi dapat dicapai dalam konteks Pendidikan. Kajian ini berfokus pada kesinambungan dan integrasi nilai-nilai demokrasi dan Islam, serta memberikan dasar untuk memahami bagaimana keselarasan dapat dicapai dalam lingkungan Pendidikan serta menemukan titik temu antara konsep demokrasi dalam pendidikan Barat dan Islam melalui analisis komparatif yang mendetail.
KAJIAN TARIF ANGKUTAN PENYEBERANGAN LINTAS BIRA – SIKELI - TONDASI BERDASARKAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN (BOK) DAN ABILITY TO PAY (ATP) Arnika Syamsul; Misliah Misliah; A. St Chairunnisa; Abd. Haris Djalante; Wihdat Djafar
Riset Sains dan Teknologi Kelautan Volume 4, Nomor 1, Tahun 2021
Publisher : Departemen Teknik Kelautan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62012/sensistek.v4i1.19414

Abstract

Abstrak Usaha pelayaran merupakan salah satu usaha yang bergerak di bidang penyediaan jasa angkutan perairan, meliputi kegiatan memindahkan penumpng dan/atau barang menggunakan kapal. Bergerak di bidang jasa meharuskan suatu badan usah mengeluarkan cost yang sekecil mungkin untuk mendapatkan keuntungan maksimal. Sehingga perbandingan antara biaya operasional dengan pendapatan sangat penting dan berperan dalam menentukan tarif. Perhitungan biaya operasional kapal yang sangat berpengaruh dalam penentuan tarif moderat antara pengusaha pelayaran dengan kemampuan pengguna jasa. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung tarif minimum dan kemampuan pengguna jasa angkutan penyeberangan trayek Bira – Sikeli –Tondasi. Metode yang digunakan untuk menghitung tarif minimum adalah metode Required Freigh Rate (RFR) berdasarkan biaya operasional kendaraan (BOK) berdasarkan PM 66 Tahun 2019 dan metode Ability to Pay (ATP). Penelitian ini dilakukan pada kapal yang melayani trayek Bira – Sikeli – Tondasi yaitu KMP. Bontoharu. Hasil penelitian ini diperoleh BOK pertahun sebesar Rp. 3.701.164.843 sehingga tarif minimum untuk Trayek Bira – Tondasi Rp. 116.911/SUP. Tarif ini lebih besar dari tarif yang yang diberlakukan saat ini yaitu Rp. 105.000/SUP. Kemampuan membayar pengguna jasa rata – rata untuk trayek Bira – Tondasi yang diperoleh (Ability to Pay) sebesar Rp.190.667. Dengan demikian maka tarif yang diberlakukan pada taryek ini harusnya berdasrakan biaya operasi kapal yaitu 116.911/SUP (Penumpang Kelas Ekonomi) karena masih dibawah daya beli masyakakat (Ability to Pay). Kata Kunci: Tarif Minimum (RFR), Biaya Operasional (BOK), Kemampuan Membayar (ATP)